Breaking News
light_mode

Island Bazaar Resmi Hadir di KEK Kura Kura Bali, Perpaduan Kreativitas Lokal dan Pelestarian Budaya

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Bali – Island Bazaar resmi digelar di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali pada 27–28 Februari 2026. Mengusung konsep sunset market, ajang ini menghadirkan ruang temu bagi pelaku usaha lokal, pegiat seni, dan masyarakat dalam suasana senja yang hangat dan inspiratif di Kampus United in Diversity (UID), Pulau Serangan.

Selama dua hari penyelenggaraan, kawasan tersebut disulap menjadi panggung kreatif yang menampilkan kurasi karya para “Island Makers” lokal. Mulai dari produk kerajinan tangan, fesyen, hingga ragam kuliner, seluruhnya berpadu dalam atmosfer santai khas tepi pantai Bali.

Perhelatan ini diawali dengan program bertajuk Aksara Bali dan Konservasi Lontar, A Hands-on Cultural Experience yang digelar di Abode, mini museum Kampus UID. Kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen pelestarian budaya, khususnya dalam menjaga keberlangsungan tradisi lontar dan Aksara Bali yang kini mulai jarang disentuh generasi muda.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana, menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia menilai KEK Kura Kura Bali tidak hanya berorientasi pada pengembangan pariwisata, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap pelestarian warisan budaya. “Ini bukan sekadar kawasan wisata, tetapi juga ruang yang turut menjaga identitas dan tradisi Bali,” ujarnya.

Setelah sesi budaya, Island Bazaar dibuka secara meriah dengan penampilan Tari Kembang Girang dari Oemah Seni Serangan. Sebanyak 45 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ambil bagian dalam kegiatan ini, dengan ragam produk mulai dari makanan dan minuman, ritel fesyen, hingga kerajinan tangan seperti tas, pakaian, dan aksesori.

Kepala Departemen KEK Kura Kura Bali, Zefri Alfaruqy, mengatakan keterlibatan UMKM lokal, khususnya dari Serangan, menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Menurutnya, Island Bazaar dirancang sebagai ruang kolaborasi yang memberi peluang promosi sekaligus memperluas jaringan pasar bagi pelaku usaha.

Antusiasme juga dirasakan para tenant. Tiara, pemilik usaha florist yang turut berpartisipasi, mengaku kegiatan ini membuka kesempatan memperkenalkan produknya kepada khalayak yang lebih luas. Ia berharap kolaborasi serupa dapat terus berlanjut guna memperkuat daya saing produk lokal.

Di sisi lain, pengunjung menyambut positif konsep acara yang dinilai estetik dan nyaman. Selain menikmati sajian produk lokal, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai workshop kreatif. Seorang pengunjung, Bebeh, mengapresiasi penataan lokasi yang dinilainya menarik serta kualitas produk handmade yang memiliki nilai seni tersendiri.

Panitia memperkirakan jumlah pengunjung mencapai lebih dari 500 orang selama dua hari pelaksanaan. Island Bazaar juga dirancang ramah keluarga dan terbuka bagi pengunjung yang membawa hewan peliharaan (pet friendly).

Memasuki malam hari, suasana semakin semarak dengan penampilan Jazz Pasar dan alunan musik Sasando yang mengiringi aktivitas hingga acara berakhir. Keberhasilan penyelenggaraan perdana ini menjadi sinyal positif bagi pengembangan ruang kreatif yang memadukan budaya, ekonomi lokal, dan pariwisata berkelanjutan di Bali.

Island Bazaar direncanakan akan kembali digelar sebagai agenda rutin untuk terus merayakan karya para pelaku kreatif lokal di masa mendatang.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nikah Siri dan Poligami Ilegal Terancam Pidana 6 Tahun dalam KUHP Baru

    Nikah Siri dan Poligami Ilegal Terancam Pidana 6 Tahun dalam KUHP Baru

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Pemerintah resmi menetapkan ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru yang mengatur sanksi pidana terhadap praktik nikah siri dan poligami tanpa izin resmi negara. Aturan ini menjadi bagian dari upaya negara memperkuat perlindungan hukum, khususnya bagi perempuan dan anak, sekaligus menertibkan administrasi perkawinan di Indonesia. Dalam ketentuan tersebut, setiap perkawinan diwajibkan untuk […]

  • Polemik Royalti Lagu Berakhir, DPR dan Pemerintah Sepakat Revisi UU Hak Cipta

    Polemik Royalti Lagu Berakhir, DPR dan Pemerintah Sepakat Revisi UU Hak Cipta

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 7Komentar

    Jakarta – Polemik royalti lagu yang sempat menimbulkan keresahan di masyarakat akhirnya menemukan titik terang. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama pemerintah, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), serta para musisi sepakat mengakhiri kegaduhan melalui langkah konkret berupa revisi Undang-Undang Hak Cipta dan audit sistem penarikan royalti. Kesepakatan tersebut tercapai dalam rapat konsultasi di Kompleks Parlemen, Senayan, […]

  • Burung Kapinis, Sang “Penguasa Langit” yang Bisa Terbang 10 Bulan Tanpa Mampir ke Tanah

    Burung Kapinis, Sang “Penguasa Langit” yang Bisa Terbang 10 Bulan Tanpa Mampir ke Tanah

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 17Komentar

    JAKARTA – Di antara ribuan spesies burung di dunia, burung kapinis (Apus apus) menjadi salah satu yang paling mencengangkan. Perilakunya yang unik membuat para peneliti menempatkannya sebagai salah satu makhluk dengan kemampuan terbang paling ekstrem di planet ini. Berdasarkan data Birds of the World dari Cornell Lab of Ornithology dan studi terbaru yang dipublikasikan dalam […]

  • Ratusan Fotografer Dunia Kirim Karya, FOTO Bali Festival 2026 Perkuat Posisi Bali di Panggung Fotografi Internasional

    Ratusan Fotografer Dunia Kirim Karya, FOTO Bali Festival 2026 Perkuat Posisi Bali di Panggung Fotografi Internasional

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Denpasar, Bali – Festival fotografi internasional FOTO Bali Festival kembali digelar untuk edisi kedua pada 3 Juni hingga 12 Juli 2026 di Nuanu Creative City. Tahun ini, ajang tersebut mencatat lonjakan partisipasi signifikan dengan menerima 693 karya dari fotografer di 80 negara dan wilayah, menandai meningkatnya perhatian komunitas fotografi global terhadap festival yang berbasis di […]

  • Terkikisnya Originalitas Hukum Adat

    Terkikisnya Originalitas Hukum Adat

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Ditulis Oleh : Advokat I Made Somya Putra SH MH GIANYAR – Van Hollen Hoven disebut sebagai Bapak Hukum Adat Indonesia tanpa pernah ke Nusantara. Hanya duduk sambil membaca laporan dari para pembawanya di Hindia Belanda. Yang sebenarnya tujuannya adalah untuk kepentingan Hindia Belanda yang lebih dipergunakan untuk perpecahan atau (devide at impera) Hindia Belanda […]

  • Kasus Pencemaran Nama Baik Oleh Jurnalis Jembrana, Kadis PUPR Tegaskan Pembangunan SPBU Sesuai RTRW

    Kasus Pencemaran Nama Baik Oleh Jurnalis Jembrana, Kadis PUPR Tegaskan Pembangunan SPBU Sesuai RTRW

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    JEMBRANA – Sidang lanjutan kasus dugaan pencemaran nama baik yang menyeret jurnalis I Putu Suardana kembali digelar di Pengadilan Negeri Negara, Kamis (2/10/2025) sore. Agenda sidang kali ini menghadirkan tiga orang saksi, salah satunya Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPR) Jembrana, I Wayan Sudiartha. Dalam keterangannya, Sudiartha menegaskan pembangunan SPBU […]

expand_less