Breaking News
light_mode

Jalan “Benyah” Pemkab Karangasem Cuek 20 Tahun Tapi Pajak Diambil, Warga Gulinten Iuran Semen Jalan Demi Akses

  • account_circle Ray
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KARANGASEM – Menunggu kepedulian Pemerintahan Kabupaten Karangasem terhadap keberadaan jalan yang menghubungkan Desa Tribhuana menuju Desa Bunutan (Br. Dinas Lebuh) hingga Banjar Dinas Gulinten, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem (±15,8 km) selama 20 tahun tak juga kunjung diperbaiki.

Jalan aspal yang ditambal semen mulai rusak kembali, bertahan 6 bulan – 1 tahun.

Kerusakan parah sampai jebolnya pinggiran jalan membuat jalan yang menjadi akses utama masyarakat sekaligus jalur menuju destinasi wisata Lahangan Sweet yang merupakan destinasi baru wisata menjadi terhambat dan berbahaya.

Menurut keterangan dari Kelian Desa Adat Gulinten, Ketut Winata menyebutkan terpaksa *memeras* masyarakat lantaran jalan tersebut tidak diperbaiki sejak pertama kali diaspal tahun 2006 silam.

Jalanan tambal sulam dengan aspal dan semen.

Iuran Rp50 ribu per kepala keluarga (KK) setiap bulan digunakannya untuk menambal sulam jalan yang berlubang dan kuncian pinggiran sisa – sisa aspal baheula yang menempel disana menggunakan semen.

“Jalan itu paling bertahan 1 tahun sebelum hancur kembali. Bagi masyarakat kami Rp50 ribu rupiah setiap bulan bukan perkara ringan lantaran pekerjaannya sebagaian besar adalah petani dan buruh bangunan, “ujar Ketut Winata, Senin (10/8/2026).

Hasil tangkapan layar, live facebook saat kerja bakti bersama menyemen jalan yang berlubang dan rusak parah.

Jalan tersebut merupakan akses pekerjaan, transportasi bahkan medis yang butuh penanganan cepat. Untuk memperbaiki itu warga secara gotong royong sampai larut malam demi kelancaran kehidupan mereka yang sampai saat ini tidak tersentuh pemerintah.

“Mau gimana lagi, harus iuran! karena itu akses satu – satunya kami untuk hidup, ” Keluh seorang warga yang bernama Wayan Suryati, yang tinggal diujung desa dalam.

Jalan termonitor jebol disebelah kiri (bahaya), hanya dibatasi dengan tali rafia.

Keluhan Wisatawan 

Destinasi wisata Lahangan Sweet yang menjadi andalan Desa Bunutan yang mulai dibuka kembali dan dikembangkan pada tahun 2022 setelah pandemi Covid-19 mulai melandai negeri.

Aktivitas ekonomi masyarakat terhadap Objek Wisata ini sangat tinggi, lantaran tamu yang hadir baik wisatawan lokal, domestik hingga mancanegara cukup menyibukan masyarakat sekitar.

Wisatawan yang ramai berkunjung, kadang mengalami cedera akibat jatuh dan lainnya.

Melalui PT Pesona Bukit Lahangan dan berbagai perizinan telah dipenuhi, Ketut Winata sebut pembayaran pajak dari objek wisata tersebut mencapai puluhan juta setiap bulan.

“Pada Juni 2026, pembayaran pajak disebut sekitar Rp21 juta, sedangkan pada Juli mencapai sekitar Rp26,9 juta, “ungkapnya.

Pajak yang disetor tidak sebanding dengan perhatian Pemerintah Kabupaten Karangasem dalam bentuk infrastruktur akses jalan yang memadai.

Kelian Desa Adat Gulinten, Ketut Winata.

“Kami tidak memojokkan pemerintah. Kami hanya meminta yang namanya berkeadilan dan perhatian,” katanya.

Bahkan sebutnya ada yang mencibir, kalau di Ubud kayunya yang diukir, tetapi di sini kok jalan yang diukir menceritakan keluh kesah seorang tamu.

Kepala Dusun: Ini Bukan Hanya Jalan Wisata

Keluhan yang serupa juga didengar dari I Nyoman Suandana selaku Kepala Dusun setempat.

I Nyoman Suandana selaku Kepala Dusun.

“Didepan itu (objek wisata) adalah jalan kabupaten, rusak parah. Hal ini sudah disampaikan berulang kali, sampai saat ini belum juga mendapatkan tindak lanjutnya, “jelasnya.

Ia juga meminta Pemerintahan Kabupaten Karangasem lebih peka terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Desa Bunutan.

“Bagaimana pariwisata itu bisa berkembang kalau fasilitas jalannya seperti sungai? Banyak keluh kesah dari tamu pengunjung, jalannya rusak dan berbahaya, ” tegasnya.

Destinasi wisata.

Ia juga menyebutkan masih adanya tunggakan hutang di LPD untuk pengembangan objek wisata, destinasi wisata tersebut juga mampu menyerap sekitar 40 tenaga kerja dari masyarakat lokal. Masyarakat Gulinten sendiri berjumlah sekitar 300 KK dengan populasi sekitar 1.200 jiwa.

Driver Wisatawan: Tanjakan Itu Alam, Jalan Berlubang Bisa Diperbaiki

Putu (40) seorang driver, mengatakan Lahangan Sweet merupakan destinasi yang bagus dan banyak peminat, cuma akses jalan bahkan yang longsor (hanya ditutup pakai tali rafia) itu membahayakan tamu.

Soal tanjakan itu merupakan bagian dari kondisi alam yang memang tidak bisa dihindari, namun infrastruktur jalan adalah kewajiban untuk diperbaiki.

Editor – Ray

Catatan Redaksi, 

Cover both sides merupakan prinsip jurnalistik yang memberikan ruang dan kesempatan yang adil kepada seluruh pihak yang terkait dalam suatu pemberitaan untuk menyampaikan keterangan, klarifikasi, hak jawab, dan hak koreksi.

Redaksi berkomitmen menyajikan informasi secara berimbang, objektif, dan berdasarkan fakta, serta terbuka memuat tanggapan dari pihak yang merasa dirugikan atau memiliki informasi berbeda sebagai bagian dari upaya menjaga akurasi, keberimbangan, dan profesionalitas karya jurnalistik.

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (3)

  • phwinphcom

    Great platform with a very professional layout. The transparency in their rules makes me trust them more than other sites. phwinphcom is top notch.

    Balas28 Agustus 2026 2:43 AM
  • Bud

    Browse promotions galore on Kaizenaire.com, Singapore’ѕ premier
    shopping site.

    Ꮃith events liкe tһe Ꮐreat Singapore Sale,
    tһis shopping heaven maintains Singaporeans hooked οn promotions and irresistible deals.

    Singaporeans love tгying brand-neѡ recipes fгom international foods
    іn the house, and keeр in mind t᧐ stay updated on Singapore’ѕ most recent promotions ɑnd shopping deals.

    Anothersole sells comfy leather shoes, adoted Ƅy Singaporeans fоr tһeir
    resilient, trendy shoes ideal foг metropolitan way of livings.

    SK Jewellery crafts fine gold and diamond pieces mah, valued Ƅу Singaporeans for
    their attractive styles Ԁuring festive celebrations ѕia.

    Woh Hup sauces up meals with oyster sauce ɑnd spices, beloved for boosting hߋme-cookedChinese meals.

    Eh, clever Singaporeans check Kaizenaire.сom daily mah, for аll thе shiok shopping deals and discount rates lah.

    Ꮋere іs my web site :: promotions singapore

    Balas14 Agustus 2026 12:14 PM
  • Muhammad

    If you desire to get much from this article then you have to
    apply such techniques to your won website.

    Here is my web blog 8s

    Balas14 Agustus 2026 1:10 AM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Garda Media Group Salurkan Ratusan Paket Bantuan untuk Korban Banjir Denpasar

    Garda Media Group Salurkan Ratusan Paket Bantuan untuk Korban Banjir Denpasar

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Wilayah yang Belum Terjamah Bantuan Pemerintah Kini Dapat Perhatian DENPASAR – Banjir besar yang melanda sejumlah titik di Kota Denpasar dalam beberapa hari terakhir meninggalkan luka mendalam bagi warga. Tidak hanya merendam rumah dan fasilitas umum, bencana ini juga memutus akses jalan, membuat banyak keluarga kesulitan memperoleh kebutuhan dasar. Ironisnya, hingga kini masih ada sejumlah […]

  • Tanpa Beschikking, Penyegelan BTID Dinilai Berpotensi Abuse of Power

    Tanpa Beschikking, Penyegelan BTID Dinilai Berpotensi Abuse of Power

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Ray
    • 13Komentar

    DENPASAR – Langkah Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Bali yang turun langsung ke sejumlah wilayah seperti Buleleng, Gilimanuk, hingga Serangan dinilai sebagai terobosan progresif dalam menjalankan fungsi pengawasan dan penyerapan aspirasi masyarakat. Namun, di balik apresiasi tersebut, muncul kritik tajam terkait mekanisme hukum atas rekomendasi pansus yang diduga langsung diikuti tindakan penertiban di lapangan. Advokat […]

  • Jejak Pohon Asem di Jalanan Warisan Kolonial, Strategi, Fungsi, dan Manfaat yang Masih Terasa Hingga Kini

    Jejak Pohon Asem di Jalanan Warisan Kolonial, Strategi, Fungsi, dan Manfaat yang Masih Terasa Hingga Kini

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 13Komentar

    BALI — Pohon Asem Jawa yang tumbuh berjajar di berbagai ruas jalan tua bukan ditanam secara kebetulan. Pada masa kolonial Belanda, penanaman pohon ini menjadi bagian dari strategi infrastruktur yang dirancang untuk menjawab kebutuhan praktis, navigasi, hingga keamanan perjalanan di wilayah tropis. Dalam catatan sejarah, pemerintah kolonial memilih Asem Jawa karena kemampuannya memberikan keteduhan alami […]

  • Kanker Tulang! Penyakit Mematikan yang Menggerogoti Jaringan Sehat, Pakar Ingatkan Perlunya Deteksi Dini

    Kanker Tulang! Penyakit Mematikan yang Menggerogoti Jaringan Sehat, Pakar Ingatkan Perlunya Deteksi Dini

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 10Komentar

    DENPASAR – Kanker tulang menjadi salah satu penyakit berbahaya yang kerap tidak disadari hingga mencapai stadium lanjut. Penyakit ini terjadi ketika sel-sel abnormal tumbuh secara tak terkendali di dalam tulang, membentuk tumor yang perlahan menghancurkan jaringan sehat. Kondisi ini melemahkan struktur tulang, menyebabkan nyeri kronis, pembengkakan, hingga meningkatkan risiko patah tulang meski hanya karena aktivitas […]

  • Arly/Komang Melaju ke Semifinal Roberset Cup

    Arly/Komang Melaju ke Semifinal Roberset Cup

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    DENPASAR – Pasangan unggulan Putu Arly / Komang BL melangkah mantap ke semifinal Roberset Cup 2025 usai menaklukkan kuda hitam Danan / Gerry di perempat final, Rabu (13/8). Sejak awal laga, Arly/Komang langsung memegang kendali permainan. Serangan tajam Arly berpadu dengan permainan net cermat Komang membuat lawan kesulitan mengembangkan strategi. Set pertama ditutup dengan skor […]

  • Jalan Tembus Tibubeneng-Umalas Dikebut, Pemkab Badung Siapkan Senjata Baru Lawan Macet Canggu

    Jalan Tembus Tibubeneng-Umalas Dikebut, Pemkab Badung Siapkan Senjata Baru Lawan Macet Canggu

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Proyek senilai Rp74 miliar lebih ini disiapkan sebagai jalur alternatif untuk mengurai kemacetan Canggu, Berawa, hingga Umalas, sekaligus memperkuat konektivitas kawasan pariwisata Badung. BADUNG – Kemacetan yang kerap mengunci pergerakan kendaraan di kawasan Canggu, Tibubeneng, Berawa hingga Umalas mendorong Pemerintah Kabupaten Badung mempercepat pembangunan infrastruktur jalan baru. Salah satu langkah yang kini dikebut adalah pembangunan […]

expand_less