Breaking News
light_mode

Mau Terbangkan Apa? Kipas Angin Kopdes Rp1,8 Triliun 

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DPR Pertanyakan Anggaran Fantastis, Menkop Tegaskan Pengadaan Bukan Kewenangan Kementerian

JAKARTA – Isu dugaan pengadaan 1,8 juta unit kipas angin dengan nilai mencapai Rp1,8 triliun untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menjadi sorotan dalam rapat kerja Komisi VI DPR RI bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono.

Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam meminta pemerintah memberikan penjelasan terbuka terkait informasi yang telah ramai diperbincangkan publik. Menurutnya, hingga kini belum ada informasi resmi yang menjelaskan spesifikasi, mekanisme, maupun pihak yang bertanggung jawab atas pengadaan tersebut.

Jenis kipas angin yang dipilih untuk Koperasi Desa.

Dalam rapat tersebut, Mufti menilai nilai anggaran yang beredar memunculkan banyak pertanyaan. Ia membandingkan harga kipas angin berdiri yang dijual di pasaran dengan kisaran ratusan ribu rupiah per unit.

“Hari ini rakyat sedang dihebohkan dengan isu adanya pengadaan kipas angin 1,8 juta yang nilainya Rp1,8 triliun. Kami mencari informasi, tetapi tidak mendapatkan satu informasi pun dari pemerintah terkait pengadaan ini,” kata Mufti Anam dalam rapat kerja Komisi VI DPR RI.

Mufti juga meminta pemerintah menghadirkan sistem pemantauan atau dashboard yang dapat diakses publik agar seluruh proses pengadaan barang dalam program Koperasi Desa Merah Putih dapat diawasi secara transparan.

“Setiap satu rupiah yang dikucurkan wajib dipertanggungjawabkan kepada rakyat,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan bahwa pengadaan kipas angin yang menjadi perbincangan bukan berada di bawah kewenangan Kementerian Koperasi.

“Soal kipas angin ini saya enggak tahu. Pengadaannya bukan di kami,” ujar Ferry Juliantono.

Ferry menjelaskan bahwa apabila yang dimaksud merupakan kipas angin industri dengan spesifikasi tertentu, harga satuannya memang dapat mencapai belasan juta rupiah.

“Kalau bentuk kipas anginnya model Imatsu MDF, harganya di Shopee sekitar Rp11,46 juta. Tapi itu saya enggak tahu persis,” jelas Ferry.

Selain itu, Ferry mengatakan Kementerian Koperasi tengah mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa (Simkopdes) yang nantinya dapat menampilkan informasi pengadaan, distribusi barang, hingga pelaksanaan program sehingga masyarakat dapat melakukan pengawasan secara langsung.

Hingga kini belum ada konfirmasi resmi bahwa pengadaan 1,8 juta unit kipas angin dengan nilai Rp1,8 triliun benar-benar dilaksanakan. Isu tersebut masih menjadi materi klarifikasi dalam rapat kerja DPR, sementara pemerintah menegaskan bahwa pengadaan yang dipersoalkan bukan merupakan bagian dari kewenangan Kementerian Koperasi.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Surge Gandeng OREX SAI Hadirkan Internet Rakyat 5G Berbiaya Rendah, Siap Meluncur 2026

    Surge Gandeng OREX SAI Hadirkan Internet Rakyat 5G Berbiaya Rendah, Siap Meluncur 2026

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    DENPASAR – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge semakin menegaskan ambisinya dalam menyediakan akses internet terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Perusahaan yang terafiliasi dengan Hashim Djojohadikusumo tersebut resmi menandatangani kerja sama komersial penuh dengan OREX SAI Inc., perusahaan patungan asal Jepang yang dibentuk oleh NTT DOCOMO dan NEC Corporation. Kesepakatan strategis ini menjadi […]

  • “Dewa Rai Panggil Kapolda Bali”, Humas ARUN Minta Hati-hati Berstatemen

    “Dewa Rai Panggil Kapolda Bali”, Humas ARUN Minta Hati-hati Berstatemen

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Vaza Fernantha
    • 2Komentar

    Humas ARUN mengingatkan penggunaan istilah “memanggil Kapolda” harus disesuaikan dengan kapasitas lembaga, mekanisme, dan dasar kewenangan agar tidak menimbulkan tafsir keliru terkait proses penegakan hukum. DENPASAR – Rencana DPRD Bali yang disebut akan memanggil Kapolda Bali terkait persoalan yang menjadi perhatian publik mendapat sorotan dari Humas ARUN, I Made Richy Ardhana Yasa alias Ray. Ray […]

  • Laboratorium Narkoba Tersembunyi Milik WNA Rusia Terbongkar di Gianyar, Dua Orang Ditangkap

    Laboratorium Narkoba Tersembunyi Milik WNA Rusia Terbongkar di Gianyar, Dua Orang Ditangkap

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    BADUNG – Operasi gabungan yang melibatkan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Bea Cukai berhasil membongkar sebuah clandestine laboratory atau laboratorium rahasia pembuatan narkotika di wilayah Gianyar, Bali. Dalam operasi senyap yang berlangsung sejak Kamis malam (5/3/2026) hingga Jumat dini hari, petugas mengamankan dua warga negara asing (WNA) […]

  • Dugaan Pelanggaran Sempadan Tukad Badung, ARUN Bali Minta Aparat Usut Izin Gallery Kohinoor

    Dugaan Pelanggaran Sempadan Tukad Badung, ARUN Bali Minta Aparat Usut Izin Gallery Kohinoor

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 6Komentar

    DENPASAR – Polemik penataan kawasan Tukad Badung kembali mencuat setelah muncul dugaan pelanggaran garis sempadan sungai oleh bangunan toko emas Gallery Kohinoor di pusat Kota Denpasar. Organisasi Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) Bali mendesak aparat penegak hukum mengusut proses penerbitan izin bangunan tersebut karena dinilai janggal jika bangunan yang diduga melanggar aturan tetap mengantongi izin […]

  • Embrio Kebencian yang Tak Terlihat, Refleksi Made Somya Putra tentang Luka yang Tumbuh Diam-Diam

    Embrio Kebencian yang Tak Terlihat, Refleksi Made Somya Putra tentang Luka yang Tumbuh Diam-Diam

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    Oleh: Made Somya Putra, SH., MH. BANGLI – Pernahkah kita bertanya, mengapa sebuah pertengkaran bisa meledak begitu saja? Mengapa persahabatan yang telah terjalin bertahun-tahun dapat runtuh hanya karena satu peristiwa? Atau mengapa sebuah masyarakat tiba-tiba terbelah oleh rasa saling curiga? Jawabannya mungkin bukan pada ledakan itu sendiri, melainkan pada sesuatu yang telah lama tumbuh tanpa […]

  • Rebut Paksa Gunakan Ormas, Pihak Jro Kepisah Tahan diri Akan Laporkan ke Polisi Play Button

    Rebut Paksa Gunakan Ormas, Pihak Jro Kepisah Tahan diri Akan Laporkan ke Polisi

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 19Komentar

    DENPASAR – Upaya paksa menguasai dari pihak Puri Jambe Suci terjadi kembali terhadap tanah waris yang sudah ditempati secara turun temurun oleh keluarga besar Puri Jro Gde Kepisah. Terlihat pihak Puri Jambe Suci merusak pagar yang telah dipasang dan menurunkan tanah puing untuk mengisi tanah yang awalnya sudah penuh dengan pohon pisang, Jumat 11/7/2025. Keesokan […]

expand_less