Breaking News
light_mode

Bantah Isu Penghilangan Banjar Kubu, Desa Adat Serangan Tegaskan Warga Sudah Direlokasi dan Haknya Dipenuhi

  • account_circle Admin
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Desa Adat Serangan Bantah Banjar Kubu Hilang, Hanya Tempekan

Apa kata Baga Palemahan Desa Adat Serangan I Made Karsa?

Denpasar – Baga Palemahan Desa Adat Serangan, I Made Karsa, meluruskan informasi yang beredar mengenai keberadaan Banjar Kubu di kawasan Serangan. Ia menegaskan bahwa narasi yang menyebut Banjar Kubu “dihilangkan” merupakan informasi yang tidak utuh dan berpotensi menyesatkan masyarakat.

Menurut I Made Karsa, Banjar Kubu pada dasarnya bukan banjar yang berdiri sendiri sejak awal, melainkan merupakan tempekan atau wilayah pemukiman yang berkembang dari Banjar Dukuh. Pembentukan tempekan tersebut terjadi karena sebagian warga menetap di kawasan yang lokasinya cukup jauh dari pusat Banjar Dukuh.

“Banjar Kubu itu awalnya merupakan tempekan dari Banjar Dukuh. Karena warga tinggal cukup jauh dari pusat banjar, maka dibentuklah tempekan untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia menjelaskan, perubahan terjadi ketika proses pembebasan lahan di kawasan Serangan dilaksanakan. Setelah proses tersebut selesai, struktur Banjar Kubu kembali dilebur ke dalam Banjar Dukuh sehingga secara administrasi dan adat kembali menjadi satu kesatuan.

Menurutnya, langkah tersebut bukan berarti menghapus keberadaan masyarakat Banjar Kubu, melainkan penyesuaian struktur kewilayahan setelah adanya perubahan kawasan.

I Made Karsa mengungkapkan, saat itu terdapat sekitar 25 kepala keluarga (KK) yang menempati kawasan tersebut. Sebagian besar warga sebelumnya tinggal di atas lahan okupasi atau lahan timbul yang kemudian terdampak proses pembebasan lahan.

Sebagai bagian dari penyelesaian, warga direlokasi ke kawasan Banjar Dukuh. Mereka juga memperoleh ganti rugi dari pihak PT Bali Turtle Island Development (BTID), termasuk pembangunan kawasan permukiman yang hingga kini masih ditempati para warga.

“Sekitar 25 kepala keluarga direlokasi ke Banjar Dukuh. Mereka mendapatkan kompensasi dari PT BTID dan dibangunkan perumahan yang sampai sekarang masih ada dan ditempati,” ujarnya.

Karena itu, ia menilai tidak tepat apabila muncul tudingan bahwa Banjar Kubu dihilangkan secara sepihak. Menurutnya, yang terjadi adalah penyatuan kembali wilayah adat setelah adanya perubahan tata ruang dan relokasi masyarakat.

I Made Karsa juga menyoroti munculnya pernyataan kontroversial dari seorang tokoh masyarakat yang dinilai menggiring opini publik tanpa menyampaikan fakta secara utuh.

Ia menyayangkan adanya penyebaran isu yang dinilai hanya membangun persepsi negatif, namun tidak mengungkap latar belakang maupun kepentingan sebenarnya dari pihak yang menyampaikan pernyataan tersebut.

“Kami berharap masyarakat memperoleh informasi yang benar dan memahami sejarah Banjar Kubu secara utuh. Jangan sampai muncul opini yang menyesatkan dan menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” tegasnya.

Desa Adat Serangan berharap polemik mengenai Banjar Kubu dapat disikapi secara objektif dengan mengedepankan data sejarah serta fakta di lapangan, sehingga tidak berkembang menjadi informasi yang dapat memecah persatuan masyarakat.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (1)

  • Charity

    I am genuinely grateful to the owner of this web page who has shared this wonderful article at at this place.

    My site … u888

    Balas10 Juli 2026 12:22 PM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Australian Citizen Assaulted in Sanur Alleges Police Negligence After Filing Report

    Australian Citizen Assaulted in Sanur Alleges Police Negligence After Filing Report

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Ray
    • 28Komentar

    SANUR – An Australian citizen from Sydney, identified as Glenn Raymond Gibbins, claims his police report has received little follow-up despite being filed months ago. According to his legal representative, Made Somya Putra, the case has shown signs of neglect by law enforcement.   The report, registered under number LP/B/523/VI/2025/SPKT/POLRESTA DENPASAR/POLDA BALI on June 19, […]

  • Pemerintah RI Gagal Menangani? WNI Terlantar di Kamboja Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang dan Kekerasan Sistematis

    Pemerintah RI Gagal Menangani? WNI Terlantar di Kamboja Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang dan Kekerasan Sistematis

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 20Komentar

    KAMBOJA – Harapan untuk memperbaiki nasib di luar negeri berubah menjadi tragedi kemanusiaan bagi sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) di Kamboja. Iming-iming gaji tinggi justru menjerumuskan mereka ke dalam dugaan praktik perdagangan orang yang berujung pada eksploitasi sebagai operator judi online dan penipuan daring lintas negara. Berdasarkan keterangan kontributor media di lapangan, Selasa (24/3/2026), para […]

  • Presiden Prabowo Tinjau Korban Banjir di Denpasar

    Presiden Prabowo Tinjau Korban Banjir di Denpasar

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – Presiden RI Prabowo Subianto meninjau warga terdampak banjir besar di Bali, Sabtu (13/9). Tiba di Jalan Gajah Mada sekitar pukul 13.04 WITA, Presiden langsung memasuki Gang Gajah Mada IV untuk berdialog dengan masyarakat yang terdampak. Dalam kunjungan tersebut, Presiden berkomitmen membantu pemulihan kerugian akibat banjir. Pemerintah pusat dan daerah disebut akan bekerja sama […]

  • Jatiluwih Festival VII Resmi Dibuka, Tegaskan Harmoni Alam dan Tradisi dalam Pariwisata Berkelanjutan

    Jatiluwih Festival VII Resmi Dibuka, Tegaskan Harmoni Alam dan Tradisi dalam Pariwisata Berkelanjutan

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    TABANAN – Jatiluwih Festival VII Tahun 2026 resmi dibuka di kawasan Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, Sabtu (20/6/2026). Mengusung tema “In Balance with Nature, Inspired by Tradition”, festival tahunan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pelestarian alam, budaya, dan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan pariwisata berkelanjutan. Ketua Panitia Jatiluwih Festival VII sekaligus Manajer DTW […]

  • Aneh! Divonis 4,5 Tahun, Tom Lembong Tak Terima Uang Korupsi

    Aneh! Divonis 4,5 Tahun, Tom Lembong Tak Terima Uang Korupsi

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 12Komentar

    Jakarta – Mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dijatuhi vonis 4 tahun 6 bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat, 18 Juli 2025, dalam kasus impor gula periode 2015–2016. Vonis ini menuai sorotan karena majelis hakim tidak menemukan adanya niat jahat (mens rea) maupun keuntungan pribadi yang diperoleh Tom dari kebijakan […]

  • Jejak Ramayana di Samudra Hindia, Mitos Jembatan Rama yang Terbentang antara India dan Sri Lanka

    Jejak Ramayana di Samudra Hindia, Mitos Jembatan Rama yang Terbentang antara India dan Sri Lanka

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    DENPASAR – Hamparan batu kapur sepanjang sekitar 30 kilometer yang membentang di antara Pulau Mannar, Sri Lanka, dan Rameswaram di pesisir tenggara India, dikenal luas sebagai Jembatan Rama. Struktur alami yang juga disebut Jembatan Sithubanda atau Jembatan Adam ini sejak lama menyimpan kisah mitologis yang hidup dalam kepercayaan Hindu. Dalam epos Ramayana, jembatan tersebut diyakini […]

expand_less