Breaking News
light_mode

Simak dari Awal Sidang Kasus Jro Kepisah Yakin Majelis Hakim Adil, Turah Oka Bisa Bebas

  • account_circle Ray
  • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Sidang lanjutan perkara dugaan pemalsuan silsilah yang menjerat Anak Agung Ngurah Oka alias Jero Kepisah kembali digelar di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (19/8/2025). Dalam agenda duplik, kuasa hukum terdakwa menegaskan bahwa semua fakta persidangan telah menunjukkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) hanya berdiri di atas asumsi, bukan fakta hukum.

Kadek Duarsa SH MH kuasa hukum Jro Kepisah.

Kuasa hukum terdakwa, I Kadek Duarsa, menilai banyak kejanggalan sejak awal proses hukum berlangsung, mulai dari keterlambatan penyerahan BAP, bukti surat yang tidak utuh, hingga dugaan pengkondisian saksi. Bahkan, kata Duarsa, JPU tidak menggunakan pipil sebagai bukti sah yang memiliki kekuatan hukum, melainkan mengandalkan hasil forensik kadaluwarsa dari perkara lama yang sudah dihentikan.

“Secara logika hukum, dakwaan tidak nyambung. Yang dipersoalkan silsilah palsu, tetapi yang diuji justru pipil atau IPEDA. Jaksa tidak pernah benar-benar meneliti apakah silsilah pelapor maupun terdakwa asli atau palsu,” tegas Duarsa di hadapan majelis hakim.

Menurutnya, kelemahan itu membuktikan JPU tidak profesional, tidak obyektif, dan hanya mengandalkan praduga untuk mengkriminalisasi terdakwa demi kepentingan tertentu. Atas dasar itu, pihaknya meyakini tidak ada perbuatan pidana yang terbukti dilakukan Jero Kepisah.

Semangat dan doa Keluarga Besar Jro Gede Kepisah Pedungan mendukung perjuangan Turah Oka.

“Terdakwa memohon agar majelis hakim membebaskan dari segala tuntutan, mengembalikan harkat martabatnya, serta merehabilitasi nama baiknya. Bila majelis hakim menyimak fakta persidangan secara adil sejak awal, tentu tidak ada pilihan lain selain memutus bebas (vrijspraak) bagi Turah Oka,” tandas Duarsa.

Sikap keluarga besar Jro Gede Kepisah tidak surut dalam mendorong dan berdoa untuk membuka mata semua orang terutama para hakim yang mulia.

“Kami keluarga Besar Jro Gede Kepisah bersatu bersama Anak Agung Ngurah oka nindihin Leluhur kami I Gusti Gede Raka Ampug Kepisah Pedungan”

Tetap doakan kebebasan Turah Oka.

“Kami Keluarga Besar tidak pernah memalsukan silsilah, ” Terang Agung Salit Mas salah satu kerabat Turah Oka.

Tentu itu dirasa benar, karena bila dikatakan mereka semua memalsukan silsilah nama leluhurnya, tentu mereka akan bingung kemana mereka harus menentukan sikap, mereka akan bingung kemana mereka akan menuju bila leluhur mereka bukan yang sudah mereka kenal sejak dulu, I Gusti Gede Raka Ampug Kepisah Pedungan. (Ray)

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (1)

  • 📍 System; Transaction 1.8 BTC failed. Authorize here › https://graph.org/OBTAIN-CRYPTO-07-23?hs=a6421f967aacdffeaad078f3e2677050& 📍

    7uj2lh

    Balas20 Agustus 2025 7:03 AM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cancel Ojek Online Kini Bisa Kena Denda, Pakar Nilai Kebijakan Lindungi Hak Mitra Pengemudi

    Cancel Ojek Online Kini Bisa Kena Denda, Pakar Nilai Kebijakan Lindungi Hak Mitra Pengemudi

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pelanggan layanan transportasi online kini perlu lebih cermat sebelum membatalkan pesanan. Pasalnya, sejumlah platform mulai menerapkan biaya pembatalan (cancellation fee) sebagai bentuk kompensasi kepada mitra pengemudi yang telah meluangkan waktu dan menempuh perjalanan menuju lokasi penjemputan. Kebijakan tersebut diterapkan untuk menciptakan keseimbangan antara kepentingan pelanggan dan mitra pengemudi. Seluruh biaya pembatalan yang dibayarkan […]

  • Mimpi Buruk di Gorontalo! Kisah Pilu Dua ART, Beta dan Ana, Korban Janji Palsu

    Mimpi Buruk di Gorontalo! Kisah Pilu Dua ART, Beta dan Ana, Korban Janji Palsu

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Deda Henukh
    • 4Komentar

    Rote Ndao – Beta dan Ana Oehandi, dua sahabat asal Rote Ndao, memberanikan diri merantau ke Gorontalo demi mengubah jalan hidup. Tergiur iming-iming manis dari sebuah yayasan penyalur tenaga kerja, mereka berharap bisa meraih impian sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) non-masak. Dengan bekal semangat dan harapan, mereka meninggalkan kampung halaman tercinta. Namun, sesampainya di Gorontalo, […]

  • Dugaan Eksploitasi Pekerja Lokal di Bali Menguat, Disnaker dan ARUN Ungkap Praktik Ketenagakerjaan Bermasalah

    Dugaan Eksploitasi Pekerja Lokal di Bali Menguat, Disnaker dan ARUN Ungkap Praktik Ketenagakerjaan Bermasalah

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Denpasar, Bali — Dugaan praktik ketenagakerjaan yang merugikan pekerja lokal di Bali kembali mencuat. Pemerintah melalui Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali bersama organisasi Advokasi Rakyat untuk Nusantara (ARUN) Bali menggelar pertemuan di ruang pengawasan Disnaker, Senin (6/4/2026), guna membahas berbagai temuan pelanggaran yang melibatkan perusahaan dengan indikasi penanaman modal asing (PMA) serta keterlibatan warga […]

  • ACS Bali Launches in Kura Kura Bali SEZ, Blending Academic Excellence with Community Values

    ACS Bali Launches in Kura Kura Bali SEZ, Blending Academic Excellence with Community Values

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 22Komentar

    Serangan, Bali – July 28, 2025 — The prestigious Anglo-Chinese School (ACS) officially opened its new campus in the Kura Kura Bali Special Economic Zone (SEZ) today, marking a major milestone in Bali’s educational landscape. This expansion brings a 139-year tradition of holistic learning from Singapore to Indonesia, where the school aims to nurture not […]

  • Pembubaran KASN! Putusan MK Buka Babak Baru, Pengawasan ASN di Ujung Ujian

    Pembubaran KASN! Putusan MK Buka Babak Baru, Pengawasan ASN di Ujung Ujian

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR — Pembubaran Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menyisakan tanda tanya serius di ruang publik. Di tengah kekhawatiran melemahnya pengawasan sistem merit, Mahkamah Konstitusi (MK) justru memerintahkan pembentukan lembaga baru. Publik kini menunggu: pengawasan aparatur sipil negara akan diperkuat, atau justru semakin longgar? Selama ini, KASN dikenal sebagai lembaga independen nonstruktural yang dibentuk melalui Undang-Undang […]

  • Dugaan Pelanggaran Sempadan Tukad Badung, ARUN Bali Minta Aparat Usut Izin Gallery Kohinoor

    Dugaan Pelanggaran Sempadan Tukad Badung, ARUN Bali Minta Aparat Usut Izin Gallery Kohinoor

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 6Komentar

    DENPASAR – Polemik penataan kawasan Tukad Badung kembali mencuat setelah muncul dugaan pelanggaran garis sempadan sungai oleh bangunan toko emas Gallery Kohinoor di pusat Kota Denpasar. Organisasi Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) Bali mendesak aparat penegak hukum mengusut proses penerbitan izin bangunan tersebut karena dinilai janggal jika bangunan yang diduga melanggar aturan tetap mengantongi izin […]

expand_less