Breaking News
light_mode

Investasi Ilusi di Pulau Dewata! 15 WNA Laporkan Mr. Terimakasih, Kerugian Capai Puluhan Miliar

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Kasus dugaan investasi properti fiktif yang menyeret nama influencer asal Rusia, Sergey Domogatsky atau yang dikenal dengan sebutan Mr. Terimakasih, terus bergulir dan semakin luas. Kepolisian Daerah Bali kini memastikan total ada 15 warga negara asing (WNA) yang resmi mengajukan laporan dengan total kerugian mencapai puluhan miliar rupiah.

Kepastian ini dikonfirmasi langsung oleh Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, S.I.K., pada Kamis (23/10/2025).

“Sampai saat ini sudah ada lima belas laporan yang kami terima terkait dugaan penipuan investasi dengan terlapor atas nama Sergey Domogatsky,” ujarnya.

Menurutnya, penanganan perkara kini berada di bawah Ditreskrimsus dan Direktorat Siber Polda Bali, yang tengah memverifikasi seluruh dokumen, bukti transfer, serta kontrak kerja sama antara korban dan pihak terlapor. Ariasandy juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu liar dan tetap menggunakan jalur hukum resmi.

Dari laporan terbaru, di antaranya Victoria Neyzhmakova Vladimorovna asal Rusia mengaku merugi hingga Rp 8,46 miliar; Dudaev Chamsuddin warga Prancis kehilangan USD 105.000 setelah vila yang diinvestasikan dijual ke pihak lain; dan Varapayeva Khrystsina dari Belarus yang mengalami kerugian Rp 3,44 miliar akibat proyek town house yang tak pernah terealisasi.

Nama sejumlah perusahaan pun kembali disebut, antara lain PT Reflection Heavens Penida dan PT Bali Development Group, yang diduga terkait dengan aktivitas bisnis Mr. Terimakasih di Bali.

Berdasarkan penyelidikan awal, modus yang digunakan terbilang seragam. Para korban tergiur dengan promosi pembangunan vila mewah di kawasan Nusa Penida, Kintamani, dan Pecatu yang dipublikasikan melalui media sosial dan situs perusahaan. Setelah menyetorkan dana — baik dalam bentuk mata uang kripto (USDT) maupun tunai di luar negeri — proyek yang dijanjikan tak pernah dimulai, dan komunikasi dengan pihak pengembang pun terputus.

Salah satu pelapor pertama adalah Nezyhnakovo Victoria Vladimorovna, warga Rusia yang mengaku membayar lebih dari Rp 8,4 miliar untuk vila di Nusa Penida yang hingga kini tidak berdiri. Pola serupa juga dialami Chamsuddin Dudaev dari Prancis dan Varapayeva Khrystsina dari Belarus, yang semuanya tak pernah melihat realisasi proyek yang dijanjikan.

Sejumlah korban lain bahkan kehilangan dana hingga ratusan ribu dolar AS, termasuk untuk proyek-proyek yang menggunakan nama seperti “Santorini Project” di Nusa Penida dan “Luxury Villa Kintamani”.

Hingga kini, kepolisian terus mengumpulkan alat bukti dan menelusuri aliran dana dari para korban ke sejumlah entitas bisnis yang dikaitkan dengan terlapor.

“Setiap laporan akan diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku. Kami menjamin transparansi penanganan perkara ini,” tegas Kombes Ariasandy menutup keterangan resminya. (Tim)

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (5)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kerry Klaim Dikriminalisasi, Ungkap Surat dari Rutan Salemba Soal Kasus Dugaan Korupsi Pertamina

    Kerry Klaim Dikriminalisasi, Ungkap Surat dari Rutan Salemba Soal Kasus Dugaan Korupsi Pertamina

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    JAKARTA – Muhamad Kerry Adrianto Riza, anak pengusaha Riza Chalid, kembali menegaskan dirinya dikriminalisasi dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina periode 2018–2023. Ia membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya, termasuk isu yang menyeret nama ayahnya. Kerry menyampaikan pembelaan itu kepada wartawan saat menghadiri sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta […]

  • Siluman Pegunungan Tinggi, Jejak Tak Terlihat Sang Macan Tutul Salju

    Siluman Pegunungan Tinggi, Jejak Tak Terlihat Sang Macan Tutul Salju

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – Di bentang alam pegunungan tinggi Asia, kehadiran macan tutul salju nyaris tak pernah terdeteksi. Predator langka ini bukan sekadar sulit ditemukan, melainkan seolah “dirancang” untuk menghilang di habitat alaminya. Dengan bulu abu-abu berasap yang dipenuhi pola roset, tubuhnya mampu menyatu sempurna dengan lanskap berbatu, salju, dan bayangan lereng pegunungan. Kamuflase alami ini berfungsi […]

  • Dari Dapur MasterChef ke Jeruji Besi, Eks Finalis Etiqah Dipenjara 34 Tahun atas Pembunuhan ART Asal Indonesia

    Dari Dapur MasterChef ke Jeruji Besi, Eks Finalis Etiqah Dipenjara 34 Tahun atas Pembunuhan ART Asal Indonesia

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Ray
    • 14Komentar

    Sabah, Malaysia – Nama Etiqah Siti Noorashikeen pernah melejit sebagai salah satu finalis berbakat dalam ajang kuliner bergengsi MasterChef Malaysia tahun 2012. Namun kini, namanya kembali menjadi sorotan publik bukan karena prestasi, melainkan karena tragedi hukum yang mengguncang nurani. Etiqah bersama suaminya, Mohammad Ambree Yunos, dijatuhi hukuman 34 tahun penjara oleh Pengadilan Tinggi Kota Kinabalu […]

  • Preman Berbaju Polisi, Ironi Kapolda Riau Herry Heryawan Gunakan Jaringan Herkules Intimidasi Aktivis

    Preman Berbaju Polisi, Ironi Kapolda Riau Herry Heryawan Gunakan Jaringan Herkules Intimidasi Aktivis

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Pekanbaru – Situasi penegakan hukum di Provinsi Riau mencapai titik nadir yang mengkhawatirkan. Di tengah perjuangan para aktivis kemanusiaan membela Jekson Sihombing, seorang warga negara yang dikriminalisasi dan disiksa di sel isolasi (strapsel), muncul fenomena mengerikan: penggunaan kekuatan premanisme untuk membungkam suara kritis. Peristiwa yang terjadi pada Minggu sore, 25 Januari 2026, menjadi bukti nyata […]

  • Legalitas Resmi Dipegang Daerah, Arak Bali Masuki Era Industri Terukur

    Legalitas Resmi Dipegang Daerah, Arak Bali Masuki Era Industri Terukur

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 11Komentar

    BADUNG – Industri Arak Bali resmi memasuki babak baru setelah Kementerian Perindustrian Republik Indonesia menyerahkan izin produksi kepada Pemerintah Provinsi Bali. Izin tersebut diterima secara simbolis oleh Gubernur Bali Wayan Koster dan menjadi momentum penting dalam Peringatan Hari Arak Bali ke-6 yang digelar di The Westin Resort Nusa Dua–Bali International Convention Centre (BICC), Kabupaten Badung, […]

  • Polemik Punia Sesari Umat Pura Melanting Mencuat! Warga Adat Tuntut Transparansi

    Polemik Punia Sesari Umat Pura Melanting Mencuat! Warga Adat Tuntut Transparansi

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    “Hendaknya mereka memperoleh kekayaan dengan kejujuran dan dapat memberikan kekayaannya itu dengan kemurahan hati, mereka tentunya akan dihargai oleh masyarakat. Semogalah mereka tekun bekerja dan meyakini kerja itu sebagai bakti kepada Tuhan Yang Maha Esa”. (Rg.Veda 1.15.9). DENPASAR – Polemik dana punia (punya) sesari di Pura Melanting, Banjar Dinas Melanting, Dusun Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten […]

expand_less