JMSI Bali Genap Dua Tahun, Tegaskan Peran Pers sebagai Kontrol Sosial dan Pengawal Pembangunan
- account_circle Admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Denpasar – Memasuki usia ke-2, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran pers sebagai kontrol sosial sekaligus pengawal pembangunan daerah. Penegasan tersebut disampaikan dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 JMSI Bali yang digelar di Casa Bunga, Renon, Kamis (30/4/2026).

Prof Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace), Ketua Dewan Pembina Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Bali dan Ketua JMSI Bali, Nyoman Ady Irawan.
Ketua JMSI Bali, Nyoman Ady Irawan, dalam sambutannya menekankan bahwa kehadiran JMSI tidak hanya sebagai wadah organisasi media, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem pembangunan yang sehat dan berintegritas.
“JMSI hadir membawa semangat membangun serta menjaga kehidupan pers yang sehat. Kami juga berkomitmen berpartisipasi dalam memajukan pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Ady, perjalanan dua tahun JMSI Bali diwarnai berbagai dinamika, baik internal maupun eksternal. Namun, proses tersebut justru menjadi fondasi pembelajaran untuk memperkuat soliditas organisasi.

Ni Putu Dewi Ariantini (Dewi Pradewi) artis Bali dan Nyoman Ady Irawan, karaoke bersama.
“Dari berbagai dinamika itu, kami belajar banyak. Kini, karakter organisasi mulai terbentuk dan semakin solid,” tambahnya.
Dalam rangkaian peringatan HUT ke-2, JMSI Bali juga menggelar kegiatan sosial berupa penyaluran bantuan sembako dan dana tali asih kepada penyandang disabilitas serta anak yatim piatu. Bantuan tersebut disalurkan di tiga wilayah, yakni Gianyar, Tabanan, dan Denpasar.

Ketua JMSI Bali, Nyoman Ady Irawan.
Kegiatan sosial tersebut didanai melalui kas organisasi serta dukungan para donatur. Ke depan, JMSI Bali menargetkan program sosial serupa dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun.
“Kami berharap dukungan dari berbagai pihak agar JMSI Bali terus berkembang, baik sebagai entitas pers, ekonomi, maupun lembaga yang memiliki kepedulian sosial,” kata Ady.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina JMSI Bali, Tjokorda Artha Ardana Sukawati atau yang akrab disapa Cok Ace, menilai peringatan hari jadi merupakan momentum penting untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat komitmen organisasi.
“Dua tahun adalah waktu yang cukup untuk menunjukkan konsistensi dalam membangun ekosistem digital yang sehat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya peran media siber di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Menurutnya, media memiliki tanggung jawab besar dalam meningkatkan literasi digital masyarakat, menjaga etika jurnalistik, serta menangkal berbagai potensi ancaman di ruang digital.
Pada kesempatan tersebut, JMSI Bali turut menyerahkan bantuan secara simbolis kepada penyandang tunanetra dan anak yatim piatu sebagai wujud kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Dengan semangat kolaborasi dan profesionalisme, JMSI Bali menegaskan akan terus mendukung peran pers sebagai pilar demokrasi yang menjalankan fungsi kontrol sosial demi terciptanya pembangunan yang transparan dan berkeadilan.
Editor – Ray

Saat ini belum ada komentar