Breaking News
light_mode

Mimpi Buruk di Gorontalo! Kisah Pilu Dua ART, Beta dan Ana, Korban Janji Palsu

  • account_circle Deda Henukh
  • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Rote Ndao – Beta dan Ana Oehandi, dua sahabat asal Rote Ndao, memberanikan diri merantau ke Gorontalo demi mengubah jalan hidup. Tergiur iming-iming manis dari sebuah yayasan penyalur tenaga kerja, mereka berharap bisa meraih impian sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) non-masak. Dengan bekal semangat dan harapan, mereka meninggalkan kampung halaman tercinta.

Namun, sesampainya di Gorontalo, kenyataan pahit langsung menghantam mereka. Pekerjaan yang dijanjikan ternyata jauh panggang dari api. Bukan hanya sekadar membersihkan rumah, mereka juga dipaksa memasak, padahal dalam perjanjian awal, tugas itu tidak termasuk dalam daftar pekerjaan mereka.

“Katanya ART non-masak, tapi pas sampai di sana, kita malah disuruh masak,” keluh Beta, mengenang kekecewaan pertama yang mereka rasakan.

Derita mereka tak berhenti sampai di situ. Setelah pekerjaan rumah selesai, mereka harus bekerja di toko milik majikan, mengangkat barang-barang berat yang seharusnya menjadi tugas seorang kuli. Tubuh mereka yang kecil dan ringkih dipaksa memikul beban yang jauh melampaui kemampuan mereka.

“Itu ‘kan kerjaan laki-laki, tapi kita berdua yang disuruh angkat. Padahal, perjanjiannya kita cuma ART non-masak,” timpal Ana dengan nada getir.

Merasa diperlakukan tidak adil, Beta dan Ana mencoba menghubungi yayasan. Namun sayang, hari itu adalah hari Minggu, dan tak ada satu pun petugas yang bisa dihubungi. Dalam keputusasaan, mereka memutuskan untuk melarikan diri dari rumah majikan yang bagaikan neraka.

“Kita lari ke kantor polisi dan tentara. Kita cerita semua kejadian yang kita alami,” tutur Beta.

Mendengar kisah pilu mereka, polisi dan tentara segera menghubungi yayasan. Tak lama kemudian, perwakilan yayasan datang menjemput mereka dan membawa kembali ke kantor yayasan.

Beta dan Ana berharap, setelah kembali ke yayasan, mereka akan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Namun, harapan itu kembali sirna. Beta kembali ditempatkan di rumah majikan lain, dan lagi-lagi, masalah datang menghampiri.

Setelah bekerja selama sebulan lebih, majikan baru Beta melaporkan ke yayasan bahwa Beta tidak bekerja dengan baik. Beta yang merasa sudah bekerja sekuat tenaga merasa sangat terpukul.

“Majikan bilang saya tidak becus kerja. Padahal, saya sudah berusaha sekuat tenaga,” ucap Beta dengan nada sedih.

Merasa tidak dihargai, Beta memutuskan untuk mengundurkan diri. Namun, ia tak langsung kembali ke yayasan. Ia memilih untuk menumpang di tempat kerja temannya, Mira, selama dua hari. Setelah itu, ia baru menghubungi yayasan untuk dijemput.

Kisah Beta dan Ana adalah potret buram nasib banyak ART yang bekerja di luar kota. Mereka sering kali menjadi korban penipuan dan eksploitasi. Janji manis dari yayasan penyalur tenaga kerja kerap kali tak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Kurangnya pengawasan dan perlindungan dari pemerintah juga menjadi faktor yang memperparah kondisi mereka. Kisah ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih peduli dan melindungi hak-hak para pekerja migran, khususnya para ART yang rentan terhadap berbagai bentuk kekerasan dan eksploitasi.

Semoga Beta dan Ana segera menemukan pekerjaan yang lebih baik dan mendapatkan kehidupan yang lebih layak.

Reporter: Deda Henukh

Penulis: Astriana Ndun

Semoga Beta dan Ana mendapatkan keadilan dan kehidupan yang lebih baik.

Deda Henukh

Penulis

Gagal adalah Jalan Sukses

Komentar (4)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bawa Kamera Marah-Marah Tegakkan Aturan, Wamenaker Immanuel Ebenezer eh Justru Terjaring OTT KPK

    Bawa Kamera Marah-Marah Tegakkan Aturan, Wamenaker Immanuel Ebenezer eh Justru Terjaring OTT KPK

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 6Komentar

    JAKARTA – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau yang akrab disapa Noel terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (21/8/2025). Penangkapan dilakukan di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan dan dibenarkan langsung oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto. “Benar, ada giat tangkap tangan,” ujar Fitroh singkat. Meski begitu, KPK belum membeberkan secara detail kasus […]

  • Rayakan Natal Hangat Bernuansa Rumah di FOX Jimbaran Beach Bali Lewat “Home for Christmas”

    Rayakan Natal Hangat Bernuansa Rumah di FOX Jimbaran Beach Bali Lewat “Home for Christmas”

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 6Komentar

    Badung – Menyambut Hari Raya Natal 2025, FOX Jimbaran Beach Bali menghadirkan perayaan istimewa bertajuk “Home for Christmas”, sebuah makan malam Natal yang dirancang untuk membangkitkan kehangatan, kebersamaan, dan rasa pulang ke rumah. Acara ini akan digelar pada Kamis, 25 Desember 2025, pukul 19.00–22.00 WITA di Baresto Jimbaran, kawasan FOX Jimbaran Beach Bali. Mengusung konsep […]

  • Dukung Program Wali Kota, Komunitas Angen dan BTID Sulap Sampah Organik Jadi Cairan Multifungsi

    Dukung Program Wali Kota, Komunitas Angen dan BTID Sulap Sampah Organik Jadi Cairan Multifungsi

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Denpasar, Bali — Upaya pengelolaan sampah berbasis sumber terus diperkuat di Kota Denpasar. Sejalan dengan program Wali Kota dalam penanganan sampah organik, Komunitas Angen bersama PT Bali Turtle Island Development (BTID) menghadirkan inovasi pengolahan limbah organik menjadi cairan multifungsi ramah lingkungan, Eco-Enzyme. Inisiatif yang berjalan sejak akhir Desember 2025 ini memanfaatkan limbah buah-buahan dari warung […]

  • Abian Klumpu Villa & Spa Launches 14 Bespoke Villas in Sanur, Offering a Luxurious Balinese Escape

    Abian Klumpu Villa & Spa Launches 14 Bespoke Villas in Sanur, Offering a Luxurious Balinese Escape

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 4758Komentar

    SANUR, BALI, July 2, 2025 – Upon arriving at the serene compound of Abian Klumpu Villa & Spa, our team of journalists was warmly welcomed by Komang Ayu Ruthiny, the Business Corporate Manager, whose gracious reception set the tone for a visit rooted in genuine Balinese hospitality. Her personal approach and enthusiasm reflected the spirit […]

  • Kapolres Lamongan Ungkap Luka Lama Pelayanan Polisi: Lapor Sepeda Hilang, Empati Justru Absen Play Button

    Kapolres Lamongan Ungkap Luka Lama Pelayanan Polisi: Lapor Sepeda Hilang, Empati Justru Absen

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 6Komentar

    LAMONGAN — Pengakuan jujur Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman membuka kembali diskusi publik soal wajah pelayanan kepolisian di akar rumput. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Arif menceritakan pengalaman pahit saat melaporkan kehilangan sepeda ke kantor polisi ketika masih berpakaian sederhana. Alih-alih mendapat empati, ia justru merasa diperlakukan dingin dan diremehkan. Dalam video yang diunggah, […]

  • BBQ Malam Tropis dengan Konsep Baru, HARRIS Sunset Road Tawarkan Sensasi Kuliner Lebih Meriah

    BBQ Malam Tropis dengan Konsep Baru, HARRIS Sunset Road Tawarkan Sensasi Kuliner Lebih Meriah

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Denpasar, Bali — HARRIS Hotel & Residence Sunset Road kembali menghadirkan inovasi di dunia kuliner dengan meluncurkan program makan malam bertajuk Sunset Island BBQ Night dalam konsep terbaru yang lebih segar, meriah, dan kaya cita rasa tropis. Program ini menjadi penyegaran dari konsep sebelumnya, dengan menghadirkan pengalaman bersantap yang tidak hanya berfokus pada hidangan, tetapi […]

expand_less