Breaking News
light_mode

Sahasrara Bukan di Ubun-Ubun? Pandangan Baru Ini Picu Diskusi di Kalangan Spiritual

  • account_circle Admin
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Perdebatan mengenai lokasi Sahasrara atau chakra mahkota kembali mencuat di kalangan pemerhati spiritualitas dan praktisi Kundalini. Sebuah pandangan yang beredar di media sosial mempertanyakan pemahaman populer yang selama ini menempatkan Sahasrara di ubun-ubun atau puncak kepala.

Dalam pandangan tersebut disebutkan bahwa banyak ajaran spiritual modern mengidentikkan Sahasrara dengan crown chakra yang berada di bagian atas kepala. Namun, pemahaman itu dinilai tidak sepenuhnya sejalan dengan sejumlah deskripsi yang terdapat dalam teks-teks klasik tradisi Kundalini.

Menurut pemaparan tersebut, Sahasrara dalam naskah klasik digambarkan sebagai “lotus seribu kelopak” yang tidak merujuk pada sebuah titik kecil di permukaan kepala, melainkan sebuah area atau pusat energi yang lebih luas dan bersifat internal.

Penulis pandangan itu mengaitkan petunjuk lokasi Sahasrara dengan istilah tālu-mūla atau akar langit-langit mulut yang, bila diterjemahkan ke dalam anatomi modern, mengarah pada jalur dari langit-langit bagian belakang menuju dasar tengkorak dan dasar otak.

“Atas dasar itu, Sahasrara lebih tepat dipahami sebagai pusat internal di dasar otak daripada titik energi yang berada di kulit kepala atau ubun-ubun luar,” demikian inti argumentasi yang disampaikan.

Pandangan tersebut juga mencoba menghubungkan simbol klasik mengenai amrita atau nektar spiritual dengan struktur anatomi modern seperti sistem ventrikel otak dan choroid plexus, yakni bagian yang berperan dalam produksi cairan serebrospinal (cerebrospinal fluid).

Dalam pemetaan yang diajukan, chakra Ajna disebut lebih dekat dengan area optic chiasm karena berkaitan dengan jalur penglihatan dan posisinya yang sejajar dengan area di antara kedua alis. Sementara Sahasrara dikaitkan dengan sistem ventrikel dan sirkulasi cairan serebrospinal yang dianggap lebih sesuai dengan simbolisme pusat spiritual tertinggi.

Selain membahas lokasi Sahasrara, pandangan tersebut juga mengkritik sejumlah interpretasi modern yang dinilai tidak memiliki landasan kuat dalam literatur klasik. Di antaranya adalah penambahan konsep chakra di luar sistem yang umum dikenal, seperti chakra kedelapan, kesembilan, hingga berbagai tingkatan spiritual lain yang disebut berkembang dalam komunitas spiritual kontemporer.

Penulis juga menegaskan bahwa keaktifan suatu chakra tidak dapat dijadikan indikator tunggal bahwa energi Kundalini telah mencapai tingkat tertentu. Menurutnya, aktivasi chakra dapat dipengaruhi berbagai faktor, termasuk meditasi, sugesti, terapi energi, maupun stimulasi eksternal lainnya.

Sebagai ilustrasi, ia mengibaratkan chakra sebagai lampu di sebuah gedung yang dapat dinyalakan dari panel kontrol tanpa harus menandakan bahwa lift telah mencapai lantai tempat lampu tersebut berada.

Pandangan ini pada akhirnya mengajak para praktisi dan pemerhati spiritual untuk kembali menelaah sumber-sumber klasik sebelum menerima begitu saja berbagai pemetaan chakra yang populer saat ini.

Meski demikian, hingga kini belum terdapat konsensus tunggal di kalangan akademisi maupun praktisi spiritual mengenai korelasi langsung antara konsep chakra dalam tradisi kuno dengan struktur anatomi modern. Perdebatan mengenai lokasi Sahasrara pun masih menjadi ruang diskusi terbuka yang terus berkembang seiring munculnya berbagai interpretasi baru terhadap teks-teks spiritual klasik.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (3)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musisi Bali Nanoe Biroe Berduka, Istri Tercinta Berpulang dalam Usia 43 Tahun

    Musisi Bali Nanoe Biroe Berduka, Istri Tercinta Berpulang dalam Usia 43 Tahun

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR — Kabar duka menyelimuti dunia musik dan seni Bali. Musisi sekaligus penyanyi I Made Murdita, yang dikenal luas sebagai Nanoe Biroe, kehilangan istri tercintanya, Ni Made Murniasih, S.Ag., M.Pd.H (Uny). Sang istri menghembuskan napas terakhir pada Jumat malam, 28 November 2025 pukul 22.38 Wita. Kabar kepergian Uny disampaikan langsung oleh Nanoe melalui unggahan di […]

  • HUT PSN ke-27 di Badung, Fokus Tingkatkan Kesejahteraan dan Kompetensi Pinandita dan Pelayanan Hukum Inklusif

    HUT PSN ke-27 di Badung, Fokus Tingkatkan Kesejahteraan dan Kompetensi Pinandita dan Pelayanan Hukum Inklusif

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    BADUNG – Semangat pengabdian dan pelayanan keagamaan kembali ditegaskan dalam pelaksanaan kegiatan Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Korwil Bali ke-27 dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Sewanam Dharma Shanthi Nusantara ke-1. Kegiatan tersebut mengusung tema “Kita Wujudkan Dharma Seva Pinandita Sanggraha Nusantara dalam Meningkatkan Pelayanan Keagamaan yang Berkualitas.” Momentum ini menjadi wadah konsolidasi sekaligus penguatan peran para […]

  • USK Bali Gelar Pameran Kolektif “Story of Indonesia”, Rayakan Keberagaman Lewat Jurnalisme Visual

    USK Bali Gelar Pameran Kolektif “Story of Indonesia”, Rayakan Keberagaman Lewat Jurnalisme Visual

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    BALI — Urban Sketchers (USK) Bali menghadirkan pameran akbar bertajuk “Story of Indonesia”, sebuah perayaan visual tentang keberagaman budaya dan warna kehidupan Nusantara. Gelaran ini berlangsung pada 22 November 2025 hingga 17 Januari 2026 di Masa-Masa, menggandeng Sketsa Nusantara 3 – Chapter Bali by Leeven & Co. Lebih dari 100 sketcher dari berbagai daerah dan […]

  • PMA Operasionalkan Resort Mewah, Izin Hanya Pondok Wisata! Pemerintah Kecolongan

    PMA Operasionalkan Resort Mewah, Izin Hanya Pondok Wisata! Pemerintah Kecolongan

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    GIANYAR — Dugaan penyalahgunaan izin usaha oleh perusahaan penanaman modal asing (PMA) kembali mencuat di Gianyar. Sebuah resort mewah di Desa Buahan, Kecamatan Payangan, diduga beroperasi bertahun-tahun menggunakan izin Pondok Wisata, bukan izin Hotel Bintang Empat sebagaimana disebutkan dalam perjanjian sewa. Berdasarkan dokumen resmi dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Nomor 1050/B.4/A.9/2014 tertanggal 24 November […]

  • Silsilah Dipersoalkan, Sertifikat Terbit! Sengketa Waris Keluarga I Gusti Rai Sengkug Mengarah ke Dugaan Pidana

    Silsilah Dipersoalkan, Sertifikat Terbit! Sengketa Waris Keluarga I Gusti Rai Sengkug Mengarah ke Dugaan Pidana

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    BADUNG – Sengketa warisan keluarga besar almarhum I Gusti Rai Sengkug memasuki fase baru yang lebih tajam. Konflik yang semula bergulir di ranah perdata kini merambah dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen, menyusul laporan resmi ke Polres Badung terkait keabsahan silsilah keluarga yang menjadi dasar penerbitan sertifikat delapan bidang tanah. Kuasa hukum pelapor, Ruben Luther, S.H., […]

  • Royal Ambarrukmo Yogyakarta Sambut Travel Agent Tiongkok dalam Famtrip Budaya

    Royal Ambarrukmo Yogyakarta Sambut Travel Agent Tiongkok dalam Famtrip Budaya

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA, 13 November 2025 – Royal Ambarrukmo Yogyakarta menerima kunjungan delegasi agen perjalanan dari Tiongkok dalam rangkaian Familiarization Trip (Famtrip) bertema budaya. Program ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat jejaring pariwisata sekaligus mempromosikan Yogyakarta sebagai destinasi unggulan bagi wisatawan mancanegara. Setibanya di hotel, para tamu disambut oleh General Manager Royal Ambarrukmo Yogyakarta, I Gede Sujana, […]

expand_less