Breaking News
light_mode

WNA Belanda Tewas Bersimbah Darah di Kerobokan, Luka Brutal Picu Dugaan Pembunuhan Terencana

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADUNG – Aksi kekerasan ekstrem kembali mengguncang kawasan Kuta Utara. Seorang warga negara Belanda berinisial RP (49) ditemukan dalam kondisi mengenaskan usai diserang di depan sebuah vila di wilayah Kerobokan. Korban meninggal dunia setelah mengalami luka parah akibat serangan senjata tajam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim identifikasi Polres Badung, korban mengalami luka terbuka serius di sejumlah bagian tubuh. Luka paling fatal ditemukan pada area wajah, dengan robekan yang membentang dari pipi hingga telinga. Selain itu, terdapat banyak luka tusukan dan sayatan di kepala, leher, bahu, lengan, serta punggung.

Petugas juga menemukan indikasi adanya upaya perlawanan dari korban. Luka pada pergelangan tangan dan ibu jari diduga terjadi saat korban berusaha menahan atau menangkis serangan pelaku.

Korban sempat dilarikan ke RS BIMC untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong akibat kehabisan darah dan tingkat keparahan luka yang tinggi.

Hingga kini, motif pembunuhan masih menjadi tanda tanya. Kepolisian memastikan tidak ada barang berharga milik korban yang hilang dari lokasi kejadian, sehingga dugaan perampokan mengarah pada kemungkinan lain, termasuk motif pribadi atau aksi yang telah direncanakan.

Dua orang terduga pelaku disebut-sebut terlibat dalam kejadian ini. Keduanya melarikan diri menggunakan sepeda motor setelah melakukan penyerangan. Ciri-ciri yang dikantongi aparat, salah satu pelaku mengenakan jaket ojek daring, sementara lainnya memakai kaos berwarna oranye.

Kasus ini menambah daftar kejahatan serius yang menyasar warga asing di Bali dan memicu kekhawatiran publik terhadap aspek keamanan, khususnya di kawasan wisata. Aparat kepolisian saat ini masih melakukan pengejaran intensif terhadap para pelaku serta mendalami kemungkinan keterkaitan dengan motif tertentu.

Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor guna mempercepat pengungkapan kasus.

Admin

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (1)

  • 💰 +1.81919236457 Вitсоin Next ⇢ telegra.ph/Blockchaincom-03-17?hs=4d0077c5b51a7057b7c0e4236066a520& 💰

    88dl3t

    Balas26 Maret 2026 7:44 AM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepengurusan Baru, Sekretaris DPC Peradi SAI Denpasar Kadek Arta Sebut Sinergi Dengan Aparat Sesama Penegak Hukum Penting

    Kepengurusan Baru, Sekretaris DPC Peradi SAI Denpasar Kadek Arta Sebut Sinergi Dengan Aparat Sesama Penegak Hukum Penting

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Ray
    • 129Komentar

    DENPASAR – Acara pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perkumpulan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia (Peradi SAI) Denpasar Masa Bakti 2026-2030 di Riverside Convention Center, Jalan Gunung Catur IVA Nomor 8, Padang Sambian Kaja, Denpasar, Sabtu, 22 Agustus 2026, berjalan sukses. Dihadiri juga Gubernur Koster dengan harapan keberadaan DPC Peradi SAI Denpasar dapat memperkuat kolaborasi […]

  • Peluncuran Buku Bhaerawa Jnana Dapat Sambutan Hangat dari Berbagai Pihak

    Peluncuran Buku Bhaerawa Jnana Dapat Sambutan Hangat dari Berbagai Pihak

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 26Komentar

    KLUNGKUNG – Terbitnya buku Bhaerawa Jnana karya Pembina Yayasan Padukuhan Sri Chandra Bhaerawa (PSCB), Ida Pandita Dukuh Celagi Dhaksa Dharma Kirti, mendapat sambutan antusias dari berbagai pihak. Acara launching (peluncuran) dan bedah buku ini digelar Yayasan PSCB di Pasraman Sri Taman Ksetra, Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Sabtu (30/8/2025). Bedah buku Bhaerawa Jnana menghadirkan […]

  • Ditemukan Setelah 13 Tahun Pencarian, Rafflesia Hasseltii Bikin Pemandu Menangis Haru di Hutan Sumbar

    Ditemukan Setelah 13 Tahun Pencarian, Rafflesia Hasseltii Bikin Pemandu Menangis Haru di Hutan Sumbar

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 18Komentar

    SUMATERA BARAT – Spesies bunga langka Rafflesia hasseltii kembali membuat gebrakan dunia botani setelah ilmuwan berhasil menemukannya mekar di hutan hujan Sumatera Barat. Penemuan ini menjadi momen emosional yang mengharukan karena keberhasilannya datang setelah 13 tahun pencarian tanpa henti. Dalam video yang diunggah akun resmi Oxford University, terlihat seorang pemandu lokal, Septian Andriki atau Deki, […]

  • Royal Ambarrukmo Supports Development of Sidorejo Tourism Village

    Royal Ambarrukmo Supports Development of Sidorejo Tourism Village

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 1414Komentar

    YOGYAKARTA, December 3, 2025 — In celebration of its 14th anniversary, Royal Ambarrukmo Yogyakarta reaffirmed its commitment to empowering local communities by carrying out a Corporate Social Responsibility (CSR) program in Sidorejo Tourism Village, Lendah, Kulonprogo. Under the theme “Nirasoka Mahakarti,” the five-star heritage hotel translated its philosophy of collaboration, consistency, and meaningful action into […]

  • Berani Jalani Watangan Matah, Selegram Intan Casrina Tuai Salut di Prosesi Sakral Calonarang Pura Samuan Tiga

    Berani Jalani Watangan Matah, Selegram Intan Casrina Tuai Salut di Prosesi Sakral Calonarang Pura Samuan Tiga

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    GIANYAR – Sosok selegram Bali, Intan Casrina, menjadi perhatian publik usai tampil dalam prosesi sakral Calonarang di Pura Samuan Tiga, Kabupaten Gianyar. Dalam rangkaian upacara tersebut, Intan diketahui ngayah sebagai Watangan Matah, sebuah ritual spiritual yang sarat makna dan tidak dijalani sembarang orang. Momen itu viral di media sosial setelah video dan dokumentasi prosesi beredar […]

  • Jejak Pohon Asem di Jalanan Warisan Kolonial, Strategi, Fungsi, dan Manfaat yang Masih Terasa Hingga Kini

    Jejak Pohon Asem di Jalanan Warisan Kolonial, Strategi, Fungsi, dan Manfaat yang Masih Terasa Hingga Kini

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 13Komentar

    BALI — Pohon Asem Jawa yang tumbuh berjajar di berbagai ruas jalan tua bukan ditanam secara kebetulan. Pada masa kolonial Belanda, penanaman pohon ini menjadi bagian dari strategi infrastruktur yang dirancang untuk menjawab kebutuhan praktis, navigasi, hingga keamanan perjalanan di wilayah tropis. Dalam catatan sejarah, pemerintah kolonial memilih Asem Jawa karena kemampuannya memberikan keteduhan alami […]

expand_less