Breaking News
light_mode

Penutupan TPA Suwung Diberi Masa Transisi hingga Februari 2026, Pemerintah Tegaskan Bukan Langkah Mundur

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Keputusan penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Sarbagita Suwung bukanlah keputusan instan. Pemerintah pusat secara resmi memberikan masa transisi hingga 28 Februari 2026 guna memastikan proses perbaikan dan penataan pengelolaan sampah di Bali berjalan tuntas dan berkelanjutan.

Kebijakan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kompleksitas persoalan lingkungan, kepentingan jutaan warga, serta tanggung jawab jangka panjang terhadap kesehatan ekosistem Bali. Pemerintah menegaskan, masa transisi ini bukan bentuk kemunduran, melainkan langkah hati-hati agar penutupan TPA Suwung tidak menimbulkan dampak sosial dan lingkungan yang lebih luas.

Pemerintah Provinsi Bali bersama Pemerintah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung telah menyampaikan kondisi riil pengelolaan sampah di TPA Suwung kepada Kementerian Lingkungan Hidup. Berdasarkan hasil evaluasi, sejumlah perbaikan telah mulai dilakukan, antara lain penghentian sebagian praktik open dumping, penyusunan dokumen rencana penutupan TPA, serta upaya pengurangan dan penanganan sampah yang lebih terarah.

Komitmen pemerintah daerah pun ditegaskan secara terbuka. TPA Suwung dipastikan akan ditutup paling lambat pada 28 Februari 2026, tanpa permohonan perpanjangan kembali. Mulai 1 Maret 2026, tidak akan ada lagi sampah yang dibuang ke TPA tersebut. Pernyataan ini menjadi janji publik yang akan terus berada dalam pengawasan masyarakat.

Selama masa transisi, pengiriman sampah ke TPA Suwung dibatasi maksimal 50 persen. Kebijakan ini dimaksudkan untuk mendorong percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS), termasuk optimalisasi Teba Modern, TPS3R, TPST, serta penguatan peran desa adat dan kelurahan dalam pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga.

Pemerintah menilai, persoalan sampah tidak semata-mata dapat diselesaikan melalui kebijakan teknis, melainkan memerlukan perubahan pola pikir dan budaya masyarakat. Regulasi yang melarang praktik open dumping telah lama ada, namun tanpa kesadaran kolektif, aturan tersebut tidak akan efektif.

TPA Suwung kini menjadi cermin persoalan sampah Bali secara menyeluruh. Masa transisi yang diberikan pemerintah pusat dipandang sebagai kesempatan terakhir untuk membuktikan bahwa Bali mampu berbenah secara serius, bukan karena tekanan, tetapi karena kepedulian terhadap lingkungan, kesehatan generasi mendatang, serta citra Bali di mata dunia.

Penutupan TPA Suwung memang membawa tantangan besar. Namun pemerintah optimistis, dengan kerja bersama antara negara, pemerintah daerah, dan masyarakat, langkah ini justru dapat menjadi titik balik menuju Bali yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. (Tim)

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Terjerat Mafia Tanah, Warga Kuta Pertanyakan Keabsahan Sertifikat Pengganti

    Diduga Terjerat Mafia Tanah, Warga Kuta Pertanyakan Keabsahan Sertifikat Pengganti

    • calendar_month 5 jam yang lalu
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    BADUNG — Sengketa tanah yang diduga melibatkan praktik mafia tanah kembali mencuat di Bali. Seorang warga Kuta, Ibu Indrawati, melalui kuasa hukumnya dari Kantor Hukum The Somya Internasional, mengungkap sejumlah kejanggalan dalam proses penerbitan sertifikat tanah yang kini disengketakan di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Badung. Kuasa hukum Indrawati, Made Somya Putra bersama Nyoman Suarta, menjelaskan […]

  • KSPN Bali Diterjang Proyek LNG, “Jukung” Nelayan Bisa “Leketik” Kena Ombak Kapal Besar 

    KSPN Bali Diterjang Proyek LNG, “Jukung” Nelayan Bisa “Leketik” Kena Ombak Kapal Besar 

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    DENPASAR – Dugaan Kedok Normalisasi Tukad Ngenjung berujung terlihatnya ambisi investor membangun Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) Liquefied Natural Gas (LNG) dengan membuat jalan masuk mencapai puluhan milyar rupiah yang ngotot hanya digunakan untuk Melasti, ternyata terbuka sudah ke publik. Dalam kutipan media, Koster menyebutkan keberadaan terminal LNG akan menjadi kunci bagi Bali untuk […]

  • Mafia Kepailitan Diduga Menggurita, Kasus Hotel Sing Ken Ken Didorong Naik ke Bareskrim

    Mafia Kepailitan Diduga Menggurita, Kasus Hotel Sing Ken Ken Didorong Naik ke Bareskrim

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    DENPASAR – Desakan untuk membongkar dugaan mafia kepailitan Sing Ken Ken Beach Hotel and Residences kini meledak menjadi tekanan nasional. Kuasa Hukum Kantor Hukum Budi Utomo, Riyanta, SH, kembali mengajukan permohonan resmi agar penyelidikan kasus dugaan pencurian aset dan kejanggalan proses kepailitan hotel tersebut dicabut dari Polda Bali dan langsung diambil alih Bareskrim Polri. Melalui […]

  • Pemerintah Wajib Paham! Lima Langkah Teknis Bereskan Sampah di Bali

    Pemerintah Wajib Paham! Lima Langkah Teknis Bereskan Sampah di Bali

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    Bali, 3 April 2026 — Persoalan sampah di Bali dinilai tidak akan pernah tuntas jika masih menggunakan pola lama “angkut, buang, lalu menunggu viral”. Pendekatan tersebut dianggap sudah tidak relevan, sehingga diperlukan perubahan sistemik menuju pola “kelola sampah” yang terukur, terpantau, dan berkelanjutan. Pemerhati lingkungan yang dikenal sebagai Masyus menyampaikan, ada lima langkah teknis utama […]

  • Bali Darurat Rabies: 1,16 Juta Anjing Menghantui, 12 Nyawa Melayang Sia-sia!

    Bali Darurat Rabies: 1,16 Juta Anjing Menghantui, 12 Nyawa Melayang Sia-sia!

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Pulau Dewata sedang tidak baik-baik saja. Di balik keindahan pantainya, ancaman mematikan mengintai dari balik gonggongan anjing liar yang populasinya kini lepas kendali. Data terbaru menunjukkan Bali telah menjadi “bom waktu” rabies di Indonesia. Berdasarkan data Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), populasi anjing di Bali meledak hingga angka 1,16 juta ekor. Angka fantastis […]

  • Ilmuwan Tiongkok Capai Terobosan Medis Dunia! Berhasil Membalikkan Diabetes Tipe 1 dengan Terapi Sel Punca

    Ilmuwan Tiongkok Capai Terobosan Medis Dunia! Berhasil Membalikkan Diabetes Tipe 1 dengan Terapi Sel Punca

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 18Komentar

    BEIJING – Dunia medis mencatat sejarah baru setelah tim peneliti asal Tiongkok berhasil membalikkan penyakit diabetes tipe 1 pada seorang pasien melalui terapi sel punca yang berasal dari tubuhnya sendiri. Keberhasilan ini menjadi yang pertama di dunia, sekaligus menandai kemungkinan besar terobatnya penyakit autoimun tersebut melalui terapi seluler. Terobosan ini dipimpin oleh ahli biologi sel, […]

expand_less