Breaking News
light_mode

Ironi Jeruk RI! Produksi Melimpah, Impor Tembus 208 Ribu Ton

  • account_circle Ray
  • calendar_month 16 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Produksi Jeruk Indonesia Naik, tetapi Impor Masih Mendominasi dan Ekspor Tertinggal Jauh

DENPASAR – Indonesia kembali mencatatkan peningkatan produksi jeruk pada 2025. Namun di balik capaian tersebut, neraca perdagangan komoditas hortikultura ini masih menyisakan ironi. Meski menjadi salah satu produsen jeruk terbesar di Asia Tenggara, Indonesia justru masih sangat bergantung pada pasokan jeruk dari luar negeri.

Data Statistik Hortikultura 2025 menunjukkan produksi jeruk nasional mencapai sekitar 2,46 juta ton pada 2025, meningkat dibandingkan 2,41 juta ton pada 2024. Kenaikan tersebut didorong bertambahnya jumlah tanaman yang menghasilkan hingga sekitar 13,65 juta pohon.

Produksi tertinggi terjadi pada triwulan II dengan volume mencapai 702,41 ribu ton. Jawa Timur masih menjadi lumbung jeruk nasional dengan produksi sekitar 1,17 juta ton atau hampir separuh dari total produksi Indonesia.

Posisi berikutnya ditempati Sumatera Utara dengan 356,55 ribu ton dan Kalimantan Barat sebesar 131,91 ribu ton.

Besarnya produksi tersebut belum mampu mengangkat posisi Indonesia sebagai eksportir utama jeruk. Sebaliknya, impor masih mendominasi perdagangan komoditas ini.

Produksi jeruk Foto: BPS

Sepanjang 2025, Indonesia mengimpor sekitar 208,47 ribu ton jeruk. Sementara volume ekspor hanya mencapai sekitar 1,90 ribu ton. Artinya, volume impor lebih dari 100 kali lipat dibandingkan ekspor.

 

Dari sisi nilai perdagangan, ketimpangan juga terlihat jelas. Nilai ekspor jeruk Indonesia pada 2025 tercatat sekitar US$1,38 juta atau turun 1,86 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sebaliknya, nilai impor melonjak menjadi sekitar US$384,80 juta, meningkat 28,71 persen dibandingkan 2024.

Mayoritas perdagangan masih didominasi jeruk segar. Volume ekspor jeruk segar mencapai sekitar 1.439 ton, sedangkan produk olahan sekitar 461 ton. Di sisi lain, impor jeruk segar mencapai 185.761 ton, jauh lebih tinggi dibandingkan produk olahan yang mencapai sekitar 22.711 ton.

 

Di pasar domestik, permintaan terhadap jeruk juga masih sangat besar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga pada 2025 mencapai sekitar 1,46 juta ton, meningkat setelah sempat mengalami penurunan pada 2023.

Negara tujuan ekspor dan asal impor jeruk Foto: BPS

Besarnya pasar dalam negeri membuat hasil panen nasional sebagian besar terserap untuk memenuhi kebutuhan domestik.

Namun kondisi tersebut juga memperlihatkan bahwa produk jeruk lokal masih harus bersaing dengan buah impor di pasar sendiri.

Selama lima tahun terakhir, tren impor selalu berada jauh di atas ekspor, baik dari sisi volume maupun nilai perdagangan. Kondisi ini menjadi indikator bahwa tantangan industri jeruk nasional tidak lagi hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memperkuat kualitas, efisiensi distribusi, standar mutu, serta daya saing agar mampu menembus pasar ekspor.

Dengan produksi yang terus bertambah, Indonesia memiliki peluang besar untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor. Namun tanpa peningkatan daya saing dan penguatan rantai pasok, potensi tersebut diperkirakan masih sulit dikonversi menjadi peningkatan ekspor yang signifikan.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • The Struggle for Justice! La Fontaine Family Goes Three Years Without Seeing Twin Daughters

    The Struggle for Justice! La Fontaine Family Goes Three Years Without Seeing Twin Daughters

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Ray
    • 38Komentar

    DENPASAR – Paul La Fontaine, an Australian citizen who has traveled to Bali for over three decades, expressed deep frustration after being unable to meet his twin daughters, Isla and Sianna, for the past three years. He criticized Bali’s law enforcement for their slow response in enforcing a court ruling that granted him joint custody. […]

  • Terpilih Ratu Agung Bagus Ketua IHGMA Bali, Soroti Tantangan Global, Dorong IHGMA Perkuat Fondasi Internal

    Terpilih Ratu Agung Bagus Ketua IHGMA Bali, Soroti Tantangan Global, Dorong IHGMA Perkuat Fondasi Internal

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    DENPASAR – Dinamika industri pariwisata global yang kian kompleks mendorong perubahan arah strategi organisasi profesi perhotelan. Hal ini disampaikan oleh Ratu Agung Bagus Ngurah Putra yang menilai masa depan Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) harus bertumpu pada penguatan internal organisasi agar mampu bersaing menghadapi tantangan global yang terus berkembang. Menurutnya, tantangan yang dihadapi industri […]

  • Negara Bijak Tak Bebankan Rakyat, Pajak Tahunan Mobil Terlalu Tinggi Banding Malaysia Play Button

    Negara Bijak Tak Bebankan Rakyat, Pajak Tahunan Mobil Terlalu Tinggi Banding Malaysia

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 15Komentar

    JAKARTA – Beban pajak tahunan kendaraan bermotor di Indonesia kembali menjadi sorotan. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menilai struktur pajak mobil di Tanah Air sudah terlalu tinggi dan perlu dievaluasi, terutama jika dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia. Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, mencontohkan perbandingan pajak tahunan untuk Toyota Avanza yang dipasarkan di Indonesia […]

  • Diduga Ditolak Boarding Meski Pesawat Belum Lepas Landas, Penumpang Citilink di Bali Kecewa Tak Diberi Solusi

    Diduga Ditolak Boarding Meski Pesawat Belum Lepas Landas, Penumpang Citilink di Bali Kecewa Tak Diberi Solusi

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 2604Komentar

    DENPASAR — Seorang penumpang maskapai penerbangan Citilink mengaku kecewa setelah diduga tidak diperbolehkan melanjutkan penerbangan rute Bali–Surabaya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Rabu (13/5/2026), meski pesawat disebut belum lepas landas. Peristiwa itu bermula saat penumpang tiba di counter check-in sekitar pukul 08.35 Wita, atau lima menit setelah jadwal penutupan check-in pada pukul 08.30 […]

  • FOX Hotel Jimbaran Beach Bali Luncurkan FOXIMO Package, Staycation Bonus Pizza Mulai Rp1,1 Juta

    FOX Hotel Jimbaran Beach Bali Luncurkan FOXIMO Package, Staycation Bonus Pizza Mulai Rp1,1 Juta

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    FOX Hotel Jimbaran Beach Bali menghadirkan FOXIMO Package mulai Rp1,1 juta per malam. Paket staycation ini sudah termasuk sarapan, pizza, Coca-Cola, dan berbagai fasilitas premium. Badung – Industri perhotelan di Bali terus menghadirkan inovasi untuk menarik minat wisatawan. Kali ini, FOX Hotel Jimbaran Beach Bali memperkenalkan FOXIMO Package, sebuah paket menginap yang menggabungkan kenyamanan akomodasi […]

  • Sidang Perdana Aktivis Aksi Kamisan Bali Disorot, Kehadiran Banyak Aparat Dianggap Intimidatif

    Sidang Perdana Aktivis Aksi Kamisan Bali Disorot, Kehadiran Banyak Aparat Dianggap Intimidatif

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Denpasar, 25 Maret 2026 — Sidang perdana aktivis Aksi Kamisan Bali, Tomy Priatna Wiria, dalam perkara Nomor 287/Pid.Sus/2026/PN Dps di Pengadilan Negeri Denpasar menuai sorotan dari Koalisi Advokasi Bali untuk Demokrasi. Koalisi menilai proses hukum yang berlangsung sejak awal menunjukkan indikasi kuat kriminalisasi terhadap suara kritis masyarakat sipil. Dalam keterangan resminya, Koalisi menyebut bahwa penggunaan […]

expand_less