Breaking News
light_mode

Putra Bali Pimpin Penegakan Hukum Korlantas, Kombes I Made Agus Prasatya Resmi Jabat Dirgakkum Polri

  • account_circle Ray
  • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri resmi memiliki Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) yang baru. Jabatan strategis tersebut kini diemban oleh I Made Agus Prasatya setelah dilantik dalam upacara serah terima jabatan yang dipimpin Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho di Gedung NTMC Polri, Jakarta.

Perwira menengah Polri asal Bali itu menggantikan Faizal. Penunjukan Kombes Made Agus mendapat perhatian karena rekam jejaknya yang dinilai kuat, baik di bidang penegakan hukum lalu lintas maupun dalam pengembangan sistem tata kelola yang lebih transparan.

Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1998 tersebut dikenal sebagai salah satu perwira yang berperan dalam mendorong reformasi pengelolaan dana tilang nasional. Selama bertahun-tahun, ia terlibat dalam upaya membangun sinergi lintas lembaga guna mewujudkan sistem pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari tilang yang lebih akuntabel dan transparan.

Upaya tersebut turut berkontribusi pada lahirnya PMK Nomor 100 Tahun 2024 yang mengatur mekanisme pembagian hasil PNBP tilang antara Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung, dan Polri. Skema tersebut diharapkan dapat memperkuat dukungan terhadap pengembangan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik secara nasional.

Selain memiliki pengalaman panjang di bidang lalu lintas, Kombes Made Agus juga dikenal memiliki latar belakang akademik yang mumpuni. Setelah menyelesaikan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), ia meraih gelar magister dari Universitas Gadjah Mada pada 2007 dan menyelesaikan program doktor di Universitas Brawijaya pada 2023.

Kariernya di kepolisian dimulai dari jabatan Kanit III Satlantas Polres Kota Yogyakarta pada tahun 2000. Berbagai penugasan di bidang lalu lintas kemudian mengantarkannya hingga dipercaya menjabat Kabagrenmin Korlantas Polri pada 2024 sebelum akhirnya mendapat amanah sebagai Dirgakkum Korlantas Polri.

Dengan jabatan barunya, Kombes I Made Agus Prasatya diharapkan mampu memperkuat transformasi penegakan hukum lalu lintas yang modern, humanis, dan berkeadilan, termasuk melalui optimalisasi sistem ETLE sebagai salah satu instrumen utama penegakan hukum berbasis teknologi di Indonesia.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (4)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FOX Jimbaran Beach Bali Hadirkan Sunbed Eksklusif, Pantai Cuma 5 Menit dari Hotel

    FOX Jimbaran Beach Bali Hadirkan Sunbed Eksklusif, Pantai Cuma 5 Menit dari Hotel

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Kolaborasi dengan Warung Jimbaran Waves Berikan Pengalaman Bersantai yang Lebih Nyaman bagi Wisatawan JIMBARAN – FOX Jimbaran Beach Bali terus berinovasi dalam meningkatkan pengalaman menginap para tamunya. Hotel yang berada di kawasan Jimbaran ini resmi menghadirkan fasilitas sunbed eksklusif di Pantai Jimbaran melalui kerja sama dengan Warung Jimbaran Waves. Fasilitas terbaru tersebut memberikan kemudahan bagi […]

  • Takut Kena Pelanggaran Hak Cipta, Sejumlah Kafe di Jabodetabek Putar Chant Om Mani Padme Hum Play Button

    Takut Kena Pelanggaran Hak Cipta, Sejumlah Kafe di Jabodetabek Putar Chant Om Mani Padme Hum

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 13Komentar

    JAKARTA – Fenomena unik terjadi di sejumlah kafe di kawasan Jabodetabek. Demi menghindari risiko pelanggaran hak cipta musik komersial, beberapa pemilik kafe memilih langkah tak biasa. Mereka mengganti seluruh backsound mereka dengan lantunan chant “Om Mani Padme Hum” yang menenangkan. Awalnya, keputusan ini muncul setelah meningkatnya razia dan penagihan royalti dari pihak-pihak yang memegang hak […]

  • Jejak Pohon Asem di Jalanan Warisan Kolonial, Strategi, Fungsi, dan Manfaat yang Masih Terasa Hingga Kini

    Jejak Pohon Asem di Jalanan Warisan Kolonial, Strategi, Fungsi, dan Manfaat yang Masih Terasa Hingga Kini

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 13Komentar

    BALI — Pohon Asem Jawa yang tumbuh berjajar di berbagai ruas jalan tua bukan ditanam secara kebetulan. Pada masa kolonial Belanda, penanaman pohon ini menjadi bagian dari strategi infrastruktur yang dirancang untuk menjawab kebutuhan praktis, navigasi, hingga keamanan perjalanan di wilayah tropis. Dalam catatan sejarah, pemerintah kolonial memilih Asem Jawa karena kemampuannya memberikan keteduhan alami […]

  • WNA Belanda Tewas Bersimbah Darah di Kerobokan, Luka Brutal Picu Dugaan Pembunuhan Terencana

    WNA Belanda Tewas Bersimbah Darah di Kerobokan, Luka Brutal Picu Dugaan Pembunuhan Terencana

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    BADUNG – Aksi kekerasan ekstrem kembali mengguncang kawasan Kuta Utara. Seorang warga negara Belanda berinisial RP (49) ditemukan dalam kondisi mengenaskan usai diserang di depan sebuah vila di wilayah Kerobokan. Korban meninggal dunia setelah mengalami luka parah akibat serangan senjata tajam. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim identifikasi Polres Badung, korban mengalami luka terbuka serius di […]

  • Arly/Komang Melaju ke Semifinal Roberset Cup

    Arly/Komang Melaju ke Semifinal Roberset Cup

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    DENPASAR – Pasangan unggulan Putu Arly / Komang BL melangkah mantap ke semifinal Roberset Cup 2025 usai menaklukkan kuda hitam Danan / Gerry di perempat final, Rabu (13/8). Sejak awal laga, Arly/Komang langsung memegang kendali permainan. Serangan tajam Arly berpadu dengan permainan net cermat Komang membuat lawan kesulitan mengembangkan strategi. Set pertama ditutup dengan skor […]

  • Pemerintah Pastikan Warga Tak Perlu Ganti Kompor Saat Beralih ke CNG, Klaim Lebih Hemat hingga 30 Persen

    Pemerintah Pastikan Warga Tak Perlu Ganti Kompor Saat Beralih ke CNG, Klaim Lebih Hemat hingga 30 Persen

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Ray
    • 3Komentar

    JAKARTA – Pemerintah menegaskan masyarakat tidak perlu mengganti maupun memodifikasi kompor rumah tangga ketika program konversi dari Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG) mulai diterapkan. Teknologi tabung CNG yang tengah disiapkan dirancang menggunakan sistem plug and play sehingga tetap kompatibel dengan kompor LPG yang digunakan masyarakat saat ini. Direktur Jenderal Minyak dan […]

expand_less