Breaking News
light_mode

Nuanu Creative City Satukan Tokoh Gastronomi, Perkenalkan Sutala sebagai Episentrum Kuliner Masa Depan Bali

  • account_circle Ray
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bali, 4 Maret 2026 – Bali kian mengukuhkan diri sebagai salah satu destinasi pariwisata dan gaya hidup terkemuka dunia. Setelah dinobatkan sebagai destinasi terbaik dunia oleh TripAdvisor, sorotan internasional terhadap Pulau Dewata semakin tajam, termasuk pada sektor kulinernya yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.

Di tengah dinamika tersebut, Nuanu Creative City menggelar forum Nuanu Future Talks: Gastronomy Leaders, sebuah pertemuan satu hari yang menghadirkan para chef, pemilik restoran, operator hospitality, investor, hingga pemangku kepentingan industri. Forum ini menjadi ruang strategis untuk membahas arah pertumbuhan kuliner Bali agar lebih matang, berkelanjutan, dan memiliki fondasi tata kelola yang kuat.

Dialog Sebelum Pembangunan

[Ki-Ka]: Alexandra Carlton, Chef Maxie Millian, Chef Hans Christian, Chef Wayan Kresna Yasa
Kredit Foto: Nuanu Creative City

CEO Nuanu Creative City, Lev Kroll, dalam sambutannya menekankan pentingnya dialog sebagai langkah awal sebelum ekspansi fisik dilakukan. Menurutnya, membangun destinasi kuliner berkelas dunia tidak cukup hanya dengan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan kesamaan visi di antara para pelaku industri.

“Yang paling penting adalah menghadirkan orang-orang yang benar-benar membentuk lanskap kuliner Bali dalam satu ruang, agar bisa berdiskusi terbuka tentang apa yang sudah berjalan baik dan apa yang masih perlu diperbaiki,” ujarnya.

Forum ini mendapat dukungan dari berbagai mitra industri, antara lain PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk, PT Gagas Energi Indonesia, PT Hatten Bali Tbk, serta RIEDEL The Wine Glass Company. Selain itu, kolaborasi juga terjalin bersama Bali Tourism & Investment Chamber (BTIC), Bali Restaurant & Café Association (BRCA), dan Bali HoreCa Club (BHC).

Lahirnya Sutala Culinary District

Momentum forum ini sekaligus menandai pengenalan resmi Sutala, distrik kuliner yang akan dikembangkan di dalam kawasan Nuanu seluas 44 hektare. Sutala dirancang bukan sekadar sebagai pusat restoran, melainkan sebagai ekosistem gastronomi masa depan yang mendorong kolaborasi lintas disiplin, inovasi konsep, dan pengembangan talenta jangka panjang.

Sutala diproyeksikan menjadi pusat keunggulan kuliner yang mampu menjembatani kekayaan bahan dan tradisi lokal dengan standar internasional, sekaligus menjawab tuntutan pasar global yang semakin kompetitif.

Menjaga Akar, Mendorong Inovasi

Sejumlah tokoh gastronomi hadir sebagai pembicara, di antaranya Hans Christian (August), Syrco Bakker (Syrco Base), Chris Smith (7AM, Red Gun Powder, Woods), hingga Chef Wayan Kresna Yasa (HOME by Chef Wayan, KAUM).

Chef Wayan Kresna Yasa menegaskan bahwa masa depan gastronomi Bali bertumpu pada keseimbangan antara inovasi dan pelestarian identitas. Menurutnya, keunggulan Bali justru terletak pada bahan baku lokal, teknik tradisional, serta budaya makan yang telah mengakar kuat.

“Kita harus berinvestasi bukan hanya pada konsep baru, tetapi juga pada pengetahuan, bahan, dan tradisi yang mendefinisikan kita,” ujarnya.

Isu lain yang turut disoroti meliputi kejelasan regulasi, ketahanan operasional, model investasi berkelanjutan, hingga strategi memposisikan kuliner Indonesia secara lebih percaya diri di panggung global. Para peserta sepakat bahwa pertumbuhan industri harus diimbangi dengan kerangka kelembagaan yang kuat agar tidak hanya berkembang secara kuantitas, tetapi juga kualitas.

Menuju Pusat Gastronomi Global

Melalui Nuanu Future Talks dan peluncuran Sutala, Nuanu Creative City menegaskan ambisinya untuk berkontribusi pada transformasi Bali, bukan hanya sebagai destinasi wisata kelas dunia, tetapi juga sebagai pusat gastronomi yang dihormati secara internasional.

Di tengah kompetisi yang semakin ketat dan ekspektasi pasar yang terus meningkat, dialog dan kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi fondasi penting untuk memastikan pertumbuhan industri kuliner Bali berlangsung terstruktur, berkelanjutan, dan tetap berakar pada integritas budaya lokal.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (7)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penjaga Waktu dari Laut Dalam! Hiu Greenland Berusia 400 Tahun yang Masih Hidup di Era Modern

    Penjaga Waktu dari Laut Dalam! Hiu Greenland Berusia 400 Tahun yang Masih Hidup di Era Modern

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 400Komentar

    DENPASAR – Bayangkan ada makhluk hidup yang telah menyelami kedalaman laut sejak tahun 1620-an—saat Galileo masih menatap bintang-bintang, sebelum Newton merumuskan gravitasi, bahkan jauh sebelum lahirnya negara-negara modern. Ia bukan legenda atau fosil hidup, tapi benar-benar masih berenang di kedalaman Arktik dan Atlantik Utara hingga hari ini. Inilah hiu Greenland (Somniosus microcephalus), salah satu vertebrata […]

  • “Saya Tak Peduli Siapa di Belakangnya!” Purbaya Siapkan Penangkapan Besar Mafia Pajak dan Selundupan

    “Saya Tak Peduli Siapa di Belakangnya!” Purbaya Siapkan Penangkapan Besar Mafia Pajak dan Selundupan

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 9Komentar

    JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan akan melakukan aksi “bersih-bersih” besar-besaran terhadap mafia yang bercokol di lingkungan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak dan Ditjen Bea Cukai. Langkah tegas ini disebutnya sebagai upaya mengembalikan integritas institusi keuangan negara sekaligus melindungi sektor riil dari praktik ilegal. Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat menjadi narasumber dalam talkshow “Setahun […]

  • Silsilah Hanya Pelengkap Bukan Kepemilikan, Saksi Ahli Hukum Bungkam Klaim Tanah Waris Jero Jambe Suci

    Silsilah Hanya Pelengkap Bukan Kepemilikan, Saksi Ahli Hukum Bungkam Klaim Tanah Waris Jero Jambe Suci

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 6Komentar

    DENPASAR – Sengketa tanah warisan antara AA Eka Wijaya (Jero Jambe Suci) dan AA Ngurah Oka (Jero Kepisah) kembali memasuki babak penting dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (15/7/2025). Sidang yang menyoroti dugaan pemalsuan silsilah ini menghadirkan saksi ahli hukum pertanahan dan administrasi negara dari Universitas Udayana, Dr. Made Gde Subha Karma Resen, […]

  • “Kurawa dan Prabu Salya” di Bali, Hibah Pemda kepada Penegak Hukum Dinilai Rawan Ganggu Independensi

    “Kurawa dan Prabu Salya” di Bali, Hibah Pemda kepada Penegak Hukum Dinilai Rawan Ganggu Independensi

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    DENPASAR — Kisah klasik dalam epos Mahabharata tentang hubungan Kurawa dan Prabu Salya dinilai masih relevan untuk membaca dinamika kekuasaan modern, termasuk relasi antara pemerintah daerah dan instansi penegak hukum di Indonesia (Instansi vertikal) Prabu Salya sebenarnya memiliki kedekatan dengan Pandawa. Namun sebelum perang Bharatayuda dimulai, ia lebih dahulu menerima jamuan dan penghormatan dari pihak […]

  • Tiga Debt Collector Ditangkap Usai Aniaya Pengemudi Ojol di Jimbaran, Aksi Brutal Viral di Medsos

    Tiga Debt Collector Ditangkap Usai Aniaya Pengemudi Ojol di Jimbaran, Aksi Brutal Viral di Medsos

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – Tiga penagih utang—Azizmon Yoaquim Dance, Damianus Bebioja, dan Yohanes Dhae—ditangkap aparat Polresta Denpasar setelah menganiaya seorang pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Jimbaran, Badung. Peristiwa yang terjadi pada Selasa (18/11/2025) di Jalan Bypass Ngurah Rai itu langsung menyedot perhatian publik setelah rekaman pemukulan beredar luas di media sosial. Korban bernama Deka Prasetyo Mahardiko […]

  • China Mendesak Venezuela Segera Melunasi Utang Miliaran Dolar dari Perjanjian Pinjaman Minyak

    China Mendesak Venezuela Segera Melunasi Utang Miliaran Dolar dari Perjanjian Pinjaman Minyak

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 16Komentar

    Beijing, 21 Januari 2026 — Pemerintah China secara resmi meningkatkan tekanan kepada Venezuela untuk segera menyelesaikan kewajiban utang miliaran dolar yang berasal dari sejumlah pinjaman yang diberikan selama era kepemimpinan Hugo Chávez. Ketegasan Beijing muncul di tengah dinamika politik dan ekonomi yang semakin kompleks di Amerika Latin akibat intervensi militer Amerika Serikat dan perubahan kepemimpinan […]

expand_less