Breaking News
light_mode

Bali Fashion Trend 2025! Beyond Beauty, Ketika Mode Menjadi Bahasa Global dari Pulau Dewata

  • account_circle Ray
  • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ubud, Bali — Bali kembali mengukuhkan dirinya sebagai panggung kreatif kelas dunia melalui gelaran Bali Fashion Trend 2025 (BFT 2025), sebuah perayaan mode berskala internasional yang menghadirkan pertemuan antara estetika, budaya, keberlanjutan, dan kolaborasi strategis lintas sektor.

Diselenggarakan oleh Indonesian Fashion Chamber (IFC) Denpasar Chapter bekerja sama dengan Onyx Park Resort, ajang ini berlangsung pada 18–21 Desember 2025 di kawasan eksklusif Onyx Park Resort, Ubud, menghadirkan pengalaman fashion yang menyatu dengan pesona alam Bali.

Mengusung tema besar “BEYOND BEAUTY”, Bali Fashion Trend 2025 merepresentasikan evolusi fashion modern yang tidak lagi berhenti pada keindahan visual semata, melainkan menjelma sebagai medium narasi, nilai budaya, identitas, dan komitmen terhadap keberlanjutan.

Tahun ini, BFT tampil sebagai salah satu agenda fashion paling komprehensif dan strategis di Indonesia, dengan dukungan resmi dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Bank Indonesia, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia melalui Program ASIK (Akselerasi Ekspor Kreasi Indonesia), Viva Cosmetics, Viva Muda, serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia.

Acara ini secara resmi dibuka oleh Ari Satria, S.E., MA, Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kementerian Perdagangan RI. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Bali kembali menjadi titik temu strategis antara desainer dan buyer internasional, sekaligus momentum penting bagi karya kreatif Indonesia untuk menembus pasar global.

Menurutnya, Bali Fashion Trend 2025 menjadi ruang di mana budaya dan inovasi berpadu dalam satu runway, menegaskan bahwa warisan budaya Indonesia memiliki daya tarik kuat dan relevan di kancah internasional.

Bali Fashion Trend 2025 menghadirkan lebih dari 105 desainer nasional dan internasional, termasuk perancang tamu dari Malaysia, Italia, dan Iran, mempertegas posisinya sebagai ajang fashion internasional yang mempertemukan karya, budaya, dan industri dalam satu wadah bernilai strategis.

Tak hanya menampilkan desainer profesional, lima sekolah mode dari institusi pendidikan terkemuka juga mendapat panggung khusus untuk menampilkan kreativitas generasi penerus industri fashion Indonesia, menandai komitmen BFT terhadap regenerasi dan keberlanjutan ekosistem mode nasional.

Berlatar destinasi premium Ubud, pengalaman runway BFT 2025 dikurasi dalam empat kategori utama, yakni Casual & Resort Wear, Ethnic Contemporary, Evening Wear, dan Modest Fashion, yang seluruhnya ditampilkan dalam balutan estetika tropis dan atmosfer alam khas Bali.

Setiap koleksi yang hadir tidak hanya menawarkan keindahan visual, tetapi juga membawa narasi kuat tentang budaya, craftsmanship, serta eksplorasi teknik tradisional dan kontemporer.

Ketua Panitia BFT 2025 sekaligus Chairwoman IFC Denpasar Chapter, Neli Gunawan, menyampaikan bahwa Bali Fashion Trend adalah ruang pertemuan kreativitas global dengan identitas budaya Indonesia.

Tahun ini, kurasi diperkuat dengan pengalaman yang lebih mendalam, inovatif, dan relevan dengan perkembangan fashion masa kini dan masa depan. BFT, menurutnya, bukan sekadar fashion show, melainkan sebuah ekosistem tempat talenta kreatif, budaya, bisnis, dan inovasi saling berkelindan.

Komitmen terhadap sustainable fashion menjadi salah satu pilar utama BFT 2025, yang diwujudkan melalui penggunaan material ramah lingkungan, penerapan teknik produksi minim limbah, penguatan craft lokal, serta desain yang fungsional dan tahan lama. Visi ini sejalan dengan arah perkembangan global dan menegaskan bahwa masa depan fashion adalah masa depan yang berkelanjutan, bertanggung jawab, dan berakar pada kearifan lokal.

Keterlibatan berbagai lembaga strategis turut memperkaya lanskap BFT 2025. Bank Indonesia menghadirkan sejumlah slot khusus yang menampilkan UMKM unggulan dari berbagai provinsi, sementara Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif melalui Program ASIK berpartisipasi dalam sesi kurasi khusus untuk memperkuat daya saing UMKM kreatif nasional.

Di sisi lain, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia terlibat dalam program kolaboratif yang menghubungkan kreativitas fashion dengan pemberdayaan warga binaan, membuka ruang kolaborasi sosial yang inklusif di industri mode.

Selain peragaan busana, Bali Fashion Trend 2025 juga menyelenggarakan rangkaian kegiatan pendukung industri, mulai dari business networking, brand presentation, fashion and art installation, mini talk sessions, seminar, hingga press conference.

Seluruh rangkaian ini dirancang untuk menjembatani perancang, pelaku industri, buyer, media, dan publik, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai episentrum fashion kreatif yang memadukan budaya, pariwisata, dan inovasi bisnis.

Bali Fashion Trend 2025 mengundang para pecinta mode, pelaku kreatif, buyer internasional, hingga wisatawan dunia untuk menjadi bagian dari evolusi fashion Indonesia dan merasakan pengalaman mode yang menyeluruh dan autentik.

Digelar pada 18–21 Desember 2025 di Onyx Park Resort, Ubud, ajang ini menjadi penanda bahwa fashion Indonesia terus bergerak melampaui batas estetika, menuju panggung global dengan identitas yang kuat dan berkelanjutan.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Simbol Ular dalam Spiritualitas Timur, Mengapa Dibenci dalam Ajaran Abrahamik?

    Simbol Ular dalam Spiritualitas Timur, Mengapa Dibenci dalam Ajaran Abrahamik?

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Ray
    • 12Komentar

    DENPASAR – Dalam bentangan sejarah spiritual dunia, simbol ular telah menjadi figur penuh makna, sekaligus kontroversial. Dalam ajaran Timur seperti Tantra, ular justru dipuja sebagai lambang energi spiritual tertinggi. Namun dalam tradisi agama-agama Abrahamik seperti Yahudi, Kristen, dan Islam, ular digambarkan sebagai musuh utama manusia, dikatakan sosok penggoda yang membawa petaka. Lalu, mengapa ada perbedaan […]

  • Bedah Makna Dewa Yadnya, PSN Denpasar Gelar Seminar Pemendakan dan Pedatengan

    Bedah Makna Dewa Yadnya, PSN Denpasar Gelar Seminar Pemendakan dan Pedatengan

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Ray
    • 3Komentar

    DENPASAR – Upaya memperdalam pemahaman spiritual berbasis kearifan lokal kembali digaungkan oleh Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Koordinator Daerah Kota Denpasar melalui penyelenggaraan seminar bertajuk Upacara Dewa Yadnya, Pemendakan dan Pedatengan, Minggu (26/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Shanti Graha Denpasar, Jalan PB Sudirman ini mengangkat tema “Widya Sastra Parama Guna”, yang menekankan pentingnya mempelajari sastra […]

  • Kepercayaan Rakyat Bisa Pudar! “Hukum Jangan Tajam ke Rakyat, Tumpul ke Penguasa”

    Kepercayaan Rakyat Bisa Pudar! “Hukum Jangan Tajam ke Rakyat, Tumpul ke Penguasa”

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Ray
    • 3Komentar

    DENPASAR – Sekretaris Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) Bali, Anak Agung Gede Aryawan yang akrab disapa Gung De, melontarkan kritik tajam terhadap lemahnya respons sejumlah pihak dalam menyikapi berbagai persoalan hukum dan kebijakan publik yang dinilai merugikan masyarakat. Dalam pernyataannya kepada awak media, Gung De menegaskan bahwa suara rakyat tidak boleh diabaikan, apalagi dipinggirkan oleh […]

  • Advokat Made Somya Desak Copot Kapolres Tabanan dan Kapolsek Baturiti Usai Amuk Massa

    Advokat Made Somya Desak Copot Kapolres Tabanan dan Kapolsek Baturiti Usai Amuk Massa

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TABANAN – Peristiwa amuk massa yang terjadi di wilayah Baturiti, Kabupaten Tabanan, memantik kritik keras dari Advokat I Made Somya Putra, SH., MH. Ia menilai insiden tersebut bukan sekadar luapan emosi masyarakat, melainkan cerminan menurunnya kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum. Made Somya secara tegas meminta Kapolres Tabanan dan Kapolsek Baturiti dicopot dari jabatannya. Menurutnya, […]

  • Pegadaian Bangun Rumah Bibit di Wawo, Salurkan 1.000 Bibit Kopi untuk Perkuat Ekonomi Hijau Bima

    Pegadaian Bangun Rumah Bibit di Wawo, Salurkan 1.000 Bibit Kopi untuk Perkuat Ekonomi Hijau Bima

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Program TJSL PT Pegadaian (Persero) Area Pulau Sumbawa di Summer Camp IV Desa Riamau mendorong pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat budidaya kopi sebagai komoditas unggulan Kabupaten Bima. BIMA – PT Pegadaian (Persero) Area Pulau Sumbawa memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan meresmikan Rumah Bibit serta menyerahkan bantuan pembelian 1.000 bibit kopi pada […]

  • Pengusaha Asing Laporkan Dugaan Penggelapan Rp200 Miliar di Nusa Penida

    Pengusaha Asing Laporkan Dugaan Penggelapan Rp200 Miliar di Nusa Penida

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Klungkung – Trinh Ngoc Tran (43), warga negara Amerika asal Vietnam, melaporkan rekannya Christopher Capel atas dugaan penggelapan hasil usaha di PT Lembongan Monkey Water Sport, Nusa Penida. Laporan resmi tersebut diterima SPKT Polres Klungkung pada Senin (18/8/2025) dengan nomor registrasi STPL/154/VIII/2025/SPKT/POLRES KLUNGKUNG.   Didampingi kuasa hukum I Wayan Swandi, SH, Trinh mengaku dirugikan sekitar […]

expand_less