Breaking News
light_mode

Bantah Isu Penghilangan Banjar Kubu, Desa Adat Serangan Tegaskan Warga Sudah Direlokasi dan Haknya Dipenuhi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Desa Adat Serangan Bantah Banjar Kubu Hilang, Hanya Tempekan

Apa kata Baga Palemahan Desa Adat Serangan I Made Karsa?

Denpasar – Baga Palemahan Desa Adat Serangan, I Made Karsa, meluruskan informasi yang beredar mengenai keberadaan Banjar Kubu di kawasan Serangan. Ia menegaskan bahwa narasi yang menyebut Banjar Kubu “dihilangkan” merupakan informasi yang tidak utuh dan berpotensi menyesatkan masyarakat.

Menurut I Made Karsa, Banjar Kubu pada dasarnya bukan banjar yang berdiri sendiri sejak awal, melainkan merupakan tempekan atau wilayah pemukiman yang berkembang dari Banjar Dukuh. Pembentukan tempekan tersebut terjadi karena sebagian warga menetap di kawasan yang lokasinya cukup jauh dari pusat Banjar Dukuh.

“Banjar Kubu itu awalnya merupakan tempekan dari Banjar Dukuh. Karena warga tinggal cukup jauh dari pusat banjar, maka dibentuklah tempekan untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia menjelaskan, perubahan terjadi ketika proses pembebasan lahan di kawasan Serangan dilaksanakan. Setelah proses tersebut selesai, struktur Banjar Kubu kembali dilebur ke dalam Banjar Dukuh sehingga secara administrasi dan adat kembali menjadi satu kesatuan.

Menurutnya, langkah tersebut bukan berarti menghapus keberadaan masyarakat Banjar Kubu, melainkan penyesuaian struktur kewilayahan setelah adanya perubahan kawasan.

I Made Karsa mengungkapkan, saat itu terdapat sekitar 25 kepala keluarga (KK) yang menempati kawasan tersebut. Sebagian besar warga sebelumnya tinggal di atas lahan okupasi atau lahan timbul yang kemudian terdampak proses pembebasan lahan.

Sebagai bagian dari penyelesaian, warga direlokasi ke kawasan Banjar Dukuh. Mereka juga memperoleh ganti rugi dari pihak PT Bali Turtle Island Development (BTID), termasuk pembangunan kawasan permukiman yang hingga kini masih ditempati para warga.

“Sekitar 25 kepala keluarga direlokasi ke Banjar Dukuh. Mereka mendapatkan kompensasi dari PT BTID dan dibangunkan perumahan yang sampai sekarang masih ada dan ditempati,” ujarnya.

Karena itu, ia menilai tidak tepat apabila muncul tudingan bahwa Banjar Kubu dihilangkan secara sepihak. Menurutnya, yang terjadi adalah penyatuan kembali wilayah adat setelah adanya perubahan tata ruang dan relokasi masyarakat.

I Made Karsa juga menyoroti munculnya pernyataan kontroversial dari seorang tokoh masyarakat yang dinilai menggiring opini publik tanpa menyampaikan fakta secara utuh.

Ia menyayangkan adanya penyebaran isu yang dinilai hanya membangun persepsi negatif, namun tidak mengungkap latar belakang maupun kepentingan sebenarnya dari pihak yang menyampaikan pernyataan tersebut.

“Kami berharap masyarakat memperoleh informasi yang benar dan memahami sejarah Banjar Kubu secara utuh. Jangan sampai muncul opini yang menyesatkan dan menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” tegasnya.

Desa Adat Serangan berharap polemik mengenai Banjar Kubu dapat disikapi secara objektif dengan mengedepankan data sejarah serta fakta di lapangan, sehingga tidak berkembang menjadi informasi yang dapat memecah persatuan masyarakat.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Racun Lebah Madu Terbukti Ampuh Hancurkan Sel Kanker Payudara Agresif

    Racun Lebah Madu Terbukti Ampuh Hancurkan Sel Kanker Payudara Agresif

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Penelitian terbaru dari tim Harry Perkins Institute of Medical Research dan University of Western Australia menemukan bahwa racun lebah madu mampu menghancurkan sel kanker payudara agresif, khususnya tipe triple-negative dan HER2-enriched, yang selama ini sulit diobati. Penelitian yang dipimpin oleh Dr. Ciara Duffy ini menggunakan racun dari 312 lebah madu dan lebah bumble […]

  • 31 Transplantasi Organ dalam Sehari di Kunming, Publik Tiongkok Curiga, Dari Mana Asal Organ-Organ Itu?

    31 Transplantasi Organ dalam Sehari di Kunming, Publik Tiongkok Curiga, Dari Mana Asal Organ-Organ Itu?

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    KUNMING – Sebuah laporan mengejutkan datang dari Tiongkok. Rumah Sakit Rakyat Pertama Kunming, di Provinsi Yunnan, dilaporkan berhasil melakukan 31 operasi transplantasi organ hanya dalam waktu satu hari. Namun, di balik prestasi medis yang diklaim luar biasa itu, muncul gelombang kecurigaan publik terkait asal-usul organ manusia yang digunakan. Media pemerintah Harian Kunming melaporkan bahwa sebelum […]

  • SUV Crossover Bergaya Coupe Hadir dengan Teknologi Mild Hybrid dan Fitur Keselamatan Modern

    SUV Crossover Bergaya Coupe Hadir dengan Teknologi Mild Hybrid dan Fitur Keselamatan Modern

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Suzuki Fronx resmi meramaikan pasar otomotif Indonesia dengan menawarkan kombinasi desain SUV coupe, teknologi mild hybrid, serta fitur keselamatan modern. Kendaraan ini dipasarkan dengan harga mulai Rp259.000.000 hingga Rp321.900.000, menyasar konsumen yang menginginkan kendaraan bergaya, efisien, sekaligus nyaman untuk mobilitas harian. Suzuki Fronx hadir dalam beberapa varian, yakni GL, GX Hybrid, dan SGX. […]

  • Prabowo Prioritaskan Helikopter Angkut Berat Rusia untuk Mitigasi Bencana, Kemhan Tegaskan Masih Tahap Penjajakan

    Prabowo Prioritaskan Helikopter Angkut Berat Rusia untuk Mitigasi Bencana, Kemhan Tegaskan Masih Tahap Penjajakan

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    JAKARTA – Pemerintah Indonesia tengah menjajaki rencana pengadaan helikopter angkut berat produksi Rusia sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem mitigasi bencana nasional. Presiden Prabowo Subianto menilai kehadiran armada udara berkapasitas besar menjadi kebutuhan strategis mengingat tingginya risiko bencana alam di Indonesia yang berada di kawasan Ring of Fire. Helikopter yang masuk dalam kajian antara lain […]

  • “Aku Begini Kau Begitu” Lagu Broery Akhiri Sidang Mediasi, Gede Indria Sebut Lanjut Masuk Ke Persidangan 

    “Aku Begini Kau Begitu” Lagu Broery Akhiri Sidang Mediasi, Gede Indria Sebut Lanjut Masuk Ke Persidangan 

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    BULELENG – Upaya mediasi dalam perkara perdata yang dikenal sebagai “Batuampargate” sepertinya akan berlanjut ke persidangan. Sengketa HPL Pejarakan menyiratkan keras hatinya kedua belah pihak akan kebenaran masing – masing. Register perkara Nomor 495/Pdt.G/2026/PN.Sgr lanjut ke tahapan persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Singaraja, yang akan menguji dan kesempatan membuktikan dalil masing – masing pihak di […]

  • Capung, Penjaga Alami dari Ancaman Nyamuk dan Penyakit

    Capung, Penjaga Alami dari Ancaman Nyamuk dan Penyakit

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Denpasar – Keberadaan capung di lingkungan sekitar kerap dianggap biasa, bahkan tidak jarang diabaikan. Padahal, serangga yang dikenal dengan kemampuan terbang lincah ini memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus membantu mengendalikan populasi nyamuk yang berpotensi menularkan berbagai penyakit. Capung merupakan predator alami nyamuk yang sangat efektif. Dalam kondisi ideal, seekor capung dewasa dapat […]

expand_less