Breaking News
light_mode

Kerry Klaim Dikriminalisasi, Ungkap Surat dari Rutan Salemba Soal Kasus Dugaan Korupsi Pertamina

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Muhamad Kerry Adrianto Riza, anak pengusaha Riza Chalid, kembali menegaskan dirinya dikriminalisasi dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina periode 2018–2023. Ia membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya, termasuk isu yang menyeret nama ayahnya. Kerry menyampaikan pembelaan itu kepada wartawan saat menghadiri sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa, 25 November 2025.

Kerry menegaskan ayahnya tidak terlibat dalam kasus ini. Ia mengatakan kegiatan bisnis yang dipersoalkan, yakni sewa terminal BBM, merupakan usahanya sendiri.

“Kegiatan ini hanya sewa-menyewa terminal BBM antara saya dan Pertamina. Usaha ini murni milik saya dan tidak melibatkan ayah saya,” ujarnya.

Ia juga mempertanyakan alasan dijadikannya sebagai tersangka jika fasilitas yang ia sewakan justru masih digunakan Pertamina.

“Jika tangki BBM saya bermasalah, mengapa Pertamina masih menggunakannya?” katanya.

Ia menyebut penyewaan terminal itu justru menguntungkan negara. Di persidangan, kata Kerry, saksi dari Pertamina menyatakan efisiensi yang diperoleh perusahaan mencapai Rp145 miliar per bulan.

Karena itu, ia menilai tuduhan merugikan negara hingga triliunan rupiah tidak masuk akal. Kerry didakwa merugikan negara US$9,86 juta dan Rp2,9 triliun dalam kasus sewa kapal serta sewa terminal BBM. Jaksa juga menduga ia melakukan pengaturan kerja sama dengan menyeret nama ayahnya sebagai beneficial owner sejumlah perusahaan.

Klaim kriminalisasi Kerry semakin ditegaskan lewat sepucuk surat yang ditulisnya dari balik jeruji Rutan Salemba pada 24 November 2025. Surat itu dibacakan kuasa hukumnya, Patra M. Zen, usai persidangan. Dalam surat tersebut, Kerry mengaku diperlakukan “seolah musuh negara”. Ia menyebut proses penangkapan tidak didahului prosedur pemanggilan yang benar, sementara stigma publik membuat keluarganya ikut tertekan.

Kerry menuding angka kerugian negara Rp285 triliun yang muncul dalam pemberitaan sebagai fitnah dan tidak berdasarkan audit resmi. Ia menegaskan tidak pernah mengoplos BBM atau memperdagangkan minyak negara, melainkan hanya menyewakan tangki penyimpanan yang menurutnya terbukti membantu negara menekan biaya impor dan memperkuat distribusi energi. Ia menyinggung sejumlah saksi, termasuk mantan Dirut Pertamina Karen Agustiawan, yang menyatakan tidak mengetahui kepemilikan terminal Merak dan tidak pernah menerima tekanan dari pihak keluarganya.

Ia juga membantah tuduhan menggunakan uang korupsi untuk bermain golf di Thailand. “Padahal saya tidak pernah bermain golf. Ini adalah pembunuhan karakter,” tulisnya. Kerry menyatakan penyewaan terminal OTM merupakan kontrak sah, dijalankan selama 10 tahun, dan digunakan secara penuh oleh Pertamina. Karena itu, ia mempertanyakan dasar dakwaan yang menuduhnya merugikan negara senilai total kontrak sewa.

Kerry berharap proses hukum berjalan adil tanpa dipengaruhi opini atau kepentingan tersembunyi. Ia meminta media mengawal kasusnya secara objektif.

“Jika bersalah, saya siap dihukum. Tapi jika kebenaran berkata lain, jangan biarkan saya dikriminalisasi,” tulisnya dalam penutup surat dari Rutan Salemba. (Tim)

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (3)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tutur Ayu, Jejak Pengabdian Tiga Guru Seni dalam Pameran di Santrian Gallery

    Tutur Ayu, Jejak Pengabdian Tiga Guru Seni dalam Pameran di Santrian Gallery

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    DENPASAR – Tiga seniman sekaligus pendidik yang tergabung dalam kelompok Soko Guru menggelar pameran seni bertajuk “Tutur Ayu” di Santrian Gallery. Pameran ini menampilkan karya-karya I Ketut Marra, I Wayan Santrayana, dan I Gede Budiartha, tiga guru seni yang telah memasuki masa pensiun namun tetap melanjutkan pengabdian melalui karya seni. “Pameran ini menjadi ruang ekspresi […]

  • China Tambah Cadangan Emas, Analis Nilai Strategi Kurangi Ketergantungan Dolar AS

    China Tambah Cadangan Emas, Analis Nilai Strategi Kurangi Ketergantungan Dolar AS

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Beijing – Bank Rakyat China (People’s Bank of China/PBOC) kembali melanjutkan aksi beli emas pada Agustus 2025. Berdasarkan data resmi, tambahan 0,06 juta troy ons membuat total cadangan emas Negeri Tirai Bambu kini menyentuh angka 74,02 juta troy ons. Ini menjadi bulan ke-10 berturut-turut Beijing memperkuat kepemilikan emasnya. Ekonom senior Asia Pasifik, Liang Wei, menilai […]

  • Royal Ambarrukmo Supports Development of Sidorejo Tourism Village

    Royal Ambarrukmo Supports Development of Sidorejo Tourism Village

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 6Komentar

    YOGYAKARTA, December 3, 2025 — In celebration of its 14th anniversary, Royal Ambarrukmo Yogyakarta reaffirmed its commitment to empowering local communities by carrying out a Corporate Social Responsibility (CSR) program in Sidorejo Tourism Village, Lendah, Kulonprogo. Under the theme “Nirasoka Mahakarti,” the five-star heritage hotel translated its philosophy of collaboration, consistency, and meaningful action into […]

  • A.A. Gede Agung Aryawan: DPD RI Harus Suarakan Kepentingan Bali di Senayan, Bukan Hanya Gaduh di Kandang Sendiri

    A.A. Gede Agung Aryawan: DPD RI Harus Suarakan Kepentingan Bali di Senayan, Bukan Hanya Gaduh di Kandang Sendiri

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Ray
    • 6Komentar

    DENPASAR – Tokoh muda Bali, A.A. Gede Agung Aryawan, S.T., yang akrab disapa Gung De, menyerukan agar para anggota DPD RI asal Bali tidak hanya sibuk berbicara di panggung lokal, tetapi benar-benar berjuang di Senayan untuk membawa kepentingan masyarakat Bali ke tingkat nasional. “Berjuanglah dengan otak cerdas. Suarakan kepentingan masyarakat Bali di Gedung Parlemen Senayan, […]

  • Ironi di Rote Ndao! Tersangka Korupsi Regina Kedoh Justru Diberi Penghargaan Bupati

    Ironi di Rote Ndao! Tersangka Korupsi Regina Kedoh Justru Diberi Penghargaan Bupati

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Deda Henukh
    • 3Komentar

    ROTE NDAO — Publik Rote Ndao digegerkan dengan langkah kontroversial Bupati Paulus Henuk yang memberikan penghargaan kepada Regina Kedoh, Kepala Dinas P3AP2KB yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi. Alih-alih diproses hukum secara tegas, Regina justru menerima penghargaan dari orang nomor satu di daerah tersebut. Kasus ini bermula dari dugaan korupsi di Dinas P3AP2KB saat […]

  • Australian Consul-General Visits North Bali, Inaugurates #AussieBanget Corner at Undiksha

    Australian Consul-General Visits North Bali, Inaugurates #AussieBanget Corner at Undiksha

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 14Komentar

    Buleleng, Bali — Australia’s Consul-General in Bali, Ms. Jo Stevens, paid an official visit to North Bali on 12–13 January 2026, marking a series of engagements focused on education, community development, and sustainable investment. One of the key highlights of the visit was the inauguration of a new #AussieBanget Corner at Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), […]

expand_less