Breaking News
light_mode

Langit Bali Menghitam! Saat Edukasi Gagal dan TPST Tak Menjawab Krisis Sampah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bali — Asap tebal membumbung di berbagai sudut wilayah. Bukan dari aktivitas industri besar, melainkan dari pembakaran sampah oleh warga. Fenomena ini menjadi potret keras: ketika sistem pengelolaan sampah belum berjalan optimal, masyarakat memilih jalan cepat, meski berisiko bagi kesehatan dan lingkungan.

Di sisi lain, pemerintah telah menggelontorkan anggaran ratusan miliar rupiah untuk pembangunan dan operasional Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Proyek ini digadang-gadang sebagai solusi modern untuk mengatasi persoalan sampah yang kian kompleks, terutama di daerah dengan tekanan pariwisata tinggi seperti Bali.

Namun di lapangan, realitas berkata lain.

TPST yang dibangun belum sepenuhnya mampu menjawab volume sampah harian yang terus meningkat. Beberapa fasilitas disebut tidak lagi beroperasi, terkendala teknis, manajemen, hingga persoalan hilir seperti distribusi residu. Akibatnya, sampah tetap menumpuk di tingkat desa dan rumah tangga.

Lebih krusial lagi, edukasi kepada masyarakat dinilai belum efektif. Program pemilahan sampah dari sumber, yang menjadi kunci utama sistem pengelolaan modern, masih belum menjadi kebiasaan luas. Sosialisasi dianggap sporadis, tidak konsisten, dan kurang menyentuh akar persoalan perilaku.

“Kalau tidak diangkut, ya dibakar. Mau bagaimana lagi?” keluh seorang warga, mencerminkan kondisi di banyak wilayah.

Pilihan membakar sampah memang praktis, tetapi berdampak serius. Asap pekat yang dihasilkan mencemari udara, meningkatkan risiko penyakit pernapasan, serta merusak citra Bali sebagai destinasi wisata dunia yang mengedepankan keindahan alam.

Fenomena ini memperlihatkan adanya jurang antara kebijakan dan implementasi. Di satu sisi, pemerintah mengklaim komitmen melalui investasi besar. Di sisi lain, masyarakat justru bergerak sendiri, mencari solusi instan karena merasa tidak terlayani.

Persoalan ini bukan semata soal infrastruktur, melainkan kegagalan pendekatan menyeluruh. Tanpa edukasi yang kuat dan konsisten, teknologi secanggih apa pun tidak akan efektif.

Kondisi ini menjadi alarm keras. Jika tidak segera dibenahi, Bali berisiko menghadapi krisis lingkungan yang lebih besar, bukan hanya dari sampah yang menumpuk, tetapi juga dari udara yang tercemar akibat pembakaran massal.

Kini, pertanyaannya bukan lagi seberapa besar anggaran yang digelontorkan, tetapi seberapa efektif kebijakan itu menyentuh masyarakat. Sebab ketika negara gagal hadir secara utuh, rakyat akan selalu menemukan caranya sendiri, meski dengan konsekuensi yang harus ditanggung bersama.

Tim

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (3)

  • bdcv333

    Heard about BDCV333 from a friend and I’m hooked! The bonuses are legit and the gameplay is smooth. Definitely worth a look if you’re wanting a new place to play! BDCV333 right here bdcv333

    Balas22 April 2026 2:49 AM
  • bdjitabat

    BDJitabat is my go-to when I’m looking for a quick thrill. Easy to navigate and they’ve got all the games I love. Give it a shot, you might just get lucky! Here’s the link to bdjitabat

    Balas22 April 2026 2:49 AM
  • bdbajji999

    Tried bdbajji999 a while back, pretty good experience. Payouts were quick. Always a plus in my book give it a whirl mate: bdbajji999

    Balas22 April 2026 2:48 AM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dr. Ichsanuddin Noorsy: Konflik AS–Israel vs Iran Bukan Sekadar Nuklir, tapi Perebutan Kendali Teluk

    Dr. Ichsanuddin Noorsy: Konflik AS–Israel vs Iran Bukan Sekadar Nuklir, tapi Perebutan Kendali Teluk

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    JAKARTA – Ekonom politik Dr. Ichsanuddin Noorsy menilai konflik antara Amerika Serikat dan Israel menghadapi Iran tidak bisa dilihat secara sederhana sebagai isu senjata nuklir semata. Dalam sebuah wawancara podcast, ia menyebut eskalasi yang terjadi merupakan bagian dari pertarungan geopolitik panjang untuk menguasai kawasan Teluk yang strategis secara energi dan militer. Menurutnya, publik awam kerap […]

  • Royal Ambarrukmo Yogyakarta Welcomes a Joyful Season with Warm Christmas Celebration

    Royal Ambarrukmo Yogyakarta Welcomes a Joyful Season with Warm Christmas Celebration

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 14Komentar

    YOGYAKARTA, December 1, 2025 — Royal Ambarrukmo Yogyakarta officially ushered in the festive season with its 2025 Christmas Tree Lighting Ceremony, a cherished annual tradition that marks the start of the hotel’s Christmas and New Year celebrations. Held at the Royal Lobby Lounge & Bar, the event brought together invited guests, business partners, and community […]

  • Viral Doktor Desa Adat! Ketut Susila Dharma Gaungkan Reformasi Tradisi dan Gaya Hidup Tanpa Plastik

    Viral Doktor Desa Adat! Ketut Susila Dharma Gaungkan Reformasi Tradisi dan Gaya Hidup Tanpa Plastik

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 4632Komentar

    DENPASAR – Dunia akademik dan budaya Bali digugah oleh momen bersejarah: Ir. Ketut Susila Dharma, MM resmi menyandang gelar Doktor di bidang Ilmu Agama dan Kebudayaan dari Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar, Jumat (1/8). Namun bukan hanya karena predikat cumlaude yang diraihnya, melainkan juga karena disertasinya yang menyoroti modifikasi pemerintahan desa adat kuno serta pelaksanaan […]

  • UTBK Mandiri Unud 2025 Diikuti 2.172 Peserta, Turun dari Tahun Lalu

    UTBK Mandiri Unud 2025 Diikuti 2.172 Peserta, Turun dari Tahun Lalu

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    Jimbaran, 12 Juli 2025 — Universitas Udayana (Unud) kembali menggelar Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Mandiri untuk Program Diploma dan Sarjana Tahun 2025. Ujian ini berlangsung selama dua hari, pada 11 dan 12 Juli 2025, yang dibagi ke dalam dua sesi setiap harinya dan diikuti sebanyak 2.172 peserta. Jumlah ini mengalami penurunan dibandingkan tahun […]

  • Cegah Zoonosis dan Risiko Kerja, Tim Akademisi Gelar Pelatihan Penanganan Gigitan Hewan di Bali Zoo Play Button

    Cegah Zoonosis dan Risiko Kerja, Tim Akademisi Gelar Pelatihan Penanganan Gigitan Hewan di Bali Zoo

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Ray
    • 12Komentar

    GIANYAR – Risiko gigitan hewan dan persoalan limbah organik menjadi tantangan serius di kawasan wisata berbasis konservasi satwa. Menjawab persoalan tersebut, tim akademisi Universitas Warmadewa menggelar Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berupa pelatihan penanganan awal gigitan binatang dan pengelolaan limbah kebun binatang di Bali Zoo, Gianyar. Kegiatan ini menghadirkan dr. A.A. Ngurah Rai Kusuma Putra, […]

  • Saat Rupiah Terus Melemah, Harga-Harga Bersiap Menghajar Kantong Rakyat

    Saat Rupiah Terus Melemah, Harga-Harga Bersiap Menghajar Kantong Rakyat

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 9Komentar

    JAKARTA – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan masih berlanjut dalam waktu dekat. Analis komoditas dan mata uang Ibrahim Assuaibi memprediksi kurs dolar AS berpotensi menembus level Rp18.000 hingga Rp18.200 apabila tekanan terhadap rupiah tidak mereda pada pekan depan. Menurut Ibrahim, level Rp18.000 per dolar AS kini sudah berada di depan […]

expand_less