Breaking News
light_mode

Sesepuh Spiritual Indonesia Eyang Ratih Tutup Usia, Tinggalkan Jejak Pengabdian dan Keteladanan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Dunia spiritual Indonesia berduka. Tri Hari Mastuti atau yang lebih dikenal sebagai Eyang Ratih meninggal dunia pada Kamis (18/6/2026) pukul 01.58 WIB di sebuah rumah sakit di Banyuwangi, Jawa Timur. Tokoh spiritual perempuan yang dikenal luas di berbagai daerah itu berpulang pada usia 68 tahun.

Kabar wafatnya Eyang Ratih disampaikan oleh sopir pribadinya, Gopal. Sebelum mengembuskan napas terakhir, almarhumah diketahui masih aktif menjalankan sejumlah agenda spiritual di Bali, termasuk mengikuti kegiatan malam suroan dan berziarah ke makam ibundanya.

Ketua DPP FKPPAI Bali, YM Dr. dr. A.A.G.P. Wiraguna, Sp.D.V.E., FINSDV, FAADV bersama jajaran pengurus memberikan penghormatan terakhir kepada almarhumah Eyang Ratih di Bali. (Foto: Istimewa)

Menurut keterangan keluarga dan pendamping, beberapa hari terakhir Eyang Ratih menjalani aktivitas yang cukup padat di Bali, Yogyakarta, hingga Banyuwangi. Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatannya di Bali, kondisi kesehatannya dilaporkan menurun akibat kelelahan.

“Di perjalanan beliau terlihat sangat lelah. Setelah itu langsung dibawa ke rumah sakit terdekat di Banyuwangi untuk mendapatkan perawatan medis. Namun pada dini hari beliau mengembuskan napas terakhir,” ujar Gopal.

Kepergian Eyang Ratih meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta jajaran Forum Keluarga Paranormal dan Penyembuhan Alternatif Indonesia (FKPPAI). Ketua Umum FKPPAI, Ki Sawung Rahsa, mengaku menerima kabar wafatnya Eyang Ratih menjelang waktu subuh dari tim pendamping almarhumah.

Menurut Ki Sawung, Eyang Ratih merupakan salah satu figur penting dalam perjalanan organisasi. Dedikasi dan loyalitasnya selama bertahun-tahun dinilai memberikan kontribusi besar bagi perkembangan FKPPAI maupun dunia spiritual di Indonesia.
“Saya sangat berduka atas kepergian beliau.

Mariza Icha (kiri, busana hitam) bersama anggota Spiritualis Indonesia Bali (SI Bali). Icha menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya Eyang Ratih.

Eyang Ratih adalah sosok pejuang dan srikandi FKPPAI yang sangat mencintai organisasi ini. Ke mana pun beliau pergi, selalu membawa nama baik FKPPAI dan padepokan yang dipimpinnya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, selain faktor kelelahan akibat padatnya aktivitas, almarhumah juga diketahui memiliki riwayat gangguan sesak napas yang telah lama dideritanya.

Hingga akhir hayatnya, Eyang Ratih masih aktif menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Budaya Dewan Pimpinan Pusat FKPPAI periode 2022–2027. Ia juga dikenal sebagai Pimpinan Padepokan Gunung Lawu serta Dewan Penasihat Spiritualis Indonesia.

Ucapan belasungkawa turut mengalir dari berbagai kalangan spiritualis di Tanah Air. Salah satunya disampaikan oleh Mariza atau Icha, praktisi spiritual sekaligus anggota Spiritual Indonesia Bali.

Menurutnya, wafatnya Eyang Ratih merupakan kehilangan besar bagi komunitas spiritual Indonesia karena sosok almarhumah dikenal bijaksana, rendah hati, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama.

“Atas nama keluarga besar Spiritual Indonesia Bali, kami turut menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Eyang Ratih. Beliau merupakan sesepuh dan tokoh spiritual perempuan Indonesia yang sangat dihormati. Dedikasi, keteladanan, dan pengabdiannya telah memberikan inspirasi bagi banyak praktisi spiritual di Indonesia,” ujarnya.

Icha meyakini warisan pemikiran, nilai-nilai keteladanan, dan pengabdian yang ditinggalkan Eyang Ratih akan terus hidup dalam ingatan para spiritualis maupun masyarakat yang pernah mengenalnya.
Rencananya, jenazah Eyang Ratih akan dimakamkan di Kabupaten Badung, Bali.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Ketua DPP FKPPAI Bali, YM Dr. dr. A.A.G.P. Wiraguna, Sp.D.V.E., FINSDV, FAADV bersama jajaran pengurus daerah dijadwalkan menghadiri prosesi pemakaman mewakili organisasi.

Kepergian Eyang Ratih menjadi kehilangan besar bagi dunia spiritual Indonesia. Sosoknya akan dikenang sebagai perempuan tangguh yang mendedikasikan hidupnya untuk pengembangan spiritualitas, pelestarian budaya, serta pembinaan generasi spiritualis di Tanah Air.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (5)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Dapat Memperkaya Diri, Pengelolaan Sesari Pura Melanting Tidak Transparan

    Dugaan Dapat Memperkaya Diri, Pengelolaan Sesari Pura Melanting Tidak Transparan

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    DENPASAR – Uang akan selalu menjadi polemik ketidakadilan bila tidak dikelola secara transparan atau terbuka bila menyangkut milik umum atau bersama. “Tuhan Yang Maha Esa akan mengambil kekayaan mereka yang suka memeras bawahan dan orang-orang disekitarnya. Demikian pula mereka yang tidak membagikan kekayaannya kepada pekerja-pekerja yang ulet membanting tulang”. (Rg.Veda V42.9) Laporan yang bergulir di […]

  • AMD Nyaris Dominasi Pasar Handheld Gaming PC Sejak Era Steam Deck

    AMD Nyaris Dominasi Pasar Handheld Gaming PC Sejak Era Steam Deck

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Sejak kemunculan Steam Deck yang mempopulerkan segmen handheld gaming PC, peta persaingan perangkat gim portabel berubah signifikan. Keberhasilan Steam Deck bukan hanya memunculkan tren baru, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi produsen lain untuk menggarap pasar yang sebelumnya dianggap niche. Di balik fenomena itu, AMD muncul sebagai pemain dominan berkat lini prosesor Ryzen […]

  • Rugi Membengkak, Garuda Indonesia Masih Hadapi Turbulensi Pemulihan

    Rugi Membengkak, Garuda Indonesia Masih Hadapi Turbulensi Pemulihan

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    JAKARTA — Kinerja PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) sepanjang 2025 masih belum menunjukkan tanda pemulihan yang signifikan. Maskapai pelat merah ini justru mencatat lonjakan kerugian bersih yang cukup tajam dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan laporan keuangan terbaru, Garuda Indonesia membukukan kerugian sebesar USD319,39 juta atau sekitar Rp5,4 triliun. Angka tersebut meningkat drastis dari kerugian tahun […]

  • Retak Kecil di Tubuh PHDI Denpasar, Pasca Banyak Kembalinya Umat ke Hindu, Ujian Transparansi dan Pelayanan

    Retak Kecil di Tubuh PHDI Denpasar, Pasca Banyak Kembalinya Umat ke Hindu, Ujian Transparansi dan Pelayanan

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    DENPASAR – Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) yang merupakan majelis atau organisasi tertinggi umat Hindu di Indonesia, yang diharapkan dapat menuntaskan segala permasalahan yang ada di Umat Hindu. Belakangan ini fenomena akan kembalinya umat sedharma (Hindu) menjadi ramai, bukan hanya untuk Warga Negara Asing (WNA) bahkan untuk Warga Negara Indonesia (WNI) juga tak kalah ramai. […]

  • Menuju Bara Konflik Pandora, Menyusuri Jejak Film Avatar dari Awal hingga Fire and Ash Play Button

    Menuju Bara Konflik Pandora, Menyusuri Jejak Film Avatar dari Awal hingga Fire and Ash

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    DENPASAR – Menjelang penayangan film ketiga karya James Cameron, Avatar: Fire and Ash, antusiasme publik untuk kembali menyelami semesta Pandora kian menguat. Waralaba Avatar bukan sekadar tontonan visual, melainkan rangkaian kisah berlapis yang saling terhubung, memperlihatkan evolusi konflik, budaya, dan karakter dari waktu ke waktu. Bagi penonton yang ingin menikmati cerita secara utuh sebelum memasuki […]

  • Festival Penjor Serangan 2026 Perkuat Pelestarian Budaya, BTID dan Desa Adat Bersinergi Dukung Generasi Muda

    Festival Penjor Serangan 2026 Perkuat Pelestarian Budaya, BTID dan Desa Adat Bersinergi Dukung Generasi Muda

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Festival Penjor 2026 kembali digelar di Desa Adat Serangan, Denpasar Selatan, sebagai upaya melestarikan tradisi Bali sekaligus mempererat sinergi antara masyarakat adat dan PT Bali Turtle Island Development (BTID). Memasuki tahun ketiga penyelenggaraan, festival ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas tanpa meninggalkan pakem budaya yang diwariskan leluhur. Semangat para yowana […]

expand_less