Breaking News
light_mode

Pria Inggris Ini Kesal dengan Tetangga, Lalu Mendirikan Negara Sendiri di Tengah Laut

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LONDON – Seorang pria asal Inggris, Paddy Roy Bates, mencatatkan namanya dalam sejarah dunia dengan cara yang tidak biasa. Berawal dari rasa frustrasi karena sering mendapat teguran akibat kebiasaannya memutar musik rock dengan suara keras, ia justru mengambil langkah ekstrem dengan mendirikan negara sendiri di tengah laut.

Peristiwa unik itu terjadi pada 1967. Roy Bates memutuskan meninggalkan daratan Inggris dan menduduki sebuah benteng laut bekas peninggalan Perang Dunia II bernama Roughs Tower. Struktur yang berdiri di atas tiang beton tersebut berada di Laut Utara dan saat itu terletak di luar batas perairan teritorial Inggris.

Merasa berada di wilayah yang tidak berada di bawah yurisdiksi negara mana pun, Bates kemudian mendeklarasikan benteng tersebut sebagai negara merdeka yang diberi nama Principality of Sealand atau Kepulauan Sealand.

Tak sekadar deklarasi simbolis, ia bersama keluarganya membangun berbagai atribut layaknya sebuah negara berdaulat. Sealand memiliki bendera sendiri, lagu kebangsaan, mata uang, perangko, hingga paspor yang diterbitkan atas nama negara tersebut.

Keberadaan Sealand sempat memicu ketegangan dengan pemerintah Inggris. Ketika kapal patroli mendekati wilayah benteng untuk melakukan penertiban, Roy Bates dan keluarganya mempertahankan posisinya. Mereka bahkan melepaskan tembakan peringatan ke arah kapal yang mendekat sebagai bentuk penolakan terhadap campur tangan pemerintah Inggris.

Kasus tersebut kemudian berlanjut ke pengadilan. Dalam putusannya, hakim Inggris menyatakan bahwa lokasi benteng berada di luar wilayah yurisdiksi Inggris saat itu. Karena alasan tersebut, pemerintah tidak memiliki dasar hukum untuk menuntut atau mengusir Bates dari lokasi tersebut.

Putusan itu kerap dianggap sebagai bentuk pengakuan hukum de facto terhadap keberadaan Sealand, meskipun hingga kini mikronegara tersebut tidak memperoleh pengakuan resmi sebagai negara berdaulat dari komunitas internasional.

Meski demikian, Sealand tetap menjadi salah satu mikronegara paling terkenal di dunia. Kisah Roy Bates yang mendirikan “negara” sendiri di tengah laut terus menarik perhatian publik dan sering disebut sebagai salah satu aksi paling nyeleneh dalam sejarah modern.

Hingga saat ini, Sealand masih berdiri di Laut Utara dan menjadi simbol unik tentang batas antara hukum, kedaulatan, serta keberanian seseorang menantang aturan yang dianggap membatasi kebebasannya.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (4)

  • JackCor

    Looking forward to seeing what gets published next month, and a look at tasseltract extended that anticipation across the broader site, finding myself looking forward to a sites future content rather than just consuming its existing content is a stronger commitment level than I usually reach with new finds and this site triggered that.

    Balas25 Juni 2026 2:17 PM
  • 💹 Transfer 236,538 $. GET >> graph.org/BALANCE-3682444-USD-04-21-2?hs=779f8b2a1e2772f9aaf48818e26a2f96& 💹

    nbzh4i

    Balas25 Juni 2026 12:51 PM
  • JosiahCob

    Skipped the related links section thinking I had read enough and then came back to it later when curiosity got the better of me, and a stop at thisdomainisabdu confirmed I should have just read it first, every section of this site appears to deserve careful attention rather than skipping past lazily.

    Balas24 Juni 2026 9:38 PM
  • Gatradewara

    If you are commenting on a corporate or highly professional blog (like LinkedIn articles or B2B websites), use this formal approach.
    ​Thank you for this insightful post. The clarity of your writing makes the information highly actionable for readers at any experience level. I appreciate the time you took to share your knowledge, and I look forward to your upcoming content.
    ​Best regards,
    [Your Name] | Agniclub Signup

    Balas24 Juni 2026 12:27 AM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Empati Anak Dibentuk oleh Publikasi Positif di Media Sosial, Sembunyikan Kebaikan bentuk Kekolotan Ego Pribadi

    Empati Anak Dibentuk oleh Publikasi Positif di Media Sosial, Sembunyikan Kebaikan bentuk Kekolotan Ego Pribadi

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Ray
    • 76Komentar

    DENPASAR – Anak-anak tumbuh dengan meniru apa yang mereka lihat, bukan apa yang mereka dengar. Orang tua sering berharap anaknya menjadi pribadi yang baik dan penuh empati, namun ironi muncul ketika nilai itu hanya diucapkan tanpa ditunjukkan. Anak diminta tidak kasar, tetapi melihat orang tuanya membentak pelayan. Ia diingatkan untuk berempati, namun menyaksikan orang dewasa […]

  • Mahasabha V MWBW Dirangkaikan HUT Ke-95 Kemoncolan, Alit Widana Kembali Terpilih 

    Mahasabha V MWBW Dirangkaikan HUT Ke-95 Kemoncolan, Alit Widana Kembali Terpilih 

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    DENPASAR – Maha Warga Bhujangga Waisnawa (MWBW) menggelar Mahasabha V di Gedung SPB/IPBI, Jalan Kecak No. 12, Gatot Subroto, Denpasar, Minggu (12/10/2025). Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-95 MWBW, yang dihadiri ratusan peserta dari berbagai daerah, seperti Bali, NTB, Lampung, dan Sulawesi. Mahasabha V mengusung tema “Melalui Mahasabha V Moncol Pusat Maha Warga […]

  • Dr. Ichsanuddin Noorsy: Konflik AS–Israel vs Iran Bukan Sekadar Nuklir, tapi Perebutan Kendali Teluk

    Dr. Ichsanuddin Noorsy: Konflik AS–Israel vs Iran Bukan Sekadar Nuklir, tapi Perebutan Kendali Teluk

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    JAKARTA – Ekonom politik Dr. Ichsanuddin Noorsy menilai konflik antara Amerika Serikat dan Israel menghadapi Iran tidak bisa dilihat secara sederhana sebagai isu senjata nuklir semata. Dalam sebuah wawancara podcast, ia menyebut eskalasi yang terjadi merupakan bagian dari pertarungan geopolitik panjang untuk menguasai kawasan Teluk yang strategis secara energi dan militer. Menurutnya, publik awam kerap […]

  • Racun Lebah Berpotensi Jadi Terobosan Pengobatan Kanker

    Racun Lebah Berpotensi Jadi Terobosan Pengobatan Kanker

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 10Komentar

    PERTH, AUSTRALIA – Siapa sangka, sengatan lebah yang biasanya ditakuti manusia justru menyimpan harapan baru dalam dunia medis. Peneliti dari Harry Perkins Institute of Medical Research menemukan senyawa utama dalam racun lebah, yaitu melittin, mampu menghancurkan sel kanker payudara agresif hanya dalam waktu 60 menit, tanpa merusak sel sehat. Dalam uji laboratorium, melittin juga menunjukkan […]

  • Ibadah Jumat Agung Terhenti, Penyegelan Gereja di Teluknaga Picu Sorotan Publik

    Ibadah Jumat Agung Terhenti, Penyegelan Gereja di Teluknaga Picu Sorotan Publik

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Tangerang – Peristiwa penyegelan tempat ibadah kembali menjadi sorotan setelah jemaat Gereja POUK Tesalonika di Teluknaga, Kabupaten Tangerang, tidak dapat melanjutkan ibadah Jumat Agung pada 3 April 2026. Ibadah yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan hari suci umat Kristen tersebut terhenti menyusul tindakan penyegelan yang melibatkan aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Kejadian ini […]

  • Tiga Debt Collector Ditangkap Usai Aniaya Pengemudi Ojol di Jimbaran, Aksi Brutal Viral di Medsos

    Tiga Debt Collector Ditangkap Usai Aniaya Pengemudi Ojol di Jimbaran, Aksi Brutal Viral di Medsos

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Tiga penagih utang—Azizmon Yoaquim Dance, Damianus Bebioja, dan Yohanes Dhae—ditangkap aparat Polresta Denpasar setelah menganiaya seorang pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Jimbaran, Badung. Peristiwa yang terjadi pada Selasa (18/11/2025) di Jalan Bypass Ngurah Rai itu langsung menyedot perhatian publik setelah rekaman pemukulan beredar luas di media sosial. Korban bernama Deka Prasetyo Mahardiko […]

expand_less