Breaking News
light_mode

Sertifikat Tumpang Tindih di Kubu Karangasem Diadukan ke Ombudsman, BPN Disorot

  • account_circle Ray
  • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tanah warisan bersertifikat sejak 1979 diduga tumpang tindih dengan sertifikat pihak lain seluas sekitar 1,2 hektare, BPN Karangasem diminta membuka proses penerbitannya.

KARANGASEM – Persoalan dugaan tumpang tindih sertifikat tanah di wilayah Kubu, Kabupaten Karangasem, berujung ke Ombudsman RI Perwakilan Bali. Warga bernama Made Sunarta bersama kuasa hukumnya, Nengah Jimat, mendatangi Kantor Ombudsman RI Perwakilan Bali pada Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 10.00 Wita untuk mengadukan pelayanan dan penanganan persoalan pertanahan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Karangasem.

Pengaduan tersebut berkaitan dengan tanah warisan keluarga yang menurut pihak Sunarta telah memiliki sertifikat sejak 1979. Namun, belakangan diketahui sebagian bidang tanah yang sama diduga kembali tercatat dalam sertifikat atas nama pihak lain.

Kuasa hukum Sunarta, Nengah Jimat, mengatakan tanah milik kliennya terdiri atas tiga bidang dan telah mengalami sejumlah proses administrasi pertanahan, termasuk peralihan hak serta turun waris sebelum akhirnya dibaliknamakan kepada Sunarta.

“Tanah tersebut beberapa kali mengalami peralihan, termasuk proses turun waris pada 2014 dan 2016, hingga akhirnya sertifikat dibaliknamakan kepada klien kami,” ujar Jimat.

Menurut Jimat, Sunarta sebelumnya tinggal di Singaraja dan baru kembali ke Karangasem pada 2021. Persoalan baru diketahui pada 2025 setelah Sunarta memperoleh informasi bahwa sebagian tanah yang selama ini menjadi haknya diduga telah disertifikatkan atas nama pihak lain.

Untuk memastikan informasi tersebut, Sunarta kemudian melakukan pengecekan melalui aplikasi Sentuh Tanahku. Dari penelusuran itu, ditemukan indikasi adanya bidang tanah yang beririsan dengan bidang lain yang tercatat dalam sertifikat berbeda.

Sunarta kemudian mendatangi Kantor Pertanahan Kabupaten Karangasem untuk meminta penjelasan. Pihak BPN Karangasem selanjutnya melakukan pengecekan lapangan. Berdasarkan penjelasan kuasa hukum, hasil pengecekan tersebut menunjukkan adanya persoalan tumpang tindih bidang tanah.

Persoalan semakin menjadi sorotan setelah BPN Karangasem disebut telah memanggil pihak yang tercatat sebagai pemegang sertifikat lainnya sebanyak tiga kali, yakni pada Januari, Februari, dan Maret 2026.

Namun, menurut Jimat, pihak yang dipanggil tidak pernah hadir dalam pemanggilan tersebut. Ketika dilakukan pengecekan lapangan, pihak tersebut juga disebut hanya mengutus seseorang untuk menunjukkan lokasi dan batas tanah.

“Selama proses pemanggilan, pihak yang mensertifikatkan tanah kami tidak pernah hadir. Ketika diajak melakukan cross check ke lapangan, justru mengutus orang. Tetapi orang tersebut juga tidak bisa menunjukkan batas-batas tanah,” kata Jimat.

Total luas tanah yang menjadi persoalan disebut mencapai sekitar dua hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 1,2 hektare diduga mengalami overlapping dengan bidang tanah yang tercatat dalam sertifikat lain. Tanah tersebut merupakan tanah kering yang selama ini lebih banyak dimanfaatkan untuk perkebunan.

Jimat menjelaskan tanah tersebut merupakan bagian dari warisan keluarga. Sunarta disebut membeli bagian tanah tersebut dari kerabatnya dengan tujuan mempertahankan kepemilikan tanah agar tetap berada dalam lingkungan keluarga.

“Ini tanah warisan. Karena masih ada hubungan keluarga, kemudian dibeli oleh beliau supaya tidak berpindah ke pihak lain. Selama ini tidak pernah terpikirkan akan ada pihak lain yang mensertifikatkan tanah tersebut,” jelasnya.

Persoalan tersebut hingga kini belum menemukan titik penyelesaian. Bahkan, pada 20 Juli 2026, Kantor Pertanahan Kabupaten Karangasem menerbitkan surat pemberitahuan hasil penanganan bidang tanah yang disebut tumpang tindih kepada Sunarta.

Dalam surat tersebut, BPN disebut menyarankan agar pihak Sunarta melakukan koordinasi, mediasi, dan musyawarah dengan pihak yang berkaitan dengan objek tanah yang dipersoalkan.

Saran tersebut justru dipertanyakan pihak Sunarta karena mereka mengaku tidak mengetahui secara jelas identitas, alamat, maupun keberadaan pemegang sertifikat lainnya.

“Klien kami justru diminta menyelesaikan dengan pihak yang mensertifikatkan. Bagaimana kami bisa menyelesaikan kalau orangnya tidak dikenal, alamatnya tidak diketahui, dan pihak tersebut juga tidak pernah hadir ketika dipanggil BPN?” tandas Jimat.

Made Sunarta menunjuk batas – batas tanah miliknya.

Jimat menilai ketika terdapat indikasi tumpang tindih sertifikat, Kantor Pertanahan perlu melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap data fisik dan data yuridis masing-masing bidang tanah, termasuk menelusuri proses penerbitan sertifikat yang dipersoalkan.

“Kami meminta BPN Karangasem melakukan tindakan tegas, termasuk memeriksa dan melakukan pembatalan terhadap sertifikat yang tumpang tindih apabila memang terbukti bermasalah. Ini jelas ada rentang waktu, sertifikat pertama sudah ada sejak 1979, sementara yang lainnya terbit kemudian,” tegas Jimat.

Ia juga mempertanyakan bagaimana sertifikat lain dapat terbit apabila objek tanah yang diduga sama sebelumnya telah memiliki alas hak dan sertifikat.

Menurut Jimat, proses penerbitan sertifikat yang dipersoalkan perlu diperiksa untuk mengetahui apakah seluruh prosedur administrasi, pemeriksaan data fisik, data yuridis, serta pengecekan objek tanah telah dilakukan sesuai ketentuan.

“Menurut kami ada indikasi maladministrasi yang perlu diperiksa. Tetapi apakah benar terjadi maladministrasi atau tidak, tentu itu harus dibuktikan melalui pemeriksaan oleh lembaga yang berwenang,” ujarnya.

Jimat juga menyebut pihaknya melihat adanya pola yang menurutnya menyerupai praktik mafia tanah. Namun, ia menegaskan dugaan tersebut masih membutuhkan pembuktian melalui pemeriksaan dan proses hukum.

“Kami melihat proses pensertifikatan ini ada indikasi cacat hukum dan ada indikasi pola-pola kerja mafia tanah,” katanya.

Atas persoalan tersebut, Sunarta dan kuasa hukumnya memilih menempuh jalur pengawasan pelayanan publik dengan mengadukan persoalan tersebut kepada Ombudsman RI Perwakilan Bali.

Laporan diterima petugas Ombudsman RI Perwakilan Bali, Yudi dan Dinar. Namun, hingga laporan disampaikan, pihak Ombudsman belum memberikan keterangan mengenai substansi pengaduan maupun kesimpulan atas dugaan maladministrasi karena laporan masih berada pada tahap pemeriksaan awal.

Jimat mengatakan laporan tersebut selanjutnya akan melalui pemeriksaan formil dan materiil untuk menentukan apakah terdapat dugaan maladministrasi sebagaimana yang dilaporkan.

“Kami serahkan kepada Ombudsman untuk memeriksa. Apakah nanti ada pelanggaran aturan atau tidak, tentu melalui pemeriksaan. Kami berharap persoalan ini tidak berlarut-larut,” katanya.

Hingga pengaduan ke Ombudsman disampaikan, pihak Sunarta disebut belum menempuh gugatan ke pengadilan. Penyelesaian saat ini masih diarahkan melalui mekanisme administrasi pertanahan dan pengawasan pelayanan publik.

Jimat berharap persoalan tersebut menjadi perhatian serius karena sengketa maupun tumpang tindih sertifikat berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum bagi pihak yang mengklaim memiliki hak atas tanah.

Sementara itu, Gatra Dewata telah mengonfirmasi persoalan tersebut kepada Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Karangasem, I Made Arya Sanjaya, S.H., M.H., untuk memperoleh penjelasan mengenai proses penanganan dugaan tumpang tindih sertifikat tersebut, termasuk hasil pemeriksaan lapangan dan langkah yang telah dilakukan BPN.

Nama I Made Arya Sanjaya sebagai Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Karangasem pada 2026 juga tercatat dalam pemberitaan dan keterangan resmi instansi pemerintah.

Namun hingga berita ini diturunkan, Kepala BPN Karangasem I Made Arya Sanjaya belum memberikan tanggapan kepada Gatra Dewata. Dengan demikian, informasi mengenai proses penerbitan sertifikat yang dipersoalkan, dasar rekomendasi mediasi, serta langkah BPN terhadap dugaan bidang tanah yang overlapping masih menunggu penjelasan resmi dari Kantor Pertanahan Kabupaten Karangasem.

Gatra Dewata membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Kantor Pertanahan Kabupaten Karangasem maupun pihak lain yang disebut dalam pemberitaan ini. Setiap informasi tambahan atau klarifikasi resmi akan diberitakan secara proporsional sesuai prinsip keberimbangan dan kode etik jurnalistik.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (7)

  • Allan

    We aare a gaggle of voluunteers and opening a brand neww
    sfheme in our community. Your web site offere uss with helpful info tto worrk on. Youu havbe perforrmed a formdable task aand
    our entite neighbirhood might be graateful tto you.
    xnxx

    Feell free to visjt my webpage: gget vppn (https://linktr.ee/)

    Balas4 November 2026 10:09 PM
  • 5k5k777

    Honestly the best experience I have had in a long time. The bonuses are actually generous and the games load instantly. Definitely sticking with 5k5k777 from now on.

    Balas26 Oktober 2026 8:46 AM
  • jilicashslotlogin

    Quick deposits and even quicker withdrawals. That is all I really care about and they nail it. I am sticking with jilicashslotlogin from now on.

    Balas23 Oktober 2026 3:13 PM
  • bd777jili

    Top notch service and the games are super addictive. I finally found a platform that actually works without lagging. bd777jili is the way to go.

    Balas18 Oktober 2026 8:48 AM
  • kr22fun

    This place is honestly so much fun. The community is great and the games keep me entertained for hours. If you want a stress free gaming environment go for kr22fun.

    Balas15 Oktober 2026 1:10 AM
  • jdbjililogin

    I love the JDB games available on this platform. The graphics are top notch and the winning streaks are real. Try jdbjililogin if you want a win.

    Balas13 Oktober 2026 2:17 AM
  • idlaga88

    I really love how smooth the interface is here. Had a great run last night and the payout was super fast. Definitely my new favorite spot! idlaga88

    Balas8 Oktober 2026 5:51 PM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Paulus Henuk Optimalkan Manajemen Kepegawaian Lewat Baperjakat dan Open Bidding

    Bupati Paulus Henuk Optimalkan Manajemen Kepegawaian Lewat Baperjakat dan Open Bidding

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    Rote Ndao, NTT – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao di bawah kepemimpinan Bupati Paulus Henuk terus memacu peningkatan kualitas manajemen kepegawaian. Melalui pelaksanaan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) yang tengah berjalan, Pemkab mempersiapkan proses open bidding atau seleksi terbuka untuk mengisi sejumlah jabatan strategis. Baperjakat memiliki peran sentral dalam menilai dan memberikan rekomendasi terkait pengangkatan, […]

  • Israel Serahkan Sistem Pertahanan Laser Iron Beam Siap Tempur kepada Militer

    Israel Serahkan Sistem Pertahanan Laser Iron Beam Siap Tempur kepada Militer

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    ISRAEL – Kementerian Pertahanan Israel secara resmi menyerahkan sistem pertahanan udara berbasis laser berkekuatan tinggi pertama yang siap operasional, bernama Iron Beam, kepada Angkatan Pertahanan Israel (IDF). Sistem yang dikembangkan oleh perusahaan pertahanan Rafael Advanced Defense Systems ini akan dioperasikan oleh Angkatan Udara Israel dan diintegrasikan ke dalam jaringan pertahanan udara berlapis yang telah ada, […]

  • 6.500 Mahasiswa Baru Resmi Ikuti PKKMB Prabhu Udayana 2025, Rektor Pastikan Tanpa Kekerasan

    6.500 Mahasiswa Baru Resmi Ikuti PKKMB Prabhu Udayana 2025, Rektor Pastikan Tanpa Kekerasan

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 6Komentar

    Jimbaran, 12 Agustus 2025 – Sebanyak 6.500 mahasiswa baru resmi mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Prabhu Udayana 2025 yang digelar Universitas Udayana (Unud) pada 12–13 Agustus di Kampus Jimbaran. Acara pembukaan berlangsung di Auditorium Widya Sabha dan dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, serta pimpinan universitas. Peserta terdiri dari 6.372 mahasiswa […]

  • Kapolda Bali Pasma Royce Tegaskan Penindakan, Lima Pengecer BBM Dikabarkan Ditangkap

    Kapolda Bali Pasma Royce Tegaskan Penindakan, Lima Pengecer BBM Dikabarkan Ditangkap

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    Penjualan bensin dalam botol air mineral menjadi sorotan di tengah antrean panjang SPBU; polisi mendalami dugaan pelanggaran hingga praktik penjualan BBM berharga Rp200 ribu per 1,5 liter. DENPASAR – Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H., menegaskan penindakan terhadap praktik penjualan bahan bakar minyak (BBM) yang diduga melanggar ketentuan di tengah antrean panjang […]

  • Jajaran manajemen dan Heartist Mercure Kuta Bali dalam perayaan Heartist Gratitude Week 2025, wujud syukur dan kebersamaan berlandaskan nilai Tri Kaya Parisudha.

    Mercure Kuta Bali Rayakan Heartist Gratitude Week dengan Semangat Tri Kaya Parisudha

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    KUTA, Bali — Mercure Kuta Bali dengan penuh semangat merayakan Heartist Gratitude Week 2025, perayaan tahunan dari Accor Hotels yang berlangsung dari 15 September hingga 3 Oktober 2025. Acara ini menjadi bentuk apresiasi terhadap seluruh Heartist—sebutan bagi karyawan Accor—atas dedikasi, ketulusan, dan pelayanan terbaik yang mereka berikan kepada setiap tamu. Tahun ini, perayaan Heartist Gratitude […]

  • Nuanu Tetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Perkuat Integrasi Budaya dalam Pengembangan Bali

    Nuanu Tetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Perkuat Integrasi Budaya dalam Pengembangan Bali

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    Tabanan, Bali, 2 April 2026 — Nuanu Creative City secara resmi menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai pura kawasan setelah merampungkan proses restorasi selama delapan bulan. Kegiatan ini didukung oleh Nuanu Social Fund dan melibatkan keluarga pengempon, pemuka adat, serta masyarakat setempat. Penetapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan upacara Ngenteg Linggih yang menjadi simbol kesiapan pura […]

expand_less