Kolaborasi Kemanusiaan di Kintamani, PYP Group dan Relawan Bantu Anak Yatim serta Lansia
- account_circle Admin
- calendar_month 13 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Aksi sosial di Dusun Angansari menyasar tiga anak yatim piatu dan lima lansia, sekaligus mendorong perhatian lebih luas terhadap pendidikan anak kurang mampu di Sekolah Rakyat Tianyar.
BANGLI – Kepedulian terhadap pendidikan anak dan kesejahteraan warga lanjut usia diwujudkan melalui aksi sosial bersama di Dusun Angansari, Desa Kutuh, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, Minggu (30/8/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan PYP Group, Lotus Peduli, dan Semeton MSP yang berkolaborasi menyalurkan bantuan kepada warga yang membutuhkan. Sasaran bantuan terdiri dari tiga anak yatim piatu serta lima warga lanjut usia (lansia) di dusun setempat.
Bantuan yang diberikan tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak yatim. Para lansia menerima paket sembako, sedangkan bantuan berupa santunan pendidikan diberikan untuk membantu kebutuhan sekolah anak-anak penerima manfaat.
Kegiatan sosial tersebut turut didampingi Kepala Dusun Angansari, Jero Bagi, bersama Bhabinkamtibmas. Kehadiran aparat wilayah menjadi bagian dari pendampingan terhadap proses penyaluran bantuan kepada warga.

Dari Semeton MSP, sejumlah relawan ikut turun langsung, di antaranya Wayan Windya, Nang Bonol, dan Jonoarta yang dikenal pula sebagai Mekal Subaya. Sementara dari PYP Group hadir Komang Kusuma Edy bersama relawan lainnya.
Di balik penyaluran bantuan tersebut, terdapat cerita yang menjadi perhatian para relawan. Tiga anak yatim piatu yang dikunjungi disebut tetap memiliki semangat kuat untuk melanjutkan pendidikan meski berada dalam kondisi keterbatasan.
Ketiga anak tersebut diketahui menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat yang berada di kawasan Tianyar. Semangat mereka untuk tetap bersekolah menjadi salah satu alasan tim relawan menilai dukungan terhadap pendidikan anak kurang mampu perlu terus diperluas.
“Kami merasa sangat bersyukur dapat hadir dan berbagi di Angansari hari ini. Namun, yang paling membuat kami menaruh harapan tinggi adalah saat melihat langsung semangat anak-anak ini untuk bersekolah dan menempuh ilmu di Sekolah Rakyat Tianyar,” ungkap perwakilan tim relawan.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa akses terhadap pendidikan membutuhkan perhatian bersama, khususnya bagi anak-anak yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
“Kami sangat berharap anak-anak yatim dengan kondisi seperti ini bisa mendapatkan perhatian yang lebih luas lagi ke depannya,” lanjutnya.
Tim kolaborasi juga berharap keberadaan Sekolah Rakyat di Tianyar mendapat dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak. Perhatian tersebut dinilai penting agar fasilitas pendidikan dapat terus menjadi ruang bagi anak-anak kurang mampu untuk memperoleh kesempatan belajar dan membangun masa depan.
Selain bantuan yang disalurkan langsung, penyelenggara juga menyampaikan perkembangan penggalangan donasi yang dilakukan melalui rekening PYP Group. Dana yang terkumpul telah dicairkan untuk mendukung kebutuhan bantuan pendidikan dan bantuan sosial.
Berdasarkan keterangan penyelenggara, dana tersebut mencukupi untuk meng-cover bantuan sekolah bagi dua anak yatim serta penyaluran delapan paket sembako.
Gerakan sosial lintas komunitas ini diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan. Kolaborasi PYP Group, Lotus Peduli, dan Semeton MSP diharapkan dapat menjadi pemantik bagi lebih banyak masyarakat maupun dermawan untuk ikut membantu memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak dan kesejahteraan warga yang membutuhkan.
Bagi para relawan, bantuan yang diberikan bukan sekadar nilai materi. Dukungan tersebut diharapkan menjadi bentuk nyata kepedulian sekaligus membuka peluang lebih besar bagi anak-anak yatim untuk terus mengejar pendidikan dan bagi para lansia untuk mendapatkan perhatian sosial yang layak.
Editor – Ray

Saat ini belum ada komentar