Breaking News
light_mode

Kuota Internet Kini Tak Bisa Hangus, MK Menangkan Konsumen

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Putusan MK Tegaskan Sisa Kuota Adalah Hak Milik Konsumen dan Tidak Boleh Hilang Meski Masa Aktif Berakhir

JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan bahwa sisa kuota internet yang telah dibeli konsumen tidak boleh hangus. Putusan tersebut menjadi tonggak penting dalam perlindungan hak konsumen di sektor telekomunikasi karena kuota yang telah dibayar dinilai sebagai hak milik yang memiliki nilai ekonomi.

Ketentuan itu tertuang dalam Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 273/PUU-XXIII/2025 yang dibacakan pada Kamis, 23 Juli 2026.

Dalam pertimbangannya, MK menyatakan bahwa kuota internet yang telah dibeli pelanggan merupakan barang tidak berwujud yang telah menjadi hak milik konsumen sehingga tidak dapat dihapus begitu saja hanya karena masa aktif layanan berakhir.

Mahkamah juga menegaskan operator telekomunikasi tidak diperbolehkan membebankan biaya tambahan kepada pelanggan agar sisa kuota tetap dapat digunakan.

“Sisa kuota internet yang telah dibeli konsumen merupakan hak milik pribadi atau barang tidak berwujud yang memiliki nilai ekonomi karena telah dibayar oleh konsumen,” demikian pertimbangan resmi Mahkamah Konstitusi dalam Putusan Nomor 273/PUU-XXIII/2025.

Selain itu, MK menegaskan:
“Penyelenggara telekomunikasi tidak boleh meminta biaya tambahan atau mengenakan tarif ekstra dengan alasan memperpanjang masa aktif agar sisa kuota dapat digunakan.”

Operator Wajib Sediakan Mekanisme Perlindungan

Melalui putusan tersebut, Mahkamah Konstitusi juga mewajibkan seluruh penyelenggara jasa telekomunikasi menyediakan pilihan perlindungan bagi pelanggan atas kuota yang belum terpakai.

Beberapa mekanisme yang harus disiapkan operator antara lain:
1. Akumulasi atau rollover kuota ke periode berikutnya.
2. Pengalihan manfaat kuota sesuai ketentuan layanan.
3. Pemberian kompensasi kepada pelanggan.
4. Pengembalian dana (refund) sesuai mekanisme yang berlaku.

Kewajiban tersebut dimaksudkan agar hak ekonomi konsumen tetap terlindungi dan tidak dirugikan akibat sistem masa aktif yang selama ini menyebabkan kuota hangus.

Putusan MK ini diperkirakan akan berdampak besar terhadap model bisnis operator telekomunikasi di Indonesia.

Seluruh penyelenggara layanan seluler harus menyesuaikan kebijakan produk dan layanan mereka agar sejalan dengan amar putusan Mahkamah Konstitusi.

Dengan putusan tersebut, konsumen kini memiliki kepastian hukum bahwa kuota internet yang telah dibeli merupakan hak yang tidak dapat dihapus secara sepihak tanpa adanya mekanisme perlindungan yang adil.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demokrat Bali Lepas 300 Tukik dan Bersihkan Pantai Lembeng, Perkuat Gerakan Langit Biru Indonesia Asri

    Demokrat Bali Lepas 300 Tukik dan Bersihkan Pantai Lembeng, Perkuat Gerakan Langit Biru Indonesia Asri

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Ray
    • 3Komentar

    GIANYAR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Bali melanjutkan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat melalui Gerakan Langit Biru Indonesia Asri dengan menggelar aksi pelestarian lingkungan di Pantai Lembeng, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Jumat (7/8/2026). Kegiatan yang berkolaborasi dengan DPC Partai Demokrat Kabupaten Gianyar tersebut diisi dengan pelepasliaran 300 ekor […]

  • Ketika Adat Dijadikan Alat Tagih Utang, Menggugat Arah Baru LPD di Bali

    Ketika Adat Dijadikan Alat Tagih Utang, Menggugat Arah Baru LPD di Bali

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Ray
    • 3Komentar

    Ketika persoalan kredit dibawa ke ranah pararem dan sanksi adat, muncul pertanyaan mendasar: apakah adat sedang melindungi krama, atau justru dijadikan instrumen untuk memperkuat mekanisme penagihan? DENPASAR – Ketika sebuah sistem keuangan modern diberi nama adat, apakah otomatis berubah menjadi hukum adat? Pertanyaan itulah yang patut diajukan di tengah wacana menjadikan Labda Pacingkreman Desa (LPD) […]

  • Dua Kelompok di Bugbug Karangasem Bentrok Saat Pecaruan, Polisi Turunkan 258 Personel

    Dua Kelompok di Bugbug Karangasem Bentrok Saat Pecaruan, Polisi Turunkan 258 Personel

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    Penolakan prosesi pecaruan dalam rangka Usaba Aci Muu Muu memicu aksi saling dorong di simpang tiga SDN 4 Bugbug. Polisi langsung memisahkan kedua kelompok untuk mencegah kericuhan meluas. KARANGASEM – Dua kelompok masyarakat di Desa Adat Bugbug, Kecamatan Bebandem, Karangasem, kembali terlibat ketegangan. Ratusan orang dari kedua kelompok terlibat aksi saling dorong saat prosesi upacara […]

  • Warak Keruron Massal di Pantai Padanggalak, Wujud Penghormatan Spiritual bagi Janin yang Gugur Play Button

    Warak Keruron Massal di Pantai Padanggalak, Wujud Penghormatan Spiritual bagi Janin yang Gugur

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 12Komentar

    DENPASAR – Ratusan umat Hindu mengikuti upacara Warak Keruron, ngelangkir, dan Ngelungah secara massal yang digelar oleh komunitas Atma Widya dan Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN). Prosesi upacara dipuput oleh Ida Rsi Bujangga Waisnawa Putra Sara Sri Satya Jyoti dari Griya Bhuwana Dharma Santhi Sesetan, di Pantai Padanggalak Kesiman Denpasar. Menemui Pinandita I Wayan Dodi Arianta […]

  • Panas! Sengketa Lahan Batu Ampar Masuk Meja Mediasi, Kuasa Hukum Pemkab Buleleng Sebut Jangan Ribut di Medsos, Hadapi Kami di Sidang!

    Panas! Sengketa Lahan Batu Ampar Masuk Meja Mediasi, Kuasa Hukum Pemkab Buleleng Sebut Jangan Ribut di Medsos, Hadapi Kami di Sidang!

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Ray
    • 19Komentar

    BULELENG – Lanjutan dari gugatan polemik sengketa lahan di Banjar Dinas Batu Ampar, Desa Pejarakan, Gerokgak, Buleleng kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Singaraja dengan register nomor 495/Pdt.G/2026/PN.Sgr, pada Selasa, 30 Juni 2026, menghadirkan seluruh pihak tergugat, yakni: 1. Nawawi, Laki-laki, sebagai ahli waris dari Sahwi (almarhum). 2. Marsito, Laki-laki. 3. Matramo, Laki-laki. 4. Samsul […]

  • Langit Kediri Diselimuti Burung Migran Rusia, Ribuan Terik Asia Singgah di Sawah Petani

    Langit Kediri Diselimuti Burung Migran Rusia, Ribuan Terik Asia Singgah di Sawah Petani

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    KEDIRI – Fenomena alam menarik terjadi di Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Ribuan burung migran dari wilayah utara seperti Rusia dan China terlihat memenuhi langit dan hamparan persawahan, menarik perhatian warga setempat dalam beberapa pekan terakhir. Kawanan burung tampak terbang berkelompok pada pagi dan sore hari, lalu mendarat di area persawahan untuk mencari makan dan beristirahat […]

expand_less