Breaking News
light_mode

Dewan Pers Indonesia dan SPRI Ajukan 8 Tuntutan kepada Presiden Prabowo

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Dewan Pers Indonesia (DPI) bersama Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) secara resmi menyampaikan delapan tuntutan penting kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Tuntutan ini dinilai sebagai langkah mendesak untuk menjamin kemerdekaan pers sekaligus menghentikan dugaan penyalahgunaan wewenang oleh Dewan Pers saat ini.

Ketua DPI hasil Kongres Pers Indonesia 2019 yang juga Ketua Umum SPRI, Hence Mandagi, menilai kepemimpinan Dewan Pers yang selama ini dijabat tokoh non-wartawan berdampak buruk bagi ekosistem pers nasional.

“Kepemimpinan ini berpotensi merusak etika, independensi, dan kredibilitas pers. Lihat saja bagaimana pembiaran eksploitasi isu demonstrasi dan kerusuhan di media mainstream tanpa memperhatikan kode etik jurnalistik,” ujar Mandagi, 6 September 2025.

Menurutnya, situasi tersebut bukan hanya merusak opini publik, tetapi juga melemahkan fungsi pers sebagai pilar demokrasi. Ia menegaskan, tuntutan yang diajukan DPI dan SPRI merupakan suara mayoritas masyarakat pers yang selama ini merasa terdiskriminasi.

 

Delapan Tuntutan DPI dan SPRI

1. Perlindungan hak wartawan untuk bebas memilih organisasi sesuai amanat UU Pers Nomor 40 Tahun 1999.

2. Kesempatan setara bagi wartawan non-konstituen untuk mencalonkan diri sebagai anggota Dewan Pers.

3. Pelibatan organisasi pers non-konstituen dalam pengajuan dan pemilihan anggota Dewan Pers.

4. Pembatalan peraturan sepihak yang dikeluarkan Dewan Pers terkait organisasi konstituen.

5. Pembatalan SK Presiden tentang hasil pemilihan anggota Dewan Pers periode 2025–2028 karena dianggap menghilangkan hak wartawan non-konstituen.

6. Penindakan praktik sertifikasi ilegal kompetensi wartawan tanpa lisensi resmi dari BNSP.

7. Penertiban kewenangan lembaga uji kompetensi, dengan meminta BNSP mengambil alih fungsi tersebut.

8. Dukungan pemerintah menata ulang Dewan Pers, termasuk membersihkan dari elit dan eks pejabat yang diduga memanfaatkan posisinya.

 

Mandagi menegaskan, praktik regulasi sepihak membuat wartawan seolah dipaksa memilih organisasi konstituen Dewan Pers. Padahal, pasal 7 UU Pers dengan jelas menyebutkan wartawan bebas menentukan organisasinya. “Pers seharusnya dikendalikan oleh masyarakat pers, bukan oleh kelompok elit atau penumpang gelap,” katanya.

Lebih jauh, ia menilai belanja iklan nasional yang tersentralisasi pada konglomerasi media besar memperburuk ketimpangan. Media lokal dibiarkan terpinggirkan, sementara kerja sama publikasi dengan pemerintah hanya dinikmati segelintir media terverifikasi. “Inilah yang menyebabkan pengawasan terhadap kepala daerah dan pejabat pusat melemah, sehingga korupsi makin menjamur,” tegas Mandagi.

DPI dan SPRI berharap Presiden Prabowo segera mengambil langkah tegas agar pers Indonesia kembali sehat, profesional, dan bebas dari intervensi kelompok tertentu. “Selamatkan pers Indonesia dari elit dan eks pejabat yang tidak pernah berpengalaman di dunia pers. Jangan biarkan pers dimanfaatkan pihak-pihak yang tidak sejalan dengan semangat pemberantasan mafia migas, koruptor, dan pengusaha nakal,” pungkas Mandagi.

Sebagai informasi, Dewan Pers Indonesia merupakan wadah komunikasi berbagai organisasi pers di bawah Sekretariat Bersama Pers Indonesia yang pada 2018 menggelar Musyawarah Besar Pers Indonesia di TMII, dan pada 2019 melanjutkan dengan Kongres Pers Indonesia di Asrama Haji Pondok Gede. Sementara itu, SPRI berdiri sejak 1998 dan dideklarasikan pada 2000 di Jakarta, bahkan ikut terlibat dalam penyusunan draft UU Pers 1999. (Tim)

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (7)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia di Persimpangan Davos: Menjadi Pemain Utama atau Sekadar Pion Catur Perdamaian?

    Indonesia di Persimpangan Davos: Menjadi Pemain Utama atau Sekadar Pion Catur Perdamaian?

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Jakarta – Pembentukan Dewan Perdamaian Dunia (World Peace Council – WPC) di Davos baru-baru ini telah memicu diskusi luas mengenai arsitektur keamanan global dan pengaruhnya terhadap kedaulatan negara-negara berkembang seperti Indonesia. Perdebatan terkait hal itu tidak hanya terjadi di dalam negeri, tapi juga di tataran aktivis dan intelektual dunia. Artikel ini akan menganalisis dinamika tersebut […]

  • BTN Hadapi Gugatan PMH, Mantan Karyawan Tuntut Rp3 Miliar

    BTN Hadapi Gugatan PMH, Mantan Karyawan Tuntut Rp3 Miliar

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Mantan karyawan BTN menggugat terkait dugaan penguasaan barang milik dan menuntut ganti rugi Rp3 miliar. BTN membenarkan gugatan dan menyatakan perkara masih dalam proses hukum. DENPASAR — PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menghadapi gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang diajukan seorang mantan karyawannya ke Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Penggugat berinisial NKA (43), […]

  • Viral Doktor Desa Adat! Ketut Susila Dharma Gaungkan Reformasi Tradisi dan Gaya Hidup Tanpa Plastik

    Viral Doktor Desa Adat! Ketut Susila Dharma Gaungkan Reformasi Tradisi dan Gaya Hidup Tanpa Plastik

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 5194Komentar

    DENPASAR – Dunia akademik dan budaya Bali digugah oleh momen bersejarah: Ir. Ketut Susila Dharma, MM resmi menyandang gelar Doktor di bidang Ilmu Agama dan Kebudayaan dari Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar, Jumat (1/8). Namun bukan hanya karena predikat cumlaude yang diraihnya, melainkan juga karena disertasinya yang menyoroti modifikasi pemerintahan desa adat kuno serta pelaksanaan […]

  • Seru Sambil Edukasi, Voluntrip Kitabisa Ajak Warga Peduli Kesehatan Anjing dan Rabies

    Seru Sambil Edukasi, Voluntrip Kitabisa Ajak Warga Peduli Kesehatan Anjing dan Rabies

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    Voluntrip Kitabisa Denpasar mengajak warga dan pencinta anjing menikmati kegiatan jalan pagi bersama anabul sekaligus mendapat edukasi tentang perawatan hewan dan pencegahan rabies. DENPASAR – Kegiatan Voluntrip kitabisa dalam acara Denpasar edition, Peduli Anabul: Walk, Learn and Fun Game With Dogs, Minggu 23 Agustus 2026, berbagi ceria dan kebahagiaan bersama anjing kesayangan dengan edukasi bersama […]

  • Siswi Bali Raih 4 Medali di Kompetisi Sains Nasional, Stephanie Tembus 4 Bidang

    Siswi Bali Raih 4 Medali di Kompetisi Sains Nasional, Stephanie Tembus 4 Bidang

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    Stephanie Yuki Samantha, siswi kelas 1 SMAS Kristen Harapan Denpasar, meraih dua emas dan dua perak dalam empat bidang studi berbeda. JAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar asal Bali di ajang kompetisi sains tingkat nasional. Stephanie Yuki Samantha, siswi kelas 1 SMAS Kristen Harapan Denpasar, berhasil membawa pulang empat medali dari empat bidang studi […]

  • 21 Penyu Hijau Korban Perdagangan Ilegal Dilepas ke Laut di KEK Kura Kura Bali, Habitat Aman Jadi Alasan Utama

    21 Penyu Hijau Korban Perdagangan Ilegal Dilepas ke Laut di KEK Kura Kura Bali, Habitat Aman Jadi Alasan Utama

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – Sebanyak 21 ekor penyu hijau (Chelonia mydas) yang sebelumnya menjadi korban penyelundupan dan perdagangan satwa liar akhirnya kembali ke habitat alaminya. Pelepasliaran dilakukan di kawasan pesisir Pulau Serangan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali, Selasa (7/7/2026), setelah seluruh satwa dinyatakan sehat usai menjalani rehabilitasi. Kegiatan konservasi ini merupakan hasil kolaborasi Direktorat Kepolisian […]

expand_less