Breaking News
light_mode

Ternyata! Stand Workshop Island Bazzar Kura Kura Bali Ada Kerajinan Ubah Sampah Plastik Jadi Barang Serbaguna

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Kepedulian BTID terlihat berkat kreativitas warga Serangan yang mengubah sampah plastik menjadi barang kerajinan yang berguna fungsi. Ini terlihat dalam Island Bazzar yang diadakan di kawasan Kura Kura Bali SEZ edisi kedua.

Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 2 sampai 3 Mei 2026, sebuah perayaan yang memadukan budaya, kreativitas, dan gaya hidup dalam satu ruang yang hidup dan relevan.

Berlokasi di UID Bali Campus, acara yang berlangsung mulai pukul 16.00 hingga 21.00 WITA ini bukan sekadar pasar senja. Ia dirancang sebagai ruang temu lintas komunitas, tempat di mana kreator lokal, pelaku UMKM, seniman, hingga penikmat budaya berinteraksi secara langsung dalam atmosfer yang hangat dan autentik.

Zefri Alfaruqy selaku Head of Communications

Mendatangi Zefri Alfaruqy selaku Head of Communications menerangkan tema kali ini adalah “Bali Revival”, Island Bazaar tampil lebih berani dengan pendekatan yang imersif. Tradisi tidak lagi hanya dipertontonkan tetapi dihidupkan dan dirasakan.

Melirik stand Angen Community yang merubah sampah plastik menjadi beraneka ragam karya, Zefri Alfaruqy menyebutkan bahwa itu cara BTID bekerja sama dengan warga Desa Adat Serangan dalam mengolah sampah plastiK menjadi barang berguna.

“Ya, kami juga memakainya seperti name tag kami bahannya dari plastik daur ulang karya mereka, ” Ungkap Zefri, Sabtu, 2 Mei 2026.

Di tempat – tempat ruang meeting tempat tissue – nya juga dikatakannya banyak menggunakan barang dari Angen Community yang merupakan karya dari mengubah sampah plastik menjadi karya yang berguna pakai.

Wayan Patut yang menjaga stand itu juga menerangkan bahwa ini adalah sampah tutup botol yang diolah menjadi barang yang bernilai ekonomi. Ia menunjukan sebuah karya yang dihasilkan dari tutup botol bekas plastik yang telah berhasil menjadi tatakan gelas, holder hape, plang penomeran rumah dan lain sebagainya.

“Minimal ada pengolahan sampah plastik menjadi nilai ekonomis yang tentu mendatangkan nilai tambah, belum lagi darinsisi nilai lingkungannya”

“Iya, Island Bazzar ini menjadi wadah promosi bagi produk – produk yang dihasilkan dari sampah plastik, dan juga mempromosikan bahwa masyarakat Desa Serangan telah mampu mengolah sampah plastiknya, terutama sampah anorganik yang selama ini masih menjadi persoalan, ” Terang Patut.

Dalam acara tersebut Interaksi budaya juga diperkuat melalui workshop dan pertunjukan Tari Kecak bersama komunitas Bumi Bajra, menghadirkan ruang belajar sekaligus apresiasi terhadap seni tradisi Bali secara langsung.

Ruang Kreatif, Dari Keramik hingga Museum
Island Bazaar bukan hanya panggung hiburan, tetapi juga laboratorium kreativitas. Workshop interaktif dari Kevala Ceramics, Museum Pasifika, Sharon Florist, hingga kreator lokal lainnya membuka ruang eksplorasi bagi pengunjung yang ingin terlibat, bukan sekadar melihat.

Kuliner Kurasi, Dari Wine hingga Street Food
Di sisi lain, pengalaman rasa menjadi bagian tak terpisahkan. Deretan kuliner seperti Hatten Wines, Palapa Drinks, 2080 Burger, Pinkies Gelato, serta berbagai food truck pilihan menghadirkan spektrum rasa yang luas, dari lokal hingga modern kontemporer.

Produk UMKM lokal seperti Ajeng Cinta Bumi, Manamu, Old East Indies, hingga Homesession Toiletries turut memperkuat identitas bazaar sebagai etalase produk kreatif Bali yang berkualitas.

Mulai dari pertunjukan Tari Kecak, alunan Sasando oleh Wilson, hingga sentuhan modern dari Westside Vinyl DJ, fashion show IDB, dan performa Oemah Seni Serangan, semuanya menyatu dalam satu narasi, Bali yang hidup, dinamis, dan terus berevolusi.

Island Bazaar bukan hanya agenda akhir pekan. Ia adalah pernyataan sikap. Komitmen Kura Kura Bali untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif terlihat jelas, menghubungkan talenta lokal dengan audiens yang lebih luas.

“Di Kura Kura Bali, kami tidak hanya menciptakan ruang. Kami membangun ekosistem di mana budaya dan ekonomi tumbuh bersama,” ujar Indra Head of marketing comunication.

Dengan konsep pet-friendly, ramah keluarga, serta komitmen tanpa kemasan plastik, Island Bazaar juga membawa pesan keberlanjutan. Sebuah langkah kecil yang menunjukkan bahwa perayaan budaya bisa berjalan seiring dengan kepedulian lingkungan.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanpa Beschikking, Penyegelan BTID Dinilai Berpotensi Abuse of Power

    Tanpa Beschikking, Penyegelan BTID Dinilai Berpotensi Abuse of Power

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    DENPASAR – Langkah Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Bali yang turun langsung ke sejumlah wilayah seperti Buleleng, Gilimanuk, hingga Serangan dinilai sebagai terobosan progresif dalam menjalankan fungsi pengawasan dan penyerapan aspirasi masyarakat. Namun, di balik apresiasi tersebut, muncul kritik tajam terkait mekanisme hukum atas rekomendasi pansus yang diduga langsung diikuti tindakan penertiban di lapangan. Advokat […]

  • Badung Berlakukan Denda Rp25 Juta bagi Pembuang Sampah Sembarangan, Pengawasan Diperketat dari Sumber

    Badung Berlakukan Denda Rp25 Juta bagi Pembuang Sampah Sembarangan, Pengawasan Diperketat dari Sumber

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    BADUNG — Pemerintah Kabupaten Badung akhirnya mengambil langkah tegas dalam menangani persoalan sampah yang selama ini menjadi polemik serius di Bali, bahkan mendapat sorotan dunia internasional. Melalui kebijakan terbaru, Pemkab Badung resmi menerapkan sanksi berat bagi pelanggar yang kedapatan membuang sampah sembarangan. Tidak tanggung-tanggung, pelanggar dapat dikenakan denda hingga Rp25 juta. Kebijakan ini diberlakukan sebagai […]

  • Netizen Kecam Koster! Denial, Tata Kota Amburadul, hingga Tak Paham Data Korban Banjir

    Netizen Kecam Koster! Denial, Tata Kota Amburadul, hingga Tak Paham Data Korban Banjir

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Kritik pedas kepada Gubernur Bali Wayan Koster ramai bergema di media sosial, salah satunya datang dari akun TikTok Silvia Tjan (@mich.schndr). Dalam sebuah unggahan berbentuk surat terbuka, Silvia yang mengaku lahir, besar, dan hidup lebih dari 30 tahun di Bali, meluapkan kekecewaannya terhadap sikap Koster dalam menyikapi bencana banjir yang menelan korban jiwa […]

  • LBH Ansor Bali Nilai Unsur Melawan Hukum Tak Terpenuhi dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

    LBH Ansor Bali Nilai Unsur Melawan Hukum Tak Terpenuhi dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    DENPASAR — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Bali memberikan pandangan hukum kritis terhadap penetapan tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi kuota haji yang menyeret nama mantan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut. LBH Ansor Bali menilai terdapat kelemahan mendasar dalam konstruksi hukum perkara tersebut, khususnya pada pemenuhan unsur […]

  • Crystal Bay dan Sundi Ocean Bungalow by ABM, Liburan Kepingan Surga Tropis di Nusa Penida

    Crystal Bay dan Sundi Ocean Bungalow by ABM, Liburan Kepingan Surga Tropis di Nusa Penida

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    KLUNGKUNG – Nusa Penida adalah permatanya pulau Bali yang belum banyak terasah, potongan surga yang jatuh ke bumi. “Crystal Bay”, sebuah teluk indah di Nusa Penida yang dikenal karena airnya sebening kristal. Saat matahari mulai condong ke barat, langit perlahan berubah warna. Gradasi jingga, ungu, dan emas menyatu seperti lukisan yang hidup. Di kejauhan, seorang […]

  • Gatot Nurmantyo Tuding Kapolri Membangkang Konstitusi, Aktivis Tegaskan Polri Tak Punya Sejarah Berkhianat pada Presiden Play Button

    Gatot Nurmantyo Tuding Kapolri Membangkang Konstitusi, Aktivis Tegaskan Polri Tak Punya Sejarah Berkhianat pada Presiden

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 2923Komentar

    JAKARTA — Polemik mengenai Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 10 Tahun 2025 memantik perdebatan serius tentang arah reformasi dan batas kewenangan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo secara terbuka menuding Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melakukan pembangkangan konstitusi, sementara sejumlah aktivis menilai tudingan tersebut berlebihan dan berpotensi membenturkan institusi negara. Gatot […]

expand_less