Breaking News
light_mode

The Struggle for Justice! La Fontaine Family Goes Three Years Without Seeing Twin Daughters

  • account_circle Ray
  • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Paul La Fontaine, an Australian citizen who has traveled to Bali for over three decades, expressed deep frustration after being unable to meet his twin daughters, Isla and Sianna, for the past three years. He criticized Bali’s law enforcement for their slow response in enforcing a court ruling that granted him joint custody.

Paul revealed that his daughters have been missing since August 25, 2022. On that day, his former wife, identified by the initials AVP, took Isla and Sianna from school without his knowledge, only weeks after the Supreme Court confirmed their 50:50 custody arrangement.

“I received a terrifying WhatsApp message from AVP saying, ‘No money, forget about seeing your kids.’ Since then, I have not had any access to my children,” Paul said in a press statement on Monday (Sept 1).

 

Blocked by Thugs and Assaulted

Paul said he has repeatedly searched for his daughters in Bali. He discovered that they were once hidden in a housing complex in Uluwatu and later in a house in Puri Bunga, Nusa Dua. However, every attempt to approach them was blocked by what he described as hired thugs.

While trying to deliver a birthday gift for his daughters’ sixth birthday, Paul was assaulted by six men. “Three of them pinned me to the ground, two punched me in the head and face. All I could shout was: ‘They are my children!’” he recalled.

The assault case is now being heard at the Denpasar District Court under case number 734/Pid.B/2025/PN Dps. Two men, identified as Agung Danu and Alit, are on trial for alleged assault, while another, Muhammad Said, is being tried in a military court.

Wherever Paul La Fontaine goes, he will always long for his two beloved daughters.

Accusing Authorities of Negligence

Paul believes police have failed to apply Child Protection Law No. 35/2014 to safeguard his daughters’ rights. He argues that forcibly taking a child by one parent constitutes a serious criminal offense, not merely a family dispute.

“Police often say this is a household matter. But we divorced four years ago. This is clearly a criminal act by a parent,” he stressed.

He further alleged that “corrupting influences” may be preventing authorities from taking firm action. Still, Paul welcomed Bali Police’s recent decision to begin investigating his missing children report.

 

Last Hope in Court

Paul is now fighting to enforce the 50% custody ruling, which has had permanent legal force since August 2022. Along with his new legal counsel, he also plans to file for full custody (100%), arguing that AVP has committed unlawful acts and obstructed his relationship with the twins for three years.

“I am pleading with the court to order police to detain AVP and restore my rights as a father. I also fear my children are no longer in Bali,” he said.

 

Call for Child Protection

Paul urged authorities in Bali not to view the case through a lens of discrimination. “Is it because I am a foreigner that I have no right to see my children? My daughters deserve to grow up surrounded by love from both parents,” he said softly.

He also expressed gratitude to Senator Arya Wedakarna (AWK), who once facilitated a meeting with authorities and requested an investigation into AVP and a foreign man, identified only by the initials LH, who is allegedly involved. However, Isla and Sianna’s whereabouts remain unknown.

Ending his statement, Paul delivered an emotional message to his ex-wife:

“Adinda, please return Isla and Sianna to me. Stop hiding them. Let them live happily with the love and protection of both their parents.” (Ray)

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (38)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gatra Media Group Resmi Hentikan Operasional per 31 Juli 2024

    Gatra Media Group Resmi Hentikan Operasional per 31 Juli 2024

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2024
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Jakarta — PT Era Media Informasi (Gatra Media Group) resmi mengakhiri seluruh kegiatan usahanya mulai 31 Juli 2024. Keputusan tersebut sekaligus menutup seluruh unit bisnis di bawah naungannya, termasuk Majalah Berita Mingguan Gatra, portal berita gatra.com, Majalah Gatra Jateng, situs Gatrapedia.com, serta kanal Gatra TV. Informasi penutupan ini mencuat ke publik setelah beredarnya surat pemberitahuan […]

  • Lima Pasien Meningitis Dirawat di RSUD Buleleng, Dokter Ingatkan Waspada Konsumsi Daging Babi Mentah

    Lima Pasien Meningitis Dirawat di RSUD Buleleng, Dokter Ingatkan Waspada Konsumsi Daging Babi Mentah

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    BULELENG – Kasus meningitis kembali menjadi perhatian di Kabupaten Buleleng. Saat ini, sedikitnya lima pasien meningitis tengah menjalani perawatan di RSUD Buleleng. Meski demikian, pihak rumah sakit memastikan jumlah tersebut masih dalam kategori wajar dan belum menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Direktur RSUD Buleleng, dr. Ketut Suteja Wibawa, Jumat (27/2/2026), menjelaskan bahwa kasus yang […]

  • Kajati Bali Chatarina Muliana Dimutasi, Baru Enam Bulan Menjabat

    Kajati Bali Chatarina Muliana Dimutasi, Baru Enam Bulan Menjabat

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    DENPASAR – Pergantian pimpinan terjadi di tubuh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali. Chatarina Muliana yang baru sekitar enam bulan menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali, dimutasi dari jabatannya. Posisi Chatarina kini digantikan oleh Setiawan Budi Cahyono yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur IV pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (JAM Intel) Kejaksaan Agung. Sementara itu, Chatarina […]

  • Tersangka di Tengah Krisis, Ketika Mantan Kadis LH Bali Hadapi Hukum! Siapa Sebenarnya Bertanggung Jawab?

    Tersangka di Tengah Krisis, Ketika Mantan Kadis LH Bali Hadapi Hukum! Siapa Sebenarnya Bertanggung Jawab?

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Ray
    • 3Komentar

    DENPASAR — Penetapan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Provinsi Bali sebagai tersangka dalam kasus dugaan pidana lingkungan di kawasan TPA Suwung mengguncang ruang publik. Peristiwa ini tak sekadar perkara hukum, melainkan membuka kembali luka lama: krisis pengelolaan sampah yang bertahun-tahun tak kunjung terselesaikan. Langkah aparat penegak hukum dipandang sebagai sinyal tegas bahwa pelanggaran lingkungan […]

  • Laboratorium Narkoba Tersembunyi Milik WNA Rusia Terbongkar di Gianyar, Dua Orang Ditangkap

    Laboratorium Narkoba Tersembunyi Milik WNA Rusia Terbongkar di Gianyar, Dua Orang Ditangkap

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    BADUNG – Operasi gabungan yang melibatkan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Bea Cukai berhasil membongkar sebuah clandestine laboratory atau laboratorium rahasia pembuatan narkotika di wilayah Gianyar, Bali. Dalam operasi senyap yang berlangsung sejak Kamis malam (5/3/2026) hingga Jumat dini hari, petugas mengamankan dua warga negara asing (WNA) […]

  • Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi Melalui SPBU 56 Siluman di Rote Ndao, Siapa Dalang di Balik Kelangkaan?

    Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi Melalui SPBU 56 Siluman di Rote Ndao, Siapa Dalang di Balik Kelangkaan?

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Deda Henukh
    • 6Komentar

    Rote Ndao, – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi yang melanda Kabupaten Rote Ndao dalam beberapa minggu terakhir memicu tanda tanya besar. Diduga, SPBU 5685128 menjadi pusat penampungan yang mengendalikan distribusi BBM subsidi secara tidak transparan. Lantas, siapa yang bertanggung jawab atas praktik yang merugikan masyarakat ini? Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi Melalui SPBU 56 Siluman […]

expand_less