Breaking News
light_mode

Di Jantung Kota Tua Denpasar, Arka Amerta Padukan Wisata Sejarah dan Budaya Ngopi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Di tengah kawasan heritage Jalan Gajah Mada yang menjadi ikon kota tua Denpasar, hadir sebuah ruang unik yang menggabungkan kecintaan terhadap sejarah, seni, dan budaya kopi. Adalah Arka Amerta Antique Shop & Coffee, sebuah tempat yang menawarkan pengalaman berbeda dengan memadukan koleksi benda-benda antik bernilai sejarah dan sajian kopi nusantara dalam satu ruang yang edukatif dan inspiratif.

Taufan Chandranegara (kiri) dan Dewi (kanan) selaku Owner Arka Amerta Antique Shop & Coffee.

Berlokasi di Jalan Gajah Mada No.127, Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, Arka Amerta Antique Shop & Coffee didirikan oleh pasangan suami istri Taufan Chandranegara dan Dewi. Kehadiran tempat ini tidak hanya ditujukan sebagai lokasi menikmati kopi atau berburu barang antik, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan sejarah kepada masyarakat melalui koleksi-koleksi yang sarat nilai budaya.

Kawasan Jalan Gajah Mada sendiri dikenal sebagai satu-satunya kawasan kota tua di Kota Denpasar yang telah ditetapkan sebagai kawasan heritage sejak 2008. Kawasan yang juga dijuluki Kampung Pecinan tersebut mencerminkan akulturasi budaya Tionghoa, Bali, dan Belanda yang telah berkembang sejak lama sebagai pusat perdagangan di Pulau Dewata.

Choco Mint, Arka Amerta Antique Shop & Coffee.

Dewi mengungkapkan bahwa Arka Amerta lahir dari kecintaan terhadap benda-benda bersejarah sekaligus keinginan untuk menghadirkan ruang edukasi yang dapat dinikmati berbagai kalangan.
“Ke depan kami bercita-cita suatu saat bisa memiliki sebuah museum,” ujarnya.

Memasuki Arka Amerta, pengunjung akan disambut ribuan koleksi benda antik yang tertata di berbagai sudut ruangan. Mulai dari perabotan, perlengkapan rumah tangga, hingga berbagai artefak dari masa lampau yang dipilih secara selektif berdasarkan nilai sejarah, seni, dan keunikannya.

Dewata Nawa Sanga, salah satu koleksi Arka Amerta Antique Shop & Coffee.

Tak hanya menawarkan pengalaman visual, tempat ini juga memanjakan para pencinta kopi. Beragam kopi single origin dari berbagai daerah di Indonesia tersedia untuk dinikmati dalam suasana yang tenang dan berkelas. Perpaduan antara aroma kopi dan nuansa masa lalu menciptakan pengalaman yang sulit ditemukan di tempat lain.

Menurut Taufan, setiap benda yang dipamerkan tidak sekadar menjadi pajangan, tetapi juga memiliki cerita yang dapat menjadi sumber pembelajaran bagi pengunjung.

“Setiap koleksi memiliki nilai sejarah yang penting untuk diketahui. Kami berkomitmen merawat warisan budaya sekaligus memfasilitasi proses pembelajaran yang relevan bagi generasi masa kini dan masa depan,” katanya.

Lumpia Golden Crispy, Arka Amerta.

Melalui konsep yang menggabungkan toko antik, kedai kopi, dan ruang edukasi, Arka Amerta membuka kesempatan bagi pelajar, akademisi, keluarga, maupun masyarakat umum untuk mengenal sejarah secara lebih dekat dan menyenangkan.

Keberadaan tempat ini menjadi warna tersendiri bagi kawasan heritage Jalan Gajah Mada. Di tengah derasnya arus modernisasi, Arka Amerta hadir sebagai ruang yang menjaga ingatan kolektif tentang masa lalu sekaligus menghadirkan pengalaman baru bagi pengunjung.

Pisang Caramel, Arka Amerta.

Lebih dari sekadar tempat bersantai, Arka Amerta Antique Shop & Coffee menjadi destinasi yang menghidupkan kembali jejak sejarah, melestarikan warisan budaya, serta menyajikan pengetahuan dalam balutan secangkir kopi. Dengan konsep tersebut, tempat ini berpotensi menjadi salah satu daya tarik wisata edukasi dan budaya di Kota Denpasar. (*)

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (6)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kronologi Pelepasan Hutan Produksi di Serangan untuk KEK Kura-Kura Bali

    Kronologi Pelepasan Hutan Produksi di Serangan untuk KEK Kura-Kura Bali

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    DENPASAR — Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali di Kelurahan Serangan, Denpasar Selatan, kembali menjadi sorotan publik. Salah satu isu yang mengemuka adalah pelepasan kawasan hutan produksi yang berada dalam Blok Pemanfaatan Tahura Ngurah Rai untuk mendukung pengembangan pariwisata dan industri kreatif oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID). Menanggapi hal tersebut, Panitia Khusus […]

  • Dr. Ketut Kwartantaya Highlights Strategic Role of Asian Dermatologists on the Global Stage

    Dr. Ketut Kwartantaya Highlights Strategic Role of Asian Dermatologists on the Global Stage

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 229Komentar

    BADUNG, July 10, 2025 — Dr. dr. Ketut Kwartantaya Winaya, Sp.D.V.E., Subsp. O.B.K., FINSDV, FAADV, emerged as a central figure at the 20th Annual Scientific Meeting (PIT XX) of PERDOSKI 2025 and the 1st PAN Asia Conference of Dermatology held in Bali. As Chair of the Organizing Committee, Dr. Kwartantaya underscored the critical role of […]

  • Prof Anom Sepakat dengan Puan, Soroti Koster yang Diduga Abai Terhadap Peringatan Dini Sektor Pariwisata photo_camera 4

    Prof Anom Sepakat dengan Puan, Soroti Koster yang Diduga Abai Terhadap Peringatan Dini Sektor Pariwisata

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 8Komentar

    DENPASAR – Gubernur Bali I Wayan Koster kembali menjadi sorotan tajam setelah dinilai terlalu optimistis dalam menanggapi isu pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor pariwisata Bali. Pernyataannya yang menyebut isu PHK sebagai “kampanye hitam” dari pesaing destinasi wisata lain justru memicu kritik dari berbagai kalangan, termasuk akademisi pariwisata. Salah satu suara kritis datang dari Prof. […]

  • Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Penggelembungan Luas Tanah Yang dilakukan Mantan BPN Badung

    Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Penggelembungan Luas Tanah Yang dilakukan Mantan BPN Badung

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 11Komentar

    DENPASAR – Terungkap sudah, kasus yang menyeret mantan kepala BPN Kabupaten Badung yang santer pemberitaan di media dalam persidangan Pra Peradilan beberapa waktu yang lalu, untuk memenuhi unsur keadilan (cover both side) awak media menemui kuasa hukum Harmaini Idris Hasibuan SH., ia merupakan kuasa hukum dari Pengempon Pura Dalam Balangan, di salah satu kedai makanan […]

  • Jet Tempur F-16 Ukraina Dilaporkan Jatuh, Taktik Hanud Rusia Jadi Sorotan

    Jet Tempur F-16 Ukraina Dilaporkan Jatuh, Taktik Hanud Rusia Jadi Sorotan

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    DENPASAR – Langit Ukraina kembali diwarnai eskalasi serius konflik udara. Sebuah jet tempur F-16 Fighting Falcon yang dioperasikan Angkatan Udara Ukraina dilaporkan jatuh dalam sebuah insiden yang langsung menarik perhatian komunitas militer internasional, termasuk negara-negara anggota NATO. Berbagai laporan dan analisis awal menyebutkan, pesawat tempur buatan Barat tersebut diduga ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara […]

  • Diduga Terjerat Mafia Tanah, Warga Kuta Pertanyakan Keabsahan Sertifikat Pengganti

    Diduga Terjerat Mafia Tanah, Warga Kuta Pertanyakan Keabsahan Sertifikat Pengganti

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    BADUNG — Sengketa tanah yang diduga melibatkan praktik mafia tanah kembali mencuat di Bali. Seorang warga Kuta, Ibu Indrawati, melalui kuasa hukumnya dari Kantor Hukum The Somya Internasional, mengungkap sejumlah kejanggalan dalam proses penerbitan sertifikat tanah yang kini disengketakan di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Badung. Kuasa hukum Indrawati, Made Somya Putra bersama Nyoman Suarta, menjelaskan […]

expand_less