Breaking News
light_mode

Tutik Kusuma Wardhani: Koruptor Harus Dihukum, Program Makan Bergizi Gratis Jangan Dikorbankan

  • account_circle Admin
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Daerah Pemilihan (Dapil) Bali, Ni Putu Tutik Kusuma Wardhani, menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus tetap dilanjutkan karena memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, jika ditemukan praktik korupsi dalam pelaksanaannya, yang harus ditindak adalah pelakunya, bukan menghentikan program yang telah membantu jutaan penerima manfaat.

Pernyataan tersebut disampaikan Tutik usai mengikuti kegiatan Gerakan Langit Biru: Indonesia Asri yang diselenggarakan DPD Partai Demokrat Bali di kawasan Pusat Pemerintahan Kota Denpasar dan Desa Adat Denpasar, Jumat (10/7/2026).

Sebagai anggota DPR RI yang rutin menyerap aspirasi masyarakat di berbagai desa di Bali, Tutik mengaku melihat langsung besarnya manfaat Program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, program tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi anak-anak sekolah, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa.

“Terus terang saja, kalau saya turun langsung ke desa-desa, program MBG ini masih sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Tutik menjelaskan, keberadaan dapur MBG telah menciptakan mata rantai ekonomi baru karena kebutuhan bahan pangan dipasok dari petani, peternak, nelayan, hingga pelaku usaha kecil di sekitar lokasi.

“Di mana ada dapur MBG, di sana hasil produksi masyarakat ikut terserap. Petani, peternak, nelayan hingga UMKM memperoleh manfaat karena kebutuhan bahan baku terus berjalan. Artinya, ekonomi desa juga ikut bergerak,” katanya.

Menurut politisi Partai Demokrat itu, dampak Program Makan Bergizi Gratis tidak berhenti pada aspek ekonomi. Program tersebut juga memiliki nilai sosial yang penting karena membangun kebersamaan di lingkungan sekolah.

Ia menilai kegiatan makan bersama mampu menghapus sekat sosial di antara para siswa tanpa memandang latar belakang ekonomi keluarga.

“Anak-anak makan bersama tanpa ada perbedaan antara yang berasal dari keluarga mampu maupun yang kurang mampu. Kebersamaan seperti itu sangat penting ditanamkan sejak dini,” ungkapnya.

Selain itu, Tutik mengatakan Program Makan Bergizi Gratis menjadi sarana pendidikan mengenai pola makan sehat. Fokus utama program, kata dia, bukan sekadar memberikan makanan, tetapi memastikan anak-anak memperoleh asupan gizi yang seimbang untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan mereka.

“Yang dibutuhkan anak-anak bukan makan sebanyak-banyaknya, tetapi makan dengan gizi yang seimbang. Itu yang akan mendukung pertumbuhan dan kualitas sumber daya manusia ke depan,” jelasnya.

Manfaat lain yang dirasakan masyarakat, lanjut Tutik, adalah berkurangnya beban para orang tua, khususnya di pedesaan. Banyak orang tua yang harus berangkat bekerja sejak pagi sehingga tidak selalu memiliki kesempatan menyiapkan sarapan bagi anak-anaknya.

“Banyak orang tua murid menyampaikan kepada saya bahwa mereka merasa terbantu. Beban keluarga menjadi lebih ringan karena anak-anak tetap memperoleh makanan bergizi di sekolah,” tuturnya.

Meski memberikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis, Tutik menilai pemerintah tetap harus melakukan evaluasi dan pembenahan tata kelola agar pelaksanaannya semakin transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Ia menegaskan, apabila ditemukan penyimpangan atau tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan MBG, aparat penegak hukum harus bertindak tanpa kompromi.

“Hanya tata kelolanya yang memang harus diperbaiki. Kalau ada yang korupsi, silakan aparat penegak hukum menjalankan tugasnya. Yang salah adalah oknumnya, bukan programnya,” tegas Tutik.

Menurutnya, berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan sebuah program pemerintah tidak boleh dijadikan alasan untuk menghentikan kebijakan yang terbukti memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Berdasarkan pengalamannya turun langsung ke lapangan, Tutik mengaku melihat antusiasme masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis masih sangat tinggi. Oleh sebab itu, ia berharap pemerintah terus menyempurnakan tata kelola program tanpa menghilangkan tujuan utamanya, yakni meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia di masa depan.

“Bagi kami yang sering turun ke bawah, apa pun partainya, pasti tahu manfaat program ini. Bahkan di negara-negara maju pun program makan bergizi seperti ini masih dijalankan karena terbukti menjadi investasi penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” pungkasnya.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hak Bicara Nadiem Dipersoalkan, Pembatasan Akses Media dan Pengawalan TNI Jadi Sorotan

    Hak Bicara Nadiem Dipersoalkan, Pembatasan Akses Media dan Pengawalan TNI Jadi Sorotan

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Ray
    • 9Komentar

    Jakarta — Pembatasan akses komunikasi terhadap mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim memantik perhatian publik. Nadiem dilaporkan tidak diperkenankan menyampaikan keterangan kepada wartawan, bahkan disebut mendapat pengawalan ketat aparat TNI saat menghadiri agenda persidangan, kondisi yang memunculkan pertanyaan serius terkait hak bicara dan prinsip keterbukaan informasi. Sejumlah jurnalis yang bertugas di […]

  • Imigrasi Ngurah Rai Deportasi Tiga WN Irak Pengguna Paspor Belgia Palsu

    Imigrasi Ngurah Rai Deportasi Tiga WN Irak Pengguna Paspor Belgia Palsu

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    BADUNG – Petugas Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai menggagalkan dugaan upaya masuk ilegal oleh tiga warga negara (WN) Irak yang menggunakan paspor Belgia palsu. Ketiganya merupakan satu keluarga yang tiba melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Kecurigaan bermula saat petugas melakukan profiling terhadap dokumen perjalanan para […]

  • Gaji DPR Usai “Dipangkas” Masih Rp65,5 Juta, 35 Kali Lipat UMR

    Gaji DPR Usai “Dipangkas” Masih Rp65,5 Juta, 35 Kali Lipat UMR

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    JAKARTA – Pemangkasan tunjangan anggota DPR ternyata tak mengurangi manisnya pundi-pundi wakil rakyat. Meski tunjangan perumahan Rp50 juta per bulan resmi dihapus dan sejumlah pos lain disebut dipangkas, take home pay anggota DPR tetap mencapai Rp65,5 juta per bulan. “DPR RI menyepakati menghentikan pemberian tunjangan perumahan anggota DPR RI terhitung sejak 31 Agustus 2025,” kata […]

  • Gaji Tembus Rp50 Juta, Profesi Sopir Bus di Jepang Kian Diminati Pekerja Indonesia

    Gaji Tembus Rp50 Juta, Profesi Sopir Bus di Jepang Kian Diminati Pekerja Indonesia

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 526Komentar

    Jakarta – Peluang kerja di Jepang semakin menarik perhatian tenaga kerja Indonesia. Di tengah krisis kekurangan sekitar 30.000 sopir bus yang melanda Negeri Sakura, pemerintah dan perusahaan transportasi Jepang mulai membuka lebih banyak kesempatan bagi pekerja asing, termasuk dari Indonesia. Tingginya kebutuhan tenaga kerja tersebut membuat profesi sopir bus menjadi salah satu pekerjaan yang paling […]

  • Jepang Pecahkan Rekor Anggaran Pertahanan, Siapkan Strategi Serangan Balik Hadapi Ancaman Regional

    Jepang Pecahkan Rekor Anggaran Pertahanan, Siapkan Strategi Serangan Balik Hadapi Ancaman Regional

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    TOKYO — Pemerintah Jepang resmi menyetujui rancangan anggaran pertahanan terbesar dalam sejarah negara itu, dengan nilai mencapai sekitar 9 triliun yen atau setara Rp 940 triliun untuk tahun fiskal mendatang. Lonjakan anggaran ini menandai perubahan signifikan dalam kebijakan keamanan Tokyo, sekaligus menjadi sinyal kuat meningkatnya kewaspadaan Jepang terhadap dinamika geopolitik Asia Timur yang kian tegang. […]

  • Golkar Bali Genjot Kursi Legislatif dan Eksekutif, Demer Tantang Kader Potensial

    Golkar Bali Genjot Kursi Legislatif dan Eksekutif, Demer Tantang Kader Potensial

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    DENPASAR – Ketua DPD Partai Golkar Bali, Gde Sumarjaya Linggih, menegaskan target ambisius partainya: memperbesar jumlah kursi legislatif dan eksekutif di seluruh tingkatan. Dalam pengarahan usai upacara mecaru dan syukuran di wantilan DPD Golkar Bali, Minggu (10/8/2025), politisi yang akrab disapa Demer itu menantang seluruh kader berpotensi untuk maju sebagai calon legislatif maupun eksekutif. “Kita […]

expand_less