Breaking News
light_mode

Roy Shakti: Polisi-Kejaksaan Damai, Rakyat Tetap Jadi Sasaran Oknum

  • account_circle Admin
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Roy Shakti menilai berakhirnya polemik antara kepolisian dan kejaksaan belum menyelesaikan persoalan utama, yakni dugaan praktik pemerasan oleh oknum aparat dalam proses penegakan hukum.

JAKARTA – Konten kreator dan pengamat Roy Shakti menanggapi berakhirnya polemik yang sempat menjadi sorotan publik terkait hubungan antara institusi kepolisian dan kejaksaan. Dalam sebuah video yang diunggah melalui media sosial, Roy menilai berakhirnya konflik tersebut belum menjawab persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat dalam mencari keadilan.

Menurut Roy, publik tentu menyambut baik jika hubungan antarpenegak hukum kembali harmonis. Namun, ia mengingatkan bahwa persoalan yang lebih penting adalah pemberantasan dugaan penyalahgunaan wewenang oleh oknum aparat.

“Kami sama-sama sepakat dan menyampaikan kepada seluruh jajaran bahwa tidak ada masalah di antara dua institusi ini,” kata Kapolri usai menemui Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Senin (13/6/2026).

“Kalau memang sudah selesai dan kembali rukun, itu baik. Tetapi rakyat tetap berharap ada perubahan nyata dalam penegakan hukum,” ujar Roy dalam video yang beredar di media sosial.

Roy berpendapat, praktik dugaan pemerasan oleh oknum aparat masih menjadi persoalan serius. Ia mengatakan masyarakat selama ini lebih banyak menyoroti oknum kepolisian karena bersentuhan langsung dengan warga. Namun, menurutnya, dugaan penyimpangan juga dapat terjadi di institusi penegak hukum lainnya.

Ia menilai, apabila praktik tersebut tidak diberantas, masyarakat akan tetap menjadi pihak yang dirugikan ketika berhadapan dengan proses hukum.

Sebagai ilustrasi, Roy menyinggung penanganan perkara investasi bodong. Menurutnya, banyak korban yang bukan hanya kehilangan uang akibat tindak pidana tersebut, tetapi juga menghadapi proses hukum yang berjalan lambat.

Roy bahkan mengungkapkan adanya contoh kasus yang disebutnya telah berlangsung sekitar delapan tahun. Meski telah memiliki tersangka, perkara tersebut diklaim belum juga memasuki tahap penuntutan karena berkas perkara berulang kali dikembalikan untuk dilengkapi.

Dalam pandangannya, kondisi tersebut memunculkan anggapan di tengah masyarakat bahwa proses hukum dapat berjalan lambat apabila tidak ada dorongan tertentu. Pernyataan tersebut merupakan opini pribadi Roy yang tidak disertai bukti hukum dalam video tersebut.

Di akhir pernyataannya, Roy menegaskan bahwa masyarakat sesungguhnya tidak berharap terjadi konflik antarpenegak hukum. Yang diharapkan, kata dia, adalah sistem peradilan yang bersih, profesional, transparan, dan mampu memberikan kepastian hukum bagi seluruh warga negara tanpa adanya penyimpangan oleh oknum.

Video tersebut diunggah dengan narasi bahwa rakyat masih menantikan perubahan nyata dalam penegakan hukum. Menurut Roy, selama dugaan praktik penyalahgunaan kewenangan oleh oknum masih terjadi, masyarakat akan tetap menjadi pihak yang paling rentan dirugikan.

Catatan Redaksi: Artikel ini memuat pandangan dan opini Roy Shakti sebagaimana disampaikan dalam unggahan video di media sosial. Dugaan mengenai praktik pemerasan oleh oknum aparat merupakan pernyataan narasumber yang belum dibuktikan melalui putusan pengadilan dan harus dipandang sebagai klaim yang memerlukan pembuktian sesuai ketentuan hukum.

Editor – Ray

Embed HTML not available.

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuasa Hukum Nilai Jaksa Tidak Cermat, Tuntutan Terhadap Leni Yuliastari Dinilai Tak Didukung Fakta Persidangan

    Kuasa Hukum Nilai Jaksa Tidak Cermat, Tuntutan Terhadap Leni Yuliastari Dinilai Tak Didukung Fakta Persidangan

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Ray
    • 13Komentar

    DENPASAR – Kasus penganiayaan sampai terbunuhnya I Pande Gede Putra Palguna (53) yang disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, berawal dari kasus hutang piutang yang menjerat korban yang ramai di media sosial membuat salah satu kuasa hukum I Gusti Gede Putu Atmaja, SH., MH., yang berkantor di Ambara Law Office angkat bicara. I Gusti Ayu […]

  • Menuju Bara Konflik Pandora, Menyusuri Jejak Film Avatar dari Awal hingga Fire and Ash Play Button

    Menuju Bara Konflik Pandora, Menyusuri Jejak Film Avatar dari Awal hingga Fire and Ash

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    DENPASAR – Menjelang penayangan film ketiga karya James Cameron, Avatar: Fire and Ash, antusiasme publik untuk kembali menyelami semesta Pandora kian menguat. Waralaba Avatar bukan sekadar tontonan visual, melainkan rangkaian kisah berlapis yang saling terhubung, memperlihatkan evolusi konflik, budaya, dan karakter dari waktu ke waktu. Bagi penonton yang ingin menikmati cerita secara utuh sebelum memasuki […]

  • Misi di PBB Tuntas, Wilson Lalengke Bertolak dari New York Kembali ke Jakarta Hari Ini

    Misi di PBB Tuntas, Wilson Lalengke Bertolak dari New York Kembali ke Jakarta Hari Ini

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    New York City — Aktivis hak asasi manusia dan pemimpin jurnalisme warga Indonesia, Wilson Lalengke, telah resmi menyelesaikan tugasnya sebagai petisioner di hadapan Komite Keempat Perserikatan Bangsa-Bangsa yang berakhir kemarin, Jumat, 10 Oktober 2025. Hari ini, Sabtu 11 Oktober 2025, ia akan bertolak kembali dari New York City ke Jakarta, pada pukul 22.00 waktu setempat […]

  • Baterai Nuklir Mini China Tahan 50 Tahun Tanpa Isi Ulang

    Baterai Nuklir Mini China Tahan 50 Tahun Tanpa Isi Ulang

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Dikutip dari IG @teknologi.id Beijing, China – Sebuah terobosan revolusioner dalam dunia teknologi energi datang dari China. Perusahaan teknologi Beijing Betavolt resmi memperkenalkan BV100, baterai nuklir miniatur seukuran koin yang diklaim mampu bertahan hingga 50 tahun tanpa perlu diisi ulang. Teknologi canggih ini memanfaatkan isotop radioaktif nikel-63 yang dikombinasikan dengan semikonduktor berlian buatan, menjadikan baterai […]

  • Prabowo Tegaskan Kebangkitan Koperasi Nasional di Harkopnas ke-79

    Prabowo Tegaskan Kebangkitan Koperasi Nasional di Harkopnas ke-79

    • calendar_month 8 jam yang lalu
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen memperkuat koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat melalui Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih pada puncak Hari Koperasi Nasional 2026. JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tingkat Nasional Tahun 2026 yang berlangsung di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Selatan, […]

  • Long Weekend September, Jangan Lewatkan Keseruan di Trans Studio Theme Park Bali!

    Long Weekend September, Jangan Lewatkan Keseruan di Trans Studio Theme Park Bali!

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – Liburan panjang 5–7 September 2025 sudah di depan mata! Saatnya keluarga melepas penat dan menciptakan momen seru bersama. Jika Bali jadi tujuanmu, jangan cuma ke pantai, karena ada satu destinasi yang lagi jadi favorit keluarga: Trans Studio Theme Park Bali, indoor theme park pertama dan terbesar di Pulau Dewata. Berbeda dengan wisata alam […]

expand_less