Breaking News
light_mode

Satu Tahun Mahyeldi–Vasko! Stabilitas Terjaga di Tengah Bencana, Sumbar Siap Bertransformasi

  • account_circle Vine
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PADANG – Satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah dan Vasko Ruseimy, berlangsung dalam situasi yang tidak ringan. Rentetan bencana alam sejak 2024 hingga 2025 menimbulkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta gangguan terhadap aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

Namun di tengah tekanan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berupaya menjaga stabilitas sosial-ekonomi sekaligus mempercepat agenda pemulihan dan pembangunan jangka panjang.

Data makro 2025 mencatat pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat melambat menjadi 3,37 persen. Perlambatan ini dipicu dampak bencana terhadap infrastruktur, distribusi logistik, dan sejumlah sektor produktif. Meski demikian, sejumlah indikator kesejahteraan menunjukkan tren positif.

Tingkat kemiskinan tercatat turun dari 5,42 persen pada 2024 menjadi 5,31 persen pada 2025, berada di bawah rata-rata nasional. Jumlah penduduk miskin berkurang, tingkat pengangguran terbuka menurun, dan daya beli masyarakat relatif terjaga. Ketimpangan distribusi pendapatan juga membaik, tercermin dari Gini Ratio yang turun menjadi 0,280.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia turut terlihat melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang naik menjadi 77,27—menempatkan Sumatera Barat di jajaran provinsi dengan capaian IPM terbaik secara nasional. Capaian tersebut menunjukkan fondasi sosial tetap terpelihara meski tekanan eksternal cukup berat.

Tekanan Fiskal dan Strategi Pemulihan

Di sisi lain, bencana berulang memunculkan tekanan fiskal signifikan. Kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi jalan, jembatan, sekolah, fasilitas kesehatan, jaringan irigasi, serta permukiman warga membutuhkan pembiayaan besar, sementara ruang fiskal daerah terbatas.

Pemerintah provinsi merespons dengan mempercepat penyusunan dokumen rehabilitasi dan rekonstruksi berbasis data terverifikasi. Langkah ini dinilai penting untuk membuka akses dukungan anggaran dari pemerintah pusat, sekaligus memastikan proses pemulihan berjalan terarah dan akuntabel.

Sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota menjadi faktor kunci agar pemulihan tidak berhenti pada aspek administratif, tetapi benar-benar menggerakkan ekonomi daerah.

Pengalaman panjang Mahyeldi dalam penanganan bencana sejak gempa 2009 hingga berbagai banjir besar di Kota Padang disebut menjadi salah satu faktor stabilitas kepemimpinan. Pendekatan koordinatif dan berbasis data menjadi ciri respons pemerintah daerah.

Sementara itu, Wakil Gubernur Vasko tampil dengan gaya kepemimpinan lapangan yang energik. Kehadirannya langsung di lokasi terdampak, interaksi dengan warga, serta pemanfaatan jejaring nasional mempercepat distribusi bantuan dan dukungan lintas sektor. Kombinasi pengalaman dan energi muda dinilai memperkuat kapasitas respons pemerintah daerah di masa krisis.

Pembangunan Strategis Tetap Berjalan

Di tengah fokus pemulihan, sejumlah proyek strategis tetap dilanjutkan. Pembangunan Flyover Sitinjau Lauik menjadi prioritas untuk meningkatkan keselamatan transportasi sekaligus efisiensi distribusi logistik. Kelanjutan Jalan Tol Padang–Sicincin yang terhubung dengan jaringan Trans Sumatera juga membuka peluang integrasi ekonomi regional yang lebih luas.

Program pembangunan menyasar berbagai sektor, mulai dari revitalisasi kampung nelayan di kawasan pesisir, rehabilitasi jaringan irigasi pertanian, perbaikan kawasan permukiman melalui program rumah layak huni, hingga perluasan akses energi melalui pembangunan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) dan program listrik masyarakat.

Rangkaian program tersebut diproyeksikan menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Dukungan Pusat dan Agenda Transformasi

Pemulihan pascabencana membutuhkan dukungan anggaran pemerintah pusat yang memadai. Rehabilitasi dan rekonstruksi dipandang bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan strategi menggerakkan ekonomi lokal melalui sektor konstruksi, penyerapan tenaga kerja, serta penguatan UMKM.

Memasuki tahun kedua, fokus pembangunan diarahkan tidak hanya pada pemulihan, tetapi juga transformasi jangka panjang. Penguatan tata ruang berbasis mitigasi risiko, hilirisasi sektor pertanian, digitalisasi UMKM, serta pengembangan konektivitas strategis menjadi bagian dari agenda pembangunan.

Dengan pendekatan “build back better and stronger”, Sumatera Barat diarahkan untuk tidak sekadar pulih, melainkan bangkit dengan struktur ekonomi dan tata kelola yang lebih tangguh.

Satu tahun pertama kepemimpinan Mahyeldi–Vasko menjadi fase konsolidasi: menjaga stabilitas di tengah krisis, memperkuat fondasi sosial-ekonomi, serta menyiapkan percepatan pembangunan menuju Sumatera Barat yang lebih tangguh, inklusif, dan berdaya saing.

Editor – Vine

Vine

Penulis

Ketulusan adalah kunci kebahagiaan sejati.

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inovasi Hidrogel Baru Tingkatkan Kepadatan Tulang hingga Lima Kali Lipat

    Inovasi Hidrogel Baru Tingkatkan Kepadatan Tulang hingga Lima Kali Lipat

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Sebuah terobosan terbaru di bidang medis berhasil menciptakan hidrogel revolusioner yang mampu meningkatkan kepadatan tulang secara signifikan. Hidrogel ini dibuat dari perpaduan unik asam hialuronat dan nanopartikel hidroksiapatit, dua komponen yang dikenal kompatibel dengan jaringan tubuh manusia. Dengan struktur yang menyerupai tulang alami, hidrogel ini mampu menempel dan menyatu secara optimal pada jaringan […]

  • Prabowo Resmikan RS Internasional, Tertutup Bayangan Ketidakhadiran Koster Play Button

    Prabowo Resmikan RS Internasional, Tertutup Bayangan Ketidakhadiran Koster

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    DENPASAR – Kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Bali pada Rabu–Kamis (25–26 Juni 2025) menyisakan tanda tanya besar. Bukan soal agenda penting seperti peresmian Bali International Hospital (BIH), melainkan ketidakhadiran Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur I Nyoman Giri Prasta dalam momen kedatangan kepala negara di Bandara Ngurah Rai. Tak satu pun […]

  • Hari Kedua Pencarian Korban Banjir Bandang Banjar, Satu Korban Ditemukan Meninggal, Dua Masih Hilang

    Hari Kedua Pencarian Korban Banjir Bandang Banjar, Satu Korban Ditemukan Meninggal, Dua Masih Hilang

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    BULELENG – Tim SAR gabungan melanjutkan operasi pencarian korban hilang akibat banjir bandang yang menerjang Dusun Santal dan Ambengan, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Sabtu (7/3/2026). Hingga hari kedua pencarian, satu korban kembali ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara dua korban lainnya masih dalam pencarian. Sebelumnya, pada Jumat malam (6/3/2026), tim SAR telah menemukan […]

  • Pihak Jro Kepisah Resmi Laporkan Tindakan Dugaan Pengerusakan Pagar Tanah di Sesetan

    Pihak Jro Kepisah Resmi Laporkan Tindakan Dugaan Pengerusakan Pagar Tanah di Sesetan

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Keluarga besar Jro Gede Kepisah tak surut menghadapi bertubi – tubinya permasalahan yang hadir. Kini dirinya melaporkan Anak Agung Eka Wijaya alias Turah Mayun dan kawan – kawannya ke Polresta Kota Denpasar atas perbuatan yang diduga telah merusak pagar tanah yang telah dikuasai secara turun – temurun oleh keluarga besar Jro Kepisah. Kejadian […]

  • Sunda Tidak Lemah, Kita yang Salah Membaca Sejarah

    Sunda Tidak Lemah, Kita yang Salah Membaca Sejarah

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    DENPASAR – Orang Sunda kerap dicitrakan sebagai lembut, menghindari konflik, dan cenderung mengalah. Dalam iklim wacana nasional yang mengagungkan ketegasan, dominasi, dan keberanian frontal, karakter ini sering disalahartikan sebagai kelemahan kultural. Sunda lalu ditempatkan di pinggiran narasi sejarah, seolah-olah menjadi peradaban yang kalah sebelum bertanding. Cara pandang ini bukan hanya keliru, tetapi juga menyesatkan. Sejarah […]

  • Atalia Praratya Dikabarkan Gugat Cerai Ridwan Kamil, Publik Terkejut

    Atalia Praratya Dikabarkan Gugat Cerai Ridwan Kamil, Publik Terkejut

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Kabar mengejutkan datang dari dunia politik dan tokoh publik nasional. Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Atalia Praratya, dikabarkan mengajukan gugatan cerai terhadap suaminya, Ridwan Kamil. Informasi tersebut dengan cepat menyebar dan menjadi perhatian luas masyarakat. Atalia Praratya yang akrab disapa Bu Cinta dikenal sebagai figur perempuan yang aktif di bidang sosial dan […]

expand_less