Breaking News
light_mode

Kirana Larasati Dinilai Egois dan Minim Empati soal Kasus Baturiti, Kemiskinan Bukan Kesalahan Keluarga Melainkan Dampak Kebijakan Pemerintah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Terlepas dari Opini Kirana Larasati, sifat empati harus tetap hidup apapun bentuknya, karena dia lahir dari kasih sayang, bukan egois yang sudah melilit hidup kita semua, ” Ray dari Humas ARUN Bali

DENPASAR – Pernyataan aktris Kirana Larasati mengenai kasus meninggalnya pria berinisial KD akibat dugaan pengeroyokan massa di Baturiti, Kabupaten Tabanan, memicu perdebatan luas di media sosial. Di tengah gelombang simpati publik terhadap keluarga korban, Kirana justru mengajak masyarakat agar tidak memaklumi dugaan tindak pencurian yang menjadi awal peristiwa tersebut.

Melalui akun Threads pribadinya, Kirana menegaskan bahwa masyarakat tidak seharusnya larut dalam narasi belas kasihan hingga mengesampingkan dugaan tindak pidana yang menjadi latar belakang kejadian.

“Kata aku sih stop meromantisasi hidup maling. Maling uang rakyat juga banyak. Cuma gak bisa kena gebuk warga aja,” tulis Kirana Larasati.
Ia juga menilai alasan kemiskinan tidak dapat dijadikan pembenaran untuk melakukan tindakan melawan hukum.

“Korban kemalingannya gimana? Kok gak kasihan? Punya anak istri juga loh mereka. Kita juga sering jadi korban maling duit rakyat, gak pernah dapat kasihan juga hehe,” lanjutnya.

Komentar tersebut memunculkan respons beragam. Sebagian warganet mendukung pandangan bahwa tindak pidana tetap tidak dapat dibenarkan apa pun alasannya. Namun, tidak sedikit yang menilai pernyataan tersebut terkesan egois dan kurang menunjukkan empati terhadap keluarga yang ditinggalkan, khususnya anak-anak korban yang kini harus menghadapi kehilangan sosok ayah.

Di sisi lain, sejumlah pihak berpandangan bahwa kemiskinan merupakan persoalan struktural yang tidak sepenuhnya lahir dari kesalahan individu maupun keluarganya. Faktor ekonomi, terbatasnya lapangan pekerjaan, kesenjangan sosial, hingga kebijakan pemerintah dalam menjamin kesejahteraan masyarakat dinilai turut memengaruhi kondisi yang dihadapi sebagian warga.

Meski demikian, pandangan tersebut juga tidak menghapus fakta bahwa setiap dugaan tindak pidana tetap harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Begitu pula dugaan aksi main hakim sendiri yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang harus diusut secara tuntas melalui proses hukum agar keadilan dapat ditegakkan bagi seluruh pihak.

Kasus Baturiti hingga kini masih menjadi perhatian publik karena memunculkan dua isu besar sekaligus, yakni dugaan tindak pidana pencurian dan dugaan pengeroyokan yang berujung pada kematian.

Perdebatan di ruang publik pun menunjukkan pentingnya menempatkan rasa kemanusiaan, penegakan hukum, dan penyelesaian persoalan kemiskinan secara berimbang tanpa menghilangkan hak setiap orang untuk memperoleh keadilan.

“Terlepas dari Opini Kirana Larasati, sifat empati harus tetap hidup apapun bentuknya, karena dia lahir dari kasih sayang, bukan egois yang sudah melilit hidup kita semua, ” Pungkas Ray dari Humas ARUN Bali

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Microrobot Medis Tingkatkan Harapan Pengobatan Presisi

    Microrobot Medis Tingkatkan Harapan Pengobatan Presisi

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Peneliti di ETH Zurich, Swiss, mengumumkan terobosan teknologi medis berupa microrobot berukuran kurang dari 2 milimeter yang dapat disuntikkan ke aliran darah maupun cairan serebrospinal untuk menghantarkan obat langsung ke titik penyakit. Teknologi ini diyakini dapat membuka babak baru pengobatan presisi yang lebih aman dan efektif. Microrobot berbentuk kapsul bulat ini memiliki cangkang […]

  • Monarch Bali Gelar BRIGHTNESS 2026, 3.435 Mahasiswa Baru Dipersiapkan Menuju Karier Hospitality Internasional

    Monarch Bali Gelar BRIGHTNESS 2026, 3.435 Mahasiswa Baru Dipersiapkan Menuju Karier Hospitality Internasional

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    DENPASAR – LPK Monarch Bali resmi membuka program Bright Hospitality Awareness (BRIGHTNESS) Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 sebagai langkah awal membentuk karakter dan kompetensi mahasiswa baru sebelum memasuki industri parhotelan dan pariwisata. Program yang mengusung tema “Global Career Strength” ini dilaksanakan serentak di lima kabupaten di Bali dengan total 3.435 peserta didik baru (New Brighters). […]

  • Mahasiswa UPI Bandung Luncurkan Motor Hidrogen “FCEV Jawara”, Dorong Transportasi Nol Emisi

    Mahasiswa UPI Bandung Luncurkan Motor Hidrogen “FCEV Jawara”, Dorong Transportasi Nol Emisi

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 6Komentar

    BANDUNG — Sekelompok mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung memperkenalkan inovasi kendaraan ramah lingkungan berupa motor hidrogen bernama FCEV Jawara. Karya ini menjadi sorotan dalam pameran vokasi UPI setelah dinilai mampu menghadirkan terobosan nyata menuju transportasi masa depan yang bebas emisi. Motor sport berbasis fuel cell ini dirakit oleh sepuluh mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik […]

  • Pencari Rumput Tak Sengaja Menemukan Benda Berbentuk Wajah yang Diduga Patung Kuno

    Pencari Rumput Tak Sengaja Menemukan Benda Berbentuk Wajah yang Diduga Patung Kuno

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    BOGOR – Penemuan sebuah patung batu yang disebut memiliki kemiripan dengan sosok Fir’aun menghebohkan masyarakat setelah ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang pencari rumput di kawasan Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat. Awalnya, benda tersebut dikira hanya batu biasa yang berada di antara semak belukar. Namun, setelah dibersihkan, tampak bentuk wajah lengkap dengan bagian kepala yang […]

  • Wagub Giri Prasta Resmikan Porprov Bali XVI 2025, Tekankan Sportivitas dan Peningkatan Fasilitas

    Wagub Giri Prasta Resmikan Porprov Bali XVI 2025, Tekankan Sportivitas dan Peningkatan Fasilitas

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 7Komentar

    DENPASAR – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVI resmi dimulai di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Selasa (9/9) malam. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, yang hadir bersama Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya, Wakil Ketua Umum V KONI Pusat Tursandi Alwi, serta Ketua KONI Bali I Gusti Ngurah […]

  • Kritik MBG Menguat, Presiden Dinilai Gunakan Logika Dikotomis dalam Menjawab Publik

    Kritik MBG Menguat, Presiden Dinilai Gunakan Logika Dikotomis dalam Menjawab Publik

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Jakarta – Pernyataan Presiden terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai kritik setelah dianggap menyederhanakan persoalan menjadi dua pilihan ekstrem. Dalam sebuah wawancara bersama jurnalis Najwa Shihab, Presiden menyatakan akan mempertahankan program MBG “daripada uang-uang dikorupsi, lebih baik rakyat bisa makan.” Sejumlah pengamat menilai pernyataan tersebut menghadirkan dikotomi yang tidak sepenuhnya tepat. Kritik publik menyebut […]

expand_less