Breaking News
light_mode

Savate Resmi Masuk Tabanan, KONI Bidik Lahirnya Atlet Bela Diri Kelas Dunia

  • account_circle Ngurah Wisnawa
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TABANAN | GATRADEWATA — Peta olahraga bela diri di Kabupaten Tabanan semakin berkembang dengan hadirnya cabang olahraga baru, Savate. Pengurus Kabupaten (Pengkab) Federasi Savate Tabanan resmi melakukan audiensi perdana dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tabanan, Selasa (19/5/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Kantor KONI Tabanan itu menjadi langkah awal pengenalan seni bela diri asal Prancis tersebut di Bumi Lumbung Beras. Audiensi dihadiri Ketua KONI Tabanan I Made Nurbawa bersama jajaran pengurus, sementara dari pihak Savate hadir Ketua Pengkab Savate Tabanan Romanica Anggela Intanisari didampingi pengurus lainnya.

Ketua KONI Tabanan, I Made Nurbawa, menyambut positif kehadiran Savate sebagai warna baru dalam dunia olahraga prestasi di Tabanan. Namun, ia menegaskan bahwa setiap cabang olahraga baru wajib membangun komitmen yang jelas bersama KONI sejak awal.

“Kami merekomendasikan pentingnya ada perikatan dan komitmen pengembangan olahraga prestasi antara cabang olahraga dengan KONI. Dengan begitu kita punya hak untuk saling mendukung dan saling mengingatkan. Karena Savate ini masih baru, maka komitmen itu penting sebagai pijakan awal,” ujar Nurbawa.

Menurutnya, ukuran utama keberhasilan sebuah cabang olahraga tetap berada pada prestasi yang mampu ditorehkan atletnya, baik di level nasional maupun internasional.
“Tabanan dikenal sebagai salah satu basis olahraga bela diri di Bali.

Walaupun Savate belum sepopuler pencak silat atau karate, tetapi peluangnya di tingkat nasional dan internasional cukup terbuka. Kalau mampu melahirkan atlet berprestasi dunia, tentu menjadi kebanggaan bagi Tabanan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pengkab Savate Tabanan, Romanica Anggela Intanisari, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung menyiapkan strategi untuk memperkenalkan Savate kepada masyarakat, khususnya kalangan muda.

Dalam waktu dekat, Pengkab Savate Tabanan akan menggelar latihan bersama dan demonstrasi teknik sebagai bagian dari sosialisasi olahraga tersebut.

“Langkah awal kami adalah memperkenalkan Savate melalui latihan bersama dengan atlet-atlet binaan yang sudah ada, mulai dari tingkat SD hingga remaja dan dewasa,” jelas Anggela.

Sebagai bentuk keseriusan pengembangan, Pengkab Savate Tabanan juga telah membuka pusat pelatihan resmi di kawasan Sanggulan, tepat di seberang GOR Dewara Tabanan. Latihan dibuka setiap hari dengan beberapa pilihan kelas sesuai usia dan kemampuan peserta.

“Kami membuka latihan dari Senin sampai Minggu. Masyarakat atau orang tua yang ingin anaknya ikut berlatih bisa langsung menghubungi sekretariat kami. Selain itu, kami juga akan aktif melakukan sosialisasi melalui media sosial agar Savate lebih cepat dikenal masyarakat,” katanya.

Anggela menjelaskan, Savate merupakan seni bela diri asal Prancis yang berkembang sejak akhir abad ke-18. Olahraga ini memadukan teknik pukulan tangan dan tendangan, namun memiliki ciri khas penggunaan sepatu khusus saat bertanding.

“Savate adalah kombinasi olahraga pukulan tangan dan teknik tarung tendang. Yang membedakan dengan olahraga tarung lainnya adalah penggunaan sepatu khusus. Teknik tendangan dalam Savate juga sangat dominan,” terangnya.

Melalui momentum audiensi tersebut, Pengkab Savate Tabanan berharap Savate dapat menjadi wadah baru bagi generasi muda yang menyukai olahraga tantangan dan bela diri modern.

“Kami ingin hadir dan berkembang bersama masyarakat Tabanan. Bagi yang suka olahraga kontak tangan tetapi ingin belajar teknik kaki, atau sebaliknya, Savate bisa menjadi pilihan. Kami sangat terbuka untuk berkembang bersama,” pungkas Anggela.

Bagi masyarakat yang berminat bergabung, latihan Savate Tabanan dipusatkan di Griya Jadi Asri No.123, Banjar Dinas Jadi Desa, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Informasi pendaftaran dapat menghubungi I Nyoman Ngurah Wisnawa di nomor 0821-3142-307.

(INN.W)

Ngurah Wisnawa

Penulis

Jadilah Terang Di Hati dan Di Jiwa. SehatBugarWaras

Komentar (2)

  • Gabriella

    Helpful information. Lufky mee I discoveed you wweb siite byy chance,
    andd I am shocked whyy tnis twjst oof faate didn’t haopened in advance!
    I bopokmarked it.

    Feeel free tto surf to myy webnsite cnhub.xyz

    Balas25 Mei 2026 11:46 AM
  • 🪙 Transfer of funds to your name. RECEIVE >>> graph.org/TRANSACTION-05-05-6?hs=4a700579f443f29cbd1a02b333c49b05&

    z3zusv

    Balas20 Mei 2026 11:39 PM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Starbucks Dibeli Perusahaan China, Boyu Capital Kuasai 60% Operasi di Negeri Tirai Bambu

    Starbucks Dibeli Perusahaan China, Boyu Capital Kuasai 60% Operasi di Negeri Tirai Bambu

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    JAKARTA – Raksasa kopi dunia, Starbucks, resmi melepas kendali mayoritas bisnisnya di China. Perusahaan asal Amerika Serikat ini menjual 60% saham operasinya kepada Boyu Capital, perusahaan investasi asal China, dalam kesepakatan senilai US$4 miliar (sekitar Rp64 triliun). Langkah ini menjadi salah satu divestasi terbesar perusahaan global di pasar China dalam beberapa tahun terakhir. Dikutip dari […]

  • Gugat Booking.com Rp260 Miliar, Konsumen Tuntut Penutupan Operasional di Indonesia

    Gugat Booking.com Rp260 Miliar, Konsumen Tuntut Penutupan Operasional di Indonesia

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Platform pemesanan global Booking.com digugat secara hukum oleh seorang konsumen asal Jawa Barat karena diduga melakukan pembatalan sepihak atas pemesanan layanan akomodasi. Gugatan dilayangkan oleh Tri Prasetyo Ari Wibowo melalui kuasa hukumnya, Sugiyanto, S.H., ke Pengadilan Negeri Denpasar, dengan nilai tuntutan kompensasi mencapai 22 juta dolar Singapura atau sekitar Rp260 miliar. Tak hanya […]

  • Garda Group Salurkan Bantuan Sembako Melalui LGMI Bali untuk Korban Banjir yang Sulit Terjangkau

    Garda Group Salurkan Bantuan Sembako Melalui LGMI Bali untuk Korban Banjir yang Sulit Terjangkau

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 6Komentar

    DENPASAR – Garda Group menyalurkan bantuan puluhan paket sembako kepada warga terdampak banjir di kawasan Gang-Gang sempit wilayah Peguyangan, Denpasar, Sabtu (21/9). Bantuan tersebut merupakan bagian dari ratusan paket yang disiapkan, bekerja sama dengan Lembaga Garuda Muda Indonesia (LGMI) Bali. Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh perwakilan LGMI Bali, Putu Yuliani, selaku sekretaris organisasi. Ia menegaskan […]

  • Finlandia Olah Minyak Goreng Bekas Jadi Diesel Terbarukan

    Finlandia Olah Minyak Goreng Bekas Jadi Diesel Terbarukan

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Finlandia kembali menunjukkan komitmennya terhadap inovasi ramah lingkungan dengan mengolah minyak goreng bekas menjadi diesel terbarukan. Limbah minyak dari rumah tangga, restoran, dan industri makanan dikumpulkan secara terorganisir untuk kemudian diproses menjadi bahan bakar alternatif bagi kendaraan bermotor. Program ini dirancang untuk menjawab dua persoalan sekaligus, yakni pengelolaan sampah dan kebutuhan energi. Minyak […]

  • Atasi Persoalan Sampah, Kebiasaan dan Pola Hidup Masyarakat Jadi Kunci

    Atasi Persoalan Sampah, Kebiasaan dan Pola Hidup Masyarakat Jadi Kunci

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Budi Susilawarsa
    • 1Komentar

    Denpasar — Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Nyoman Suwirta, menyampaikan bahwa upaya mengatasi persoalan sampah tidak hanya bergantung pada peran pemerintah, tetapi juga sangat ditentukan oleh kebiasaan, perilaku, dan pola hidup masyarakat. Menurutnya, penanganan sampah akan lebih efektif apabila dimulai dari lingkungan tempat tinggal masing-masing dengan menerapkan kebiasaan memilah sampah organik dan anorganik. “Jika […]

  • Tiga Desa di Nunukan Bergeser ke Malaysia, Kesepakatan Batas RI–Malaysia Kembali Jadi Sorotan

    Tiga Desa di Nunukan Bergeser ke Malaysia, Kesepakatan Batas RI–Malaysia Kembali Jadi Sorotan

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    DENPASAR – Isu pergeseran batas wilayah antara Indonesia dan Malaysia kembali mencuat setelah terungkap bahwa tiga desa di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, yakni Desa Kabungalor, Desa Lepaga, dan Desa Tetagas, kini sebagian wilayahnya masuk ke dalam teritori Malaysia. Pergeseran ini merupakan dampak dari penyelesaian Outstanding Boundary Problem (OBP) antara kedua negara yang telah berlangsung selama […]

expand_less