Breaking News
light_mode

Laboratorium Narkoba Tersembunyi Milik WNA Rusia Terbongkar di Gianyar, Dua Orang Ditangkap

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADUNG – Operasi gabungan yang melibatkan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Bea Cukai berhasil membongkar sebuah clandestine laboratory atau laboratorium rahasia pembuatan narkotika di wilayah Gianyar, Bali.

Dalam operasi senyap yang berlangsung sejak Kamis malam (5/3/2026) hingga Jumat dini hari, petugas mengamankan dua warga negara asing (WNA) asal Rusia berinisial ST (30) dan NT (29). Keduanya diduga kuat menjadi aktor utama di balik operasional pabrik narkoba tersebut.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Bugie Kurniawan, mengatakan keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan hasil sinergi intelijen antarinstansi dalam memerangi kejahatan narkotika internasional di Bali.

“Operasi ini adalah bukti nyata sinergi tanpa batas antara Imigrasi, BNN, dan Bea Cukai. Kami berkomitmen penuh menjaga Bali dari segala bentuk aktivitas ilegal yang melibatkan warga negara asing, terutama yang berkaitan dengan jaringan narkotika internasional,” ujar Bugie.

Pengungkapan kasus tersebut bermula dari permintaan bantuan pelacakan yang diajukan Direktorat Intelijen Keimigrasian atas permintaan BNN pada 4 Februari 2026. Saat itu BNN mengidentifikasi dugaan keterlibatan NT dalam jaringan peredaran narkotika.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Imigrasi Ngurah Rai melakukan penelusuran data perlintasan serta pengawasan di lapangan. Hasil investigasi pada 5 Februari 2026 menemukan bahwa alamat tempat tinggal yang didaftarkan NT di kawasan Ungasan, Badung, ternyata tidak valid.

Berbekal temuan itu, tim gabungan kemudian melakukan penggerebekan serentak pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 23.30 WITA di dua lokasi berbeda di wilayah Sukawati, Gianyar.

Di lokasi pertama, Villa Renas Kubu, petugas menangkap ST. Dari lokasi ini disita sejumlah barang bukti berupa paspor Rusia, tas berisi peralatan, serta galon berisi cairan kimia yang diduga menjadi bahan baku pembuatan narkotika.

Sementara di lokasi kedua, The Tetamian Bali, petugas mengamankan NT. Dari tangan pelaku disita cairan kimia yang disembunyikan di dalam mobil Toyota Agya putih yang disewanya. Petugas juga menemukan paspor yang diduga palsu atas nama Kseniia Kozina, yang diduga digunakan untuk menyewa kendaraan dan vila.

Pengembangan dari dua penangkapan tersebut kemudian mengarah pada lokasi lain. Sekitar pukul 00.45 WITA, tim gabungan bergerak menuju Villa De Bale Marcapada di kawasan Saba, Blahbatuh, Gianyar.

Di vila inilah petugas menemukan laboratorium gelap pembuatan narkotika. Terdapat dua kamar yang difungsikan sebagai area produksi, lengkap dengan sejumlah jerigen berisi cairan bahan kimia.

Bugie menegaskan bahwa selain proses pidana narkotika yang ditangani oleh BNN, pihak Imigrasi juga akan menindak pelanggaran keimigrasian yang dilakukan para pelaku.

“Selain proses pidana narkotika yang diproses oleh BNN, kami dari sisi keimigrasian akan memastikan penegakan hukum terhadap dugaan penggunaan paspor palsu dan penyalahgunaan izin tinggal berjalan maksimal,” tegasnya.

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali turut memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang terlibat dalam pengungkapan kasus tersebut. Sinergi antarinstansi dinilai menjadi kunci dalam menjaga Bali dari ancaman kejahatan transnasional, termasuk peredaran narkotika yang melibatkan warga negara asing.

Imigrasi Bali juga menegaskan akan terus memperkuat pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing guna menjaga keamanan serta citra Bali sebagai destinasi internasional yang aman.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rohingya Protes IOM, “Kami dibiarkan Mati Pelan – Pelan”

    Rohingya Protes IOM, “Kami dibiarkan Mati Pelan – Pelan”

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 8329Komentar

    PEKANBARU, 19 Januari 2026 — Seratusan pengungsi Rohingya menggelar aksi penyampaian aspirasi di depan kantor International Organization for Migration (IOM) di Pekanbaru, Senin (19/1/2026). Mereka menuntut pemulihan bantuan kebutuhan hidup yang dinilai terus berkurang dan tidak lagi mencukupi kebutuhan dasar sehari-hari. Dari pantauan di lokasi, tepatnya di Jalan M Jamil, samping kawasan MTQ Bandar Serai, […]

  • GAMIES Aceh Dukung Budayantara Fest 2026, Gaungkan Solidaritas untuk Palestina

    GAMIES Aceh Dukung Budayantara Fest 2026, Gaungkan Solidaritas untuk Palestina

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle Sudarman Syah
    • 0Komentar

    Adhifatra Agussalim menilai festival budaya dan penanaman pohon persahabatan Indonesia–Palestina menjadi ruang memperkuat kepedulian kemanusiaan dan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina. BANDA ACEH – Dewan Pengurus Wilayah Generasi Amanat Masyarakat Indonesia Ekonomi Sejahtera (DPW GAMIES) Provinsi Aceh menyatakan dukungan terhadap penyelenggaraan Budayantara Fest 2026 yang mengusung semangat persahabatan Indonesia–Palestina melalui kegiatan budaya, edukasi, dan aksi kemanusiaan. […]

  • Tim Transformasi Bentukan Kapolri Ditolak Presiden, Wilson Lalengke: Semestinya Listyo Mundur Saja

    Tim Transformasi Bentukan Kapolri Ditolak Presiden, Wilson Lalengke: Semestinya Listyo Mundur Saja

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 10Komentar

    Jakarta – Gelombang kritik muncul menyusul pembentukan tim transformasi oleh Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang kabarnya ditolak Presiden Prabowo Subianto. Di antara kritikus kinerja Polri yang paling vokal adalah Wilson Lalengke, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), yang secara terbuka menyerukan pengunduran diri Listyo Sigit Prabowo. Dalam pernyataan tegasnya, alumni PPRA-48 Lemhannas […]

  • Sampah! Sampah! Oh Sampah!  Drama Kebijakan Setengah Matang, Publik Jadi Korban

    Sampah! Sampah! Oh Sampah! Drama Kebijakan Setengah Matang, Publik Jadi Korban

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 15Komentar

    DENPASAR – Kelucuan Pemerintah Provinsi Bali melalui Wayan Koster yang memastikan TPA Suwung harus resmi ditutup pada 23 Desember 2025, yang dengan tegasnya mengatakan, “Nggak, nggak, tetap tanggal 23 (Desember). Saya sudah putuskan, tetap tanggal 23,” kata Koster seusai menghadiri peresmian Pos Bantuan Hukum dan Pembukaan Pelatihan Paralegal Desa/Kelurahan Provinsi Bali, Jumat (12/12/2025) di Balai […]

  • Inovasi Hidrogel Baru Tingkatkan Kepadatan Tulang hingga Lima Kali Lipat

    Inovasi Hidrogel Baru Tingkatkan Kepadatan Tulang hingga Lima Kali Lipat

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – Sebuah terobosan terbaru di bidang medis berhasil menciptakan hidrogel revolusioner yang mampu meningkatkan kepadatan tulang secara signifikan. Hidrogel ini dibuat dari perpaduan unik asam hialuronat dan nanopartikel hidroksiapatit, dua komponen yang dikenal kompatibel dengan jaringan tubuh manusia. Dengan struktur yang menyerupai tulang alami, hidrogel ini mampu menempel dan menyatu secara optimal pada jaringan […]

  • Nikah Siri dan Poligami Ilegal Terancam Pidana 6 Tahun dalam KUHP Baru

    Nikah Siri dan Poligami Ilegal Terancam Pidana 6 Tahun dalam KUHP Baru

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Pemerintah resmi menetapkan ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru yang mengatur sanksi pidana terhadap praktik nikah siri dan poligami tanpa izin resmi negara. Aturan ini menjadi bagian dari upaya negara memperkuat perlindungan hukum, khususnya bagi perempuan dan anak, sekaligus menertibkan administrasi perkawinan di Indonesia. Dalam ketentuan tersebut, setiap perkawinan diwajibkan untuk […]

expand_less