Breaking News
light_mode

Ajik ARUN Bali Sorot Pemkot Legalkan Izin Bangunan Gallery Kohinoor Walau Langgar Sempadan Sungai

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Polemik bangunan Gallery Kohinoor yang diduga melanggar ketentuan sempadan sungai kembali menjadi sorotan publik. Sekretaris ARUN Bali, Anak Agung Gede Agung Aryawan, ST, meminta Pemerintah Kota Denpasar bersikap tegas dan tidak menjadikan izin bangunan sebagai alasan untuk melegitimasi dugaan pelanggaran aturan tata ruang.

Dalam keterangannya di Denpasar, Jumat (12/6/2026), Agung Aryawan menilai penegakan peraturan daerah oleh Pemkot Denpasar selama ini terkesan tidak konsisten. Menurutnya, pemerintah terlihat tegas terhadap pelanggaran yang dilakukan masyarakat kecil, namun cenderung lunak terhadap bangunan yang diduga melanggar ketentuan sempadan sungai.

“Pemkot Denpasar melalui Satpol PP sering melakukan penertiban terhadap pelanggaran yang dilakukan masyarakat kecil, seperti manusia silver, badut jalanan, pengemis di lampu merah hingga pemasangan spanduk liar. Namun, terhadap bangunan yang diduga melanggar sempadan sungai justru tidak terlihat adanya tindakan tegas,” ujarnya.

Ia menilai kondisi tersebut memunculkan pertanyaan terkait komitmen pemerintah dalam menegakkan aturan secara adil dan tanpa pandang bulu. Menurutnya, hukum semestinya diterapkan sama kepada seluruh pihak, baik masyarakat umum maupun pemilik bangunan berskala besar.

Agung Aryawan juga menyoroti pernyataan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) Kota Denpasar, Cipta Sudewa, terkait rencana penataan sejumlah toko di Jalan Sulawesi. Ia menilai pernyataan yang menyebut Gallery Kohinoor tidak dibongkar karena telah mengantongi IMB menunjukkan adanya persoalan dalam memahami substansi aturan.

Menurutnya, keberadaan izin mendirikan bangunan tidak serta-merta dapat dijadikan dasar untuk membenarkan bangunan yang diduga berdiri di kawasan yang seharusnya tidak boleh dibangun.

“Jika memang terdapat bangunan yang melanggar sempadan sungai tetapi tetap memperoleh IMB, maka proses penerbitan izin tersebut perlu ditelusuri. Harus dipastikan seluruh prosedur dan ketentuan telah dipenuhi sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Lebih lanjut, ARUN Bali meminta aparat penegak hukum turut melakukan pengawasan apabila ditemukan indikasi penyimpangan dalam penerbitan perizinan yang bertentangan dengan ketentuan tata ruang maupun aturan sempadan sungai.

Menurut Agung Aryawan, pemerintah harus menunjukkan keberpihakan pada prinsip keadilan dan supremasi hukum. Ia mengingatkan agar pemerintah tidak hanya berperan sebagai pihak yang mengesahkan suatu bangunan melalui produk administrasi, tetapi juga memastikan seluruh proses perizinan berjalan sesuai ketentuan.

“Jangan sampai pemerintah hanya menjadi stempel bagi pelanggaran. Penegakan hukum harus dilakukan secara adil. Jika memang ada pelanggaran, maka harus ditindak sesuai aturan. Sebaliknya, jika tidak ada pelanggaran, pemerintah perlu membuka dokumen dan dasar hukumnya kepada publik agar tidak menimbulkan kecurigaan,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menambah panjang polemik terkait dugaan pelanggaran sempadan sungai di kawasan Jalan Sulawesi, yang belakangan menjadi perhatian berbagai kalangan. Publik kini menantikan langkah dan penjelasan resmi dari Pemkot Denpasar terkait status bangunan yang dipersoalkan tersebut.

Banyaknya berita beredar, sampai berita ini turun belum ada pernyataan resmi dari pemilik gedung, Media Gatra Dewata berkomitmen menyajikan pemberitaan yang independen, profesional, berimbang, dan netral sesuai Kode Etik Jurnalistik. Kami terbuka menerima masukan, koreksi, klarifikasi, maupun hak jawab dari seluruh pihak terkait setiap pemberitaan yang diterbitkan, sebagai wujud komitmen kami terhadap akurasi informasi, transparansi, dan penghormatan terhadap hak semua pihak.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (11)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Naluri Prostitusi Terungkap! Ketika Monyet Yale Memahami Uang dan Menjual Layanan Seks

    Naluri Prostitusi Terungkap! Ketika Monyet Yale Memahami Uang dan Menjual Layanan Seks

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 6Komentar

    DENPASAR – Sebuah eksperimen perilaku yang dilakukan para peneliti di Yale University membuka bab baru dalam pemahaman tentang asal-usul perilaku ekonomi. Dalam penelitian yang kini kerap dikutip di berbagai literatur akademik itu, sekelompok monyet kapusin diperkenalkan pada konsep mata uang sederhana berupa koin token yang dapat ditukarkan dengan makanan favorit mereka. Hasilnya jauh melampaui dugaan […]

  • Tanpa Bangun Pangkalan Luar Negeri, RI Perkuat Strategi Blue Water Navy Berbasis Diplomasi

    Tanpa Bangun Pangkalan Luar Negeri, RI Perkuat Strategi Blue Water Navy Berbasis Diplomasi

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Jakarta – Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menegaskan bahwa Indonesia tidak akan membangun pangkalan militer permanen di luar negeri, meskipun Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) tengah bertransformasi menuju konsep blue water navy. Kebijakan ini dipilih sebagai bagian dari strategi pertahanan yang tetap sejalan dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif. Berbeda dengan model United […]

  • Imigrasi Ngurah Rai Resmikan Immigration Lounge di Discovery Mall Bali, Urus Paspor Kini Lebih Mudah

    Imigrasi Ngurah Rai Resmikan Immigration Lounge di Discovery Mall Bali, Urus Paspor Kini Lebih Mudah

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    BADUNG – Masyarakat kini memiliki alternatif baru untuk mengurus berbagai layanan keimigrasian tanpa harus datang ke Kantor Imigrasi di Jimbaran. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai resmi membuka Immigration Lounge di Discovery Mall Bali melalui soft opening yang digelar pada Rabu (8/7/2026). Fasilitas ini menjadi Immigration Lounge pertama di Bali yang beroperasi di […]

  • Mimpi Buruk di Gorontalo! Kisah Pilu Dua ART, Beta dan Ana, Korban Janji Palsu

    Mimpi Buruk di Gorontalo! Kisah Pilu Dua ART, Beta dan Ana, Korban Janji Palsu

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Deda Henukh
    • 4Komentar

    Rote Ndao – Beta dan Ana Oehandi, dua sahabat asal Rote Ndao, memberanikan diri merantau ke Gorontalo demi mengubah jalan hidup. Tergiur iming-iming manis dari sebuah yayasan penyalur tenaga kerja, mereka berharap bisa meraih impian sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) non-masak. Dengan bekal semangat dan harapan, mereka meninggalkan kampung halaman tercinta. Namun, sesampainya di Gorontalo, […]

  • Doktor Ilmu Hukum ke-164 Unud, Agus Samijaya Angkat Reforma Agraria dalam Disertasinya

    Doktor Ilmu Hukum ke-164 Unud, Agus Samijaya Angkat Reforma Agraria dalam Disertasinya

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Ray
    • 11Komentar

    DENPASAR – Agus Samijaya, SH., MH., resmi meraih gelar Doktor Ilmu Hukum setelah mempertahankan disertasinya dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor di Aula Fakultas Hukum Universitas Udayana (Unud), Senin (22/9/2025). Dalam sidang yang dipimpin Dekan Fakultas Hukum Unud, Prof. Dr. Putu Gede Arya Sumerta Yasa, SH., MHum, Agus memaparkan hasil penelitiannya berjudul “Rekonseptualisasi Badan Bank Tanah […]

  • Harga Kos di Bali Kian Melambung, Pekerja Mengeluh, Cari Tempat Tinggal Kini Lebih Sulit daripada Cari Kerja

    Harga Kos di Bali Kian Melambung, Pekerja Mengeluh, Cari Tempat Tinggal Kini Lebih Sulit daripada Cari Kerja

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – Meningkatnya harga sewa kamar kos di Bali mulai menjadi persoalan serius bagi para pekerja, baik pendatang maupun warga yang mencari penghidupan di Pulau Dewata. Di sejumlah kawasan strategis, biaya sewa yang terus merangkak naik membuat banyak orang terpaksa menunda hidup mandiri, berbagi kamar, hingga tinggal jauh dari lokasi kerja demi menekan pengeluaran. Ardiansyah […]

expand_less