Breaking News
light_mode

Kura Kura Bali dan Desa Adat Serangan Luncurkan SNOWI, Sampah Non-Organik Kini Bisa Jadi Tabungan

  • account_circle Admin
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sistem digital SNOWI menghadirkan pengelolaan sampah yang transparan, mendorong ekonomi sirkular, serta memperkuat kolaborasi masyarakat, pemerintah, dan Kura Kura Bali.

DENPASAR – PT Bali Turtle Island Development (BTID) melalui pengembangan kawasan Kura Kura Bali bersama Desa Adat Serangan resmi memperkenalkan Serangan Non-Organic Waste Initiative (SNOWI), sebuah sistem pengelolaan sampah non-organik berbasis digital yang dirancang untuk mengubah sampah menjadi sumber nilai ekonomi bagi masyarakat.

Program ini menjadi langkah nyata dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Pulau Serangan. SNOWI mengintegrasikan seluruh proses mulai dari pengumpulan, penimbangan, pencatatan digital, penyimpanan sementara, hingga penyaluran sampah kepada mitra daur ulang.

Inisiatif tersebut lahir dari serangkaian diskusi antara Kura Kura Bali, Desa Adat Serangan, pengelola sampah, serta komunitas Nukari dan Angen mengenai perlunya sistem pengelolaan sampah yang lebih terstruktur, berkelanjutan, dan tidak hanya bersifat kegiatan sesaat.

Salah satu keunggulan SNOWI adalah penggunaan platform berbasis web yang memungkinkan seluruh transaksi dan data pengelolaan sampah tercatat secara digital, transparan, dan dapat dipantau secara real-time. Sistem ini mendokumentasikan data anggota, jenis sampah, berat sampah, hingga laporan transaksi dalam satu platform terpadu.

Perwakilan Nukari, I Wayan Patut, menilai sistem tersebut memudahkan masyarakat sekaligus memberikan kepastian administrasi dalam pengelolaan sampah.

“SNOWI itu simpel. Masyarakat bisa dengan mudah menggunakan aplikasinya. Yang paling menonjol adalah seluruh data pengelolaan sampah mereka terekam di dalam aplikasi,” ujar I Wayan Patut.

Ia menambahkan bahwa konsep tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah yang menekankan pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya.

Peluncuran SNOWI ditandai dengan demonstrasi sistem yang dihadiri Jro Bendesa Adat Serangan, Staf Ahli Wali Kota Denpasar Bidang Pemerintahan dan Hukum, manajemen BTID, perwakilan Nukari, siswa SMP Negeri 11 Serangan, serta masyarakat setempat.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa penyelesaian persoalan sampah membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat adat, dunia pendidikan, dan sektor swasta.

Staf Ahli Wali Kota Denpasar Bidang Pemerintahan dan Hukum, Anak Agung Ngurah Oka Wiranata, yang mewakili Wali Kota Denpasar, mengungkapkan produksi sampah di Kota Denpasar terus meningkat seiring bertambahnya aktivitas masyarakat.

“Meningkatnya aktivitas ekonomi menyebabkan volume sampah terus bertambah. Saat ini jumlah sampah di Kota Denpasar mencapai sekitar 1.033 ton per hari,” kata Oka Wiranata.

Ia mengapresiasi kehadiran SNOWI sebagai inovasi yang dinilai sederhana namun memiliki dampak besar.

“Saya mengapresiasi kegiatan SNOWI yang luar biasa dengan sistem yang sederhana. Saya yakin, dengan komitmen kuat dari Jro Bendesa dan Desa Adat Serangan, mekanisme seperti ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain,” tegasnya.

Oka Wiranata juga mengusulkan agar setelah masa uji coba selama satu bulan, SNOWI dapat berkolaborasi dengan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Serangan sehingga hasil penjualan sampah masyarakat dapat langsung disimpan dalam bentuk tabungan.

Sebelumnya, SMP Negeri 11 Denpasar telah menjadi lokasi uji coba program tersebut. Para siswa mengaku memperoleh pengalaman baru mengenai pentingnya memilah sampah sekaligus manfaat ekonomi yang dihasilkan.

Perwakilan siswa, Kana, mengatakan:

“Senang karena hasil penukaran sampah bisa menjadi tabungan OSIS. Kami juga belajar memilah sampah sejak dini. Semoga program ini terus berjalan dan hasilnya bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, Jro Bendesa Adat Serangan, I Nyoman Gede Pariatha, menegaskan pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.

Menurutnya, SNOWI menjadi langkah strategis untuk memberdayakan warga sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan melalui ekonomi sirkular.

“Dulu sampah ditukarkan dengan beras setiap bulan. Kini mekanismenya berbeda. Masyarakat nantinya bisa menabung di Lembaga Perkreditan Desa dan akan dibuatkan buku tabungan. Kami bekerja sama dengan putra-putri Serangan agar program ini terus berkembang,” ujar I Nyoman Gede Pariatha.

Melalui SNOWI, Kura Kura Bali dan Desa Adat Serangan berharap mampu membangun budaya pemilahan sampah sejak dari sumbernya sekaligus memperkuat ekonomi sirkular berbasis masyarakat. Program ini juga diharapkan menjadi model pengelolaan sampah pesisir yang dapat direplikasi di berbagai wilayah lain di Bali.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidang Perdata di PN Denpasar Diwarnai Kejanggalan SHM Pengganti, Kuasa Hukum Tergugat Protes Proses Persidangan

    Sidang Perdata di PN Denpasar Diwarnai Kejanggalan SHM Pengganti, Kuasa Hukum Tergugat Protes Proses Persidangan

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    DENPASAR – Persidangan perkara perdata nomor 397/Pdt.G/2026/PN Dps di Pengadilan Negeri Denpasar mengungkap sejumlah kejanggalan, terutama terkait dokumen Sertifikat Hak Milik (SHM) pengganti yang dipersoalkan para pihak. Dalam sidang yang digelar pada 4 Mei 2026, kuasa hukum tergugat, Indrawati, menyampaikan keberatan atas proses persidangan yang dinilai berlangsung terlalu cepat. Mereka memprotes karena agenda sidang telah […]

  • Pasutri WNI Ditangkap di Jepang, Diduga Operasikan Bank Bawah Tanah dengan Nilai Transaksi Capai 1 Miliar Yen

    Pasutri WNI Ditangkap di Jepang, Diduga Operasikan Bank Bawah Tanah dengan Nilai Transaksi Capai 1 Miliar Yen

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Sepasang suami istri (pasutri) warga negara Indonesia (WNI) ditangkap Kepolisian Jepang setelah diduga mengoperasikan layanan pengiriman uang ilegal atau underground banking (bank bawah tanah) tanpa izin resmi. Nilai transaksi yang diduga mereka kelola selama bertahun-tahun diperkirakan mencapai sekitar 1 miliar yen. Kedua tersangka diketahui bernama Enrico Mai Dani (42) dan Riska Oktaviamis (33). […]

  • Panas! PHDI Denpasar Dihantam Isu Internal, Ini Klarifikasi Resminya

    Panas! PHDI Denpasar Dihantam Isu Internal, Ini Klarifikasi Resminya

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Ray
    • 6Komentar

    DENPASAR – Isu keretakan yang menerpa Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar dijawab langsung oleh I Made Arka, S.Pd, M.Pd., selaku Ketua PHDI Kota Denpasar. Hal itu dikatakannya hanya angin lalu, tidak benar adanya. “Tidak ada itu, tentang pernyataan itu nanti kami rapatkan dan akan panggil satu – satu untuk menjelaskan persoalan yang dialami, […]

  • Daging Babi, Gizi dan Polemik Larangan Jual Terbuka di Medan

    Daging Babi, Gizi dan Polemik Larangan Jual Terbuka di Medan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 3Komentar

    MEDAN – Daging babi merupakan salah satu sumber protein hewani yang dikonsumsi luas di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Sumatera Utara. Di tengah nilai gizi yang dikandungnya, kebijakan pelarangan penjualan daging babi secara terbuka di Kota Medan memunculkan polemik di masyarakat. Secara ilmiah, daging babi dikenal mengandung protein berkualitas tinggi yang penting untuk pembentukan […]

  • Le Cataya Hadirkan Padel Experience, Destinasi Sport Lifestyle Baru di Bali

    Le Cataya Hadirkan Padel Experience, Destinasi Sport Lifestyle Baru di Bali

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Olahraga Padel yang Sedang Mendunia Kini Hadir di Denpasar Timur, Tawarkan Pengalaman Aktif, Sosial, dan Sehat DENPASAR – Le Cataya Wellness & Sports Club kembali menghadirkan inovasi dengan meluncurkan program Padel Experience, sebuah konsep olahraga yang memadukan aktivitas fisik, interaksi sosial, dan gaya hidup sehat. Kehadiran fasilitas ini sekaligus memperkuat posisi Le Cataya sebagai destinasi […]

  • Drama Penyekapan Berakhir, Khetsia Meilany Finly di Tahan Pihak Imigrasi Overstay 1 tahun Capai Denda 365 Juta

    Drama Penyekapan Berakhir, Khetsia Meilany Finly di Tahan Pihak Imigrasi Overstay 1 tahun Capai Denda 365 Juta

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    DENPASAR – Drama Khetsia Meilany Finly Warga Negara Asing asal Australia keturunan Maluku yang tidak mau meninggalkan Villa di Jalan Danau Poso No. 79 B. Sanur, Denpasar Selatan milik dari Gabriella Fattori yang telah beralih penyewaan kepada A.A. Gede Agung Aryawan, S.T alias Gung De, sudah berakhir. Khetsia Meilany Finly yang banyak drama tuduhan penyekapan, […]

expand_less