Breaking News
light_mode

Murni Karena Cinta Anjing, Nengah Suarni Banyak Selamatkan Anjing Terlantar

  • account_circle Ray
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Menemui awak media Gatra Dewata, Nengah Suarni yang mengaku menempati rumah lantai dua, lingkungan Desa Adat Pohgading, Desa Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, yang memelihara anjing lebih dari 50 ekor itu mengutarakan isi hatinya.

Ia mengatakan kepada awak media, bahwa dirinya sudah menempati rumah itu hampir 6 tahun, “Ya saya menempati rumah itu sudah 6 tahun berjalan”

Berita sebelumnya, 

Warga Keluhkan Shelter Tampung Anjing Liar 50an Ekor, Diduga tak Miliki Izin 

Ia juga mengutarakan bahwa dirinya betah tinggal disana lantaran dekat dengan tempatnya bekerja, demi memberi makan anak – anak (sebutan dari peliharaannya) itu sehari – hari yang cukup banyak dan mahal.

Nengah Suarni juga menolak dikatakan menjual dan memperdagangkan binatang atau dagingnya terutama anjing, itu murni karena kecintaannya terhadap anjing.

Salah satu anjing yang pernah diselamatkan Nengah Suarni.

“Saya kenal semua anak – anak saya itu (sebutan bagi peliharaannya / anjing) dari mana asalnya, dimana saya mendapatkannya bahkan karakternya pun saya tahu, ” Sebutnya menceritakan itu kepada awak media.

Suarni juga menceritakan dirinya banyak mengambil anjing – anjing tersebut dijalanan, anjing yang terbuang dan tak terurus untuk dirawatnya hingga sembuh dan kembali sehat.

“Ya saya banyak mengambil dan menolong anjing jalanan, hutang saya di dokter hewan juga masih banyak. Dokternya baik, dia mengerti apa yang saya lakukan demi kecintaan saya terhadap binatang ini. Sekitar 8 jutaan hutang saya, ” Ujarnya.

Nengah Suarni mengaku memahami semua karakter anjing peliharaannya.

Awak media kembali menanyakan soal donasi yang dia dapatkan untuk merawat anjing – anjing ini. Dirinya mengaku bahwa kadang mendapatkan bantuan dari pencinta anjing, tetapi ia tidak selalu butuh hal itu.

“Bila ada yang mau berdonasi saya tunjuk Yayasan Remagi Bali yang di Sidakarya itu untuk menerima, dari sana saya minta untuk membeli makanan dan perawatan bagi anjing – anjing ini, ” Ucapnya, Kamis 26/02/2026.

Menyakan soal komplain yang berarti dari tetangga, dirinya mengaku belum pernah mendapatkan hal itu sejak hampir 6 tahun dirinya tinggal.

“Ya saya tinggal disana juga, dulu awal- awal ada komplain tetapi kita benahi apa yang dirasa kurang”

Dirinya menerangkan bahwa anggota dari Yayasan Dharma Satria Dewata yang berada di Tabanan, dan memiliki shelter khusus untuk anjing. Pelatihan dalam merawat dan menjaga hewan anjing ini dia dapatkan dari Yayasan Dharma Satria Dewata.

Menyiapkan makanan bagi anjing – anjing peliharaannya.

Anggara M Haritonang yang juga menemani dirinya membenarkan hal ini.

“Ia juga telah lama menjadi anggota. Sepengetahuan saya tidak ada batasan berapa banyak bagi orang untuk memelihara hewan terutama anjing, ” Pungkasnya.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Temukan Pos Jaga Mewah Normalisasi Tukad Ngenjung, Dugaan Buat Kontrol Keluar Masuk 

    Warga Temukan Pos Jaga Mewah Normalisasi Tukad Ngenjung, Dugaan Buat Kontrol Keluar Masuk 

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    DENPASAR – “Ini plang bodoh, plang bodoh dan tolol” begitu kira – kira bahasa yang dilontarkan oleh seorang Pengamat Kebijakan Publik AA Gede Agung Aryawan, ST., (Gung De) terhadap keberadaan Proyek Normalisasi Tukad (Sungai) Ngenjung di Desa Sidakarya. Bunyi plang itu, DILARANG !! MELAKUKAN AKTIFITAS DALAM BENTUK APAPUN DIDALAM KAWASAN HUTAN TAHURA NGURAH RAI TANPA […]

  • Takut Kena Pelanggaran Hak Cipta, Sejumlah Kafe di Jabodetabek Putar Chant Om Mani Padme Hum Play Button

    Takut Kena Pelanggaran Hak Cipta, Sejumlah Kafe di Jabodetabek Putar Chant Om Mani Padme Hum

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 13Komentar

    JAKARTA – Fenomena unik terjadi di sejumlah kafe di kawasan Jabodetabek. Demi menghindari risiko pelanggaran hak cipta musik komersial, beberapa pemilik kafe memilih langkah tak biasa. Mereka mengganti seluruh backsound mereka dengan lantunan chant “Om Mani Padme Hum” yang menenangkan. Awalnya, keputusan ini muncul setelah meningkatnya razia dan penagihan royalti dari pihak-pihak yang memegang hak […]

  • Penglingsir Puri Bali Kunjungi PTDI, dari Bali Utara Untuk Nusantara Bersama Dirgantara

    Penglingsir Puri Bali Kunjungi PTDI, dari Bali Utara Untuk Nusantara Bersama Dirgantara

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    BANDUNG – Di tengah udara sejuk Kota Bandung, Selasa pagi itu, suasana di kawasan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) terasa berbeda. Rombongan para penglingsir puri di Bali, didampingi CEO PT BIBU Panji Sakti, Erwanto Sad Adiatmoko, datang membawa semangat persaudaraan dan cita-cita besar: mewujudkan Bandara Internasional Bali Utara sebagai ikon kolaborasi antara budaya, teknologi, dan kemandirian […]

  • USK Bali Gelar Pameran Kolektif “Story of Indonesia”, Rayakan Keberagaman Lewat Jurnalisme Visual

    USK Bali Gelar Pameran Kolektif “Story of Indonesia”, Rayakan Keberagaman Lewat Jurnalisme Visual

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    BALI — Urban Sketchers (USK) Bali menghadirkan pameran akbar bertajuk “Story of Indonesia”, sebuah perayaan visual tentang keberagaman budaya dan warna kehidupan Nusantara. Gelaran ini berlangsung pada 22 November 2025 hingga 17 Januari 2026 di Masa-Masa, menggandeng Sketsa Nusantara 3 – Chapter Bali by Leeven & Co. Lebih dari 100 sketcher dari berbagai daerah dan […]

  • Kejagung Akui Minim Penyelidikan Korupsi, Masyarakat Minta Kejati Bali Bergerak di Kasus Tahura

    Kejagung Akui Minim Penyelidikan Korupsi, Masyarakat Minta Kejati Bali Bergerak di Kasus Tahura

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    Bagian 2 DENPASAR – Mulai bergulirlah pertanyaan demi pertanyaan yang krusial, proyek misterius tanpa papan nama dan uang dari mana serta untuk siapa semua proyek milyaran itu. Tidak adanya papan nama proyek yang menjelaskan sumber dana, kontraktor pelaksana, atau nilai anggaran yang merupakan inisiatif Desa Adat Sidakarya yang difasilitasi pemerintah, yakni Dinas Kehutanan Dan Lingkungan […]

  • TPST Gagal! Wakil Rakyat Bungkam, Somya Putra Sebut Adanya Potensi Konspirasi Rugikan Publik

    TPST Gagal! Wakil Rakyat Bungkam, Somya Putra Sebut Adanya Potensi Konspirasi Rugikan Publik

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 5Komentar

    DENPASAR – Gembar – gembor penyelesaian sampah TPA Suwung Kangin dengan cara membangun tiga Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Denpasar, Bali, meliputi TPST Kertalangu di Denpasar Timur, TPST Padang Sambian di Denpasar Barat, dan TPST Tahura Ngurah Rai di Denpasar akhirnya gagal total. Sepi tak terdengar suara wakil rakyat di DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat […]

expand_less