Breaking News
light_mode

Vietnam Resmi Akuisisi BrahMos, Indonesia Dekati Kesepakatan! Peta Keamanan Maritim ASEAN Berubah

  • account_circle Ray
  • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SINGAPURA – Pemerintah India terus memperluas pengaruhnya di sektor pertahanan global melalui ekspor sistem rudal jelajah supersonik BrahMos. Setelah Filipina menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang mengoperasikan sistem tersebut, Vietnam kini dipastikan telah menandatangani kontrak pembelian, sementara Indonesia disebut berada di tahap akhir negosiasi pengadaan.

Informasi tersebut disampaikan Sekretaris Pertahanan India, Rajesh Kumar Singh, di sela forum keamanan internasional bergengsi Shangri-La Dialogue di Singapura.

Menurut Singh, proses kerja sama pertahanan antara India dengan Vietnam telah mencapai tahap final dan kontrak telah ditandatangani. Sementara itu, pembicaraan dengan Indonesia juga menunjukkan perkembangan yang signifikan.

“Sepemahaman saya, kesepakatan dengan Indonesia dan Vietnam sudah berada di tahap akhir. Bahkan untuk Vietnam, saya memahami bahwa kontrak tersebut sudah ditandatangani, meskipun mungkin belum diumumkan secara resmi ke publik,” ujar Singh sebagaimana dikutip Reuters, Sabtu (30/5/2026).

Perkuat Pertahanan Maritim Kawasan

Masuknya Vietnam sebagai pengguna BrahMos dinilai akan membawa dampak strategis bagi keseimbangan keamanan di kawasan Asia Tenggara, khususnya di wilayah Laut China Selatan yang selama ini menjadi salah satu titik panas geopolitik dunia.

BrahMos merupakan rudal jelajah supersonik hasil pengembangan bersama India dan Rusia yang dikenal memiliki kecepatan antara Mach 2,8 hingga Mach 3. Sistem ini dirancang untuk menghantam kapal perang maupun target darat dengan tingkat akurasi tinggi dan jangkauan lebih dari 400 kilometer.

Kemampuan tersebut menjadikan BrahMos sebagai salah satu sistem pertahanan pantai paling efektif dalam strategi anti-akses dan penolakan area (Anti-Access/Area Denial/A2AD), yang memungkinkan negara pesisir memberikan efek penangkalan terhadap armada laut lawan tanpa harus mengandalkan kekuatan angkatan laut yang besar.

Indonesia Berpotensi Jadi Operator Ketiga di ASEAN

Jika proses negosiasi dengan Indonesia berhasil diselesaikan, maka akan terdapat tiga negara anggota ASEAN yang mengoperasikan BrahMos, yakni Filipina, Vietnam, dan Indonesia.

Kehadiran rudal tersebut di tiga negara yang berada di jalur maritim strategis Indo-Pasifik diperkirakan akan memperkuat kemampuan pertahanan kawasan sekaligus meningkatkan daya tangkal terhadap berbagai potensi ancaman keamanan laut.

Sejumlah analis pertahanan menilai penyebaran sistem rudal pesisir berkecepatan tinggi di Asia Tenggara dapat menciptakan lapisan pertahanan baru yang memengaruhi kalkulasi strategis berbagai kekuatan militer yang beroperasi di kawasan.

India Perluas Pengaruh Strategis

Di sisi lain, ekspor BrahMos juga mencerminkan meningkatnya peran India dalam arsitektur keamanan regional. Melalui kerja sama pertahanan tersebut, New Delhi tidak hanya menjual sistem persenjataan, tetapi juga memperluas kemitraan strategis melalui pelatihan personel, dukungan logistik, pemeliharaan, hingga peluang kerja sama industri pertahanan.

Kesepakatan dengan Vietnam juga menunjukkan eratnya kolaborasi India dan Rusia dalam industri pertahanan. Sebagai produk yang dikembangkan secara bersama, setiap ekspor BrahMos kepada negara ketiga memerlukan persetujuan dari Moskow.

Dengan Vietnam yang telah bergabung dan Indonesia yang disebut semakin dekat menuju kesepakatan, penyebaran BrahMos di Asia Tenggara diperkirakan akan menjadi salah satu faktor penting yang membentuk dinamika keamanan maritim kawasan dalam beberapa tahun mendatang.

Editor: Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (3)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Netizen Kecam Koster! Denial, Tata Kota Amburadul, hingga Tak Paham Data Korban Banjir

    Netizen Kecam Koster! Denial, Tata Kota Amburadul, hingga Tak Paham Data Korban Banjir

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Kritik pedas kepada Gubernur Bali Wayan Koster ramai bergema di media sosial, salah satunya datang dari akun TikTok Silvia Tjan (@mich.schndr). Dalam sebuah unggahan berbentuk surat terbuka, Silvia yang mengaku lahir, besar, dan hidup lebih dari 30 tahun di Bali, meluapkan kekecewaannya terhadap sikap Koster dalam menyikapi bencana banjir yang menelan korban jiwa […]

  • Sidang Jro Kepisah! Prof Sadjijono Sebut Pemalsuan Silsilah Tak Bisa Dipidana Tanpa Putusan Perdata

    Sidang Jro Kepisah! Prof Sadjijono Sebut Pemalsuan Silsilah Tak Bisa Dipidana Tanpa Putusan Perdata

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    DENPASAR – Sidang lanjutan perkara dugaan pemalsuan silsilah keluarga dengan terdakwa Anak Agung Ngurah Oka kembali berlangsung di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (22/7/2025). Agenda persidangan kali ini menghadirkan ahli hukum pidana Prof. Dr. Sadjijono, S.H., M.Hum dari Universitas Bhayangkara Surabaya yang memberikan pendapat penting terkait konstruksi hukum dalam perkara tersebut. Dalam keterangannya, Prof. Sadjijono menegaskan […]

  • TNI Janji Tegakkan Keadilan untuk Prada Lucky Chepril

    TNI Janji Tegakkan Keadilan untuk Prada Lucky Chepril

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    Kupang, NTT – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Sema, Kristian Namo, atas kepergian Prada Lucky Chepril. Tokoh masyarakat Kabupaten Rote Ndao sekaligus Guru Besar Universitas Sumatera Utara, Prof. Yusuf Leonard Henuk, menyampaikan belasungkawa tulus. Ia menilai penghargaan yang telah diberikan pimpinan TNI kepada keluarga patut diapresiasi, namun menegaskan bahwa proses hukum tetap harus berjalan demi […]

  • Rocky Gerung: Kasus Tom Lembong Bentuk Pemerasan Politik

    Rocky Gerung: Kasus Tom Lembong Bentuk Pemerasan Politik

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    DENPASAR – Sidang pembacaan vonis terhadap mantan Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong, pada Jumat (18/7/2025) menarik perhatian publik. Sejumlah tokoh nasional seperti Anies Baswedan, Rocky Gerung, Refly Harun, dan Saut Situmorang hadir langsung di Ruang Sidang Hatta Ali, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, sebagai bentuk dukungan moral terhadap Tom. Anies Baswedan datang pada […]

  • Diduga Ditolak Boarding Meski Pesawat Belum Lepas Landas, Penumpang Citilink di Bali Kecewa Tak Diberi Solusi

    Diduga Ditolak Boarding Meski Pesawat Belum Lepas Landas, Penumpang Citilink di Bali Kecewa Tak Diberi Solusi

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 494Komentar

    DENPASAR — Seorang penumpang maskapai penerbangan Citilink mengaku kecewa setelah diduga tidak diperbolehkan melanjutkan penerbangan rute Bali–Surabaya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Rabu (13/5/2026), meski pesawat disebut belum lepas landas. Peristiwa itu bermula saat penumpang tiba di counter check-in sekitar pukul 08.35 Wita, atau lima menit setelah jadwal penutupan check-in pada pukul 08.30 […]

  • FOX Jimbaran Beach Bali Rayakan Earth Hour 2026 dengan Tari Bali dan Fire Dance di Rooftop

    FOX Jimbaran Beach Bali Rayakan Earth Hour 2026 dengan Tari Bali dan Fire Dance di Rooftop

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    BADUNG – Earth Hour 2026 akan diperingati secara istimewa oleh FOX Jimbaran Beach Bali melalui rangkaian acara yang menggabungkan hiburan budaya dan kampanye kepedulian lingkungan. Hotel yang berada di kawasan Jimbaran ini turut ambil bagian dalam gerakan global tersebut dengan mematikan lampu selama 60 menit pada Sabtu, 28 Maret 2026. Perayaan akan dipusatkan di area […]

expand_less