Breaking News
light_mode

Sampah! Sampah! Oh Sampah! Drama Kebijakan Setengah Matang, Publik Jadi Korban

  • account_circle Ray
  • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Kelucuan Pemerintah Provinsi Bali melalui Wayan Koster yang memastikan TPA Suwung harus resmi ditutup pada 23 Desember 2025, yang dengan tegasnya mengatakan,

“Nggak, nggak, tetap tanggal 23 (Desember). Saya sudah putuskan, tetap tanggal 23,” kata Koster seusai menghadiri peresmian Pos Bantuan Hukum dan Pembukaan Pelatihan Paralegal Desa/Kelurahan Provinsi Bali, Jumat (12/12/2025) di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung.

Tetapi disisi lain Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali melalui Ketua DPRD Bali, Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jack, menyebutkan akan berpeluang membuka kembali Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung, Denpasar, bila terjadi penumpukan sampah seusai penutupan pada 23 Desember 2025.

“Seandainya terjadi kemandekan, kami tentu mencoba untuk mengusulkan solusi terbaik membuka kembali ke depan, kami akan mengusulkan,” kata Ketua DPRD Bali, Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jack, saat ditemui di Kantor Gubernur Bali, Senin (15/12/2025).

Menyimak komentar dari Dr. Krishna S Nugraha Taira, SH, MKn dalam akun tiktoknya @krisnataira menyebutkan bahwa penutupan TPA Suwung dilakukan tanpa mempersiapkan sistem penggantinya.

Ibarat mau pindah rumah, rumah barunya disiapkan dulu bukan rumah lamanya dikunci, lalu satu keluarga disuruh bingung lanjutnya tertawa. Tentu ini menandakan nurut dengan keputusan pusat tetapi alarm ketakutan dibunyikan.

Tentu ini adalah teknik coba – coba kepada masyarakat, masyarakat Bali harus memahami kegagalan TPST. Bali membuka tiga TPST utama di Denpasar (Kesiman Kertalangu, Tahura, Padangsambian Kaja) yang diresmikan tahun 2023 untuk mengatasi penutupan TPA Suwung, dengan target total kapasitas 1.020 ton/hari.

Tiga TPST di Denpasar: Dibangun oleh pemerintah pusat (Kementerian PUPR) untuk menggantikan fungsi TPA Suwung.TPST Kesiman Kertalangu: Kapasitas 450 ton/hari, sudah diresmikan dan mulai uji coba sejak Maret 2023.

TPST Tahura (Taman Hutan Raya): Kapasitas 450 ton/hari, fokus pada produk wood pellet.

TPST Padangsambian Kaja: Kapasitas 120 ton/hari, fokus pada produk wood panel, kini telah gagal total.

“Pemerintah Bali bukan tegas tapi keras kepala pakai stempel negara, ” Ujar Krisna di akunnya.

TPST yang gagal tentu harus ada yang mempertanggungjawabkan secara hukum, karena ini menggunakan uang negara begitu besar, sebanyak ratusan milyar rupiah.

Dalam tulisan media nasional, Koster mengaku terpaksa menutup TPA Suwung karena instruksi dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Bahkan disana Koster mengaku sudah ditegur KLH karena TPA Suwung masih beroperasional. Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLHK) Bali Made Teja dan Kepala UPT TPA Suwung Ni Made Armadi terancam pidana apabila mengabaikan instruksi kementerian.

“Kalau nggak ditutup sampai bulan Desember, itu akan diterapkan pidana oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Itulah sebabnya, jujur saja tadinya tempo hari sudah diproses hukum pidana, kadis lingkungan dan kepala UPT mau dijadikan tersangka,” katanya.

Lebih jauh sebagai solusi kedepan Wakil Gubernur Bali, Giri Prasta menjelaskan bahwa pengelolaan sampah di Bali ke depan akan terpusat di proyek Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) dengan sistem pengangkutan tertutup tanpa truk terbuka.

Di mana seluruh pembiayaan ditangani Danantara, sementara Pemkab Badung dan Pemkot Denpasar hanya memastikan sampah diangkut tepat waktu hingga tuntas setiap hari; sampah tersebut akan diolah menjadi energi listrik yang dibeli PLN, dengan dukungan lahan seluas enam hektare dari Pelindo yang dihibahkan tanpa kompensasi demi kepentingan masyarakat Bali.

Untuk program ini masyarakat tidak perlu lagi memilah sampah, meskipun Pemprov Bali tetap mempertahankan TPS 3R dan teba modern sebagai strategi hulu guna mendorong pengolahan sampah organik rumah tangga, produksi pupuk organik, serta menanamkan prinsip bahwa sampah adalah berkah dan bernilai ekonomi sehingga tidak menjadi masalah yang dipindahkan ke wilayah lain.

Aksi damai/penyampaian pendapat di muka umum, yang akan dilakukan Forum Komunikasi Swakelola Sampah Bali (Forkom SSB) berhasil diredam.

“Kami menunda aksi damai sambil menunggu keputusan Menteri Lingkungan Hidup terkait permohonan penundaan penutupan TPA Suwung,” ujar Suarta, Rabu sore.

Mereka menunggu rampungnya Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) yang diperkirakan memakan waktu hingga dua tahun. (Ray)

@krisnatairaKemarin kita”MARAH” Hari ini kita pakai LOGIKA Chaos tak muncul tiba tiba Chaos itu buah dari keputusan Yang menolak mundur selangkah meski semua tanda bilang BELUM SIAP #tpasuwung #suarakita #krisnataira #bali♬ original sound – Krisna Taira – Krisna Taira

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (15)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus TRAP Lalai Soroti Aset Pemprov Untuk India Cultural Centre Bali Yang Mangkrak 22 Tahun

    Pansus TRAP Lalai Soroti Aset Pemprov Untuk India Cultural Centre Bali Yang Mangkrak 22 Tahun

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    DENPASAR – Pansus TRAP (Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan) DPRD Bali lupa menggeruduk aset Provinsi Bali yang rencananya digunakan untuk pembangunan India Cultural Centre Bali (ICCB) atau Pusat Kebudayan India di Jl. Tantular yang mangkrak sejak tahun 2004. 22 tahun aset ini terlihat terbengkalai tanpa sentuhan berarti lagi. Ide bagus pertukaran aset Provinsi […]

  • Belajar dari Lee Kuan Yew! Kepemimpinan Keras yang Mengantar Singapura ke Panggung Dunia

    Belajar dari Lee Kuan Yew! Kepemimpinan Keras yang Mengantar Singapura ke Panggung Dunia

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR : Singapura pada 1965 adalah negara kecil dengan segudang keterbatasan. Baru keluar dari Federasi Malaysia, tanpa sumber daya alam, tanpa minyak, bahkan tanpa pasokan air bersih mandiri. Namun dari kondisi nyaris mustahil itu, lahir sebuah negara maju yang kini disegani dunia. Di balik transformasi tersebut berdiri sosok Lee Kuan Yew, pemimpin yang memerintah selama […]

  • Skrining dan Edukasi Gigi Sejak Dini, drg. Maya Sari Dewi Soroti Pentingnya Pencegahan Penyakit Gigi pada Anak

    Skrining dan Edukasi Gigi Sejak Dini, drg. Maya Sari Dewi Soroti Pentingnya Pencegahan Penyakit Gigi pada Anak

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    Bangli – Upaya meningkatkan kesehatan gigi dan mulut anak-anak sejak usia dini kembali dilakukan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar melalui Bakti Sosial (Baksos) ke-XXXV yang berlangsung pada 25–26 Mei 2026 di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Salah satu lokasi sasaran kegiatan adalah SD Negeri Abuan, Desa Abuan. Kegiatan yang merupakan implementasi Tri Dharma […]

  • Pelangi Setelah Hujan, Catatan Kehidupan dari Negeri Sakura

    Pelangi Setelah Hujan, Catatan Kehidupan dari Negeri Sakura

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – Dari Negeri Matahari Terbit, tempat hamparan bunga sakura bermekaran, Dai Nippon (Jepang), saya mengawali coretan sederhana ini: “Niji no Kagayaki, Niji ga genki ni afurete iru” — Pelangi yang berkilau, pelangi yang memberi semangat. Sebagian besar dari kita tentu merasa bahagia saat melihat pelangi. Warnanya lembut, indah, dan menenangkan. Namun, pelangi bukanlah sesuatu […]

  • Australian Citizen Assaulted in Sanur Alleges Police Negligence After Filing Report

    Australian Citizen Assaulted in Sanur Alleges Police Negligence After Filing Report

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Ray
    • 28Komentar

    SANUR – An Australian citizen from Sydney, identified as Glenn Raymond Gibbins, claims his police report has received little follow-up despite being filed months ago. According to his legal representative, Made Somya Putra, the case has shown signs of neglect by law enforcement.   The report, registered under number LP/B/523/VI/2025/SPKT/POLRESTA DENPASAR/POLDA BALI on June 19, […]

  • Seba Baduy 2026! Ribuan Warga Kanekes Tempuh Jalan Kaki, Bawa Pesan Syukur dan Harmoni ke Pendopo Lebak hingga Serang

    Seba Baduy 2026! Ribuan Warga Kanekes Tempuh Jalan Kaki, Bawa Pesan Syukur dan Harmoni ke Pendopo Lebak hingga Serang

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Lebak — Dentingan lembut Angklung Buhun kembali akan menggema di Tanah Banten. Tradisi sakral Seba Baduy dipastikan digelar pada 23–26 April 2026, dengan melibatkan sekitar 2.000 warga adat dari wilayah Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak. Ribuan warga Baduy, yang terdiri dari kelompok Baduy Dalam dan Baduy Luar, akan berjalan kaki menempuh perjalanan panjang melintasi hutan […]

expand_less