Breaking News
light_mode

Ilmuwan Korea Temukan Cara Mengubah Sel Kanker Menjadi Sehat, Harapan Baru Bebas Kemoterapi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEOUL – Dunia medis dikejutkan oleh terobosan penelitian dari Korea Selatan yang berhasil mengubah sel kanker menjadi sel sehat, membuka peluang masa depan tanpa kemoterapi dan radiasi. Penemuan ini memanfaatkan teknologi pengeditan gen tingkat lanjut untuk “mereset” sel kanker kembali ke kondisi normal.

Dalam studi yang dilakukan oleh tim ilmuwan dari Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST), para peneliti menggunakan teknik pengeditan DNA untuk memodifikasi kode genetik pada sel kanker. Hasilnya, sel yang semula bersifat ganas berubah menjadi sel normal yang kembali menjalankan fungsi alaminya.

“Pendekatan ini tidak hanya menghentikan pertumbuhan kanker, tetapi juga mengembalikan sel ke kondisi sehat. Jika diuji secara klinis dan berhasil, metode ini dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan kebutuhan akan kemoterapi dan radiasi,” ujar Prof. Kim Ji-hoon, peneliti utama studi tersebut, saat konferensi pers di Seoul, Jumat (15/8).

Metode ini dinilai berpotensi meminimalkan efek samping berat yang biasanya dialami pasien kanker, seperti kerontokan rambut, mual, dan kerusakan organ akibat terapi konvensional. Menurut Prof. Kim, keunggulan utama dari teknologi ini adalah sifatnya yang sangat terarah sehingga hanya mempengaruhi sel kanker tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya.

Menanggapi temuan ini, dr. Andini Pramesti, Sp.PD-KHOM, ahli onkologi dari RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, mengatakan bahwa teknologi ini sangat menjanjikan. “Konsep reprogramming sel kanker menjadi sehat adalah lompatan besar. Namun, kita harus ingat bahwa penelitian ini masih dalam tahap awal. Uji klinis pada manusia menjadi langkah penting untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya,” jelasnya.

Jika penelitian ini terus menunjukkan hasil positif pada uji lanjutan, masa depan pengobatan kanker bisa berubah drastis—dari metode invasif yang melemahkan tubuh, menjadi terapi presisi yang aman, efektif, dan memulihkan kualitas hidup pasien. (Ray)

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (18)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jejak Pohon Asem di Jalanan Warisan Kolonial, Strategi, Fungsi, dan Manfaat yang Masih Terasa Hingga Kini

    Jejak Pohon Asem di Jalanan Warisan Kolonial, Strategi, Fungsi, dan Manfaat yang Masih Terasa Hingga Kini

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 13Komentar

    BALI — Pohon Asem Jawa yang tumbuh berjajar di berbagai ruas jalan tua bukan ditanam secara kebetulan. Pada masa kolonial Belanda, penanaman pohon ini menjadi bagian dari strategi infrastruktur yang dirancang untuk menjawab kebutuhan praktis, navigasi, hingga keamanan perjalanan di wilayah tropis. Dalam catatan sejarah, pemerintah kolonial memilih Asem Jawa karena kemampuannya memberikan keteduhan alami […]

  • Di Balik Transisi Kendaraan Listrik Global! Perang, Krisis, dan Arah Baru Energi Dunia

    Di Balik Transisi Kendaraan Listrik Global! Perang, Krisis, dan Arah Baru Energi Dunia

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR — Percepatan penggunaan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di berbagai negara tidak lagi semata dipandang sebagai respons terhadap krisis iklim. Dalam dinamika global terbaru, perang, krisis energi, dan ketegangan geopolitik justru menjadi faktor kuat yang mendorong akselerasi perubahan tersebut. Transisi energi kini berlangsung dalam lanskap dunia yang tidak stabil, di mana konflik bersenjata dan gangguan […]

  • Lindungi Dugaan Kekerasan Seksual LPK Dewi Baruna Amerta Sari, CEO PT Sri Dewi Baruna Beri Penjelasan

    Lindungi Dugaan Kekerasan Seksual LPK Dewi Baruna Amerta Sari, CEO PT Sri Dewi Baruna Beri Penjelasan

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    TABANAN – Kembali menelusuri jalan terjal kasus pelecehan seksual dengan kekerasan di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Dewi Baruna Amerta Sari terus bergulir. Sejumlah awak media menelusuri cerita dibalik pelecehan yang dilakukan oleh terlapor Kadek A di Polres Tabanan sebagaimana Laporan Kepolisian Nomor: STP/213.a/VII/2026/SPKT/POLRES TBN/POLDA BALI. Dalam rekaman yang didapat dari Korban Kekerasan Seksual (pemerkosaan) inisial […]

  • Warga Heboh! Patung Soekarno di Indramayu Miring seperti Patah Leher

    Warga Heboh! Patung Soekarno di Indramayu Miring seperti Patah Leher

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 13Komentar

    INDRAMAYU — Warga Indramayu dibuat heboh setelah patung proklamator sekaligus presiden pertama RI, Soekarno, yang berdiri di Alun-alun Indramayu terlihat miring pada bagian leher hingga kepala. Kondisi janggal itu viral usai Wakil Ketua DPRD Jabar, Ono Surono, mengunggah foto patung yang sebelumnya diselimuti kain putih. “Kenapa ya? Ada yang bisa menjelaskan?” tulis Ono dalam unggahan […]

  • Samsung Galaxy S26 Ultra Resmikan Era Baru Layar AI, Privasi, Fleksibilitas, dan Desain Futuristik Play Button

    Samsung Galaxy S26 Ultra Resmikan Era Baru Layar AI, Privasi, Fleksibilitas, dan Desain Futuristik

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 36Komentar

    DENPASAR – Samsung kembali mendobrak batas teknologi smartphone dengan meluncurkan Galaxy S26 Ultra, perangkat flagship terbaru yang membawa inovasi besar pada sisi layar. Meski mempertahankan ukuran 6,89 inci seperti pendahulunya, Galaxy S25 Ultra, generasi anyar ini hadir dengan serangkaian pembaruan yang menjanjikan pengalaman visual lebih imersif, aman, dan personal. Di jantung inovasi ini, Samsung memperkenalkan […]

  • KPK Hentikan Penampilan Tersangka di Konferensi Pers Seiring Berlaku KUHAP Baru 2026

    KPK Hentikan Penampilan Tersangka di Konferensi Pers Seiring Berlaku KUHAP Baru 2026

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak lagi menampilkan tersangka kasus dugaan korupsi dalam konferensi pers. Kebijakan ini diambil seiring mulai berlakunya Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025, yang efektif diterapkan sejak 2 Januari 2026. Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan langkah tersebut […]

expand_less