Breaking News
light_mode

PLTS Rp26 Miliar di Kubu Karangasem Mangkrak, Panel Surya Dibiarkan Ditelan Semak

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Karangasem — Di tengah gencarnya pengembangan energi baru terbarukan (EBT) di Bali, kondisi memprihatinkan justru terlihat pada salah satu proyek energi surya di Kabupaten Karangasem. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Kubu yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp26 miliar kini terbengkalai dan tidak termanfaatkan secara optimal.

Pantauan di lokasi pada Jumat (28/8/2026) menunjukkan fasilitas PLTS yang berada di wilayah Kecamatan Kubu tersebut dalam kondisi tidak terawat. Area pembangkit yang memiliki luas sekitar 1,2 hektare tampak ditumbuhi semak belukar. Sejumlah panel surya terlihat mengalami kerusakan, sementara kawasan fasilitas dalam kondisi tertutup dan pagar pengaman dikunci.

PLTS Kubu bukan proyek baru. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat pembangkit tersebut mulai beroperasi pada 2013 dengan kapasitas 1 MWp. Proyek yang berada di Desa Kubu itu merupakan salah satu proyek percontohan pemanfaatan energi surya di Indonesia dan dibangun dengan total anggaran sekitar Rp26,3 miliar.

Saat diresmikan pada Februari 2013, PLTS Kubu bahkan telah terhubung secara interkoneksi dengan jaringan PT PLN (Persero). Pemerintah ketika itu menjadikannya bagian dari upaya mendorong pemanfaatan energi non-BBM sekaligus memperkenalkan pembangkit listrik berbasis energi matahari.

Namun, perjalanan aset tersebut tidak berjalan sesuai harapan. Setelah bangunan dan instalasi PLTS dihibahkan Kementerian ESDM kepada Pemerintah Kabupaten Karangasem pada 2017, persoalan pengelolaan justru muncul.

Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Karangasem, I Gede Adi Agus Wintara, menegaskan bahwa pihaknya bukan pengelola teknis PLTS tersebut. Menurutnya, bagian yang dipimpinnya hanya memfasilitasi rencana pemanfaatan aset.

“Kami bukan pengelola, tetapi hanya memfasilitasi saja. Aset PLTS sudah tercatat di Pemkab lewat BPKAD saat ini, baik tanah maupun instalasi PLTS,” kata Wintara.

Wintara menjelaskan, salah satu persoalan yang membuat PLTS Kubu tidak kunjung dikelola secara optimal adalah belum adanya organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Karangasem yang memiliki tugas pokok dan fungsi di bidang usaha kelistrikan.

Pemkab Karangasem sempat mewacanakan agar aset tersebut dikelola melalui perusahaan daerah. Namun, skema tersebut membutuhkan penyertaan modal sekaligus proses penilaian aset oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

“Sempat ada wacana dikelola Perusda Perseroda Karangasem, namun membutuhkan penyertaan modal. Sebelum itu dilakukan, harus ada penilaian dari KPKNL, yang sampai saat ini belum terealisasi,” ujar Wintara.

Persoalan lainnya berkaitan dengan hubungan pengelolaan dan penyaluran listrik. Wintara menyebut saat awal dibangun, PLTS Kubu telah tersambung dengan jaringan PLN dan listriknya sempat dimanfaatkan. Namun setelah terjadi alih status aset kepada Pemkab Karangasem, belum terdapat kerja sama business to business (B2B) antara Pemkab Karangasem dengan PLN.

“Masalah ini perlu dibahas kembali agar ada solusi konkret,” katanya.

Kondisi tersebut menjadi ironi ketika pengembangan energi surya kembali mendapat perhatian besar di Bali. Di satu sisi, investasi baru di sektor energi surya terus didorong, sementara aset pembangkit yang telah menghabiskan puluhan miliar rupiah dari anggaran negara justru belum mampu memberikan manfaat maksimal.

Sejumlah warga berharap pemerintah tidak membiarkan fasilitas tersebut semakin rusak. I Made Duduk, warga Desa Kubu, mengaku prihatin melihat kondisi PLTS yang kini jarang mendapat perhatian.

“Paling ada yang kontrol, itu pun jarang sekali. Dulu awal-awal bagus, sekarang terbengkalai begini. Sayang sekali anggaran besar tidak diurus,” ujar Duduk.

Ia berharap pemerintah segera mencari jalan keluar sehingga fasilitas yang dibangun sebagai proyek percontohan energi terbarukan tersebut dapat kembali dimanfaatkan.

Nasib PLTS Kubu kini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah. Persoalannya bukan sekadar kondisi panel surya yang rusak atau kawasan yang dipenuhi tanaman liar, tetapi bagaimana memastikan aset publik bernilai puluhan miliar rupiah memiliki kepastian pengelolaan, kelembagaan, serta skema kerja sama yang jelas.

Jika persoalan kewenangan dan tata kelola tidak segera diselesaikan, PLTS Kubu berisiko terus menjadi aset daerah yang hanya tercatat dalam administrasi, tetapi kehilangan fungsi strategisnya sebagai pembangkit energi bersih.

Sumber: Kementerian ESDM, Pemkab Karangasem, dan keterangan narasumber.

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus Trap Hanya Rekomendasikan BTID? Publik Tanyakan Nasib Temuan Pelanggaran Lain

    Pansus Trap Hanya Rekomendasikan BTID? Publik Tanyakan Nasib Temuan Pelanggaran Lain

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    DENPASAR – Kinerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali kembali menjadi sorotan publik. Setelah sepanjang 2025 hingga 2026 gencar melakukan inspeksi mendadak (sidak), penyegelan bangunan, hingga menemukan dugaan pelanggaran tata ruang dan perizinan di berbagai daerah di Bali, kini muncul pertanyaan besar terkait arah rekomendasi yang akan dibawa ke rapat […]

  • Lima Tipe Pribadi Berenergi Negatif yang Perlu Dibatasi, Demi Kesehatan Mental

    Lima Tipe Pribadi Berenergi Negatif yang Perlu Dibatasi, Demi Kesehatan Mental

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental, para pemerhati psikologi sosial mengingatkan pentingnya mengenali lingkungan pergaulan. Interaksi yang tidak sehat dinilai dapat memengaruhi kondisi emosional seseorang secara signifikan, bahkan menghambat pertumbuhan pribadi. Sejumlah karakter dengan pola perilaku tertentu disebut kerap membawa energi negatif dalam hubungan sosial. Meski tidak untuk dimusuhi, tipe-tipe […]

  • Ilmuwan NASA Ungkap Skenario Mengerikan Jika Bumi Tiba-Tiba Berhenti Berputar

    Ilmuwan NASA Ungkap Skenario Mengerikan Jika Bumi Tiba-Tiba Berhenti Berputar

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 2204Komentar

    JAKARTA – Apa jadinya jika Bumi mendadak berhenti berputar? Pertanyaan itu sempat dibahas oleh para peneliti NASA Earth Science Division. Dalam laporan berjudul “What If Earth Stopped Spinning?” (nasa.gov), para ilmuwan menggambarkan dampak dahsyat yang akan terjadi. “Jika rotasi Bumi terhenti secara tiba-tiba, semua benda di permukaan akan terlempar ke arah timur dengan kecepatan lebih […]

  • Sidang Sengketa Tanah di Denpasar Dipersoalkan, Kuasa Hukum Indrawati Soroti Dugaan Kejanggalan Proses

    Sidang Sengketa Tanah di Denpasar Dipersoalkan, Kuasa Hukum Indrawati Soroti Dugaan Kejanggalan Proses

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    Denpasar – Proses persidangan perkara sengketa tanah dengan nomor 397/Pdt.G/2026/PN Dps menuai sorotan dari pihak tergugat, Indrawati. Kuasa hukumnya, I Made Somya Putra, SH, MH, mengaku terkejut dengan agenda sidang yang dinilai tidak berjalan sesuai tahapan hukum acara perdata. Somya menyampaikan bahwa pihaknya baru menerima panggilan sidang pertama pada 15 April 2026, yang mengagendakan mediasi […]

  • Ascott Indonesia Salurkan 6.500 Paket Makanan Ramadan di 17 Kota, Perkuat Kepedulian Sosial

    Ascott Indonesia Salurkan 6.500 Paket Makanan Ramadan di 17 Kota, Perkuat Kepedulian Sosial

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Momentum bulan suci Ramadan dimaknai sebagai ajang berbagi oleh Ascott Indonesia melalui program sosial tahunan Ascott Takes Part Ramadan. Dalam kegiatan yang telah memasuki tahun kelima ini, perusahaan menyalurkan sebanyak 6.500 kotak makanan kepada masyarakat di 17 kota di Indonesia. Program yang berlangsung pada 4–11 Maret 2026 tersebut merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan […]

  • Eks Gubernur NTB Dua Kali Mangkir, PKS Didesak Konsisten Soal Antikorupsi

    Eks Gubernur NTB Dua Kali Mangkir, PKS Didesak Konsisten Soal Antikorupsi

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Publik menilai komitmen antikorupsi partai harus dibuktikan dengan menghormati proses hukum tanpa membedakan kader sendiri maupun lawan politik. MATARAM – Sorotan publik mengarah kepada Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyusul belum hadirnya mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zulkieflimansyah, dalam dua kali pemanggilan penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB sebagai saksi dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi […]

expand_less