Breaking News
light_mode

Ada Udang di Balik Marina, Penyegelan BTID Picu Polemik, Antara Penegakan Lingkungan dan Kepastian Investasi di Bali

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TABANAN — Langkah penyegelan yang dilakukan DPRD terhadap PT BTID memicu perdebatan tajam di ruang publik. Tindakan tersebut disebut-sebut berkaitan dengan dugaan pembabatan kawasan mangrove, namun di sisi lain dinilai sejumlah pihak sebagai eksekusi sepihak yang berpotensi melanggar prosedur hukum dan menciptakan ketidakpastian investasi.

Pandangan Agung Wirapramana selaku VP Business Development APAC, terhadap keberadaan Kura kura Bali.

Pemerhati kebijakan publik sekaligus tokoh masyarakat, Agung Wirapramana, menegaskan bahwa polemik ini tidak boleh dibiarkan berkembang menjadi konflik berkepanjangan. Menurutnya, pendekatan yang diambil seharusnya mengedepankan dialog terbuka dan berbasis regulasi.

“Peristiwa ini seharusnya menjadi ruang koreksi, bukan pembatalan proyek. Yang perlu dilakukan adalah memperbaiki prosedur dan metode teknis agar selaras dengan standar konservasi Bali, tanpa mematikan iklim investasi,” ujar Wirapratama, Senin (27/4).

Ia menilai, langkah penyegelan tanpa penjelasan hukum yang transparan justru menimbulkan pertanyaan publik. Terlebih, keberadaan proyek dalam skema Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) memiliki payung hukum tersendiri yang tidak bisa diabaikan begitu saja.

Mengacu pada PP No.23 Tahun 2023, sejumlah perizinan proyek disebut telah dikantongi, termasuk persetujuan dari pemerintah daerah. Karena itu, tindakan penindakan harus melalui prosedur administratif yang jelas, bahkan jika perlu didukung putusan hukum seperti dari peradilan tata usaha negara.

“Harus ada klarifikasi terbuka, apakah penyegelan ini telah melalui mekanisme administratif yang sah. Jika tidak, ini berisiko menciptakan preseden buruk bagi kepastian hukum,” tegasnya.

Di sisi lain, isu kerusakan lingkungan, khususnya mangrove, tetap menjadi perhatian serius. Bali dengan kearifan lokal dan ekosistemnya yang unik dinilai membutuhkan pendekatan khusus dalam pengelolaan investasi berbasis kawasan.

Wirapratama mendorong Pemerintah Provinsi Bali untuk segera menyusun panduan teknis khusus bagi pengelola KEK.

Panduan tersebut diharapkan mampu menjembatani kepentingan konservasi lingkungan dengan kebutuhan investasi yang berkelanjutan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya peran Dewan Kawasan KEK sebagai mediator dalam menyelesaikan konflik. Dialog multipihak dinilai menjadi solusi paling rasional dibandingkan konfrontasi terbuka yang justru memperkeruh suasana.

“Semua pihak harus duduk bersama. Solusinya bukan saling menyalahkan, melainkan rekayasa ekosistem yang tepat dan komunikasi yang transparan,” imbuhnya.

Polemik ini juga menyoroti peran media dalam membentuk persepsi publik. Pemberitaan yang dinilai terlalu menghakimi disebut berpotensi memperburuk citra korporasi sekaligus mengganggu stabilitas investasi di Bali.

Dengan situasi yang kian sensitif, publik kini menunggu kejelasan, apakah penyegelan tersebut murni langkah penegakan hukum lingkungan, atau justru cerminan lemahnya koordinasi antar lembaga dalam mengelola investasi strategis di daerah.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Hening ke Kanvas! “Vernal Artistic” Hidupkan Musim Semi Kreativitas di Santrian Gallery

    Dari Hening ke Kanvas! “Vernal Artistic” Hidupkan Musim Semi Kreativitas di Santrian Gallery

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Setelah melewati fase perenungan dan pengendapan gagasan, empat perupa Bali kembali menampilkan denyut kreativitas mereka melalui pameran seni rupa bertajuk “Vernal Artistic” di Santrian Gallery, Sanur, Denpasar. Pameran yang berlangsung mulai 8 Mei hingga 26 Juni 2026 itu menghadirkan karya-karya terbaru dari Putu Edi Asparanggi, I Gede Sugiada “Anduk”, Ida Bagus Suryantara “Cooh”, […]

  • Wilson Lalengke Hadiri Konferensi Internasional Terkait Sahara Maroko di Markas Besar PBB

    Wilson Lalengke Hadiri Konferensi Internasional Terkait Sahara Maroko di Markas Besar PBB

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    New York City — Tokoh pers dan aktivis HAM Indonesia, Wilson Lalengke, turut hadir dalam Konferensi Internasional yang membahas isu Sahara Maroko di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Amerika Serikat, Rabu, 08 Oktober 2025. Acara bergengsi ini berlangsung di Conference Room #4 dan menjadi wadah penting bagi para pemangku kepentingan global untuk menyampaikan pandangan dan […]

  • Misteri Pipa Baigong di Cina, Jejak Peradaban Kuno atau Fenomena Alam?

    Misteri Pipa Baigong di Cina, Jejak Peradaban Kuno atau Fenomena Alam?

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 27Komentar

    CINA – Di dekat Gunung Baigong, sebuah formasi batu berusia sekitar 150.000 tahun menyimpan salah satu teka-teki arkeologi paling membingungkan: Pipa Baigong. Struktur berbentuk pipa logam berwarna karat itu menonjol dari dinding gua dan memanjang hingga ke danau air asin di sekitarnya, dengan beberapa bagian bahkan terkubur jauh di dalam batu. Tata letaknya yang geometris […]

  • DPRD Bali Dalami Legalitas Handara, Manajemen Tegaskan Komitmen Taat Aturan dan Jaga Lingkungan

    DPRD Bali Dalami Legalitas Handara, Manajemen Tegaskan Komitmen Taat Aturan dan Jaga Lingkungan

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 5Komentar

    DENPASAR — Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali terus mendalami aspek tata ruang dan perizinan di kawasan Handara Golf & Resort, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Pendalaman dilakukan melalui rapat dengar pendapat (RDP) bersama manajemen PT Sarana Buwana Handara (SBH) di Gedung DPRD Bali, Rabu (4/2/2026), sebagai tindak lanjut […]

  • Bijak Menolong! Tujuh Tipe Orang yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Diberi Bantuan

    Bijak Menolong! Tujuh Tipe Orang yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Diberi Bantuan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Dalam kehidupan sosial, membantu sesama kerap dipandang sebagai bentuk kebajikan universal. Namun, sejumlah pandangan reflektif menekankan bahwa kebaikan tanpa kebijaksanaan justru dapat berujung pada kelelahan emosional, rasa dimanfaatkan, bahkan penyesalan. Sebuah tulisan reflektif yang beredar di media sosial menyoroti tujuh tipe orang yang dinilai tidak layak untuk terus-menerus diberikan bantuan, baik dalam bentuk […]

  • HARRIS Hotel Sunset Road Bali Suguhkan “Sunset Tempo Doeloe” Bernuansa Nostalgia

    HARRIS Hotel Sunset Road Bali Suguhkan “Sunset Tempo Doeloe” Bernuansa Nostalgia

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – HARRIS Hotel Sunset Road Bali kembali menghadirkan inovasi kuliner yang memanjakan lidah sekaligus hati lewat program terbaru bertajuk “Sunset Tempo Doeloe”. Konsep ini menawarkan pengalaman bersantap unik dengan memadukan cita rasa khas Indonesia dan suasana nostalgia tempo dulu yang hangat serta penuh kenangan. Program “Sunset Tempo Doeloe” mengajak para tamu menikmati berbagai sajian […]

expand_less