AM Mortar Dorong Inovasi Konstruksi di Dewata Engineers Club 2026
- account_circle Admin
- calendar_month 16 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
AM Mortar hadir membawa edukasi material bangunan sekaligus membuka ruang kolaborasi antara industri, engineer, praktisi, dan mahasiswa teknik.
BADUNG – PT Adiwisesa Mandiri Building Products Indonesia (AMBPI) melalui brand AM Mortar mengambil bagian dalam Dewata Engineers Club 2026 bertajuk “Engineering Freedom: Innovating Beyond Limits” yang digelar 28-29 Agustus 2026 di Bali Sunset Road Convention Center.
Kehadiran AM Mortar dalam ajang yang mempertemukan engineer, praktisi konstruksi, organisasi profesi hingga mahasiswa teknik tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat edukasi sekaligus memperkenalkan inovasi material bangunan kepada pelaku industri konstruksi dan generasi muda.
Dewata Engineers Club 2026 memadukan seminar dan pameran produk engineering. Forum ini menjadi ruang bertukar pengetahuan mengenai perkembangan teknologi, inovasi material, serta tantangan yang dihadapi industri konstruksi di tengah tuntutan pembangunan yang semakin dinamis.
Melalui booth AM Mortar, pengunjung dapat memperoleh informasi secara langsung mengenai berbagai produk material bangunan yang ditawarkan AMBPI. Tim AM Mortar juga memberikan penjelasan terkait fungsi, keunggulan serta penerapan produk dalam pekerjaan konstruksi.
Bagi AM Mortar, edukasi mengenai material tidak kalah penting dari pengembangan teknologi itu sendiri. Pemilihan material yang tepat dan berkualitas menjadi salah satu faktor yang mendukung kekuatan serta ketahanan sebuah konstruksi.
Brand Manager PT AMBPI Area Bali, Ria Januarti, mengatakan keterlibatan perusahaan dalam Dewata Engineers Club 2026 merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia di sektor teknik dan konstruksi.
“Keikutsertaan AM Mortar dalam Dewata Engineers Club merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus mendukung sumber daya manusia di bidang teknik dan konstruksi. Sinergi antara industri, organisasi profesi, dan institusi pendidikan menjadi hal penting dalam menciptakan inovasi sehingga dapat menjawab tantangan di dunia pembangunan di masa depan,” ujar Ria.
Ia menambahkan, AM Mortar tidak hanya ingin memperkenalkan produk, tetapi juga membuka ruang komunikasi dan pertukaran pengetahuan dengan para pemangku kepentingan di sektor konstruksi.
“Melalui kegiatan ini, AM Mortar ingin berbagi wawasan mengenai solusi bangunan berkualitas sekaligus membangun hubungan yang lebih erat dengan para pemangku kepentingan. Besar harapan kami, acara ini menjadi ruang kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta yang hadir,” tambahnya.
Selain exhibition, rangkaian Dewata Engineers Club 2026 menghadirkan seminar dengan pembahasan seputar engineering, perkembangan teknologi konstruksi dan inovasi material. Kehadiran praktisi serta profesional diharapkan memberikan perspektif baru bagi peserta dalam menghadapi kebutuhan industri konstruksi ke depan.
Partisipasi tersebut sekaligus menegaskan posisi AM Mortar dalam mendorong pengembangan industri konstruksi yang tidak hanya bertumpu pada kemajuan teknologi, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
PT Adiwisesa Mandiri Building Products Indonesia sendiri telah berdiri sejak 1988. Perusahaan yang awalnya menjadi distributor produk AM dari Australia tersebut kemudian mengembangkan produksi sendiri di Indonesia dan kini memiliki fasilitas produksi seluas 4,7 hektare di Balaraja, Tangerang.
Portofolio AMBPI berkembang dari produk perekat keramik dan pengisi nat menjadi berbagai material konstruksi, antara lain waterproofing, pelapis batu alam, epoxy grout, bonding agent, perekat bata ringan, plester, acian serta bahan pengikat konstruksi.
Dalam ajang Dewata Engineers Club 2026, AM Mortar mengundang engineer, kontraktor, organisasi profesi maupun mahasiswa teknik untuk mengunjungi booth perusahaan dan berdiskusi langsung dengan tim AM.
Kegiatan ini diharapkan menjadi jembatan yang memperkuat hubungan antara dunia industri dan pendidikan, sekaligus membuka ruang kolaborasi untuk mendorong lahirnya inovasi konstruksi yang lebih adaptif, berkualitas dan berkelanjutan.
Editor – Ray

Saat ini belum ada komentar