Breaking News
light_mode

Nuanu Bangunkan Rumah Layak Huni untuk Warga Tabanan, Wujudkan Dampak Sosial Nyata bagi Masyarakat

  • account_circle Ray
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TABANAN – Komitmen Nuanu Creative City dalam menghadirkan dampak sosial bagi masyarakat sekitar kembali diwujudkan melalui pembangunan kembali rumah seorang warga lanjut usia di Desa Bengkel, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan.

Program yang digagas melalui Nuanu Social Fund (NSF) tersebut menghadirkan hunian baru yang lebih aman dan layak bagi Biang Sayu, warga Desa Bengkel yang sebelumnya tinggal dalam kondisi rumah yang tidak lagi memadai untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

Sebelum pembangunan rumah dilakukan, tim Nuanu Social Fund telah lebih dahulu memberikan pendampingan melalui berbagai bantuan kebutuhan dasar, seperti penyediaan bahan pangan, popok dewasa, hingga memfasilitasi pemeriksaan kesehatan mata akibat kondisi katarak yang dialami Biang Sayu.

Dari proses pendampingan tersebut, NSF melihat perlunya solusi yang lebih komprehensif. Kondisi tempat tinggal yang kurang layak kemudian menjadi perhatian utama hingga akhirnya lahir program pembangunan kembali rumah untuk meningkatkan kualitas hidup Biang Sayu secara menyeluruh.

Head of Nuanu Social Fund, Auditya Sari, mengatakan pembangunan rumah tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan program sosial yang dijalankan benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat.

“Bagi Nuanu Social Fund, inisiatif ini bukan hanya tentang membangun sebuah rumah, tetapi memastikan kebutuhan masyarakat sekitar menjadi dasar dari program sosial yang dijalankan. Melalui dialog dan kolaborasi berkelanjutan, kami berupaya memahami kebutuhan nyata warga sehingga bantuan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran dan bermakna,” ujarnya.

Program tersebut terlaksana melalui kolaborasi antara Nuanu Social Fund, Luna Beach Club, dan Pemerintah Desa Bengkel. Kerja sama tersebut menjadi contoh bagaimana pertumbuhan kawasan kreatif dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Founder Luna Beach Club, James Ephraims, menyebut keterlibatan pihaknya dalam program tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial untuk memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih luas.

“Sebagai bagian dari ekosistem Nuanu, kami melihat partisipasi dalam program ini sebagai bentuk komitmen bersama untuk memberikan manfaat bagi komunitas di sekitar kawasan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Bengkel, I Nyoman Wahya Biantara, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara sektor swasta, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membantu warganya.

Menurutnya, pembangunan kembali rumah Biang Sayu menjadi bukti bahwa kolaborasi yang dibangun atas dasar kepedulian jangka panjang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.

“Kolaborasi seperti ini menjadi kunci agar kebutuhan warga dapat dijawab secara tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya.

Setelah rampung dibangun, rumah baru Biang Sayu kemudian menjalani upacara melaspas sebagai tradisi penyucian bangunan dalam budaya Bali sebelum ditempati. Upacara tersebut sekaligus menandai awal kehidupan baru bagi Biang Sayu di hunian yang lebih aman dan nyaman.

Sebagai informasi, Nuanu Social Fund merupakan dana sosial yang didukung kontribusi berbagai bisnis dan proyek dalam ekosistem Nuanu Creative City. Sepanjang tahun 2025, NSF telah menyalurkan lebih dari Rp5,6 miliar untuk berbagai program sosial yang menjangkau lebih dari 14.600 penerima manfaat di Bali.

Program-program tersebut meliputi bidang pendidikan, kesehatan, pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat, hingga pembangunan infrastruktur komunitas.

Melalui pendekatan kolaboratif yang terus dikembangkan, Nuanu berharap pertumbuhan kawasan kreatif yang dibangun di Tabanan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal yang menjadi bagian dari perjalanan pembangunan tersebut.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mimpi Buruk di Gorontalo! Kisah Pilu Dua ART, Beta dan Ana, Korban Janji Palsu

    Mimpi Buruk di Gorontalo! Kisah Pilu Dua ART, Beta dan Ana, Korban Janji Palsu

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Deda Henukh
    • 4Komentar

    Rote Ndao – Beta dan Ana Oehandi, dua sahabat asal Rote Ndao, memberanikan diri merantau ke Gorontalo demi mengubah jalan hidup. Tergiur iming-iming manis dari sebuah yayasan penyalur tenaga kerja, mereka berharap bisa meraih impian sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) non-masak. Dengan bekal semangat dan harapan, mereka meninggalkan kampung halaman tercinta. Namun, sesampainya di Gorontalo, […]

  • PMA vs Pengusaha Lokal! Sengketa Resort Mewah Menguak Izin Bermasalah dan Putusan Arbitrase

    PMA vs Pengusaha Lokal! Sengketa Resort Mewah Menguak Izin Bermasalah dan Putusan Arbitrase

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    GIANYAR – Perseteruan antara PT Bali Resort & Leisure (PT. Bali Resort & Leisure CO. Ltd) dengan seorang pengusaha Indonesia yang memiliki inisial ACN bersama PT.Buahan berujung alot. Tuduhan yang dilancarkan tanpa bukti yang jelas oleh kantor hukum ABC Law Bali berdasarkan informasi kasak-kusuk Pengadilan Negeri Gianyar dalam persidangan tidak dapat membuktikan adanya bukti otentik […]

  • Geger Isu Pajak Medsos! Ini Penjelasan Pegawai DJP

    Geger Isu Pajak Medsos! Ini Penjelasan Pegawai DJP

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 12Komentar

    DENPASAR – Isu soal pengenaan pajak bagi pengguna media sosial kembali memicu kebingungan publik. Apalagi setelah mencuatnya kebijakan kontroversial dari Uganda, negara di Afrika Timur, yang sempat menerapkan pajak atas penggunaan media sosial. Namun, narasi ini perlu diluruskan dikutip dari artikel yang tayang di www.pajak.go.id https://www.pajak.go.id/id/artikel/pengguna-media-sosial-dikenakan-pajak-sini-teliti-kembali Pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP), I Gede Suryantara, dalam […]

  • Mau Terbangkan Apa? Kipas Angin Kopdes Rp1,8 Triliun 

    Mau Terbangkan Apa? Kipas Angin Kopdes Rp1,8 Triliun 

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DPR Pertanyakan Anggaran Fantastis, Menkop Tegaskan Pengadaan Bukan Kewenangan Kementerian JAKARTA – Isu dugaan pengadaan 1,8 juta unit kipas angin dengan nilai mencapai Rp1,8 triliun untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menjadi sorotan dalam rapat kerja Komisi VI DPR RI bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono. Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam meminta pemerintah […]

  • KSAD Tegaskan Tato Adat Bukan Penghalang Daftar TNI

    KSAD Tegaskan Tato Adat Bukan Penghalang Daftar TNI

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    JAKARTA — Masyarakat yang memiliki tato sebagai bagian dari tradisi adat tetap memiliki kesempatan untuk mendaftar menjadi prajurit TNI. Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan, tato yang dibuat karena alasan adat tidak menjadi persoalan dalam proses penerimaan prajurit. Penegasan tersebut disampaikan Maruli seusai rapat kerja bersama Komisi I DPR RI […]

  • Pansus TRAP Lalai Soroti Aset Pemprov Untuk India Cultural Centre Bali Yang Mangkrak 22 Tahun

    Pansus TRAP Lalai Soroti Aset Pemprov Untuk India Cultural Centre Bali Yang Mangkrak 22 Tahun

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    DENPASAR – Pansus TRAP (Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan) DPRD Bali lupa menggeruduk aset Provinsi Bali yang rencananya digunakan untuk pembangunan India Cultural Centre Bali (ICCB) atau Pusat Kebudayan India di Jl. Tantular yang mangkrak sejak tahun 2004. 22 tahun aset ini terlihat terbengkalai tanpa sentuhan berarti lagi. Ide bagus pertukaran aset Provinsi […]

expand_less