Prabowo Luncurkan MoLiNas, Indonesia Tancap Gas Kuasai Teknologi
- account_circle Admin
- calendar_month 6 jam yang lalu
- print Cetak

Sumber foto: facebook Tedy Indra Wijaya.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Motor Listrik Nasional (MoLiNas) di Cikarang. Proyek ini digadang-gadang menjadi tonggak penguatan industri, teknologi, energi, dan kemandirian ekonomi Indonesia.
Cikarang, Jawa Barat — Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Motor Listrik Nasional (MoLiNas) beserta ekosistem pendukungnya di fasilitas produksi ALVA, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026).
Peluncuran tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah mendorong transformasi industri nasional sekaligus memperkuat kemampuan Indonesia dalam mengembangkan teknologi kendaraan listrik secara mandiri.
Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo meninjau langsung proses produksi motor listrik. Setelah itu, Presiden mengunjungi area ekspo untuk melihat berbagai produk dan ekosistem kendaraan listrik serta menandatangani plakat produksi ALVA yang telah mencapai 20 ribu unit.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala BPI Danantara, Rosan Roeslani, mengatakan pengembangan MoLiNas merupakan langkah strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi nasional.
Menurut Rosan, proyek tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo agar Indonesia tidak bergantung pada kekuatan ekonomi dan teknologi dari luar negeri.
“Acara pada hari ini sangat-sangat penting dan sangat-sangat strategis, karena sesuai dengan arahan Bapak Presiden bahwa kita ini harus mandiri, kita harus berdikari, berdiri di atas kaki sendiri untuk setiap kegiatan ekonomi yang ada di Indonesia,” ujar Rosan.
MoLiNas Jadi Proyek Kolaborasi Nasional
Rosan menjelaskan, pengembangan Motor Listrik Nasional tidak berdiri sendiri. Proyek tersebut melibatkan pemerintah, BUMN, pengusaha nasional, perusahaan dalam negeri, hingga berbagai unsur pendukung lainnya.
Ia menilai keterlibatan berbagai pihak menunjukkan bahwa Indonesia telah memiliki komponen penting untuk membangun industri motor listrik nasional.
“MoLiNas ini adalah kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, Badan Usaha Milik Negara, dan juga pengusaha nasional, perusahaan nasional dalam rangka kita meningkatkan peran dari kemandirian kita,” kata Rosan.
Rosan juga menegaskan bahwa berbagai unsur yang dibutuhkan untuk mengembangkan motor listrik nasional sudah tersedia di dalam negeri.
Prabowo: Bangsa Berhasil Jika Kuasai Sains dan Teknologi
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai fondasi kekuatan sebuah negara.
Presiden memberikan apresiasi kepada perusahaan swasta, pelaku usaha, BUMN, serta kalangan akademisi yang berkontribusi dalam pengembangan riset dan teknologi kendaraan listrik.
“Hari ini adalah hari yang sangat penting. Di sini saya ingin ucapkan terima kasih saya, penghargaan saya kepada semua unsur. Dari perusahaan-perusahaan swasta, para entrepreneur, para wiraswasta, dari BUMN-BUMN, dari dunia akademis, yang menghasilkan para pakar yang merupakan inti daripada research and development, dari Litbang,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden menilai kolaborasi tersebut menjadi gambaran nyata semangat Indonesia Incorporated, yakni ketika berbagai kekuatan nasional bergerak bersama untuk membangun kemampuan bangsa.
“Hari ini adalah menurut pendapat saya, salah satu contoh yang baik dari apa yang saya sebut Indonesia Incorporated. Keberhasilan suatu bangsa di era modern adalah kemampuan bangsa itu menguasai sains dan teknologi, dan menggunakan teknologi untuk melangsungkan kehidupan bangsa tersebut. Baru bisa dikatakan bangsa itu berhasil, negara itu berhasil,” kata Presiden Prabowo.
Bukan Sekadar Motor Listrik
Peluncuran MoLiNas tidak sekadar diarahkan sebagai pengenalan produk kendaraan listrik baru. Pemerintah menempatkannya sebagai bagian dari agenda memperkuat rantai industri nasional, meningkatkan nilai tambah, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap teknologi dari luar negeri.
Melalui pengembangan industri kendaraan listrik, Indonesia didorong tidak hanya menjadi pasar bagi produk dan teknologi global, tetapi juga memiliki kemampuan untuk melakukan riset, memproduksi, mengembangkan teknologi, serta menciptakan produk dengan nilai tambah di dalam negeri.
Semangat Indonesia Incorporated yang digaungkan Presiden Prabowo diharapkan menjadi kekuatan untuk mempercepat penguasaan teknologi sekaligus membangun ekosistem industri kendaraan listrik nasional.
MoLiNas pun diproyeksikan menjadi salah satu simbol transformasi industri Indonesia menuju ekonomi yang lebih mandiri, berbasis teknologi, serta memiliki ketahanan energi dan daya saing global.
Editor – Ray,
Sumber: BPMI Setpres

Saat ini belum ada komentar