Breaking News
light_mode

Negara Bijak Tak Bebankan Rakyat, Pajak Tahunan Mobil Terlalu Tinggi Banding Malaysia

  • account_circle Admin
  • calendar_month 16 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Beban pajak tahunan kendaraan bermotor di Indonesia kembali menjadi sorotan. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menilai struktur pajak mobil di Tanah Air sudah terlalu tinggi dan perlu dievaluasi, terutama jika dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia.

Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, mencontohkan perbandingan pajak tahunan untuk Toyota Avanza yang dipasarkan di Indonesia dan Malaysia. Menurutnya, hasil penelusuran internal menunjukkan adanya selisih signifikan dalam beban yang harus ditanggung konsumen di kedua negara.

“Kenapa Avanza yang jadi perbandingan? Karena model ini ada di Indonesia dan juga di Malaysia, sehingga mudah dilakukan pembandingan,” ujar Kukuh di kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin (19/5).

Ia menyebut, pemilik Avanza di Indonesia rata-rata membayar pajak tahunan hingga sekitar Rp4 juta, tergantung kebijakan daerah dan nilai jual kendaraan. Sementara di Malaysia, pajak tahunan untuk model serupa hanya berkisar Rp385 ribu.

Tak hanya itu, perbedaan juga terlihat pada biaya administrasi lain. Di Indonesia, pemilik kendaraan dikenakan biaya perpanjangan STNK setiap lima tahun, serta Bea Balik Nama (BBN) yang bisa mencapai sekitar Rp2 juta. Di Malaysia, biaya balik nama disebut hanya sekitar Rp500 ribu dan tidak ada skema perpanjangan lima tahunan seperti di Indonesia.

Menurut Kukuh, selisih tersebut cukup signifikan dan sudah saatnya pemerintah meninjau ulang struktur pajak kendaraan. Ia berpendapat, mobil dengan kisaran harga Rp300 juta hingga Rp400 juta kini tidak lagi tepat dikategorikan sebagai barang mewah.

“Mobil di segmen ini sudah menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat untuk bekerja dan mencari nafkah. Jadi sudah semestinya kebijakan pajaknya lebih rasional,” katanya.

Status Pajak Mewah

Di sisi lain, Avanza saat ini tidak lagi dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2019, kendaraan penumpang bermesin di bawah 1.500 cc dengan tingkat konsumsi bahan bakar tertentu mendapatkan relaksasi bahkan pembebasan PPnBM.

Avanza bermesin 1.300–1.500 cc yang masuk kategori low multi-purpose vehicle (LMPV) pernah memperoleh insentif sebagai kendaraan hemat energi dan harga terjangkau. Dengan demikian, model tersebut tidak lagi termasuk dalam kelompok barang kena pajak mewah dengan tarif tinggi.

Meski demikian, beban pajak tahunan kendaraan di Indonesia tetap dipengaruhi sejumlah komponen lain, seperti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama (BBN), serta Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Di sejumlah provinsi, akumulasi komponen tersebut membuat total pajak tahunan kendaraan bisa mencapai jutaan rupiah.

Gaikindo berharap pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap skema pajak dan retribusi kendaraan pribadi agar lebih proporsional, sejalan dengan pergeseran fungsi mobil yang kini dinilai sebagai kebutuhan produktif, bukan lagi simbol kemewahan.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika Burung Kecil Memicu Tragedi Besar, Kesalahan Fatal Mao Zedong yang Berujung Kelaparan Massal di China

    Ketika Burung Kecil Memicu Tragedi Besar, Kesalahan Fatal Mao Zedong yang Berujung Kelaparan Massal di China

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TIONGKOK – Burung gereja (Passer montanus) selama ini dikenal sebagai satwa kecil yang akrab dengan kehidupan manusia, beterbangan di pemukiman, sawah, dan ruang-ruang kota. Namun siapa sangka, burung yang tampak sepele ini pernah menjadi pusat dari salah satu kesalahan kebijakan terbesar dalam sejarah modern yang berujung pada bencana kelaparan massal di China dan menewaskan puluhan […]

  • BPJPH Tegaskan Produk Nonhalal Tetap Boleh Dijual, Wajib Cantumkan Label

    BPJPH Tegaskan Produk Nonhalal Tetap Boleh Dijual, Wajib Cantumkan Label

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Jakarta – Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Haikal Hassan menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah melarang peredaran maupun penjualan produk nonhalal di Indonesia. Menurutnya, polemik yang muncul di tengah masyarakat kerap dipicu oleh kesalahpahaman yang diperkeruh oleh pihak-pihak tertentu. Haikal menyebut, isu yang berkembang seolah-olah produk nonhalal menjadi ilegal tidaklah benar. Ia menekankan bahwa […]

  • Polemik UNHI, Dewa Putu Sudarsana: Abaikan Arahan Sabha Pandita Sama dengan Alpaka Guru

    Polemik UNHI, Dewa Putu Sudarsana: Abaikan Arahan Sabha Pandita Sama dengan Alpaka Guru

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Polemik proses pemilihan Rektor Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar kini menjadi perhatian serius kalangan umat dan tokoh Hindu. Salah satunya datang dari tokoh masyarakat dan pemerhati pendidikan Hindu, Dewa Putu Sudarsana, yang menegaskan bahwa arahan Sabha Pandita Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) wajib dihormati dan dilaksanakan. Menurut Dewa Sudarsana, dalam konteks ajaran Hindu, […]

  • Rotasi Kilat di Kejaksaan Agung Picu Kritik, Pengamat: “Sudah di Luar Kebiasaan”

    Rotasi Kilat di Kejaksaan Agung Picu Kritik, Pengamat: “Sudah di Luar Kebiasaan”

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    JAKARTA – Gelombang mutasi pejabat di lingkungan Kejaksaan Agung kembali menimbulkan tanda tanya besar. Melalui Keputusan Jaksa Agung Nomor 1043 Tahun 2025 yang diteken pada 18 November, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin merombak jajaran strategisnya dengan tempo yang dinilai tidak lazim. Pengamat politik Andi Yusran mengingatkan bahwa rotasi memang merupakan bagian dari penyegaran organisasi, namun frekuensinya […]

  • Dosen Warmadewa Gagas Taman Anti Nyamuk di Kawasan Pariwisata Bali

    Dosen Warmadewa Gagas Taman Anti Nyamuk di Kawasan Pariwisata Bali

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    NUSA DUA, BALI — Upaya pencegahan demam berdarah dengue (DBD) di Bali kini mendapat sentuhan inovatif dari kalangan akademisi. Tim dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa (FKIK Unwar) menginisiasi program edukasi bertajuk “Edukasi Pencegahan Dengue dan Pemanfaatan Tanaman Pengusir Nyamuk bagi Pekerja Pertamanan Hotel di Kawasan Pariwisata.” Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 13 […]

  • Sunda Tidak Lemah, Kita yang Salah Membaca Sejarah

    Sunda Tidak Lemah, Kita yang Salah Membaca Sejarah

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    DENPASAR – Orang Sunda kerap dicitrakan sebagai lembut, menghindari konflik, dan cenderung mengalah. Dalam iklim wacana nasional yang mengagungkan ketegasan, dominasi, dan keberanian frontal, karakter ini sering disalahartikan sebagai kelemahan kultural. Sunda lalu ditempatkan di pinggiran narasi sejarah, seolah-olah menjadi peradaban yang kalah sebelum bertanding. Cara pandang ini bukan hanya keliru, tetapi juga menyesatkan. Sejarah […]

expand_less