Breaking News
light_mode

AHY Dipuji Tokoh Melayu, Dialog 8 Kesultanan Soroti Tanah Ulayat Sumut

  • account_circle Admin
  • calendar_month 23 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Datok Yan Djuna menilai keterbukaan AHY berdialog dengan delapan kesultanan di Sumatera Utara mencerminkan sikap rendah hati sekaligus penghormatan terhadap sejarah dan budaya Melayu.

MEDAN — Tokoh pemuda Melayu sekaligus penyiar RRI Pro 4 FM Medan, Datok Yan Djuna, mengapresiasi dialog Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama delapan kesultanan di Sumatera Utara.

Dialog tersebut berlangsung tertutup di kediaman tokoh masyarakat Sumatera Utara sekaligus Ketua Overlanding Sumut, H. Irmansyah Lubis, di Jalan Rajawali, Sunggal, Medan, Kamis (3/7/2026) malam. Pertemuan tersebut dikoordinasikan tokoh masyarakat Sumatera Utara, H. Syarifuddin Siba.

Menurut Datok Yan Djuna, pertemuan tersebut memiliki arti penting karena mempertemukan pemerintah dengan para pemangku sejarah dan budaya Kesultanan Melayu di Sumatera Utara.

“Saya mengapresiasi dialog tersebut karena saya hadir di acara ketika AHY bersama jajarannya menemui para Sultan dan membuka dialog. AHY datang dengan penuh keramahan dan senyuman meskipun Kota Medan saat itu sedang diguyur hujan,” ujar Datok Yan Djuna.

Ia menilai kesediaan AHY menemui para Sultan di tengah agenda kenegaraan menunjukkan sikap terbuka dan rendah hati. Saat itu, AHY diketahui berada di Medan dalam rangka menghadiri sejumlah agenda, termasuk Rakernas XVIII APEKSI 2026 serta perhelatan Gelar Melayu Serumpun (GEMES).

Datok Yan Djuna menyampaikan pandangannya tersebut ketika berkumpul bersama sejumlah musisi Melayu Kota Medan di Cafe Wak Bogeng, Medan Marelan. Pertemuan itu sekaligus membahas perkembangan kebudayaan Melayu di Kota Medan.

Dalam kesempatan tersebut hadir Jamal Accordion, eks personel Lebah Begantong, pemain gitar Syahrizal, serta keyboardist Syamsul Baqi, putra almarhum Prof. Ahmad Baqi, maestro gambus dan seniman legendaris musik Melayu serta qasidah Kota Medan yang juga merupakan pimpinan OM El-Surayya.

Delapan Kesultanan Sampaikan Aspirasi

Delapan kesultanan yang hadir dalam dialog tersebut masing-masing Kesultanan Asahan, Deli, Langkat, Serdang, Billah, Kualuh, Panai, dan Kota Pinang.

Salah satu isu utama yang dibahas adalah aspirasi terkait sekitar 5.000 hektare tanah ulayat yang masa konsesinya telah berakhir.

Dalam dialog tersebut, AHY menyampaikan bahwa persoalan tanah ulayat harus ditangani secara hati-hati, dengan mengedepankan ketentuan hukum dan prinsip keadilan.

Dalam kerangka reforma agraria, terdapat dua aspek yang menjadi perhatian, yakni pengelolaan aset pertanahan yang berkaitan dengan kepemilikan serta pengelolaan akses pertanahan yang menyangkut pemanfaatan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

AHY juga disebut memahami adanya dimensi sejarah yang kuat dalam persoalan tanah ulayat Kesultanan. Karena itu, pemerintah akan melihat persoalan tersebut secara objektif dan sesuai koridor hukum.

Klaim historis, dalam konteks yang disampaikan dalam dialog, dapat menjadi dasar pengajuan hak apabila didukung bukti penguasaan fisik, administratif, dan hukum atas objek tanah yang dimaksud.

Pemerintah juga akan mendorong koordinasi lebih lanjut dengan Kementerian ATR/BPN untuk melakukan verifikasi data dan kajian teknis secara menyeluruh.

Warisan Kesultanan Juga Jadi Perhatian

Selain tanah ulayat, para perwakilan kesultanan turut menyampaikan aspirasi mengenai keberadaan aset dan bangunan bersejarah yang masih tersisa setelah Revolusi Sosial 1946.

AHY menilai pelestarian warisan budaya merupakan bagian penting dari pembangunan nasional. Persoalan tersebut akan dikomunikasikan dengan kementerian terkait untuk menjajaki kemungkinan revitalisasi, rehabilitasi, maupun penguatan status sebagai cagar budaya.

Bagi Datok Yan Djuna, dialog tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan para pemangku sejarah serta budaya Melayu.

“Apa yang dilakukan AHY ketika menemui para Sultan benar-benar tak terlupakan dan sangat layak menjadi contoh teladan bagi rakyat Indonesia, sebab memiliki sikap rendah hati dan mendengarkan aspirasi di tengah kesibukannya AHY sebagai negarawan, Menteri Koordinator maupun Ketua Umum Partai Demokrat,” katanya.

Ia berharap komunikasi antara pemerintah, kesultanan, akademisi, sejarawan, budayawan, dan masyarakat dapat terus dibangun.

“Komunikasi antara pemerintah, Kesultanan, akademisi, budayawan, dan masyarakat dapat terus terjalin sebagai bagian dari upaya menjaga sejarah, memperkuat kebudayaan Melayu, serta mencari solusi yang adil dan sesuai dengan ketentuan hukum terhadap berbagai persoalan yang menyangkut warisan Kesultanan di Sumatera Utara,” lanjutnya.

Ditutup Kuliner Melayu dan Musik Tradisional

Suasana silaturahmi semakin hangat setelah dialog. AHY bersama jajaran disebut menikmati sejumlah kuliner khas Melayu Deli, di antaranya bubur pedas, roti jala dengan kari kambing, gulai asam ikan baung, serta berbagai kue tradisional seperti rasidah dan tempur banda.

Para tamu juga menikmati aneka manisan atau halwa sembari menyaksikan hiburan musik Melayu klasik dan modern yang dibawakan para musisi.

Datok Yan Djuna mengaku turut memberikan kenang-kenangan berupa Tengkulok Mahkota Alam dan kain songket hasil dukungan serta karya pelaku UMKM Melayu kepada AHY melalui H. Irmansyah Lubis selaku tuan rumah.

“Saya juga bergembira hati sebab berkesempatan memberikan kenang-kenangan berupa Tengkulok Mahkota Alam beserta songket hasil dukungan dan karya para pelaku UMKM Melayu untuk AHY melalui H. Irmansyah Lubis yang menjadi tuan rumah,” ungkapnya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri akademisi, sejarawan, cendekiawan Muslim, tokoh masyarakat, serta para pelaku dan pemerhati kebudayaan Melayu Sumatera Utara.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dosen Warmadewa Gagas Taman Anti Nyamuk di Kawasan Pariwisata Bali

    Dosen Warmadewa Gagas Taman Anti Nyamuk di Kawasan Pariwisata Bali

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    NUSA DUA, BALI — Upaya pencegahan demam berdarah dengue (DBD) di Bali kini mendapat sentuhan inovatif dari kalangan akademisi. Tim dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa (FKIK Unwar) menginisiasi program edukasi bertajuk “Edukasi Pencegahan Dengue dan Pemanfaatan Tanaman Pengusir Nyamuk bagi Pekerja Pertamanan Hotel di Kawasan Pariwisata.” Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 13 […]

  • Le Cataya Wellness & Sports Club Resmi Hadir di The Cakra Hotel Bali, Tawarkan Gaya Hidup Sehat untuk Tamu dan Masyarakat

    Le Cataya Wellness & Sports Club Resmi Hadir di The Cakra Hotel Bali, Tawarkan Gaya Hidup Sehat untuk Tamu dan Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    DENPASAR – Tren gaya hidup sehat yang terus berkembang mendorong hadirnya berbagai fasilitas pendukung kesehatan fisik dan mental. Menjawab kebutuhan tersebut, The Cakra Hotel Bali resmi menghadirkan Le Cataya Wellness & Sports Club, sebuah destinasi wellness yang menawarkan beragam aktivitas olahraga dan relaksasi bagi tamu hotel maupun masyarakat umum. Berlokasi di kawasan hijau The Cakra […]

  • Pinjaman Berujung Jerat Hukum! Pemuda Bangka Belitung Dituntut 16 Tahun, Kasus Ryan Susanto Tuai Sorotan

    Pinjaman Berujung Jerat Hukum! Pemuda Bangka Belitung Dituntut 16 Tahun, Kasus Ryan Susanto Tuai Sorotan

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Ray
    • 5Komentar

    BANGKA BELITUNG — Kasus hukum yang menimpa seorang remaja berusia 20 tahun, Ryan Susanto, tengah menjadi perhatian publik. Perkara ini dinilai janggal oleh sejumlah pihak karena bermula dari hubungan pertemanan dan transaksi pinjam-meminjam, namun berujung pada tuntutan pidana berat. Peristiwa ini berawal ketika Ryan meminjamkan uang sebesar Rp40 juta kepada teman dekatnya yang dikenal dengan […]

  • Polri Perluas Peran Lewat Program Makan Bergizi Gratis, 672 Dapur Gizi Dibangun di Seluruh Indonesia

    Polri Perluas Peran Lewat Program Makan Bergizi Gratis, 672 Dapur Gizi Dibangun di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Jakarta — Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memperluas perannya tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga terlibat dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam program ini, Polri berperan sebagai pengelola sekaligus pengawas guna memastikan distribusi makanan bergizi berjalan tepat sasaran dan sesuai ketentuan. Melalui Satuan Tugas MBG, Polri telah membangun 672 Sentra Produksi Pangan […]

  • Sambut Nyepi, BTID Gelar Safari Ogoh-Ogoh di Enam Banjar Desa Serangan, Dukung Kreativitas Pemuda

    Sambut Nyepi, BTID Gelar Safari Ogoh-Ogoh di Enam Banjar Desa Serangan, Dukung Kreativitas Pemuda

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, PT Bali Turtle Island Development (BTID) memperkuat hubungan dengan masyarakat Desa Serangan melalui kegiatan Safari Ogoh-Ogoh yang menyasar enam banjar di wilayah tersebut. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya serta kreativitas generasi muda dalam menjaga tradisi Bali. Dalam kegiatan tersebut, BTID […]

  • Laboratorium Narkoba Tersembunyi Milik WNA Rusia Terbongkar di Gianyar, Dua Orang Ditangkap

    Laboratorium Narkoba Tersembunyi Milik WNA Rusia Terbongkar di Gianyar, Dua Orang Ditangkap

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    BADUNG – Operasi gabungan yang melibatkan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Bea Cukai berhasil membongkar sebuah clandestine laboratory atau laboratorium rahasia pembuatan narkotika di wilayah Gianyar, Bali. Dalam operasi senyap yang berlangsung sejak Kamis malam (5/3/2026) hingga Jumat dini hari, petugas mengamankan dua warga negara asing (WNA) […]

expand_less