Breaking News
light_mode

Perang Hormuz Mengguncang Minyak Dunia, Ichsanuddin Noorsy Ingatkan Indonesia di Ambang Tekanan Ekonomi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ketergantungan impor minyak dinilai membuat Indonesia rentan terhadap lonjakan harga energi, inflasi, tekanan fiskal hingga ancaman PHK

JAKARTA — Eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah kembali menempatkan jalur perdagangan energi dunia dalam sorotan. Selat Hormuz dan Bab el-Mandeb menjadi dua titik strategis yang berpotensi menentukan arah harga minyak dunia sekaligus memberi tekanan terhadap negara-negara yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap impor energi, termasuk Indonesia.

Pengamat ekonomi dan politik energi Prof. Dr. H. Ichsanuddin Noorsy mengingatkan bahwa eskalasi konflik tersebut tidak bisa hanya dilihat sebagai persoalan geopolitik kawasan. Menurut dia, gangguan terhadap jalur distribusi energi dapat menjalar ke perekonomian global melalui kenaikan harga minyak, inflasi, tekanan nilai tukar, hingga meningkatnya beban fiskal negara.

Dalam catatannya, Noorsy menyoroti posisi Selat Hormuz yang berada di bawah pengaruh langsung Iran. Jalur tersebut merupakan salah satu jalur perdagangan energi paling strategis di dunia. Sementara itu, Bab el-Mandeb di Laut Merah berada dalam situasi rawan akibat aktivitas kelompok Houthi yang selama ini dipandang sebagai bagian dari jaringan proksi Iran di kawasan.

“Selat Hormuz dikuasai langsung Iran. Memengaruhi 20 persen pasokan minyak dunia. Bab el-Mandeb di Laut Merah dikuasai Houthi, proxy Iran. Memengaruhi 15 persen pasokan minyak dunia,” tulis Noorsy dalam analisisnya.

Menurut dia, situasi tersebut semakin serius ketika konflik berkembang menjadi perang terbuka dengan konsekuensi terhadap keamanan jalur pelayaran dan distribusi energi internasional.

Noorsy juga menyinggung komunikasi antara Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) dengan Washington pada Kamis, 10 September 2026. Dalam catatannya, MBS disebut dua kali menghubungi Washington untuk meminta bantuan.

Namun, menurut Noorsy, Washington memilih menolak memberikan bantuan militer secara langsung dengan pendekatan diplomatis. Ia mengaitkan sikap tersebut dengan pengalaman Amerika Serikat setelah serangan terhadap Pulau Kharg.

“Ini karena mereka baru terkecoh dengan serangan AS ke Pulau Kharg,” tulisnya.

Noorsy kemudian mengingatkan kembali tiga skenario yang sebelumnya pernah dia sampaikan dalam program I News, The Primetime Show. Menurut dia, eskalasi konflik yang semakin luas berpotensi memberikan tekanan langsung terhadap harga minyak dunia.

Harga minyak bahkan disebut telah bergerak menuju level USD107 per barel dan berpotensi menembus USD110 per barel apabila eskalasi perang terus meningkat.

Bagi Indonesia, kondisi tersebut menjadi persoalan serius karena struktur kebutuhan energi nasional masih sangat bergantung pada pasokan dari luar negeri. Noorsy menyebut sekitar 68,6 persen pasokan minyak Indonesia bergantung pada impor.

Ketergantungan tersebut membuat setiap kenaikan harga minyak dunia berpotensi memberikan efek berantai terhadap perekonomian nasional.

Pertama, kenaikan harga minyak dapat mendorong kenaikan berbagai harga barang dan jasa. Biaya energi merupakan salah satu komponen penting dalam rantai produksi dan distribusi sehingga kenaikan harga bahan bakar dapat merembet ke biaya transportasi, logistik, manufaktur hingga harga kebutuhan masyarakat.

Kedua, tekanan terhadap harga energi berpotensi meningkatkan inflasi. Jika kenaikan harga berlangsung dalam waktu lama, daya beli masyarakat dapat ikut tergerus.

Ketiga, ruang fiskal pemerintah berpotensi semakin tertekan. Kenaikan harga energi dapat meningkatkan kebutuhan anggaran, terutama apabila pemerintah harus menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat melalui berbagai instrumen kebijakan.

Keempat, kebutuhan terhadap dolar Amerika Serikat berpotensi meningkat. Impor minyak dan energi yang dilakukan dalam denominasi dolar akan membuat kebutuhan valuta asing semakin besar ketika harga minyak dunia naik.

Kelima, tekanan terhadap kebutuhan dolar dan pembiayaan negara berpotensi berimplikasi terhadap peningkatan beban utang.

Tekanan tidak berhenti pada sektor makroekonomi. Noorsy menilai sektor riil, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), juga berada dalam posisi rentan.

Kenaikan harga energi dan bahan baku akan meningkatkan biaya produksi. Pelaku usaha kemudian dipaksa melakukan efisiensi agar tetap mampu mempertahankan margin dan kelangsungan bisnis.

” Sektor riil dan UMKM makin tertekan biaya produksi sehingga harus efisien,” tulis Noorsy.

Jika tekanan biaya semakin besar sementara daya beli masyarakat melemah, dunia usaha menghadapi pilihan sulit. Efisiensi dapat dilakukan melalui pengurangan biaya operasional, penundaan ekspansi, pengurangan produksi hingga pengurangan tenaga kerja.

Karena itu, Noorsy mengingatkan bahwa potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) perlu diantisipasi apabila eskalasi geopolitik terus berlangsung dan tekanan ekonomi domestik semakin kuat.

“Potensi PHK di depan mata,” tegasnya.

Pada akhirnya, Noorsy melihat persoalan tersebut bukan sekadar mengenai harga minyak, tetapi menyangkut arah kebijakan ekonomi dan ketahanan nasional. Ketergantungan terhadap energi impor, menurut dia, dapat mempersempit ruang gerak Indonesia ketika terjadi guncangan eksternal.

Ia pun menutup analisisnya dengan peringatan bernada kritis mengenai arah perjalanan ekonomi Indonesia.

“Terjerat di jalan sesat makin kuat.”

Noorsy kemudian menyampaikan ucapan, “Selamat merayakan BERDAULAT, ADIL dan MAKMUR.”

Peringatan tersebut menjadi refleksi bahwa kedaulatan ekonomi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan negara mengelola sumber daya di dalam negeri, tetapi juga oleh kemampuan menghadapi gejolak geopolitik, menjaga ketahanan energi, melindungi daya beli masyarakat serta memastikan sektor usaha tetap bertahan ketika harga komoditas strategis dunia mengalami lonjakan.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

    Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 14Komentar

    JAKARTA — Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan tersebut diambil dalam sidang isbat yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (17/2/2026). Sidang dipimpin oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar dan dihadiri tim Hisab dan Rukyat Kemenag, perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, serta para duta besar negara […]

  • Tokoh Pemuda Melayu Datok Yan Djuna, Gelar Melayu Serumpun (GEMES) 2026, Pesta Bangsa Melayu di Tanah Deli

    Tokoh Pemuda Melayu Datok Yan Djuna, Gelar Melayu Serumpun (GEMES) 2026, Pesta Bangsa Melayu di Tanah Deli

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 6Komentar

    MEDAN – Gemerlap seni, budaya, dan tradisi Melayu kembali menyelimuti Kota Medan melalui pembukaan Gelar Melayu Serumpun (GEMES) XI Tahun 2026 yang berlangsung meriah di Lapangan Merdeka Medan, Sabtu (27/6/2026) malam. Festival budaya tahunan yang telah menjadi ikon pariwisata Kota Medan itu resmi dibuka oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, melalui petikan […]

  • PSN Koordinator Denpasar Barat Gelar FGD, Tekankan Etika Pinandita dalam Menjaga Kesakralan Pemangku

    PSN Koordinator Denpasar Barat Gelar FGD, Tekankan Etika Pinandita dalam Menjaga Kesakralan Pemangku

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Ray
    • 5Komentar

    DENPASAR – Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Koordinator Kecamatan Denpasar Barat mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar sebagai bagian upaya memperkuat nilai-nilai etika dalam pelaksanaan ngayah sebagai pemangku. Kegiatan yang berlangsung di Aula PHDI Provinsi Bali ini menghadirkan berbagai tokoh spiritual dan praktisi budaya sebagai narasumber, Sabtu (11/4/2026). FGD tersebut mengangkat tema “Etika Pemangku […]

  • Lapor Polisi Tak Digubris, Emak Bantai Kartel Sendirian

    Lapor Polisi Tak Digubris, Emak Bantai Kartel Sendirian

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    MEKSIKO – Hidup Miriam Rodríguez berubah menjadi neraka sejak hari putrinya, Karen Alejandra Salinas Rodríguez, diculik kartel narkoba pada 2012. Telepon berdering membawa ancaman, tuntutan tebusan, dan ketakutan yang melumpuhkan. Demi satu harapan—melihat anaknya pulang—Miriam menjual apa pun yang ia miliki. Rumah, harta, harga diri, semua dilepas. Ia percaya negara akan hadir. Ia salah. Saat […]

  • Rayakan HUT Lucky Seven! Teo Chew Bali Ajak Anggota Tingkatkan Rasa Persaudaraan

    Rayakan HUT Lucky Seven! Teo Chew Bali Ajak Anggota Tingkatkan Rasa Persaudaraan

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    BADUNG – Perkumpulan Teo Chew Bali (峇里島潮州公會) adakan acara anniversary atau hari jadinya yang ke-7 di Jimbaran Grand Ballroom, pada Minggu, 21 September 2025. Perkumpulan Teo Chew Bali merupakan etnis Teo Chew asal China bagian selatan yang sudah tersebar di 64 negara di dunia, termasuk di Indonesia yang sudah berdiri di sejumlah daerah di Tanah […]

  • Kronologi Pelepasan Hutan Produksi di Serangan untuk KEK Kura-Kura Bali

    Kronologi Pelepasan Hutan Produksi di Serangan untuk KEK Kura-Kura Bali

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    DENPASAR — Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali di Kelurahan Serangan, Denpasar Selatan, kembali menjadi sorotan publik. Salah satu isu yang mengemuka adalah pelepasan kawasan hutan produksi yang berada dalam Blok Pemanfaatan Tahura Ngurah Rai untuk mendukung pengembangan pariwisata dan industri kreatif oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID). Menanggapi hal tersebut, Panitia Khusus […]

expand_less