Breaking News
light_mode

Ambisi China Memburu Kunci AI Dunia, ASML Jadi Target dalam Perang Sunyi Teknologi Global

  • account_circle Ray
  • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Di tengah euforia global terhadap kecerdasan buatan (AI), satu nama justru berdiri senyap namun menentukan arah persaingan teknologi dunia: ASML.

Perusahaan asal Belanda ini memegang peranan krusial dalam industri AI global melalui produksi mesin litografi Extreme Ultraviolet (EUV), teknologi inti yang memungkinkan pembuatan microchip paling canggih di dunia. Tanpa mesin ASML, pengembangan prosesor AI berperforma tinggi nyaris mustahil dilakukan.

ASML berdiri pada 1984 sebagai perusahaan spin-off dari raksasa elektronik Philips. Berawal dari fasilitas sederhana di Eindhoven, ASML sempat diragukan dan hampir gagal bertahan.

Namun melalui kolaborasi jangka panjang dengan pemain besar seperti Intel, Samsung, dan TSMC, perusahaan ini berhasil mengembangkan teknologi litografi generasi baru. Kini, ASML bermarkas di Veldhoven dan menjelma menjadi raksasa semikonduktor dengan valuasi ratusan miliar dolar AS, seiring melonjaknya permintaan chip untuk AI.

Keunggulan ASML terletak pada teknologi litografi EUV yang mampu “mencetak” transistor berukuran ekstrem kecil pada wafer silikon. Dengan panjang gelombang cahaya hanya 13,5 nanometer, EUV memungkinkan produksi chip di bawah proses 7 nanometer yang dibutuhkan untuk komputasi AI, superkomputer, dan pusat data. Setiap mesin EUV terdiri dari lebih dari 100 ribu komponen presisi, berbobot ratusan ton, bernilai ratusan juta dolar AS, dan hanya diproduksi puluhan unit per tahun.

Meski memegang monopoli mesin EUV, ASML tetap berada dalam ekosistem global semikonduktor. Perusahaan seperti TSMC memanfaatkan mesin ASML untuk memproduksi chip bagi Apple dan Nvidia, sementara Intel dan Samsung menggunakannya untuk prosesor dan memori generasi terbaru.

Peralatan pendukung dari perusahaan Jepang dan Amerika melengkapi proses tersebut, menjadikan industri chip sebagai hasil kolaborasi lintas negara dengan ASML sebagai titik kuncinya.

Dominasi ASML juga menempatkannya di pusat ketegangan geopolitik, terutama antara Amerika Serikat dan China. Pembatasan ekspor mesin EUV ke China menjadikan ASML alat strategis dalam perang teknologi global, sekaligus menghambat ambisi Beijing dalam pengembangan AI mandiri.

Saat perusahaan-perusahaan teknologi berlomba memamerkan kecanggihan AI di permukaan, ASML justru menguasai titik sempit yang menentukan segalanya—mesin yang mencetak kecerdasan dunia.

Dari informasi media sosial China berusaha mempreteli mesin milik ASML yang mereka beli untuk di copy segala wujud fisiknya. Ternyata kecanggihan itu sepertinya membuat China menyerah karena letaknya bukan pada hardwarenya tetapi softwarenya, yang menyusun semua komposisinya.

Itu diketahui lantaran pihak China menelepon ASML untuk memperbaiki mesin mereka, alhasil diketahuilah niat dari China tersebut oleh pihak ASML.

Hingga kini, ASML tetap menjadi satu-satunya perusahaan yang menguasai teknologi EUV. Mesin senilai sekitar US$250 juta itu vital bagi produksi chip tercanggih Nvidia, AMD, serta pabrikan seperti TSMC, Intel, dan Samsung. ASML mengembangkan EUV sejak 2001 dan baru memproduksi chip komersial pertama hampir dua dekade kemudian.

“Wajar jika perusahaan ingin meniru teknologi kami, tetapi melakukannya bukanlah hal yang mudah,” ujar ASML dalam pernyataan kepada Reuters.

Di sebuah laboratorium berkeamanan tinggi di Shenzhen, para ilmuwan China dikatakan berhasil membangun prototipe mesin litografi Extreme Ultraviolet (EUV) teknologi kunci untuk memproduksi chip paling canggih yang selama ini dimonopoli Barat.

Dikutip reuters.com (18/12), prototipe tersebut rampung pada awal 2025 dan kini memasuki tahap pengujian.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (3)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belajar dari Lee Kuan Yew! Kepemimpinan Keras yang Mengantar Singapura ke Panggung Dunia

    Belajar dari Lee Kuan Yew! Kepemimpinan Keras yang Mengantar Singapura ke Panggung Dunia

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR : Singapura pada 1965 adalah negara kecil dengan segudang keterbatasan. Baru keluar dari Federasi Malaysia, tanpa sumber daya alam, tanpa minyak, bahkan tanpa pasokan air bersih mandiri. Namun dari kondisi nyaris mustahil itu, lahir sebuah negara maju yang kini disegani dunia. Di balik transformasi tersebut berdiri sosok Lee Kuan Yew, pemimpin yang memerintah selama […]

  • Kas Kormar Terima Kunjungan Kehormatan Komandan Marinir Kerajaan Belanda

    Kas Kormar Terima Kunjungan Kehormatan Komandan Marinir Kerajaan Belanda

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Jakarta – Kepala Staf Korps Marinir (Kas Kormar) Brigadir Jenderal TNI (Mar) Muhammad Nadir, M.Tr. menerima kunjungan kehormatan Komandan Marinir Kerajaan Belanda, Brigade General Ivo Moerman, di Admiral Room, Gedung Utama Markas Komando Korps Marinir (Mako Kormar), Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun No.40, Kwitang, Jakarta Pusat, Senin (25/8/2025). Kunjungan ini mewakili Panglima Korps Marinir […]

  • ARUN Klungkung Sindir Koster! Tegas Bongkar Lift Kelingking, Tapi ‘Buta’ Pelanggaran Melasti dan Ayana Rock Bar

    ARUN Klungkung Sindir Koster! Tegas Bongkar Lift Kelingking, Tapi ‘Buta’ Pelanggaran Melasti dan Ayana Rock Bar

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    Klungkung — Kritik tajam dilayangkan Ketua DPC ARUN Klungkung, I Wayan Widiasa, terhadap langkah Gubernur Bali Wayan Koster yang memerintahkan pembongkaran lift kaca di Pantai Kelingking, Nusa Penida. Widiasa menilai keputusan itu tidak adil, mengingat pembangunan fasilitas tersebut sudah mengantongi rekomendasi UKL-UPL dari Pemerintah Kabupaten Klungkung dan investor pun telah menyetor dana ke kas daerah. […]

  • Ditahan Bersama Bayinya, Ibu Rini Jadi Simbol Duka Penegakan Hukum di Polres Jakarta Pusat

    Ditahan Bersama Bayinya, Ibu Rini Jadi Simbol Duka Penegakan Hukum di Polres Jakarta Pusat

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 15Komentar

    Jakarta – Tangis keadilan kembali terdengar lirih dari balik dinding dingin kantor polisi. Seorang ibu muda asal Sumedang, Jawa Barat, bernama Rini, harus menelan pil pahit hukum ketika dirinya dipanggil sebagai saksi dalam kasus perdata yang menyeret namanya di wilayah Polres Jakarta Pusat. Alih-alih mendapat perlakuan sebagai saksi, pada Jumat, 1 Agustus 2025, statusnya berubah […]

  • FKPEN Bali Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian, Tolak Isu SARA di Pulau Dewata

    FKPEN Bali Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian, Tolak Isu SARA di Pulau Dewata

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Ray
    • 6Komentar

    DENPASAR | Forum Komunikasi Paguyuban Etnis Nusantara (FKPEN) Provinsi Bali mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kedamaian dan tidak terprovokasi isu SARA menyusul kericuhan saat unjuk rasa di kawasan Renon, Denpasar, Sabtu, 30 Agustus 2025. Ketua FKPEN Bali, A.A. Bagus Ngurah Agung, menegaskan bahwa penyampaian pendapat adalah hak setiap warga negara, namun harus dilakukan sesuai ketentuan […]

  • Sempat Dinyatakan Meninggal, Narapidana di AS Tuntut Bebas! Klaim Hukuman Seumur Hidupnya Sudah Berakhir

    Sempat Dinyatakan Meninggal, Narapidana di AS Tuntut Bebas! Klaim Hukuman Seumur Hidupnya Sudah Berakhir

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Iowa, Amerika Serikat — Dunia hukum Amerika Serikat sempat digemparkan oleh kasus tak lazim yang melibatkan seorang narapidana bernama Benjamin Schreiber, 66 tahun, yang mengajukan tuntutan pembebasan dengan alasan tak biasa: ia merasa hukuman seumur hidupnya sudah selesai karena sempat meninggal secara medis sebelum berhasil dihidupkan kembali. Peristiwa ini bermula pada tahun 2015, ketika Schreiber—yang […]

expand_less