Breaking News
light_mode

Koalisi Advokasi Bali untuk Demokrasi Soroti Dugaan Kriminalisasi Aktivis dalam Sidang Tomy Priatna Wiria

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, 29 Maret 2026 — Sidang kedua perkara yang menjerat aktivis muda Tomy Priatna Wiria berubah menjadi panggung kritik terhadap praktik penegakan hukum. Koalisi Advokasi Bali untuk Demokrasi menilai proses hukum yang berlangsung bukan sekadar perkara pidana, melainkan bagian dari upaya membatasi hak-hak fundamental warga negara.

Dalam pernyataan resminya, perwakilan koalisi, I Made “Ariel” Suardana dan Ignatius Rhadite, menegaskan bahwa dakwaan yang disusun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak memenuhi prinsip hukum acara pidana. Mereka menilai surat dakwaan tersebut kabur, tidak cermat, serta berpotensi menyesatkan.

Aktivis muda Tomy Priatna Wiria

“Yang dihadapi hari ini bukan sekadar proses hukum, tetapi juga praktik pembatasan hak fundamental masyarakat. Ketika ekspresi dibatasi secara membabi buta, negara berisiko bergeser menjadi otoriter,” ujar mereka.

Koalisi juga menyampaikan dokumen perlawanan setebal 32 halaman berjudul “Abadi Kebenaran: Sebuah Perlawanan Terhadap Dakwaan Penuntut Umum”. Dalam dokumen tersebut, mereka mengkritisi berbagai aspek dakwaan, mulai dari ketidakjelasan unsur delik hingga dugaan pelanggaran prosedur hukum.

Lebih jauh, Koalisi menekankan bahwa Tomy Priatna Wiria telah diakui sebagai Pembela Hak Asasi Manusia oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik Indonesia. Pengakuan tersebut merujuk pada surat resmi yang menyebutkan keterlibatan Tomy dalam upaya pemajuan hak berkumpul, kebebasan berpendapat, serta partisipasi dalam pemerintahan secara damai.

Menurut Koalisi, aktivitas yang dilakukan Tomy merupakan bentuk partisipasi sah dalam negara demokrasi, bukan tindak pidana. Mereka juga menilai penetapan Tomy sebagai tersangka berkaitan dengan konteks sosial-politik yang lebih luas, termasuk gelombang demonstrasi pada Agustus 2025 yang disebut sebagai akumulasi kekecewaan publik terhadap kebijakan negara dan tekanan ekonomi.

“Menempatkan Tomy sebagai penghasut adalah bentuk penyederhanaan masalah dan berpotensi menjadikannya kambing hitam atas dinamika sosial yang lebih besar,” tulis Koalisi.

Selain menyoroti substansi perkara, Koalisi juga mengkritik situasi persidangan yang dinilai tidak kondusif. Pengadilan Negeri Denpasar disebut dipenuhi aparat kepolisian dalam jumlah besar, yang dianggap menimbulkan kesan intimidatif bagi pengunjung sidang.

Ketegangan juga terjadi ketika majelis hakim membatasi ekspresi solidaritas di ruang sidang, termasuk pelarangan membawa poster dukungan dan pembatasan dokumentasi oleh media. Padahal, menurut Koalisi, permohonan peliputan telah diajukan sebelumnya untuk menjamin keterbukaan informasi kepada publik.

Usai persidangan, Koalisi menduga adanya perlakuan tidak wajar terhadap terdakwa. Tomy disebut langsung dibawa keluar melalui jalur samping tanpa kesempatan menyampaikan pernyataan kepada publik. Tindakan ini dinilai sebagai bentuk pembatasan hak terdakwa yang belum diputus bersalah oleh pengadilan.

Koalisi juga menyoroti pembatasan terhadap massa solidaritas dan awak media oleh aparat saat proses pengawalan menuju tahanan. Mereka menilai tindakan tersebut berlebihan dan tidak proporsional.

Atas rangkaian peristiwa tersebut, Koalisi Advokasi Bali untuk Demokrasi mengajak masyarakat untuk terus mengawal jalannya proses hukum. Mereka juga menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya menghentikan intimidasi di ruang sipil, menghormati hak terdakwa, serta menjamin kebebasan berekspresi dalam proses peradilan.

Koalisi mendesak majelis hakim untuk mengabulkan nota perlawanan yang diajukan, membebaskan Tomy Priatna Wiria dari tahanan, serta memulihkan nama baik dan martabatnya.

“Mengadili Tomy sama halnya dengan mengadili demokrasi itu sendiri,” tegas Koalisi.

Pers Rilis

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (3)

  • wc999game

    Alright, so I stumbled upon wc999game the other day. Graphics are decent and gameplay keeps you engaged. Give it a shot see if you like it! More here: wc999game

    Balas9 April 2026 8:09 PM
  • w500

    Yo, check out w500! Been messing around on there, not gonna lie, it’s got some cool stuff. Worth a look if you’re bored. You can find it here: w500

    Balas9 April 2026 8:09 PM
  • tot55game

    Tot55game surprised me! The games are fun and the site is super clean. Not a bad option for a quick gamble session. See for yourself tot55game.

    Balas9 April 2026 8:08 PM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imigrasi Ngurah Rai Deportasi Tiga WN Irak Pengguna Paspor Belgia Palsu

    Imigrasi Ngurah Rai Deportasi Tiga WN Irak Pengguna Paspor Belgia Palsu

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    BADUNG – Petugas Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai menggagalkan dugaan upaya masuk ilegal oleh tiga warga negara (WN) Irak yang menggunakan paspor Belgia palsu. Ketiganya merupakan satu keluarga yang tiba melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Kecurigaan bermula saat petugas melakukan profiling terhadap dokumen perjalanan para […]

  • Desa Serangan Bangkit Atasi Sampah Lewat Teba Modern & Angen Bali

    Desa Serangan Bangkit Atasi Sampah Lewat Teba Modern & Angen Bali

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 8Komentar

    DENPASAR – Desa Serangan kian meneguhkan diri sebagai pionir pengelolaan sampah berbasis sumber di Bali. Melalui semangat gotong royong dan kolaborasi bersama PT Bali Turtle Island Development (BTID), warga pesisir ini tidak hanya menanggulangi persoalan sampah plastik dan organik, tetapi juga mengubahnya menjadi peluang ekonomi baru, 21 Agustus 2025. Sejak 2023, Desa Serangan bersama BTID […]

  • Brigjen Pol (Purn) Siswadi Selenggarakan Acara 57 Idol

    Brigjen Pol (Purn) Siswadi Selenggarakan Acara 57 Idol

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Jakarta – Brigadier Jenderal Polisi (Purn) Siswadi bersama komunitas Angkatan 80 menyelenggarakan acara Lima Tujuh Idol, bertempat di Kompleks Harmoni Plaza, Jakarta Pusat, Sabtu (26 Agustus 2025). Acara ini dihadiri sejumlah artis top nasional, antara lain Doyok, Roy Marten dan Tessy. Acara ini dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI tahun 2025. “Selain itu, […]

  • Mahasabha V MWBW Dirangkaikan HUT Ke-95 Kemoncolan, Alit Widana Kembali Terpilih 

    Mahasabha V MWBW Dirangkaikan HUT Ke-95 Kemoncolan, Alit Widana Kembali Terpilih 

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Maha Warga Bhujangga Waisnawa (MWBW) menggelar Mahasabha V di Gedung SPB/IPBI, Jalan Kecak No. 12, Gatot Subroto, Denpasar, Minggu (12/10/2025). Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-95 MWBW, yang dihadiri ratusan peserta dari berbagai daerah, seperti Bali, NTB, Lampung, dan Sulawesi. Mahasabha V mengusung tema “Melalui Mahasabha V Moncol Pusat Maha Warga […]

  • Kesepakatan Dagang Indonesia–AS, Ujian Strategi, Bukan Sekadar Soal Mitra

    Kesepakatan Dagang Indonesia–AS, Ujian Strategi, Bukan Sekadar Soal Mitra

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Perdebatan mengenai kesepakatan dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat kembali mengemuka. Namun diskursus publik dinilai terlalu cepat terjebak dalam dikotomi lama, pro-asing versus pro-nasional. Sejumlah pengamat menilai, persoalan utama bukan terletak pada siapa mitra dagang Indonesia, melainkan pada bagaimana pemerintah merancang dan menjalankan strategi ekonomi jangka panjang. Hubungan ekonomi Indonesia dengan Amerika Serikat […]

  • Ilmuwan NASA Ungkap Skenario Mengerikan Jika Bumi Tiba-Tiba Berhenti Berputar

    Ilmuwan NASA Ungkap Skenario Mengerikan Jika Bumi Tiba-Tiba Berhenti Berputar

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    JAKARTA – Apa jadinya jika Bumi mendadak berhenti berputar? Pertanyaan itu sempat dibahas oleh para peneliti NASA Earth Science Division. Dalam laporan berjudul “What If Earth Stopped Spinning?” (nasa.gov), para ilmuwan menggambarkan dampak dahsyat yang akan terjadi. “Jika rotasi Bumi terhenti secara tiba-tiba, semua benda di permukaan akan terlempar ke arah timur dengan kecepatan lebih […]

expand_less