Breaking News
light_mode

Rudal Korut Mengguncang Asia Timur, Konflik AS–Iran Memanas! Stabilitas Keamanan Global Kian Tertekan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Ketegangan geopolitik dunia kembali meningkat setelah dua perkembangan besar terjadi hampir bersamaan di Asia Timur dan Timur Tengah. Aktivitas peluncuran rudal oleh Korea Utara serta memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran memunculkan kekhawatiran baru terhadap stabilitas keamanan internasional.

Korea Utara Luncurkan 10 Rudal Balistik

Militer Korea Selatan melaporkan bahwa Pyongyang meluncurkan sekitar 10 rudal balistik tak teridentifikasi ke arah perairan Laut Jepang atau Laut Timur pada Sabtu (14/3/2026).

Menurut keterangan resmi Kepala Staf Gabungan Korea Selatan, rudal-rudal tersebut diluncurkan dari wilayah Sunan di dekat ibu kota Pyongyang sekitar pukul 13.20 waktu setempat.

“Sekitar 10 rudal balistik tak teridentifikasi diluncurkan dari area Sunan menuju Laut Timur,” demikian pernyataan resmi militer Seoul.

Hingga kini pemerintah Korea Utara yang dipimpin Kim Jong Un belum memberikan penjelasan mengenai jenis maupun tujuan spesifik dari rudal tersebut.

Analis keamanan menilai peluncuran ini diduga sebagai bentuk protes terhadap latihan militer gabungan antara Korea Selatan dan Amerika Serikat yang selama ini rutin digelar di kawasan semenanjung Korea.

Sebelumnya militer Korea Utara juga sempat mengeluarkan ancaman keras bahwa latihan militer tersebut dapat memicu konsekuensi serius bagi pihak lawan.

Jepang Aktifkan Pemantauan Pertahanan

Kementerian Pertahanan Jepang segera memantau lintasan proyektil yang diluncurkan Pyongyang guna memastikan tidak ada ancaman langsung terhadap wilayahnya.

Melalui sistem komunikasi darurat, pemerintah di Tokyo juga memberikan peringatan dini kepada masyarakat mengenai potensi ancaman keamanan.

Namun setelah dilakukan pemantauan, otoritas Jepang memastikan bahwa seluruh proyektil tersebut jatuh di perairan dan tidak memasuki wilayah kedaulatan Jepang.

Meski demikian, aksi militer Pyongyang dinilai semakin memperburuk hubungan diplomatik antara Korea Utara dan Korea Selatan yang dalam beberapa waktu terakhir berada dalam kondisi sangat tegang.

Konflik AS–Iran Tambah Ketidakpastian Global

Ketegangan geopolitik juga meningkat di kawasan Timur Tengah seiring memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump.

Pengamat politik dari University of Chicago, Robert Pape, menilai langkah militer Washington yang menyerang pusat ekspor minyak Iran menunjukkan tekanan strategis yang dihadapi pemerintah AS.

“Sulit untuk memahami pikiran siapa pun, apalagi pikiran Donald Trump,” ujar Pape dalam analisisnya.

Salah satu target utama operasi militer Amerika Serikat disebut berada di Pulau Kharg, fasilitas vital yang mengelola sebagian besar ekspor minyak mentah Iran.

Pulau tersebut selama ini menjadi tulang punggung ekonomi energi Teheran sehingga setiap serangan terhadap kawasan itu dinilai memiliki dampak strategis besar.

Iran Dinilai Lebih Tangguh dari Perkiraan

Pada awalnya Washington memperkirakan operasi militer terhadap Iran hanya akan berlangsung singkat. Namun perkembangan di lapangan menunjukkan ketahanan militer dan politik Iran jauh lebih kuat dari yang diprediksi.

Ambisi Amerika Serikat dan sekutunya, termasuk Israel, untuk menghentikan program nuklir Iran serta melemahkan pemerintahan ulama di Teheran hingga kini belum tercapai.

Meski beberapa tokoh penting Iran dilaporkan tewas dalam operasi militer, struktur pemerintahan negara tersebut dinilai tetap stabil.

Bahkan setelah wafatnya pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, sistem suksesi kepemimpinan yang diatur oleh Dewan Ulama melalui Majelis Pakar memungkinkan proses transisi berjalan relatif terorganisir.

Dunia Waspadai Eskalasi

Kombinasi meningkatnya aktivitas militer Korea Utara di Asia Timur dan konflik berkepanjangan antara Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah kini menjadi perhatian utama komunitas internasional.

Para analis menilai dua krisis tersebut berpotensi memperluas ketegangan global apabila tidak segera diimbangi dengan langkah diplomasi yang efektif.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semangat Kartini, PKK Banjar Kemenuh Kangin Gelar Tirtayatra ke Tiga Pura di Bali Barat

    Semangat Kartini, PKK Banjar Kemenuh Kangin Gelar Tirtayatra ke Tiga Pura di Bali Barat

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    GIANYAR – Memperingati Hari Kartini Tahun 2026, PKK Banjar Kemenuh Kangin, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar menggelar kegiatan tirtayatra ke sejumlah pura di Bali Barat, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan ini diikuti ratusan peserta sebagai bentuk refleksi spiritual sekaligus mempererat kebersamaan warga banjar. Rangkaian tirtayatra diawali dengan persembahyangan di Pura Luhur Srijong yang terletak di Desa […]

  • Selat Hormuz Memanas, Perang Iran–Israel–AS Picu Ancaman Krisis Energi Global

    Selat Hormuz Memanas, Perang Iran–Israel–AS Picu Ancaman Krisis Energi Global

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 11Komentar

    Teheran/Washington/Tel Aviv – Eskalasi konflik antara Iran dan Israel yang turut melibatkan Amerika Serikat kini memasuki babak baru yang lebih berbahaya. Ketegangan militer yang sebelumnya terbatas pada serangan udara dan balasan rudal, kini meluas ke ancaman penutupan Selat Hormuz — jalur vital distribusi energi dunia. Selat sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Samudra Hindia itu […]

  • Jika Oksigen Menghilang 5 Detik, Dunia Bisa Runtuh

    Jika Oksigen Menghilang 5 Detik, Dunia Bisa Runtuh

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta, 7 Juli 2025 – Mungkin terdengar sepele, tapi jika oksigen di Bumi menghilang hanya selama lima detik, dampaknya akan sangat mengerikan dan bisa melumpuhkan seluruh sistem kehidupan serta infrastruktur planet ini. Para ilmuwan mengungkapkan skenario mengejutkan yang menunjukkan betapa pentingnya oksigen bagi keberlangsungan hidup dan stabilitas Bumi. Salah satu dampak paling mencengangkan adalah hancurnya […]

  • Rencana Pembangunan Balai Diklat, Kantah Badung Dukung Inventarisasi Aset Mahkamah Agung RI

    Rencana Pembangunan Balai Diklat, Kantah Badung Dukung Inventarisasi Aset Mahkamah Agung RI

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Budi Susilawarsa
    • 13Komentar

    Badung – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Badung menerima audiensi dari Badan Strategi Kebijakan serta Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung Republik Indonesia, Kamis (12/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Pertanahan Kabupaten Badung tersebut merupakan bagian dari tahapan persiapan pembentukan Balai Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI. Audiensi difokuskan pada […]

  • Kebanjiran dan Kemacetan Denpasar! Bukti Bobroknya Perizinan dan Lemahnya Penegakan Hukum

    Kebanjiran dan Kemacetan Denpasar! Bukti Bobroknya Perizinan dan Lemahnya Penegakan Hukum

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Oleh: Anak Agung Gede Agung A, ST. (Si Manusia Bodoh) DENPASAR – Hari Raya Pagerwesi 2025 seharusnya menjadi momen khusyuk bagi warga Bali. Namun, Kota Denpasar justru kembali dipermalukan oleh banjir yang melumpuhkan aktivitas warga. Setiap tahun bencana ini semakin parah, ditambah kemacetan yang sudah menjadi wajah sehari-hari Denpasar. Pertanyaannya sederhana: sampai kapan pemerintah kota […]

  • Dari Makassar PSI Menyusun Lompatan Politik! Mukernas Jadi Titik Awal Konsolidasi Nasional Menuju 2029

    Dari Makassar PSI Menyusun Lompatan Politik! Mukernas Jadi Titik Awal Konsolidasi Nasional Menuju 2029

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Makassar — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memanfaatkan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) di Makassar sebagai momentum strategis untuk menyusun lompatan politik nasional. Dari Kota Daeng, semangat baru dan soliditas kader digelorakan untuk menjadikan PSI sebagai kekuatan politik yang semakin diperhitungkan menjelang Pemilu 2029. Ketua Organizing Committee (OC) Mukernas PSI, Muamar Gandi Rusdi, menegaskan bahwa Makassar dipilih […]

expand_less