Prabowo Prioritaskan Helikopter Angkut Berat Rusia untuk Mitigasi Bencana, Kemhan Tegaskan Masih Tahap Penjajakan
- account_circle Admin
- calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA – Pemerintah Indonesia tengah menjajaki rencana pengadaan helikopter angkut berat produksi Rusia sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem mitigasi bencana nasional. Presiden Prabowo Subianto menilai kehadiran armada udara berkapasitas besar menjadi kebutuhan strategis mengingat tingginya risiko bencana alam di Indonesia yang berada di kawasan Ring of Fire.
Helikopter yang masuk dalam kajian antara lain seri Mil Mi-17 dan Mil Mi-26, yang dikenal memiliki kemampuan mengangkut logistik dalam jumlah besar, personel, hingga peralatan berat ke daerah-daerah yang sulit dijangkau. Armada tersebut diharapkan mampu mempercepat distribusi bantuan kemanusiaan, evakuasi korban, serta mendukung operasi tanggap darurat saat terjadi bencana.
Meski demikian, Kementerian Pertahanan (Kemhan) menegaskan bahwa hingga kini belum ada kontrak pembelian yang ditandatangani. Pemerintah masih berada pada tahap penjajakan teknis dan evaluasi terhadap platform helikopter tersebut.
Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, Rico Ricardo Sirait, menjelaskan bahwa proses yang berlangsung saat ini merupakan bagian dari studi kelayakan untuk memastikan kemampuan helikopter dalam mendukung berbagai misi, khususnya operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.
“Kami perlu meluruskan bahwa informasi tersebut belum dapat dianggap sebagai pembelian ataupun kontrak pengadaan. Saat ini masih dalam tahap penjajakan teknis dan evaluasi,” ujar Rico sebagaimana dikutip dari pemberitaan Kemhan.
Rencana tersebut mendapat perhatian internasional karena melibatkan alutsista asal Rusia yang berada di bawah pengawasan ketat sejumlah negara Barat. Namun, pemerintah menekankan bahwa pertimbangan utama adalah kebutuhan nasional dalam meningkatkan kapasitas respons terhadap bencana, bukan aspek geopolitik.
Helikopter Mil Mi-26, yang dikenal sebagai salah satu helikopter terbesar di dunia, mampu mengangkut puluhan ton muatan, termasuk kendaraan, alat berat, maupun ratusan personel dalam satu penerbangan. Sementara Mi-17 telah lama digunakan berbagai negara untuk misi transportasi militer maupun kemanusiaan berkat kemampuannya beroperasi di medan berat dan kondisi cuaca ekstrem.
Pemerintah menargetkan penguatan armada udara penanggulangan bencana dilakukan secara bertahap setelah seluruh proses evaluasi teknis, operasional, dan pengadaan selesai. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan nasional dalam menghadapi bencana alam yang kerap melanda berbagai wilayah Indonesia.
Editor – Ray
Dikutip dari beberapa media online.

I think everything said was very logical. But, what
about this? suppose you added a little information?
I am not saying your information is not good., however what if you
added a headline that grabbed folk’s attention? I mean Prabowo Prioritaskan Helikopter Angkut
Berat Rusia untuk Mitigasi Bencana, Kemhan Tegaskan Masih
Tahap Penjajakan – Gatra Dewata is a little boring.
You might peek at Yahoo’s home page and note how they write news titles
to grab viewers to click. You might add a related video or a related pic or two
to grab people excited about what you’ve written.
Just my opinion, it might bring your posts a little livelier.
Also visit my web-site webpage
23 Agustus 2026 7:37 AMhello!,I like your writing so much! percentage we keep up a correspondence more approximately your article on AOL?
I require a specialist on this area to solve my problem.
Maybe that is you! Taking a look forward to peer you.
Feel free to surf to my web site :: 88VV
14 Agustus 2026 12:10 AMHmm is anyߋne else experiencing proЬlems ԝith
the pictures on tһis blog loading? І’m trying to find out іf its a problem on my end οr if it’s tһe blog.
Αny suggestions would be gгeatly appreciated.
Mʏ webpage engineering maths tuition
7 Agustus 2026 11:31 PM